Anda di halaman 1dari 2

Gangguan Somatoform

Definisi: Faktor resiko:


Sekelompok gangguan kronik yang ditandai Ansietas, mood, PD. Perilaku sakit yang tidak
oleh perilaku sakit yang tidak sesuai atau sesuai diperkuat oleh keluarga, misalnya
maladaptif. Pasien mengeluhkan gejala-gejala menginginkan pasien tetap berprilaku sakit
somatis dan mencari bantuan medis. dan tidak mampu menoleransi pemulihan
Mayoritas pasien juga mengalami depresi dan pasien.
ansietas dan somatosasi biasanya merupakan Epidemiologi:
ekspresi dari distress pribadi/sosial. Angka kejadian 0.5% untuk somatisasi kronik
Kebanyakan pasien tidak menganggap diri berat. Lebih sering pada wanita. Awitan
mereka sakit secara psikiatrik. biasanya sebelum usia 30 tahun.
Gangguan somatosasi-pasien memiliki riwayat Riwayat:
gejala fisik dengan kekambuhan multipel dan Gejala somatis dengan kekambuhan multipel,
berubah-ubah secara berkala selama 2 tahun misalnya nyeri perut, sakit kepala, lelah,
yang tidak dapat dijelaskan sebagai suatu pusing, dan gelisah.
gangguan fisik. Bentuk kronik dikenal dengan Pemeriksaan/ pengobatan multipel oleh
nama sindrom Briquet. spesialis yang berbeda-beda.
Gangguan nyeri somatoformis-pasien memiliki Gambaran kognitif: rasa takut, preokupasi
sedikitnya 6 bulan riwayat nyeri dengan dengan kepercayaan bahwa ada dasar fisik dari
distress berat namun tidak dapat dijelaskan gejal-gejala yang dialami.
sebagai suatu proses fisiologis. Gambaran perilaku: mengganggu kehidupan
Gangguan hipokondrik-pasien mengalami sehari-hari.
preokupasi dan kepercayaan yang menetap Pemeriksaan Fisik:
tentang adanya satu atau lebih penyakit MSE-cari gambaran ansietas, depresi, amarah,
progresif yang serius. atau penyangkalan.
Etiologi: Pemeriksaan Penunjang:
Multifaktor. Pasien cenderung memiliki Menolak diyakinkan nebyebabkan
ambang kekhawatiran terhadap gejala yang dilakukannya pemeriksaan multipel terhadap
rendah dan cenderung berkonsultasi dengan etiologi organik dari gejala-gejala.
dokter. Sering sikap seperti itu didapat selama Singkirkan penyebab organik dari gejala. Pasien
masa kanak-kanak jika perilaku/peran sakit yang mengalami gangguan somatosasi
dipelajari melalui pengaruh keluarga/budaya. memiliki rasio yang sama untuk mengalami
Peristiwa hidup yang baru terjadi juga gangguan fisik yang baru seperti orang lain.
mempengaruhi perilaku sakit, misalnya Semua pasien harus diperiksa dan dilakukan
seorang anggota keluarga didiagnosis pemeriksaan penunjang jika mereka memiliki
mengidap suatu penyakit. Status psikologis suatu penyakit baru.
pasien saat ini dan status sosial juga
menentukan perilaku sakit.
Diagnosis banding untuk perilaku sakit yang dapat menunda pengobatan psikiatrik yang
tidak biasa: demensia, penyalahgunaan zat, sesuai.
ketidakmampuan belajar. Penatalaksanaan umum: Ketahui realitas dari
Skizofrenia dan psikosis depresif gejala-gejala fisik pasien. Telusuri hubungan
(waham/pandangan terhadap tubuh antara keluhan somatis dan penyebab
terdistorsi) harus dipertimbangkan sebagai psikososial yang mungkin. Obati semua
diagnosis banding untuk gangguan hipkondrik. gangguan mood dan ansietas. Rujuk dokter
Manajemen: spesialis.
Pencegahan: Dokter secara ceroboh dapat Psikoterapi: untuk menelusuri masalah yang
memperkuat somatosasi dalam berbagai cara. mendasari. Telusuri keuntungan dari peran
Mereka dapat gagal mengetahui dan sakit, misalnya lepas dari stres dan ansietas
mengobati masalah-masalah mood atau (manfaat primer), meningkatnya perhatian dari
psikososial. Penting untuk mengetahui dengan keluarga/bayaran sakit/keuntungan-
jelas hasil pemeriksaan penunjang/gambaran keuntungan (manfaat sekunder). Dukung
klinis yang negatif. Hindari diagnosis spekulatif, starategi mengatasi masalah dan lepaskan
karena diagnosis ini yang justru sering diingat peran sakit yang tidak sesuai. Libatkan keluarga
pasien. Jangan melakukan yang mungkin memperkuat perilaku tersebut.
pemeriksaan/pengobatan/rujukan kecuali ada Komplikasi:
indikasinya dan selalu jelaskan kepada pasien Berkembangnya kronisitas.
alasannya. Pemeriksaan yang tidak sesuai
Prognosis:
Sering resisten terhadap pengobatan. Jika tidak
terdapat perbaikan dalam 1 atau 2 tahun
pertama, kemungkinan perjalanan kronis.