Anda di halaman 1dari 4
Bimbel H&D HIGH DEFINITION catatan IPS Bab I
Bimbel H&D
HIGH
DEFINITION
catatan IPS Bab I

Bimbingan Belajar H&D Jln. Anyar II No. 53 RT:002/010 Kel. Wijaya Kusuma Kec. Grogol Petamburan Jakarta Barat 11460

telp:08972996289

D. Dinamika Kependudukan Indonesia

Dinamika penduduk adalah perubahan jumlah penduduk pada suatu wilayah yang disebabkan oleh 3 faktor yaitu kelahiran, kematian, dan perpindahan.

1.

Jumlah Penduduk

Peringkat jumlah penduduk di dunia: 1. Cina 2. India 3. Amerika serikat 4. Indonesia

Jumlah penduduk yang besar akan menuntukan jika jumlah usia produktifnya besar dan akan menjadi kerugian jika mutu pendidikannya rendah.

2.

Pesebaran penduduk

Daerah yang memiliki kepadatan penduduk masih rendah adalah papua, hal ini dikarekan sumber daya alam papua yg kurang serta pemerataan pembangunannya masih kurang.

Daerah yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi adalah pulau jawa, hal ini dikarenakan pulau jawa kaya akan sumberdaya alam serta pembangunan yang sudah merata.

3.

Komposisi Penduduk

i.

Komposisi Penduduk Berdasarkan Usia

Usia 0-5 tahun = balita , usia 6-12 tahun = sd, usia 13-15 tahun = smp, 16-18 tahun =

sma. Usia 25 60 tahun = dewasa, usia > 60 = usia lanjut. Usia 0-14 thn = belum produktif, usia 15- 64 tahun = usia produktif, > 65 tahun =

tidak produktif. Jika penduduk usia belum produktif dan tidak produktif lebih tinggi dibandingkan dengan usia produktif maka angka ketergantungan juga tinggi dan sebaliknya.

ii.

Komposisi penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (sex ratio)

Pada zaman dahulu peran laki-laki sangat menonjol dalam berbagai sendi kehidupan, sekarang dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi dan emansipasi wanita yang semakin kuat hamper semua jenis pekerjaan dapat dilakukan oleh kaum wanita.

4.

Pertumbuahan dan Kualitas penduduk

Pertumbuhan penduduk adalah keseimbangan dinamis antara kekuatan yang menambah dan kekuatan yang mengurangi jumlah penduduk. Ada tiga factor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran, kematian

dan migrasi. Factor alami yaitu kelahiran dan kematian sedangkan factor non alami adalah migrasi.

Akibat dari pertumbuhan penduduk yang cepat: angka pengangguran tinggi,pesebaran

penduduk tidak merata, arus urbanisasi tinggi, menurunnya tinggkat kesejahteraan masyarakat. Perpindahan keluar disebut emigrasi sedangkan perpindahan penduduk dalam disebut imigrasi.

5.

Keragaman Etnik dan Budaya

Suku bangsa atau etnik adalah sekelompok manusia yang mempunyai kesatuan budaya dan terikat oleh budaya tersebut sehingga menjadi identitas. Ciri-ciri yang mendasar yang membedakan suku bangsa yang satu dengan yang lain adalah bahsa daerah, adat istiadat, system kekerabatan, kesenian daerah, dan tempat asal.

  • i. Rumah Adat

ii. Pakaian Adat iii. Tarian Daerah
ii.
Pakaian Adat
iii.
Tarian Daerah
i. Rumah Adat ii. Pakaian Adat iii. Tarian Daerah

E. Kondisi Alam Indonesia

1.

Keadaan Fisik

 

i.

Kondisi Geologi Indonesia

Indonesia terletak diwilayah pertemuan 3 lempeng tektonik besar yaitu lempeng Indo- Australia, Eurasia, dan lempeng Pasifik.

