Anda di halaman 1dari 30

BUKU

PEDOMAN PPP
2018
Pusat Pengelola Pembelajaran dan Praktik Lapangan
Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu

TIM PPP 2018

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA


PEDOMAN Kata Pengantar

Program Pengelolaan Pembelajaran Implementasi konkret ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah
merupakan keharusan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman
(PPP) langsung yang kelak akan menjadi bagian dari kinerja diri saat berada di
masyarakat. Begitu pula, mahasiswa pendidikan yang telah memeroleh dasar-
dasar pendidikan, ragam pembelajaran, perencanaan pembelajaran, media dan
evaluasi pembelajaran dan seterusnya tentu akan mendapatkan pengintegrasian
secara konkret ketika mempraktikkan secara langsung di dunia pendidikan
termasuk di sekolah-sekolah. Pengintegrasian tersebut pada akhirnya akan
memberikan pandangan baru tentang hal-ihwal pembelajaran di sekolah.
Unesa memberikan ruang dan waktu bagi mahasiswa pendidikan
untuk mempraktikkan ilmu kependidikannya di sekolah-sekolah sesuai dengan
bidang studinya melalui mata kuliah PPP. Mata kuliah tersebut dilaksanakan di
fakultas masing-masing untuk PPP 1 (perencanaan, simulasi, dan
microteaching) dan di universitas untuk PPP 2 (praktik ajar langsung di
sekolah mitra). Mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman yang utuh
berkaitan dengan pembelajaran di kelas, manajemen kelas, manajemen
sekolah, kegiatan kesiswaan, dan gaya mengajar inovatif seorang guru.
Pengalaman tersebut selanjutnya dapat dipakai sebagai bekal kelak menjadi
seorang guru/fasilitator atau tenaga pendidikan.
Berkaitan dengan pelaksanaan PPP di sekolah mitra dan agar terfokus
dalam pengelolaannya, diperlukan Buku Panduan PPP sebagai acuan
pelaksanaan bagi Unesa dan sekolah mitra. Buku Panduan ini memuat latar
belakang, tujuan, mekanisme pelaksanaan PPP, tugas dan peran pemangku
tugas, dan instrumen pemantauan/penyeliaan. Dalam Buku panduan ini juga
terdapat rambu laporan yang akan dibuat mahasiswa pendidikan setelah
mereka ber-PPP di sekolah mitra.
LEMBAGA PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Tentunya, semua pihak berharap agar pelaksanaan PPP ini berjalan
DAN PENJAMINAN MUTU dengan baik sehingga mendatangkan hasil yang bermanfaat bagi pengalaman
mahasiswa pendidikan. Masukan positif yang memberikan nilai
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA penyempurnaan bagi pelaksanaan PPP sangat diperlukan. Perubahan teknis
TAHUN 2017 yang tidak terdapat dalam Buku Panduan ini juga kemungkinan terjadi akibat
perkembangan yang dinamis. Untuk itu, tim PPP akan menerima masukan dan
memperbaiki pelaksanaan PPP demi kesempurnaan tujuan PPP bagi
mahasiswa pendidikan di Unesa.

Tim PPP

ii
Sambutan Rektor
DAFTAR ISI
Unesa saat ini semakin berada di hati masyarakat dengan segala program yang
ditawarkan melalui berbagai keahlian. Keberadaan yang sudah diterima masyarakat itu Halaman Judul i
hendaknya senantiasa dijaga kualitasnya agar Unesa semakin mendapatkan kepercayaan
yang tinggi. Kata Pengantar ii
Telah menjadi tekad Unesa untuk meningkatkan kualitas mahasiswa agar kelak Sambutan Rektor iii
menjadi sosok yang mampu tumbuh dan berkembang di masyarakat dengan baik. Daftar Isi vi
Kualitas bagi mahasiswa merupakan keharusan yang melibatkan segala lini. Salah satu Bab I PENDAHULUAN 1
aspek untuk meningkatkan kualitas mahasiswa terutama mahasiswa pendidikan adalah Bab II PERSYARATAN DAN PELAKSANAAN PPP 4
praktik ajar nyata sebagai wujud penerapan akademis yang telah diperoleh mahasiswa di
Bab III PENILAIAN PPP 14
bangku kuliah.
Agar penerapan praktik ajar di sekolah dan lembaga mitra berjalan baik, Lampiran 18
diperlukan panduan yang memberikan kesamaan langkah bagi semua pihak. Untuk itu,
Unesa menyambut baik Buku Pedoman PPP bagi mahasiswa S-1 ini. Buku pedoman
ini diharapkan mampu menerjemahkan peningkatan kualitas mahasiswa pendidikan ke
dalam penerapan langsung di sekolah dan lembaga mitra. Para DPL, kepala sekolah,
guru pamong, fasilitator, dan pemangku tugas lainnya diharapkan secara serius
menjalankan program PPP dengan sebaik-baiknya. Program yang dijalankan dengan
baik akan memberikan dampak hasil yang maksimal yang pada akhirnya
meningkatkan kualitas mahasiswa Unesa.
Dengan buku Panduan PPP ini, layanan kualitas kependidikan dapat
diwujudkan dengan baik melalui prosedur dan tatacara yang telah digariskan dalam
buku tersebut. Semua pihak harus bahu-membahu untuk mewujudkan peningkatan
kualitas pembelajaran yang akan dilakukan oleh mahasiswa pendidikan yang pada
dasarnya masih berstatus sebagai guru pemula. Status guru pemula itu tentu akan
berubah menjadi guru hebat manakalan mahasiswa pendidikan Unesa dapat menjalani
praktik ajar nyata dengan sebaik-baiknya. Mereka akan mendapatkan pengalaman,
bimbingan, dan inspirasi yang datang langsung dari siswa, guru pamong, dosen
pembimbing lapangan, dan pihak lainnya.
Selamat ber-PPL di sekolah dan lembaga mitra. Semoga, mahasiswa
pendidikan Unesa mendapatkan pengalaman yang nyata dan bermanfaat bagi dirinya.

