Anda di halaman 1dari 6

2.

1 Embriologi Jantung

Pertengahan minggu ke-3:


Sel-sel lapisan mesoderm splanknik pada mudigah presomit lanjut diinduksi oleh endoderm
di bawahnya membentuk angioblas

Angiokista

Menyebar dari lateral ke arah kepala  horse-shoe shaped  cardiogenic field

Melipat ke arah sefalokaudal dan lateral

Heart tube/tabung jantung

Menonjol ke arah perikardium  membentuk 3 lapisan

Tabung terus memanjang dan membengkok  hari ke-23  rongga jantung dibarengi
dengan perkembangan sinus venosus (minggu ke-4)

Hari ke-27-37: pembentukan sistem


Pembentukan sekat konduksi jantung

Akhir minggu ke-4

Sekat dlm atrium komunis sekat di kanalis sekat di dlm ventrikel


Atrioventrikularis

Diferensiasi atrium katup-katup atrioventrikular katup-katup semilunar

Akhir minggu ke-5:


Sekat pada trunkus arteriosus dan konus kordis

PEMBENTUKAN SISTEM KONDUKSI JANTUNG

 Pada permulaan, pacu jantung terletak di bagian kaudal tabung jantung kiri.

 Kemudian, sinus venosus mengambil alih fungsi ini dan karena sinus menjadi satu

dengan atrium kanan  jaringan pacu terletak di dekat muara vena kava superior

 nodus sinuartrial.
 Nodus dan berkas (berkas His) atrioventrikularis berasal dari dua sumber:

- sel-sel di dinding kiri sinus venosus

- sel-sel di kanalis atrioventrikularis

 begitu sinus venosus bergabung dengan atrium kanan  sel-sel ini terletak pada

kedudukan akhirnya di dasar sekat atrium.


PEREDARAN DARAH JANIN

Sebelum lahir: 80% darah dari plasenta jenuh dengan O2 dialirkan kembali ke janin

v. umbilikalis
mendekati hati

sebagian besar: duktus venosus, sebagian kecil: sinusoid hati


(yang memiliki mekanisme sfingter  terletak di
dekat tempat masuknya v. umbilikalis, mengatur bercampur dengan darah dari
aliran darah v. umbilikalis melalui sinusoid hati, sirkulasi portal
diduga menutup apabila aliran balik vena terlampau
tinggi (karena kontraksi uterus) sehingga dapat v. porta
mencegah pembebanan jantung yang tiba-tiba)
memintas dari hati
v. kava inferior

bercampur dengan darah yang tidak mengandung O2

yang kembali dari anggota badan bawah

atrium kanan

diarahkan oleh katup v. kava inf

foramen ovale

sebagian besar: atrium kiri sebagian kecil: dihambat tepi bawah

septum sekundum  krista dividens

bercampur dengan sedikit darah yang

kembali dari paru-paru tetap di atrium kanan

ventrikel kiri bercampur dengan darah desaturasi


yang kembali dari bagian kepala dan

aorta asenden lengan melalui v. kava superior

a. koronaria dan a. karotis (cabang pertama

aorta asenden)

otot jantung dan otak

ventrikel kanan

trunkus pulmonalis

tahanan di dalam pembuluh pulmonal


selama masa janin tinggi

sebagian besar mengalir ke duktus


arteriosus

aorta desenden

bercampur dengan darah dari aorta


proksimal

menuju ke plasenta melalui kedua aa.


umbilikalis
(kejenuhan O2 = 58%)
PERUBAHAN-PERUBAHAN PADA SAAT LAHIR

1) penutupan aa. umbilicales terjadi karena kontraksi otot polos di dinding pembuluh

darah tersebut dan mungkin disebabkan oleh rangsangan termik dan mekanik serta

perubahan kadar oksigen. Secara fisiologis, kedua pembuluh ini menutup beberapa

menit setelah lahir. Tetapi, penutupan lumen yang sesungguhnya karena proliferasi

jaringan fibrotik dapat memakan waktu antara 2-3 bulan. Bagian distal aa. umbilicales

kemudian membentuk ligamenta umbilicales media, sedangkan bagian

proksimalnya tetap terbuka sebagai aa vesicales superiores.

2) Penutupan vena umbilikalis dan duktus venosus terjadi segera setelah penutupan

aa. umbilicales. Setelah terjadi obliterasi, v. umbilikalis  ligamentum teres

hepatis, sedangkan duktus venosus  ligamentum venosum.

3) Penutupan duktus arteriosus oleh kontraksi otot-otot di dindingnya terjadi sesaat

setelah lahir dan mungkin diperantarai oleh bradikinin. Penutupan lengkap secara

anatomik karena proliferasi tunika intima, diperkirakan memakan waktu antara 1-3

bulan. Pada orang dewasa, duktus arteriosus yang telah menutup menjadi

ligamentum arteriosum.

4) Penutupan foramen ovale disebabkan meningkatnya tekanan di dalam atrium kiri

yang disertai penurunan tekanan di atrium kanan. Bersamaan dengan tarikan nafas

yang pertama, septum primum ditekan melekat ke septum sekundum. Penempelan

yang terus menerus berangsur-angsur akan mendorong bersatunya kedua sekat dalam

waktu kira-kira 1 tahun.


Sumber: embriologi kedokteran langman edisi 7

2.2 Anatomi Jantung

 Heart = Cardia = Jantung

 Bentuk : blunt cone

 Ukuran : umumnya sebesar kepalan tangan pemiliknya; atau rata-rata berukuran

p=12cm, l=9cm dan berat pada dewasa pria=250-390g sedangkan pada dewasa

wanita=200-275g.

 Lokasi : pada mediastinum tengah (middle mediastinum) di thoracic cavity, dengan

2/3 bagian berada disebelah kiri dari midline.