Lempeng indo-australia bertumbukan dengan lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatra, jawa dan nusa tenggara, lempang pasifik bertumbukan dengan Eurasia di utara papua dan Maluku utara.

Gunung api diindonesia umumnya bertipe stato

Beberapa gunung di nusantara yang terkenal karena letusannya adalah gunung tambora dan gunung Krakatau.

ii.

Bentuk Muka Bumi

Bentuk muka bumi indonesia terdiri dari dataran tinggi dataran rendah bukit gunung dan pegunungan.

iii.

Kondisi Iklim Indonesia

Iklim diindonesia dibagi 3 yaitu iklim musim yang dipengaruhi angin musim yang

berubah setiap 6 bulan sekali, iklim tropis terjadi karena indonesia terletak didaerah tropis, dan iklim laut karena indonesia memiliki laut yang sangat luas. Pada bulan oktober-april terjadi musim hujan yang dipengaruhi angin muson barat

Pada bulan mei-september terjadi musim kemarau tang dipengaruhi oleg angina muson timur.

2.

Flora dan Fauna di Indonesia

i.

Pesebaran Flora di Indonesia

Flora di indonesia terbagi menjadi dua yaitu indo-malayan meliputi kawasa indonesia

bagian barat seperti Kalimantan, Sumatra, jawa dan bali. Flora indo-australian meliptu indonesia bagian timur seperti Sulawesi, nusa tenggara, maliku dan papua. Table flora di indonesia

1. Keadaan Fisik i. Kondisi Geologi Indonesia  Indonesia terletak diwilayah pertemuan 3 lempeng tektonik besar

ii.

Pesebaran Fauna di Indonesia a) Fauna Indonesia Bagian Barat (Asiatis)

wilayah : sumatra, jawa, Kalimantan, bali. Fauna : gajah, macan, tapir, badak bercula satu, banteng kerbau rusa, babi hutan, orang utan, monyet dll

  • b) Fauna Indonesia Bagian Tengah (Peralihan)

Wilayah : Sulawesi, Maluku, timor, dan nusa tenggara. Fauna : babi rusa, anoa, ikan duyung, kus-kus, kuda sapi, komodo, dll

  • c) Fauna Indonesia bagian Timur (Australiatis)

Wilayah : papua, Halmahera, kep Aru. Fauna : walabi, landak irian, cendrawasih, nuri, dll. Garis wallece membatasi wilayah fauna bagian barat dengan tengah, garis webber membatasi fauna bagian tengah dengan bagian timur

F. Perubahan Akibat Interaksi Ruang

1.

Berkembangnya Pusat-Pusat Pertumbuhan

daerah perkotaan merupakan pusat pertumbuhan suatu wilayah karean sebagian besar aktivitas terkonsentrasi pada wilayah perkotaan.

2.

Perubahan Penggunaan Lahan

Suatu wilayah yang mejadi puast aktifitas membutuhkan lahan untuk menunjang aktivitas tersebut sebagai contoh suatu desa yang berubah menjadi kota maka lahan yang tadinya untuk persawahan berubah menjadi lahan pemukiman, industry, perdagangan dll.

3.

Perubahan Orientasi Mata pencaharian

Orientasi berubah dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam menjadi pekerjaan lain seperti karyawan, pedagang, dll

4.

Berkembangnya Sarana dan Prasarana

Terjadinya pergerakan orang dan barang memerlukan sarana dan prasarana untuk menunjang pergarakan tersebut.

5.

Adanya perubahan sosial dan budaya

Adanya pergerakan penduduk dasri suatu tempat ketempat lain pasti membawa pengaruh suatu budaya atau norma dari tempat aszal ke tempat tujuan, sehingga terjadi suatu interaksi sosial.

6.

Berubahnya komposisi penduduk

Dari pergerakan orang atau penduduk dari suatu tempat ke tempat yang lain menyebabkan komposisi penduduk yang tadinya seragam menjadi beragam jenisnya dari agama, sosial dan budaya.