Anda di halaman 1dari 9

Cara Mengingat Tanda dan Gejala Ketidakseimbangan

Elektrolit
2 Metode: Memantau Kadar Elektrolit Merawat Ketidakseimbangan Elektrolit

Elektrolit adalah ion dalam tubuh yang membawa muatan listrik. Empat elektrolit paling menonjol yang ditemukan
dalam tubuh manusia adalah natrium, kalium, kalsium, dan magnesium. Elektrolit ini penting untuk memastikan bahwa
seluruh tubuh berfungsi dengan benar. Jika Anda merasa memiliki ketidakseimbangan elektrolit, silakan membaca artikel
ini untuk mempelajari tentang gejala dan cara merawatnya.

Metode
Memantau Kadar Elektrolit
1

Elektrolit yang paling umum meliputi natrium, kalium, kalsium, dan magnesium. Ketika kadar nutrisi
dalam tubuh Anda ini keluar dari keseimbangan, kondisinya disebut ketidakseimbangan elektrolit.

1
Perhatikan gejala yang menunjukkan Anda memiliki terlalu sedikit natrium. Natrium adalah
salah satu elektrolit paling umum dalam tubuh. Bila elektrolit seimbang, umumnya Anda memiliki
135-145 mmol/L natrium dalam darah. Anda mendapatkan natrium paling banyak dari makanan
asin yang Anda makan. Masuk akal apabila kadar natrium Anda rendah, yaitu kondisi yang disebut
hiponatremia, Anda sangat menginginkan makanan asin. [1]

 Gejala: Anda sangat menginginkan makanan asin. Gejala umum lainnya adalah merasa sangat
lelah disertai dengan lemah otot dan peningkatan air seni.
 Ketika kadar natrium sangat rendah, mungkin akan terjadi kejang-kejang, serta koma
dan ketidakmampuan bernapas. Ini hanya terjadi pada kondisi yang sangat ekstrem.
2
Waspadai gejala yang berarti ada terlalu banyak natrium dalam tubuh. Seperti yang disebutkan di
atas, Anda normalnya memiliki 135-145 mmol/L natrium dalam darah. Ketika kadarnya di atas 145
mmol/L, kondisi tersebut dikenal dengan nama hipernatremia. Hilangnya cairan lewat muntah, diare
dan terbakar dapat menyebabkan kondisi ini. Natrium juga bisa menjadi terlalu banyak bila Anda tidak minum
cukup atau makan terlalu banyak makanan asin. [2]
 Gejala: Anda mulai sangat ingin minum dan mulut sangat kering. Anda mungkin memperhatikan
otot mulai berkedut, merasa lekas terganggu, dan sulit bernapas.
 Ketika memiliki jumlah natrium yang sangat tinggi, mungkin Anda akan mengalami kejang atau
penurunan tingkat kesadaran.

3
Pantau apabila Anda mengalami defisiensi kalium. 98% kalium tubuh terdapat dalam sel dan
darah Anda normalnya mengandung 3,5-5 mmol/L kalium. Kalium mendorong rangka yang sehat
dan gerakan otot, serta kontraksi sehat jantung. Hipokalemia adalah kondisi ketika Anda tidak
memiliki cukup kalium dalam tubuh dan kadarnya turun hingga di bawah 3,5 mmol/L. Kondisi ini bisa terjadi
ketika Anda terlalu banyak mengeluarkan keringat ketika olahraga, atau jika Anda minum diuretik atau
laksatif.[3]
 Gejala: Anda akan merasa sangat lelah dan lemah. Anda juga mungkin mengalami sembelit,
kram kaki, dan penurunan refleks tendon.
 Ketika jumlah kalium turun hingga kadar yang berbahaya, Anda mungkin merasakan detak
jantung tidak teratur, yaitu kondisi yang juga disebut aritmia.
4
Perhatikan lemah otot sebagai tanda terlalu banyak kalium. Umumnya kadar kalium Anda hanya akan tinggi
jika Anda mengidap penyakit seperti ketidakcukupan renal dan diabetes melitus.

● Gejala: Anda akan merasa sangat lemah karena kadar kalium rendah menyebabkan lemah otot. Anda
juga bisa merasa kesemutan dan mati rasa pada otot. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin juga
mengalami kebingungan mental.
● Kadar kalium yang sangat tinggi dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur yang bila cukup
ekstrem dapat menyebabkan serangan jantung.