Surabaya, 20 April 2018


Rektor Unesa,
Prof. Dr. Warsono, M.S.

iii iv
BAB I simulasi membelajarkan, microteaching, observasi sekolah, perencanaan mengajar,
PENDAHULUAN praktik pemgajar, praktik pembimbingan siswa, dan praktik pengelolaan persekolahan
dan pendidikan nonformal.
A. Rasional PPP merupakan mata kuliah wajib tempuh oleh mahasiswa pendidikan
Setelah mendapatkan berbagai kompetensi pendidikan dan jenjang S-1. PPP merupakan muara dari seluruh kegiatan pembelajaran di program
kependidikan melalui mata kuliah di program studi masing-masing, mahasiswa studi masing-masing yang berisi pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepada
pendidikan perlu mengintegrasikan kompetensi pendidikan dan kependidikan mahasiswa tentang: (1) landasan filosofis dan konsep teoretis pembelajaran yang
tersebut ke dalam praktik pengenalan lapangan persekolahan sehingga diterapkan melalui kegiatan ajar simulasi dan micro teaching di fakultas masing-
mahasiswa itu layak disebut sebagai sarjana pe ndidikan. Kompetensi yang masing, dan (2) pengalaman dan keterampilan dalam mengelola pembelajaran di
dimiliki calon sarjana pendidikan adalah kompetensi pedagogis, profesional, sekolah atau lembaga pendidikan di masyarakat. Hal tersebut dilaksanakan melalui
kepribadian, dan sosial. Keempat kompetensi tersebut dimiliki mahasiswa kegiatan pembekalan, observasi persekolahan, orientasi pembelajaran, mengikuti
secara integratif dan tersistem sehingga melahirkan sosok sarjana pendidikan beberapa kegiatan guru/konselor/fasilitator, dan melaksanakan praktik
yang dapat diandalkan kinerjanya secara profesional. Masyarakat akan mengajar/konseling di sekolah dan lembaga pendidikan lainnya (SKB).
menerima dengan baik kiprah sarjana pendidikan tersebut. Demi kelancaran pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan bagi Calon
Sarjana pendidikan yang bertugas sebagai guru akan mempunyai Sarjana Pendidikan diperlukan penerapan PPP Unesa tahun 2018 melalui panduan
kemampuan profesional dalam hal: mendidik, mengajar, membimbing, pelaksanaan bagi dosen pendamping lapangan, guru pamong, kepala sekolah, dan
mengarahkan, melatih, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak pejabat dinas pendidikan di kabupaten/kota.
usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan menengah. Kelak
mereka menjadi guru profesional karena memiliki keahlian, kemahiran, dan
B. Pengertian
kecakapan yang berstandar mutu dan berterima di masyarakat. Berbagai
Program Pengelolaan Pembelajaran (PPP) merupakan matakuliah
hambatan dan tantangan pendidikan dapat diatasi dengan strategi pendidikan
yang wajib ditempuh oleh mahasiswa program studi S-1 pendidikan. Melalui
yang baik.
matakuliah ini, (1) mahasiswa diberi kesempatan untuk mendalami dan
Untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi sarjana pendidikan, Unesa memantapkan kompetensi sebagai calon guru bidang
menyelenggarakan perkuliahan berbasis pengalaman lapangan persekolahan dan studi/konselor/fasilitator; (2) mahasiswa diharapkan mempunyai kema ntapan
pendidikan kemasyarakatan bagi program S-1 pendidikan. Perkuliahan tersebut adalah kepribadian sebagai guru/konselor/fasilitator, serta berbagai pengalaman belajar
matakuliah Program Pengelolan Pembelajaran (PPP). Matakuliah tersebut berisi urutan yang memungkinkan untuk mengembangkan keprofesionalan secara
penyiapan seorang sarjana pendidikan melalui pembuatan perencanaan pembelajaran, berkelanjutan bagi mahasiswa; (3) mahasiswa menerapkan secara konkrit dan
nyata dalam hal:

1 2
1. pengembangan kurikulum dan pembelajaran bidang studi secara kreatif 7. memiliki pengalaman dan keterampilan lapangan persekolahan dan pendidikan
dan inovatif
kemasyarakatan dalam mengelola pendidikan/pembelajaran melalui kegiatan
2. perencanaan pembelajaran observasi, orientasi, implementasi, dan mengevaluasi;
3. pelaksanaan pembelajaran 8. membangun jati diri calon sarjana pendidikan dan memantapkan kompetensi
4. penilaian proses dan hasil belajar akademik kependidikan;
5. pelaksanaan Pendidikan Penguatan Karakter dalam bentuk Program 9. melaporkan aktivitas dan pengalaman praktik lapangan persekolahan dan
Literasi Sekolah lembaga mitra.
6. mengembangkan kompetensi sosial dan kepribadian peserta didik

C. Tujuan
Tujuan penyelenggaraan PPP adalah memberikan pengalaman lapangan
persekolahan dan lembaga kependidikan di masyarakat kepada mahasiswa agar
mampu:
1. memiliki pemahaman tentang landasan filosofis dan konsep-konsep teoretis
tentang profesi kependidikan/keguruan yang diterapkan ke dalam kegiatan ajar
simulasi dan microteaching sesuai dengan jurusan atau program studi masing-
masing;
2. menelaah kurikulum dan perangkat pembelajaran, strategi pembelajaran, sistem
evaluasi, dan pemanfaatan teknologi informasi yang digunakan guru di sekolah
atau lembaga mitra
3. berlatih mengajar dengan bimbingan guru pamong dan DPL
4. melaksanakan tugas pendampingan peserta didik dan kegiatan ekstrakurikuler
5. membantu guru dalam melaksanakan tugas administrasi guru
6. merasakan langsung mengajar/konseling/memfasilitasi sesuai program studi
masing-masing di sekolah dan lembaga mitra.

