Anda di halaman 1dari 5

I.

Pembahasan

2.1. Definisi
Thread dalam sistem operasi dapat diartikan sebagai sekumpulan perintah
(instruksi) yang dapat dilaksanakan (dieksekusi) secara sejajar dengan ulir lainnya,
dengan menggunakan cara time slice (ketika satu CPU melakukan perpindahan
antara satu ulir ke ulir lainnya) atau multiprocess (ketika ulir-ulir tersebut
dilaksanakan oleh CPU yang berbeda dalam satu sistem).
Ulir sebenarnya mirip dengan proses, tapi cara berbagi sumber daya antara proses
dengan ulir sangat berbeda. Multiplethread dapat dilaksanakan secara sejajar pada
sistem komputer. Secara umum multithreading melakukan time-slicing (sama
dengan time-division multipleks), di mana sebuah CPU bekerja pada ulir yang
berbeda, di mana suatu kasus ditangani tidak sepenuhnya secara serempak, untuk
CPU tunggal pada dasarnya benar-benar melakukan sebuah pekerjaan pada satu
waktu.
Thread saling berbagi bagian program, bagian data dan sumber daya sistem operasi
dengan thread lain yang mengacu pada proses yang sama. Thread terdiri atas ID
thread, program counter, himpunan register, dan stack. Dengan banyak kontrol
thread proses dapat melakukan lebih dari satu pekerjaan pada waktu yang sama.
2.2. Jenis-Jenis Proses Thread
Pada proses thread terdapat dua jenis thread, yaitu:
a. Single Thread Process
Sebuah proses tradisional atau heavyweight process mempunyai single thread
yang berfungsi sebagai pengendali. Dapat diartikan sebagai proses yang bekerja secara
berurutan sesuai dengan urutan masing-masing thread (terstruktur) dan hanya
mengerjakan satu tugas dalam satu waktu. Di bawah ini merupakan gambar single
thread.

Gambar 2.1. Single Thread


b. Multithread Process
Merupakan satu atau beberapa thread yang dijalankan secara bersamaan
(multiproses), dimana masing-masing thread tersebut dijalankan pada jalur masing-
masing. Setiap thread pada multithread menjalankan kode atau script program secara
berurutan. Multithread dapat diartikan juga sebagai suatu proses dengan thread
banyak dapat mengerjakan lebih dari satu tugas pada satu satuan waktu.
Multithread sering pula disebut dengan multiproses atau multitasking pada
sistem operasi. Gambar multithread ditunjukkan pada gambar 2.2.

Gambar 2.2. Multitread

Banyak perangkat lunak yang berjalan pada PC modern dirancang secara


multithreading. Sebuah aplikasi biasanya diimplementasi sebagai proses yang
terpisah dengan beberapa thread yang berfungsi sebagai pengendali. Contohnya
sebuah web browser mempunyai thread untuk menampilkan gambar atau tulisan
sedangkan thread yang lain berfungsi sebagai penerima data dari network.
Kadang kala ada situasi dimana sebuah aplikasi diperlukan untuk menjalankan
beberapa tugas yang serupa. Sebagai contohnya sebuah web server dapat mempunyai
ratusan klien yang mengaksesnya secara concurrent. Kalau web server berjalan
sebagai proses yang hanya mempunyai single thread maka ia hanya dapat melayani
satu klien pada pada satu satuan waktu.
Bila ada klien lain yang ingin mengajukan permintaan maka ia harus
menunggu sampai klien sebelumnya selesai dilayani. Solusinya adalah dengan
membuat web server menjadi multithreading. Dengan ini maka sebuah web server
akan membuat thread yang akan mendengar permintaan klien, ketika permintaan lain
diajukan maka web server akan menciptakan thread lain yang akan melayani
permintaan tersebut.

2.3. Model
Beberapa terminologi yang akan di bahas , yaitu :
a. User (pengguna) thread
User thread didukung di atas kernel dan diimplementasi oleh thread library
pada user level. Library menyediakan fasilitas untuk pembuatan thread,
penjadualan thread, dan managemen thread tanpa dukungan dari kernel.
Adapun kelemahannya yang dialami yaitu apabila kernelnya merupakan
thread tunggal maka apabila salah satu user-level thread menjalankan blocking
system call maka akan mengakibatkan seluruh proses diblok walau pun ada thread
lain yang dapat jalan dalam aplikasi tersebut
b. Kernel tread
Kernel thread didukung langsung oleh sistem operasi. Pembuatan,
penjadualan, dan managemen thread dilakukan oleh kernel pada kernel space.
Pembuatan dan pengaturan kernel thread lebih lambat dibandingkan user thread.
Keuntungannya adalah jika sebuah thread menjalankan blocking system
call maka kernel dapat menjadualkan thread lain di aplikasi untuk melakukan
eksekusi. Pada lingkungan multiprocessor, kernel dapat menjadual thread-thread
pada processor yang berbeda. Contoh sistem operasi yang mendukung kernel
thread adalah Windows NT, Solaris, Digital UNIX.

2.3.1. Berdasarkan Pemetaan Thread


Model multithreading berdasarkan dengan pemetaan dibedakan menjadi tiga
bagian, yaitu:
a. Many to One
Model ini memetakan beberapa thread tingkatan user ke sebuah thread tingkatan
kernel. Pengaturan thread dilakukan dalam ruang user sehingga efisien.
Hanya satu thread user yang dapat mengakses thread kernel pada satu saat.
Jadi Multiple thread tidak dapat berjalan secara paralel pada multiprosesor. Contoh
dari many to one adalah Solaris Green Threads dan GNU Portable Threads. Model
Many to One ditunjukkan pada gambar 2.3.