5
Waspada terhadap gejala yang menunjukkan kadar kalsium rendah. Kalsium mungkin
merupakan elektrolit paling banyak diiklankan. Kalsium terdapat dalam sebagian besar produk susu
dan memperkuat tulang juga gigi. Dalam keadaan normal, Anda memiliki antara 2,25-2,5 mmol/L
kalsium dalam darah. Ketika kadar kalsium turun di bawah angka ini, berarti Anda mengembangkan kondisi
hipokalsemia.
 Gejala: Hipokalsemia dapat menyebabkan tremor dan kram otot. Tulang Anda menjadi rapuh
dan lemah.
 Anda mungkin mulai merasakan detak jantung tidak teratur atau kejang-kejang jika kadar
kalsium terus rendah selama periode waktu yang lama.
6
Waspadai gejala yang berarti Anda memiliki terlalu banyak kalsium dalam tubuh. Ketika
kadar kalsium melonjak di atas 2,5 mmol/L, berarti Anda mengembangkan kondisi
hiperkalsemia. Hormon paratiroid dalam tubuh Anda membantu menghasilkan kalsium. Ketika
paratiroid menjadi overaktif (kondisi yang disebut hiperparatiroidisme), akan ada terlalu banyak kalsium
dalam tubuh. Ini juga dapat menyebabkan imobilisasi. [4]
● Gejala: Hiperkalsemia yang tidak terlalu jauh dari kadar kalsium normal umumnya tidak
memiliki gejala. Namun, ketika kadar kalsium meningkat, Anda mungkin merasakan lemah,
sakit tulang, dan sembelit.
● Dalam kasus parah, mungkin Anda akan menderita batu ginjal jika kadar kalsium yang tinggi tidak
dirawat.

7
Pantau kadar magnesium yang rendah jika Anda di rumah sakit. Magnesium adalah elektrolit
keempat yang paling berlimpah dalam tubuh. Rata-rata tubuh manusia mengandung 24 gram
magnesium, 53% dari jumlah itu berlokasi di tulang. Hipomagnesemia umumnya hanya terjadi pada
orang yang dirawat di rumah sakit dan jarang ditemukan pada orang yang tidak dirawat di rumah sakit.
 Gejala: Gejalanya termasuk tremor ringan, disorientasi, dan susah menelan.
 Gejala berat antara lain susah bernapas, anoreksia, dan kejang-kejang.
8
Ketahui bahwa kadar magnesium tinggi jarang ditemukan pada orang di luar rumah sakit.
Hipermagnesemia terjadi ketika Anda mempunyai terlalu banyak magnesium dalam tubuh. Kondisi ini
sangat jarang ditemukan dan kebanyakan terdapat pada pasien rumah sakit. Dehidrasi, karsinoma
tulang, ketidakseimbangan hormon, atau gagal ginjal adalah beberapa penyebab paling utama dari
hipermagnesemia.

Gejala: Kulit Anda mungkin memerah dan hangat. Anda juga bisa mengalami penurunan refleks, lemah, dan
muntah.
Gejala berat termasuk koma, kelumpuhan, dan depresi pernapasan. Melambatnya denyut jantung
mungkin juga terjadi.

Metode
Merawat Ketidakseimbangan Elektrolit
2

1
Tingkatkan kadar natrium Anda. Sebelum yang lain, istirahat, bernapas, dan rileks. Kemungkinan besar
Anda hanya perlu memasukkan makanan asin dalam tubuh, jadi duduklah dan makan sesuatu. Gejala
ringan hampir selalu disebabkan fakta bahwa Anda tidak memakan makanan asin belakangan ini. Anda
juga bisa minum minuman kaya elektrolit seperti Gatorade.
[5]
 Makanan kaya natrium: Garam meja, soda kue, sup, kaldu bubuk, salami, bacon, kaviar, dan keju.

 Akan tetapi, jika Anda mengalami kesulitan bernapas, hubungi ambulans.

2
Turunkan kadar natrium Anda. Duduklah dan minum segelas air. Sebagian gejala yang diasosiasikan
dengan kadar natrium tinggi dikarenakan terlalu banyak makan makanan asin. Minumlah banyak air
sampai Anda merasa terhidrasi lagi. Muntah juga dapat menyebabkan hipernatremia, jadi rawatlah
alasan penyebab muntah tersebut dan hati-hati dengan apa yang Anda makan.
 Jika mulai kejang-kejang, Anda harus menghubungi ambulans.

3
Naikkan kadar kalium Anda. Jika kekurangan kalium dikarenakan terlalu banyak berkeringat atau
muntah, minumlah cairan yang akan menghidrasi Anda. Jika Anda sedang berolahraga ketika
mulai merasakan gejalanya, berhentilah, duduk, dan minum minuman kaya elektrolit seperti
Powerade. Jika Anda mengalami kram, regangkan bagian tubuh yang kram. Anda juga dapat mengganti
kalium yang hilang dengan makan makanan kaya kalium.
 Makanan kaya kalium: Kacang putih, bayam, kentang panggang, aprikot kering, labu kuning, yoghurt,
salmon, jamur kancing, dan pisang.[6]
 Jika denyut jantung Anda tidak teratur parah, pergilah ke rumah sakit.