3 4
BAB II Program Pengelolaan Pembelajaran
PERSYARATAN DAN PELAKSANAAN PPP Pembekalan 1
LP3M Auditorium lt. 9, Gedung W1 Kampus UNESA Lidah Wetan

A. Persyaratan Memprogram PPP


Mahasiswa yang memprogram matakuliah PPP adalah mahasiswa yang Tanggal Peserta Materi Narasumber

sudah lulus mata kuliah: Landasan Kependidikan, Psikologi Pendidikan, Telaah 27 April 2018  Pembekalan DPL Kapus & Sekpus
Kurikulum, Perencanaan Pengajaran, Strategi Pembelajaran, Evaluasi (110) P4L
Sesi 1 (08.00 –
Pengajaran (atau yang setara) dengan nilai minimal C.
12.00)

B. Pembekalan Mahasiswa 27 April 2018  FMIPA (459)  Pembelajaran Inovatif Moderator :


 Penumbuhan Budi
1. Pembekalan I Sesi 2 (13.00 – Pekerti dan Karakter Narasumber :
Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan 17.00)
keilmuan pendidikan sebelum praktik ajar nyata di sekolah atau lembaga mitra,
30 April 2018  FT (440)  Pembelajaran Inovatif Moderator :
mahasiswa dibekali konsep pendidikan yang sedang diterapkan oleh pemerintah.  Penumbuhan Budi
Sesi 1 (08.00 – Pekerti dan Karakter Narasumber :
Pada tahun ini, P4L membuat materi pembekalan I berupa Penguatan Karakter
12.00)
Siswa dan Gerakan Literasi di Sekolah. Materi tersebut sejalan dengan program
pemerintah terhadap penguatan karakter dan literasi bagi siswa. Berikut ini 30 April 2018  FIK (313)  Pembelajaran Inovatif Moderator :
 FBS  Penumbuhan Budi
jadwal pembekalan I. Sesi 2 (13.00 – Narasumber :
(Sendratasik) Pekerti dan Karakter
17.00) (110)

2 Mei 2018  FISH (289)  Pembelajaran Inovatif Moderator :


 FBS (Bahasa  Penumbuhan Budi
Sesi 1 (08.00 – Indonesia) (130) Pekerti dan Karakter Narasumber :
12.00)

2 Mei 2018  FBS ( 428)  Pembelajaran Inovatif Moderator :


 Penumbuhan Budi
Sesi 2 (13.00 – Pekerti dan Karakter Narasumber :
17.00)

5 6
3 Mei 2018  FE (337)  Pembelajaran Inovatif Moderator : atau lembaga mitra; (3) pembekalan tentang tatacara praktik ajar nyata dan
 FIP (PGSD) (124)  Penumbuhan Budi pembuatan laporan hasil PPP dari sekolah atau lembaga mitra
Sesi 1 (08.00 – Pekerti dan Karakter Narasumber :
12.00) c. Pembekalan II wajib diikuti mahasiswa yang menempuh mata kuliah PPP.
d. Saat pembekalan mahasiwa menggunakan jaket almamater, mengisi daftar hadir, dan
3 Mei 2018  FIP (417)  Pembelajaran Inovatif Moderator :
datang tepat waktu.
 Penumbuhan Budi
Sesi 2 (13.00 – Pekerti dan Karakter Narasumber :
17.00) Jadwal Pembekalan II Mahasiswa PPP 2018

2. Pembekalan II
Pembekalan II dilaksanakan setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan
simulasi dan mikroteaching di jurusan atau program studi masing - masing.
Pembekalan II berisi tentang implementasi di sekolah berupa dinamika
kelompok praktik ajar nyata, pola hubungan dengan dosen pembimbing
lapangan, dan strategi menjalani praktik ajar nyata di sekolah. Kemudian,
mahasiswa melakukan pemetaan tugas selama praktik ajar nyata. Mahasiswa
mendapatkan materi prosedur ber-praktik ajar nyata, menjalankan proses
mengajar, dan menyusun laporan pelaksanaan praktik ajar nyata di sekolah.
Berikut ini ketentuan mengikuti Pembekalan II Praktik Ajar Nyata.
a. Pembekalan II dilaksanakan di Aula LP3M (PPG) lantai 9 Gedung W1 Kampus
Lidah Wetan Unesa sesuai dengan jadwal masing-masing sekolah atau lembaga
mitra.
b. Materi Pembekalan II adalah: (1) koordinasi pemberangkatan, penempatan, dan
pembimbingan bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) masing-masing; (2)
pembuatan komitmen atau kontrak belajar dalam rangka siap ber-PPP di sekolah

7 8
No Hari/Tanggal Peserta
1. Kamis, 28 Juni 2018
Pukul 09.00 - 11.00 Mahasiswa yang praktik di Kota Surabaya
(TK/PAUD, SD, SMP, SMA, SLB, dan SMK)

Pukul 14.00 - 16.00 Mahasiswa yang praktik di Kediri,


Tulungaung dan Blitar (SMA, dan SMK)

7 8
2. Jum’at, 29 Juni 2018
Pukul 09.00 - 11.00 Mahasiswa yang praktik di Kota Mojokerto,
Kabupaten Mojokerto dan Bangkalan (SMP,
SMA, dan SMK)

3 Senin, 2 Juli 2018


Pukul 09.00 - 11.00 Mahasiswa yang praktik di Sidoarjo (SMP,
SMA, SLB, dan SMK) dan Mahasiswa PLS
(Sanggar Kegiatan Belajar) semua lokasi
Pukul 13.00 - 16.00 Mahasiswa yang praktik di Jombang dan
Gresik (SMP, SMA, SLB, dan SMK)
4 Selasa, 3 Juli 2018