Gambar 2.3. Many to One

Contoh: Solaris Green Threads dan GNU Portable Threads.

b. One to One
Model ini memetakan setiap thread tingkatan user ke setiap thread. One to One
menyediakan lebih banyak concurrency dibandingkan model Many to One.
Keuntungannya sama dengan keuntungan thread kernel. Kelemahan model ini
ialah setiap pembuatan thread user memerlukan tambahan thread kernel. Karena
itu, jika mengimplementasikan sistem ini maka akan menurunkan kinerja dari
sebuah aplikasi sehingga biasanya jumlah thread dibatasi dalam sistem. Adapun
contoh dari one to one, yaitu Windows NT/XP/2000, Linux, Solaris 9. Gambar 2.4.
menunjukkan model One to One.
Gambar 2.4. One to One

Contoh: Windows NT/XP/2000 , Linux, Solaris 9.

c. Many to Many
Model ini memultipleks banyak thread tingkatan user ke thread kernel yang
jumlahnya sedikit atau sama dengan tingkatan user. Model ini mengizinkan
developer membuat thread sebanyak yang developer inginkan tetapi concurrency
tidak dapat diperoleh karena hanya satu thread yang dapat dijadwalkan oleh kernel
pada suatu waktu. Keuntungan dari sistem ini ialah kernel thread yang
bersangkutan dapat berjalan secara paralel pada multiprosessor. Model Many to
Many ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

Gambar 2.5. Many to Many

Contoh: Solaris, IRIX, dan Digital UNIX.

2.4. Keuntungan Thread


Terdapat empat keuntungan utama dari program yang multithreading, yaitu
sebagai berikut:
a. Responsiveness
Membuat aplikasi yang interaktif menjadi multithreading dapat membuat sebuah
program terus berjalan meski pun sebagian dari program tersebut diblok atau
melakukan operasi yang panjang, karena itu dapat meningkatkan respons kepada
user. Sebagai contohnya dalam web browser yang multithreading, sebuah thread
dapat melayani permintaan user sementara thread lain berusaha menampilkan image.
b. Resource sharing
Thread berbagi memori dan sumber daya dengan thread lain yang dimiliki oleh
proses yang sama. Keuntungan dari berbagi kode adalah mengizinkan sebuah
aplikasi untuk mempunyai beberapa thread yang berbeda dalam lokasi memori yang
sama.
c. Economy
Dalam pembuatan sebuah proses banyak dibutuhkan pengalokasian memori
dan sumber daya. Alternatifnya adalah dengan useran thread, karena thread berbagi
memori dan sumber daya proses yang memilikinya maka akan lebih ekonomis
untuk membuat dan context switch thread. Akan sulit untuk mengukur
perbedaan waktu antara proses dan thread dalam hal pembuatan dan pengaturan,
tetapi secara umum pembuatan dan pengaturan proses lebih lama dibandingkan
thread. Pada Solaris, pembuatan proses lebih lama 30 kali dibandingkan pembuatan
thread, dan context switch proses 5 kali lebih lama dibandingkan context switch
thread.
d. Utilization of multiprocessor architectures
Keuntungan dari multithreading dapat sangat meningkat pada arsitektur
multiprocessor, dimana setiap thread dapat berjalan secara pararel di atas processor
yang berbeda. Pada arsitektur processor tunggal, CPU menjalankan setiap thread
secara bergantian tetapi hal ini berlangsung sangat cepat sehingga menciptakan
ilusi pararel, tetapi pada kenyataannya hanya satu thread yang dijalankan CPU
pada satu-satuan waktu (satu-satuan waktu pada CPU biasa disebut time slice atau
quantum).

II. Kesimpulan
Thread adalah sebuah alur kontrol dari sebuah proses. Thread terbagi menjadi dua jenis
yaitu Single Thread dan Multithread. Dilihat dari kegunaannya multithread adalah thread
yang paling banyak dipakai akhir-akhir ini. Suatu proses yang multithreaded mengandung
beberapa perbedaan alur kontrol dengan ruang alamat yang sama. Keuntungan dari
multithreaded meliputi peningkatan respon dari user, pembagian sumber daya proses,
ekonomis, dan kemampuan untuk mengambil keuntungan dari arsitektur multiprosesor.
User level thread adalah thread yang tampak oleh programmer dan tidak diketahui oleh
kernel. User level thread secara tipikal dikelola oleh sebuah library thread di ruang user.
Secara umum, user level thread lebih cepat dalam pembuatan dan pengelolaan dari pada
kernel thread. Ada tiga perbedaan tipe dari model yang berhubungan dengan user dan
kernel thread.

 Model many to one: memetakan beberapa user level thread hanya ke satu buah
kernel thread.
 Model one to one: memetakan setiap user thread ke dalam satu kernel thread.
berakhir.
 Model many to many: mengizinkan pengembang untuk membuat user thread
sebanyak mungkin, konkurensi tidak dapat tercapai karena hanya satu thread
yang dapat dijadualkan oleh kernel dalam satu waktu. yang berjalan. Perbedaan
API untuk mengelola thread seringkali mengganti keadaan thread itu sendiri.