Anda di halaman 1dari 2

2.

Sistem Kesehatan Menurut SKN dan Subsistem dalam SKN

Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2012, sistem


kesehatan adalah pengelolaan kesehatan yang diselenggarakan oleh semua komponen
bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya
derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Komponen pengelolaan kesehatan
yang disusun dalam SKN dikelompokkan dalam subsistem:

a. upaya kesehatan;

b. penelitian dan pengembangan kesehatan;

c. pembiayaan kesehatan;

d. sumber daya manusia kesehatan;

e. sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan;

f. manajemen, informasi, dan regulasi kesehatan; dan

g. pemberdayaan masyarakat.

3. Tipe Employment Based Insurance

Asuransi berdasarkan pekerjaan (employment based insurance) adalah kategori


jumlah jaminan asuransi tunggal terbesar di US. Asuransi berdasarkan pekerjaan ini tumbuh
berdasarkan prinsip penilaian masyarakat (community rating). Penilaian masyarakat
menyiratkan bahwa biaya asuransi adalah sama terlepas dari status kesehatan kelompok pekerja
tertentu. Penilain masyarakat kemudian digantikan dengan penilaian pengalaman (experience
rating). Penilaian pengalaman adalah pemilik usaha dan pekerja membayar berdasarkan
pelayanan yang digunakan oleh kelompok mereka pada tahun yang sebelumnya.

Dalam asuransi berdasarkan pekerjaan ini dikenal metode fee for service. Metode ini
terdiri dari biaya yang dibayarkan untuk layanan khusus yang diberikan dan sebagai sistem
pembayaran, fee for services mendorong para penyedia layanan kesehatan untuk memberikan
pelayanan sebanyak mungkin, sehingga menjadi berlebihan. Di tahun 1973, pemerintah federal
mulai mendorong untuk alternative lain yaitu pendekatan asuransi berdasarkan pekerjaan yang
disebut Health Maintenance Organizations atau HMOs. HMOs memberikan biaya bulanan
kepada pasien yang telah dirancang untuk menutupi setiap layanan yang diberikan selama
sebulan. Kompensasi mereka didasarkan pada kapitalisasi. Kapitalisasi merupakan lawan dari fee
for service, memiliki potensi mengurangi pemakaian layanan dalam upaya untuk mengurangi
biaya.

Sistem fee for service berkembang menjadi Prefered Provided Plans (PPOs) dan staff
model HMOs berkembang menjadi Points of Service Plans (POSs). PPO menyiratkan bahwa
sistem asuransi berhak memutuskan untuk bekerja pada sejumlah dokter yang terbatas . POS
menyiratkan pasien dalam HMO dapat memilih untuk menerima pelayanan mereka di luar sistem
yang telah disediakan oleh rencana kesehatan.