7 8
No Hari/Tanggal Peserta a. Persiapan pengelolaan PPP meliputi kegiatan: (1) pendaftaran dan penetapan
Pukul 08.00 - 11.00 Mahasiswa yang praktik di Lamongan dan peserta PPP, (2) pendataan dan pemetaan sekolah mitra, (3) penetapan tim PPP, (4)
Tuban (SMA dan SMK) penetapan Dosen Pembimbing Lapangan, (5) penetapan guru pamong, dan (6)
5. Jum’at, 6 Juli 2018 koordinasi dengan sekolah mitra untuk menetapkan jadwal pelaksanaan observasi
Pukul 07.00 - selesai dan praktik ajar nyata. Persiapan pengelolaan dilaksanakan oleh Pusat PPP dan PPL
Upacara Pemberangkatan PPP di Lapangan di LP3M.
Sepakbola Unesa Kampus Ketintang Surabaya b. Pembelajaran di kampus (program studi masing-masing) meliputi: (1)
pendahuluan, (2) penelaahan kurikulum yang diimplementasikan di sekolah, (3)
6. Senin, 9 Juli 2018 pengembangan perangkat pembelajaran untuk simulasi, (4) simulasi, dan (5)
Pukul 06.30 - selesai Mahasiswa dan DPL sudah berada di lokasi PPP pembelajaran mikro (microteaching) atau simulasi.
(Sekolah atau Lembaga Mitra) c. Pembelajaran di sekolah mitra mencakup (1) kegiatan observasi kultur sekolah dan
identifikasi masalah pembelajaran (di awal), (2) melaksanakan praktik ajar nyata,
(3) melaksanakan program Pendidikan Penguatan Karakterdalam bentuk Gerakan
C. Pelaksanaan Perkuliahan PPP Literasi Sekolah, dan membimbing kegiatan ekstrakurikuler (jika ada). Untuk
1. Tempat melatih mahasisiwa dalam memahami PTK, mahasiswa dengan bimbingan Guru
Pelaksanaan matakuliah PPP dilaksanakan di kampus dan sekolah mitra. Pamong dan DPL menyusun proposal PTK. Proposal PTK menjadi bagian dari
Pelaksanaan di kampus berbentuk penjelasan teknis, telaah kurikulum yang laporan PPL.
diimplementasikan di sekolah, pengembangan perangkat untuk simulasi, simulasi, dan
pembelajaran mikro. Pembelajaran di sekolah mitra berbentuk kegiatan observasi Mahasiswa yang diterjunkan ke sekolah mitra adalah mahasiswa yang
langsung kultur sekolah/SKB dan praktik ajar nyata. Kriteria sekolah mitra adalah memperoleh nilai microteaching atau simulasi minimal B- (66). Dalam kegiatan PPP
sekurang-kurangnya memiliki peringkat akreditasi B, memiliki guru pamong tahun 2018 ini, mahasiswa akan diterjunkan ke sekolah mitra mulai 9 Juli 2018 sampai
bersertifikasi guru yang sesuai dengan bidang studi mahasiswa, dan terikat dalam nota dengan 3 September 2018.
kesepahaman antara dinas pendidikan kabupaten/kota atau sekolah dengan Unesa.
Pola kemitraan bersifat koordinatif dan kolaboratif. Jabaran Komponen Pelaksanaan Matakuliah PPP
2. Tahapan Tempat Pelaksana/
No Kegiatan Isi
Tahapan-tahapan kegiatan yang dilakukan adalah: Pelaksanaan Penanggungjawab
1 Pendahuluan Penjelasan teknis Prodi Dosen pengampu

9 10
Tempat Pelaksana/ Tempat Pelaksana/
No Kegiatan Isi No Kegiatan Isi
Pelaksanaan Penanggungjawab Pelaksanaan Penanggungjawab
( 1 pertemuan) tentang Matakuliah PPP DPL.
PPP 3. Pelaksanaan
2 Telaah Kurikulum Mendiskusikan Prodi Dosen pengampu Praktik
( 1 pertemuan) Kurikulum yang PPP pembelajaran
diimplementasikan dikoordinasik
di sekolah an oleh Pusat
3 Pengembangan Kerja mandiri Prodi Dosen PPP dan PPL
Perangkat Pem- pengembangan Pembimbing LP3M.
belajaran untuk perangkat Simulasi dan
bahan lebih
Secara Simulasi Microteaching.
rinci, tahapan yang harus dilakukan mahasiswa untuk dapat mengikuti kegiatan matakuliah PPP adalah sebagai berikut.
1. Memprogram matakuliah PPP
4 Simulasi dan Latihan praktik Prodi dan Dosen 2. Mendaftar sebagai mahasiswa pemrogram PPP yang akan diterjunkan ke sekolah
microteaching mengajar (3-5 kali). Fakultas pembimbing mitra. Pendaftaran dilakukan melalui SIAKAD Unesa dari 5 Maret s.d. 8 April
Microteaching masing- simulasi, Tim 2018.
dikoordinasikan masing Microteaching 3. Mengikuti kegiatan di prodi masing-masing (Pendahuluan, Telaah Kurikulum,
oleh Fakultas Fakultas. Pengembangan Perangkat, Simulasi atau Microteaching).
(Wakil dekan 1) 4. Mengikuti pembekalan sebelum diterjunkan ke sekolah mitra. Pembekalan
Keterangan: Dosen Pembimbing simulasi melakukan penilaian terhadap dilaksanakan dua kali.
mahasiswa bimbingannya. Mahasiswa dinyatakan layak untuk diterjunkan ke  Pembekalan I tentang Pendidikan Penguatan Karakter dan Pembelajaran
sekolah mitra jika nilai simulasi minimal B- (66). Inovatif di Sekolah bertempat gedung Wiyata Mandala LP3M Unesa Lantai
5 Praktik mengajar Sekolah mitra 1. GP, DPL 9, Kampus Lidah Wetan pada 26 April 2018 s.d. 1 Mei 2018. Pembekalan
di sekolah mitra, 2. Penilaian diatur sesuai dengan jadwal setiap fakultas.
(9 Juli sampai dilakukan  Pembekalan II tentang Implementasi PPP di sekolah mitra dengan materi
3 September oleh Guru gambaran umum PPP di sekolah mitra, pelaksanaan praktik mengajar,
2018) pamong dan