4
Bertindaklah untuk mengurangi jumlah kalium dalam tubuh. Jika Anda hanya mengalami gejala
yang kurang berat, minumlah banyak air dan berhenti makan makanan kaya kalium selama
beberapa hari. Akan tetapi, kadar kalium tinggi hampir selalu disebabkan penyakit ginjal. Anda perlu
merawat penyakit tersebut untuk menurunkan kadar kalium. Bicaralah dengan dokter segera mengenai apa
yang bisa Anda lakukan untuk merawat kondisi itu. [7]
 Jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dan mengalami denyut jantung yang tidak teratur, hubungi
bantuan medis.
5
Perkuat tulang dengan meningkatkan kadar kalsium. Gejala ringan hingga sedang umumnya dapat dirawat
dengan makan makanan yang tinggi kalsium. Anda juga dapat menambah vitamin D, vitamin yang
meningkatkan cara tubuh menggunakan kalsium, dengan berdiri di bawah sinar matahari sebelum jam 8
pagi selama 30 menit. Berdiri di bawah sinar matahari tanpa perlindungan setelah jam 8 pagi dapat menimbulkan
masalah kesehatan sendiri. Anda juga dapat meminum suplemen vitamin D. Jika mengalami kram, regangkan otot
yang kram itu dan pijat otot Anda.

Makanan kaya kalsium: Susu, yoghurt, keju, brokoli, okra, kacang merah, kacang arab, hazelnut,
[8]
salmon, dan nasi putih.
 Jika Anda mengalami denyut jantung yang tidak teratur dan gejala berat lainnya, hubungi ambulans.

6
Kurangi jumlah kalsium dalam tubuh Anda. Jika Anda baru mengalami gejala ringan, Anda harus minum
banyak air dan makan makanan kaya serat untuk membantu mengatasi sembelit yang mungkin Anda alami.
Anda harus menghindari makanan yang mengandung banyak kalsium. Peningkatan kadar kalsium umumnya
disebabkan oleh hiperparatiroidisme, yang harus dirawat sebelum Anda dapat menurunkan kadar kalsium.
Bicaralah dengan dokter mengenai pilihan yang ada. [9]
 Jika kadar kalsium tinggi karena imobilisasi, dorong diri Anda untuk bergerak atau minta seseorang untuk
membantu Anda olahraga.

7
Tingkatkan jumlah magnesium Anda. Karena kadar magnesium rendah biasanya hanya terjadi pada
orang yang dirawat di rumah sakit, kebanyakan rumah sakit akan memberikan suplemen magnesium. Jika
Anda kebetulan mengalami rendahnya kadar magnesium di luar rumah sakit, belilah antasida yang
mengandung magnesium dan minum sesuai dengan petunjuk pada kotak kemasan. Anda juga bisa makan
makanan dengan kandungan magnesium tinggi. [10]
 Makanan kaya magnesium: Sayuran berdaun hijau, sesame seed, kacang brasil, almon, makerel, kacang

[11]
kedelai, quinoa, nasi merah, avokad, pisang, dan buah ara kering.

8
Turunkan kadar magnesium Anda. Langkah pertama adalah merehidrasi diri Anda. Anda juga harus
membatasi makanan tinggi magnesium yang dimakan. Jika Anda mengalami kulit kemerahan atau hangat,
pindahlah ke area sejuk atau letakkan kompres es ke bagian tubuh yang sangat panas.

Tips Jika kadar natrium, kalium, kalsium, atau magnesium Anda rendah, minum minuman kaya elektrolit seperti Gatorade
atau Powerade selalu merupakan ide bagus.
Peringatan Jika Anda mengalami salah satu gejala berat yang disebutkan dalam artikel ini, hubungi bantuan medis segera.

Sumber

1. Bishop, M.L, Fody, E.P., Schoeff, L.E. (2010). Clinical Chemistry Techniques, Principles, Correlations (6th Ed) (pp. 356-383).
Walnut Street, Philadelphia: Lippincott Williams and Wilkins.
2. http://www.medicinenet.com/electrolytes/article.htm
3. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000394.htm
4. Bishop, M.L, Fody, E.P., Schoeff, L.E. (2010). Clinical Chemistry Techniques, Principles, Correlations (6th Ed) (pp. 356-383).
Walnut Street, Philadelphia: Lippincott Williams and Wilkins.
5. http://www.healthaliciousness.com/articles/what-foods-high-natrium.php
6. http://www.healthaliciousness.com/articles/food-sources-of-potassium.php
7. https://www.clinicalkey.com/topics/nephrology/hypokalemia.html
8. http://www.iofbonehealth.org/calcium-rich-foods
9. http://www.medicinenet.com/electrolytes/article.htm
10. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000394.htm
11. http://www.healthaliciousness.com/articles/foods-high-in-magnesium.php