11 12
penilaian praktik mengajar, dan penyusunan laporan. Mahasiswa Unesa.
berkelompok sesuai dengan sekolah mitra dan bertemu dengan DPL masing- 6. Mengumpulkan Laporan yang terdiri atas laporan pelaksanaan praktik
masing. Jadwal pembekalan II dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2018 s.d. 3 pembelajaran di sekolah mitra, pembimbingan ekstrakurikuler, dan proposal
Juli 2018 di gedung Wiyata Mandala LP3M Unesa Kampus Lidah Wetan. PTK. Format laporan dikembangkan oleh Pusat PPP/PPL. Laporan dikumpulkan
5. Melaksanakan pembelajaran di sekolah mitra selama 7 (tujuh) minggu. Peserta selambatnya dua minggu setelah pelaksanaan praktik pembelajaran di sekolah
akan diterjunkan ke sekolah mitra mulai 9 Juli sampai dengan 3 September mitra, 1 eksemplar laporan diserahkan ke dosen pembimbing lapangan (DPL),
2018. Pada minggu pertama mahasiswa melakukan observasi kultur sekolah, dan 1 eksemplar laporan LP3M beserta softcopy dalam bentuk CD/DVD yang
observasi kelas (guru dan siswa). Pada kegiatan observasi ini, mahasiswa berisi laporan masing-masing individu dalam 1 kelompok.
mengumpulkan dan menganalisis data yang diperlukan dengan (a) melihat situasi
dan kondisi sekolah, seperti kondisi guru, fasilitas sekolah, prosedur penggunaan
dan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah; mengenal kepala sekolah dan
wakil kepala sekolah, guru, staf TU, guru BK, wali kelas, dan petugas
perpustakaan sekolah; (b) mengamati aktivitas peserta didik di dalam dan di luar
kelas serta aktivitas guru. Mahasiswa diharapkan ikut terlibat dalam membantu
sekolah mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran awal tahun ajaran baru,
termasuk di dalamnya adalah membantu sekolah mempersiapkan dan
melaksanakan MOPD (Masa Orientasi Peserta Didik).
Minggu-minggu selanjutnya, mahasiswa melakukan praktik mengajar dengan
bimbingan melekat guru dan dosen pembimbing, dengan tujuan merasakan
langsung proses pembelajaran dan pemantapan jati diri pendidik. Mahasiswa juga
berlatih melaksanakan progran Gerakan Literasi Sekolah, membimbing
ekstrakurikuler, dan menyusun proposal PTK yang semua itu menjadi bagian dari
laporan PPL.
Mahasiswa melatih dan meningkatkan kompetensi kepribadian, dan sosial,
seperti: kerja sama, etos kerja, kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab, dan
sopan santun. Di samping itu, mahasiswa diharapkan ikut terlibat dalam
pendampingan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, kesenian, dan olah raga.
Penentuan dan pembagian sekolah mitra dilakukan oleh Pusat PPP/PPL LP3M

13 14
BAB III 2. Penilaian Kompetensi Sosial dan Kepribadian
PENILAIAN PPP Penilaian ini berupa rekomendasi apakah mahasiswa mempunyai kompetensi
sosial dan kepribadian yang baik atau tidak. Jika mahasiswa tidak memiliki
A. Penilaian kompetensi sosial dan kerpribadian yang baik (misalnya melakukan tindak
Penilaian dilakukan saat pembelajaran di kampus dan sekolah mitra. pidana, melakukan tindakan asusila dengan siswa, guru atau masyarakat, atau perbuatan
Kompetensi yang dinilai terdiri atas kompetensi akademis (profesional dan pedagogis) lain yang bertentangan dengan jiwa pendidik), mahasiswa tersebut dinyatakan TIDAK
serta kompetensi sosial dan kepribadian. LULUS. Untuk hal ini, Pusat PPP/PPL Unesa akan melakukan klarifikasi kepada Guru
Pamong, DPL, pihak sekolah, mahasiswa, atau pihak lain yang diperlukan.
1. Penilaian akademis (profesional dan pedagogis)
Aspek yang dinilai, bobot, dan penanggung jawab penilaian disajikan dalam tabel berikut. Untuk Prodi Bimbingan Konseling

No Aspek yang dinilai Bobot Pelaksana/Penanggung Jawab


A. Tujuan Program Pengelolan Pembelajaran/Pelayanan (PPP)
1. Simulasi dan microteaching 3 Dosen Pembimbing Simulasi
(Komponen: Perangkat RPP, tiap prodi. Syarat untuk dapat
pelaksanaan, dan partisipasi) mengikuti Praktik Pembelajaran Setelah mengikuti kegiatan PPP para mahasiswa diharapkan dapat
di sekolah mitra apabila memantapkan kompetensi akademik kependidikan dan bidang studi yang
mahasiswa memperoleh nilai disertai dengan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir tingkat
simulasi minimal B- (66) tinggi melalui kegiatan sebagai berikut:
2. Praktik 5 Guru Pamong
Mengajar/konseling/fasilitator di 1. Menelaah kurikulum program BK dan perangkat pelayanan BK di sekolah

sekolah mitra 2. Menelaah strategi layanan BK; layanan dasar, perencanaan, responsif,

3. Laporan Kegiatan Praktik PPP 2 Dosen Pembimbing Lapangan layanan individual

(termasuk laporan Gerakan 3. Menelaah sistem evaluasi dalam BK

Literasi Sekolah, pendampingan 4. Membantu guru BK/Konselor dalam mengembangkan RPL BK, media BK,
materi layanan BK, dan perangkat evaluasi BK
tugas ekstrakurikuler, dan
proposal PTK)
Jumlah 10

15 16
5. Menelaah pemanfaatan teknologi informasi dan komuniaksi dalam layanan 4. pengelolaan layanan BK yang mencakup; layanan dasar, perencanaan,
BK responsif, dan indivdiual
6. Latihan memberikan layanan BK dengan bimbingan Guru pamong dan dosen 5. pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan BK;
pembimbing dengan merasakan langsung proses pelayanan BK serta
6. pelaksanaan penilaian dan evaluasi dalam BK;
pemantapan jati diri calon Guru BK/Konsleor
7. pengelolaan kegiatan kokurikuler dan ektrakurikuler; dan
7. Melaksanakan tugas-tugas pendampingan peserta didik dan kegiatan
8. pekerjaan administrasi guru BK/konselor.
ekstrakurikuler
8. Membantu guru BK/Konselor dalam melaksanakan administrasi dan
menejemen BK

B. Ruang Lingkup
Ruang lingkup PPP meliputi semua tugas guru BK/Konselor, baik tugas
akademik maupun administrasi dan menejemen layanan BK.

C. Capaian Pembelajaran dan Beban Belajar


Untuk memperkuat dan mengintegrasikan kompetensi pemahaman
peserta didik, layanan BK yang memandirikan, penguasaan bidang keilmuan
dan/atau keahlian BK, dan kepribadian, dan untuk memberikan kesiapan
calon Guru BK/Konselor, setelah mengikuti kegiatan Pengenalan Lapangan
Persekolahan 2 (PLP II) para mahasiswa di bawah bimbingan guru pamong
diharapkan memahami tentang:

1. analisis kurikulum, program BK dan perangkat layanan BK,


2. penyusunan perangkat layanan BK (RPP, media, LKS, materi layanan
BK, dan instrumen penilaian);
3. pelaksanaan kegiatan layanan BK dengan menggunakan ragam strategi
dan media layanan BK;

17 18
LAMPIRAN-LAMPIRAN 8 Melaksanakan pembelajaran secara runtut 1 2 3 4 5
Instrumen-instrumen yang digunakan Guru Pamong dalam melakukan penilaian. 9 Menguasai kelas 1 2 3 4 5
Lampiran 1: 10 Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual 1 2 3 4 5
INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 11 Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan 1 2 3 4 5
(KTSP) tumbuhnya
Nama Peserta : ................................ kebiasaan positif
Prodi : ................................ 12 Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu 1 2 3 4 5
Petunjuk yang
Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka Direncanakan
padakolom skor (1, 2, 3, 4, 5) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. C. Pemanfaatan sumber belajarn/media pembelajaran
1 = sangat tidak baik; 2 = tidak baik; 3 = kurang baik; 13 Menggunakan media secara efektif dan efisien 1 2 3 4 5

4 = baik; 5 = sangat baik 14 Menghasilkan pesan yang menarik 1 2 3 4 5

No INDIKATOR/ ASPEK YANG DIAMATI SKOR 15 Melibatkan siswa dalam pemanfaatn media 1 2 3 4 5

I PRAPEMBELAJARAN D. Pembelajaran yang memicu dan memelihara

1 Memeriksa kesiapan siswa 1 2 3 4 5 keterlibatan siswa

2 Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 5 16 Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran 1 2 3 4 5

II KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN 17 Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa 1 2 3 4 5

A Penguasaan Materi Pelajaran 18 Menumbuhkan keceriaan dan antusiasme siswa dalam 1 2 3 4 5

3 Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran 1 2 3 4 5 belajar

4 Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan 1 2 3 4 5 E. Penilaian proses dan hasil belajar

5 Manyampaikan materi dengan jelas dan sesuai dengan 1 2 3 4 5 19 Memantau kemajuan belajar selama proses 1 2 3 4 5

hierarki balajar 20 Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi 1 2 3 4 5

6 Mengaitkan materi dengan realitias kehidupan 1 2 3 4 5 (tujuan)

B Pendekatan/Strategi Pembelajaran F. Penggunaan Bahasa

7 Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi 1 2 3 4 5 21 Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas, baik dan 1 2 3 4 5

(tujuan) benar
22 Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 5
yang akan dicapai dan karakaterstik siswa

19 20
III PENUTUP Lampiran 2:
23 Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan 1 2 3 4 5
melibatkan siswa INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
24 Melaksanakan tindak laanjut dengan memberikan arahan, 1 2 3 4 5 (Kurukulum 2013)
atau kegiatan, atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan
Nama Peserta : ................................
Total Skor ...
Prodi : ................................
Petunjuk
Surabaya, ……………… Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka
Penilai padakolom skor (1, 2, 3, 4, 5) sesuai dengan kriteria sebagai berikut.
1 = sangat tidak baik; 2 = tidak baik; 3 = kurang baik
4 = baik; 5 = sangat baik
...........................................

21 22
NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR

I KEGIATAN AWAL
1. Mempersiapkan siswa untuk belajar 1 2 3 45
2. Melakukan kegiatana persepsi, motivasi, dan menyampaikan
1 2 3 45
tujuan/indikator
II KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN
A. Penguasaan materi pelajaran
3. Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran 1 2 3 45
4. Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan 1 2 3 45
5. Menyampaikan materi dengan jelas, sesuai dengan hierarki
1 2 3 45
belajar dan karakteristik siswa
6. Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 45
B. Pendekatan/strategipembelajaran
7. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi
1 2 3 45
(tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa

21 22
NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR
NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR
8. Melaksanakan pembelajaran yang mencerminkan metode
benar
saintifik (mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan 1 2 3 45 22. Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 45
membuat jejaring) III PENUTUP
9. Menguasai kelas 1 2 3 45
23. Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan
10. Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual 1 2 3 45 1 2 3 45
melibatkan siswa
11. Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan
1 2 3 45 24. Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan,
tumbuhnya kebiasaan positif 1 2 3 45
atau kegiatan, atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan
12. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu
1 2 3 45 Skor total ...
yang direncanakan
Surabaya
C. Pemanfaatan sumber belajar/media pembelajaran Skor
X 100  Penilai,
13. Menggunakan media secara efektif dan efisien 1 2 3 45 total .....
Nilai peserta =
14. Menghasilkan pesan yang menarik 1 2 3 45 120
(...........................)
15. Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 45
NIP/NIK
D. Pembelajaran yang memicu dan memelihara
keterlibatan siswa
16. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran 1 2 3 45
17. Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa 1 2 3 45
18. Menumbuhkan keceriaan dan antusias siswa dalam belajar 1 2 3 45
E. Penilaian proses dan hasil belajar
19. Memantau kemajuan belajar selama proses 1 2 3 45
20. Melakukan penilaian sesuai indikator/tujuan pembelajaran,
misal: testulis, kinerja, sikap, dan portofolio, diutamakan 1 2 3 45
penilaian bersifat autentik.
F. Penggunaan bahasa
21. Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas, baik, dan 1 2 3 45

23 24
Lampiran 3 8 Kegiatan inti memuat urutan kegiatan yang logis untuk 1 2 3 4 5
INSTRUMEN PENILAIAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN mencapai tujuan pembelajaran
(KTSP) 9 Metode yang dipilih sesuai dengan tujuan pembelajaran 1 2 3 4 5
10 Kegiatan inti sesuai dengan metode yang telah ditetapkan 1 2 3 4 5
Nama Peserta : .......................... 11 Kejelasan kegiatan penutup mencakup (refleksi, merangkum) 1 2 3 4 5
Prodi : .......................................... Kelengkapan
. 12 Kelengkapan instrumen (soal, kunci, pedoman penskoran) dan 1 2 3 4 5
media yang diperlukan
Petunjuk Materi ajar dan bahan ajar (13-16)
Berilah skor pada butir-butir perencanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka 13 Pemilihan materi ajar (sesuai dengan tujuan dan karakteristik 1 2 3 4 5
padakolom skor (1, 2, 3, 4, 5) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. peserta didik)
1 = sangat tidak baik; 2 = tidak baik; 3 = kurang baik; 14 Bahan ajar yang dikembangkan menunjang ketercapaian 1 2 3 4 5

4 = baik; 5 = sangat baik tujuan pembelajaran

No ASPEK YANG DINILAI SKOR 15 Akurasi dan kebenaran materi ajar 1 2 3 4 5

Indikator dan Tujuan Pembelajaran (1-4) 16 Bahasa yang digunakan benar dan jelas 1 2 3 4 5

1 Kejelasan rumusan indikator 1 2 3 4 5 Lembar Kerja Siswa (jika ada) (17-19)

2 Penjabaran indikator sesuai tuntutan Kompetensi Dasar (KD) 1 2 3 4 5 17 Menunjang ketercapaian tujuan pembelajaran 1 2 3 4 5

3 Kejelasan perumusan tujuan pembelajaran (tidak 1 2 3 4 5 18 Kejelasan instruksi atau lagkah-langkah kegiatan 1 2 3 4 5

menimbulkan 19 Format dan tata letak gambar menarik 1 2 3 4 5


20 Bahasa yang digunakan benar dan jelas 1 2 3 4 5
penafsiran ganda dan mengandung perilaku hasil belajar)
4 Penjabaran tujuan pembelajaran sesuai dengan indikator 1 2 3 4 5 21 Pemilihan sumber/media pembelajaran (sesuai dengan tujuan, 1 2 3 4 5

Kegiatan Pembelajaran (5-11) materi, dan karakteristik peserta didik)

5 Rumusan kegiatan pembelajaran memuat dengan jelas peran 1 2 3 4 5 Skor Total ...

guru dan peran siswa


6 Kejelasan skenario pembelajaran (langkah-langkah kegiatan 1 2 3 4 5 Surabaya, ……………..

pembelajaran : pendahuluan, inti, dan penutup) Penilai,

7 Kegiatan Pendahuluan mencakup kegiatan apersepsi, 1 2 3 4 5


menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi

25 26
Lampiran 4
No Aspek yang dinilai Skor
INSTRUMEN PENILAIAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
(Kurikulum 2013) jejaring)
Kesesuaian teknik penilaian dengan indikator/tujuan

NamaPeserta : ................................................................ 7. pembelajaran, misal: tes tulis, kinerja, sikap, dan 1 2 3 45


portofolio, diutamakan penilaian bersifat autentik.
Prodi : ................................................................
Kelengkapan instrumen penilaian (soal, kunci, pedoman
Sekolah : ................................................................ 8. 1 2 3 45
penskoran)
Skor Total .......
Petunjuk
Berilah skor pada butir-butir perencanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka
pada kolom skor (1, 2, 3, 4, 5) sesuai dengan kriteria sebagai berikut.
1 = sangat tidak baik; 3= kurang baik; 5 = sangat baik
2 = tidak baik; 4= baik

No Aspek yang dinilai Skor

1. Kejelasan perumusan indikator pembelajaran 1 2 3 45


Pemilihan materi ajar (sesuai dengan tujuan dan
2. 1 2 3 45
karakteristik peserta didik)
Pengorganisasian materi ajar (keruntutan, sistematika
3. 1 2 3 45
materi, dan kesesuaian dengan alokasi waktu)
Pemilihan sumber/media pembelajaran (sesuai dengan
4. 1 2 3 45
tujuan, materi, dan karakteristik peserta didik)
Langkah-langkah kegiatan pembelajaran meliputi
5. 1 2 3 45
kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.
Skenario pembelajaran mencerminkan metode saintifik
6. 1 2 3 45
(mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan membuat

27 28
Lampiran 5 spesifik
Instrumen Penilaian Penerapan Layanan BK Pengeksplorasian problem: pemahaman yang lebih

Nama/NPM : 7. mendalam terhadap masalah yang dialami konseli dan


Pertemuan/Sesi : pengumpulan informasi yang sesuai
Waktu :
Pengintegrasian informasi yang telah diperoleh dan
8.
mengorganisasikannya secara sistematis
LEMBAR PENILAIAN PRAKTIKAN
C. Merencanakan Pemecahan Problem
(Konseling Individual)
Penyamaan persepsi dan pemahaman antara konselor
Skor 9.
dan konseli mengenai kondisi yang dialami konseli
(Isi
Pengaplikasian strategi, pendekatan dan teknik
No. Hal yang Diamati dengan 10.
konseling yang sesuai
tanda √)
Pengidentifikasian dan pendataan semua solusi yang
1 2 3 4 11.
memungkinkan
A. Membangun Hubungan
12. Pengeksplorasian konsekuensi solusi
1. Penyambutan konseli secara verbal
13. Pengutamaan solusi yang paling tepat
2. Penyambutan konseli secara non verbal
D. Pengaplikasian Solusi dan Penutupan Konseling
3. Penyampaian topik netral
14. Penguatan konselor kepada konseli
Pengalihan topik dari pembicaraan netral ke inti
4. 15. Komitmen konseli
permasalahan
16. Pengakhiran dan upaya tindak lanjut (follow up)
Penyampaian batasan dalam sesi konseling
5. Total Skor
(structuring)
B. Pengidentifikasian dan Pengeksplorasian Problem

6. Pendefinisian problem yang dialami konseli secara

29 30
Catatan Tambahan : Lampiran 6
Instrumen Penilaian Penerapan Layanan BK

Nama/ NPM :
Pertemuan/ Sesi :
Waktu :

LEMBAR PENILAIAN PRAKTIKAN


Predikat (Isi dengan tanda √)
(Bimbingan Kelompok)
1. Baik (Skor 53-64)
Skor
2. Cukup (Skor 41-52)
(Isi dengan
3. Kurang (Skor 29-40) No. Hal yang Diamati
tanda √)
4. Sangat Kurang (Skor 16-28)
1 2 3 4
…………….., ……………20……
A. Tahap Pembentukan Kelompok
Guru Pamong
1. Persiapan diri konselor baik keterampilan,

kondisi psikologis atau sikap maupun kebutuhan

lainnya yang berkaitan dengan diri konselor dan

keberlangsungan kegiatan bimbingan kelompok


(………………………………..)
selanjutnya

B. Tahap Awal

2. Pembukaan kegiatan

3. Pemaparkan gambaran tentang kegiatan yang

akan dilakukan

4. Pengenalan anggota kelompok

31 32
33 34
C. Tahap Transisi

5. Penjelaskan sikap, peran dan tugas masing-

masing secara jelas baik pemimpin kelompok

sendiri maupun anggota kelompok

D. Tahap Kerja

6. Pemaparan topik/materi bimbingan


7. Kejelasan penyampaian topik/materi

8. Kemenarikan sajian dan tampilan

9. Interaktivitas yang dimunculkan terkait proses

timbal balik antara pemimpin dan anggota

kelompok

E. Tahap Akhir

10. Perumusan kesimpulan

11. Evaluasi

12. Penutupan kegiatan


Total Skor

Catatan tambahan:

Predikat (Isi dengan tanda √)

33 34
Lampiran 8 Pendefinisian problem yang dialami konseli secara
Instrumen Penilaian Penerapan Layanan BK 7.
spesifik
Nama/NPM :
Pengeksplorasian problem: pemahaman yang lebih
Pertemuan/Sesi :
8. mendalam terhadap masalah yang dialami konseli
Waktu :
dan pengumpulan informasi yang sesuai

LEMBAR PENILAIAN PRAKTIKAN Pengintegrasian informasi yang telah diperoleh


9,
(Konseling Kelompok) dan mengorganisasikannya secara sistematis

Skor C. Kegiatan

(Isi dengan Penyamaan persepsi dan pemahaman antara


No. Hal yang Diamati
tanda √) 10. konselor dan konseli mengenai kondisi yang

1 2 3 4 dialami konseli

A. Pembentukan Pengaplikasian strategi, pendekatan dan teknik


11.
1. Penyambutan secara verbal konseling yang sesuai

2. Penyambutan secara non verbal Pengidentifikasian dan pendataan semua solusi


12.
3. Penyampaian tujuan kegiatan yang memungkinkan
Pemaparkan gambaran tentang kegiatan yang akan 13. Pengeksplorasian konsekuensi solusi
4.
dilakukan 14. Pengutamaan solusi yang paling tepat

5. Pengenalan anggota kelompok D. Pengakhiran

B. Peralihan 15. Penguatan konselor kepada anggota kelompok

Penjelaskan sikap, peran dan tugas masing-masing 16. Komitmen

6. secara jelas baik pemimpin kelompok sendiri 17. Pengakhiran dan upaya tindak lanjut (follow up)

maupun anggota kelompok Total Skor

37 38
Lampiran 9
Catatan Tambahan:
Instrumen Penilaian Penerapan Layanan BK
Rekapitulasi Hasil Penilaian

Nama/NPM :
Instansi :

Predikat (Isi dengan tanda √)

1. Baik (Skor 56-68) No. Pertemuan/Sesi Skor

2. Cukup (Skor 43-55)


1.
3. Kurang (Skor 30-42)

4. Sangat Kurang (Skor 17-29) 2

…………….., ……………20……
3.
Guru Pamong
4.

(………………………………..)
5.

6.

Total Skor

Rata-rata

Predikat

39 40
Lampiran 10 Lampiran :
Laporan PPP disusun secara individual yang dirancang sejak awal. Laporan PPP berisi PROPOSAL PTK
semua dokumen akademis dan nonakademis dengan format sebagai berikut.

Lampiran 11 PROFIL SEKOLAH


BAB I PENDAHULUAN
Nama Sekolah dan Alamat Sekolah
Profil Sekolah (Format terlampir) 1. IDENTITAS SEKOLAH
Karakteristik Guru Pamong Bidang Studi 1. Nama Sekolah :

Jenis Sekolah : Negeri/Swasta


BAB II KEGIATAN AKADEMIK NSS :
Proses Pembekalan dan Pembimbingan Bidang Studi Izin Operasional:
Proses Pengamatan Kultur Sekolah sesuai Bidang Studi Luas Tanah :
Hasil Penelaahan Kurikulum dan Perangkat Pembelajaran Bidang Studi Alamat Sekolah :
Perangkat Pembelajaran yang dikembangkan Kecamatan :
Kabupaten:
BAB III KEGIATAN PENUMBUHAN BUDI PEKERTI : PEMBELAJARAN Propinsi :
INOVATIF
Peran Diri dalam Proses dan Hasil Kinerja 2. Kepala Sekolah
Kendala Diri dan Cara Penanganannya Nama Lengkap :
NIP. :
BAB IV KEGIATAN PENDAMPINGAN TUGAS EKSTRAKURIKULER Tempat/Tgl Lahir :
Peran Diri dalam Proses dan Hasil Kinerja Status Kepegawaian : PNS/GTT/…
Kendala Diri dan Cara Penanganannya Pendidikan Terakhir :
Jurusan :
BAB V KENDALA DAN UPAYA PEMECAHANNYA
Kendala yang Dihadapi (Bidang Studi dan Program Lainnya) 3. Ketua Komite Sekolah
Upaya yang Dilakukan dan Hasil (Bidang Studi dan Program Lainnya) Nama :
Kesan, Saran, dan Rekomendasi Untuk Sekolah dan Pengelola (Unesa) Alamat :

41 42
Rata-rata Nilai UN Tiga Tahun Terakhir
4. DAT Tahun Rata-rata Nilai UN
A
SISW
A
Banyak Siswa
Kelas Banyak Rombel Pria Wanita Jumlah

5. DATA GURU DAN KARYAWAN


Guru
No Nama Guru Pendidikan Status (PNS/GTT/Honorer/ Masa
….) Kerja

Tingkat Kelulusan Tiga Tahun Terakhir


Tahun Banyak Siswa Lulus Tidak Lulus
Kelas 6/9/12
Karyawan
No Nama Pendidikan Status (PNS/GTT/Honorer/ Masa
….) Kerja

41 42
6. SARANA DAN PRASARANA
No Fasilitas Jumlah Kondisi Keterangan
(Baik/Buruk)

1 Ruang Kelas

2 Lab

3 Lapangan

4 Kamar Mandi

5 Perpustakaan

Surabaya,……………….
Mengetahui
Kepala Sekolah

……………………………
(Nama dan Stempel)

45