Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

TANDA – TANDA KEHAMILAN


UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH KEPERAWATAN
MATERNITAS
yang dibina oleh ibu Nurul Hayati, S.Kep. Ners., M.M

oleh :
Kelompok 4
1. Achmad Fauzy (01/2A)
2. Aprilia nimatus sholikha (06/2A)
3. Cindy Silvia Putri (09/2A)
4. Diyah Ika Damayanti (12/2A)
5. Fariez Setiawan (14/2A)
6. Ghoziatur Rodhiyah (18/2A)
7. Mareta Suminar Cahyani (24/2A)
8. Nurinda Fitra Ayu Lestari (34/2A)
9. Winda Prastyaningtiyas R.P (46/2A)

Tingkat 2A

DINAS KESEHATAN
UNIVERSITAS JEMBER KAMPUS 3 LUMAJANG
Jalan Brigjend Katamso, Lumajang 67312 Telepon/Fax (0334)882262, 885920
Web: www.akper-lumajang.ac.id
Februari 2018
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha pengasih lagi Maha panyayang,
dipanjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat,
hidayah, dan inayah-Nya, sehingga makalah tentang “Tanda – Tanda Kehamilan” dapat
diselesaikan.
Makalah ini telah disusun dengan semaksimal mungkin dan mendapatkan bantuan dari
berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu
disampaikan banyak terima kasih kepada ibu Nurul Hayati, S.Kep. Ners., M.M selaku
dosen mata kuliah Keperawatan Maternitas DIII Keperawatan Universitas Jember yang
telah memberi tugas mengenai “Tanda – Tanda Kehamilan”.dan kepada semua pihak
yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, tentu masih ada kekurangan baik dari segi susunan
kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu diharapkan saran dan kritik dari
pembaca agar dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata diharapkan semoga makalah tentang “Tanda – Tanda Kehamilan” ini,
dapat memberikan manfaat terhadap pembaca, mahasiswa khususnya.

Lumajang, 9 Februari 2018

Penyun

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.........................................................................................................................ii

DAFTAR ISI...................................................................................................................................iii

BAB 1............................................................................................................................................5

PENDAHULUAN............................................................................................................................5

1.2 Rumusan Masalah............................................................................................................5

1.2.1 Apakah pengertian kehamilan ?...................................................................................5

1.2.2 Apakah tanda – tanda kehamilan ?...............................................................................5

1.2.3 Apa saja diagnose banding kehamilan ?.......................................................................5

1.3 Tujuan.....................................................................................................................................5

1.4 Manfaat Penulisan.................................................................................................................6

BAB 2............................................................................................................................................7

2.1 TINJAUAN TEORI...........................................................................................................7

2.1.1 Kehamilan.............................................................................................................7

2.1.2 Tanda – tanda kehamilan......................................................................................7

2.1.3 Diagnosa banding kehamilan..............................................................................11

BAB 3..........................................................................................................................................12

3.1 Kesimpulan.......................................................................................................................12

3.2 Saran.................................................................................................................................12

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................................13

iii
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

kehamilan merupakan proses fisiologis yang memberikan perubahan pada ibu


maupun lingkungannya dengan adanya kehamilan maka seluruh system genetalia
wanita mengalami perubahan yang mendasar untuk mendukung perkembangan dan
pertumbuhan janin dalam rahim selama proses kehamilan berlangsung.

Kehamilan merupakan suatu peristiwea yang penting dalam kehidupan seorang


wanita dan keluarga pada umumnya, walupun perubahan besar akan terjadi kepada
semua orang terutama wanita pada awalnya bagi sebagian iobu hamil untuk pertama
kalinya mengalami periode syok, menyangkal, kebingungan, serta tidak terima atas apa
yang terjadi. Persepsi setiap wanita saat dia mengetahui akan kehamilan tersebut, yang
ada dalam pikirannya bahwa kehamilan merupakan suatu penyakit.

Oleh karena itu, berbagai dukungan dan bantuan sangat penting dibutuhkna bagi
seorang ibu untuk mendukung selama kehamilannya. (Hutahaean, 2013)

1.2 Rumusan Masalah


1.2.1 Apakah pengertian kehamilan ?
1.2.2 Apakah tanda – tanda kehamilan ?
1.2.3 Apa saja diagnose banding kehamilan ?
1.3 Tujuan
1.3.1. Tujuan Umum
1.3.1.1 Untuk mengetahui Tanda – Tanda Kehamilan
1.3.2. Tujuan Khusus
1.3.2.1 Untuk mengetahui definisi kehamilan.
1.3.2.2.Untuk mengetahui Tanda – Tanda Kehamilan.
1.3.2.3 Untuk mengetahui diagnosa banding.

4
1.4 Manfaat Penulisan
1.4.1 Bagi Penyusun Selanjutnya

Sebagai sumber referensi dan bahan perbandingan bagi penyusun selanjutnya


dalam melakukan penyusunan yang serupa tentang Tanda – Tanda Kehamilan.

1.4.2 Bagi Penulis

Sebagai panduan untuk meningkatkan pelayanan keperawatan dalam dunia kerja


khususnya dalam pemberian asuhan keperawatan maternitas pada ibu hamil.

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 TINJAUAN TEORI

2.1.1 Kehamilan

a. Pengertian Kehamilan

5
Kehamilan adalah suatu anugrah dari Tuhan yang perlu
mendapatkan perhatian dan dukungan dari seluruh anggota keluarga.
Dan dari pertemuan sperma dan sel telur. Dalam prosesnya, perjalanan
sperma untuk menemui sel telur (ovum) betul-betul penuh perjuangan.
Kehamilan didefinisikan juga sebagai fertilisasi atau penyatuan dari
spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi.
Pertumbuhan dan perkembangan janin intra uterine mulai
sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan.
Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin.
Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7
hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir. Kehamilan dibagi dalam
3 triwulan, yaitu triwulan pertama dimulai dari konsepsi sampai 3
bulan, triwulan kedua dari bulan keempat sampai 6 bulan, triwulan
ketiga dari bulan ke-7 sampai 9 bulan.

2.1.2 Tanda – tanda kehamilan

Tanda kehamilan menurut Prawiroharjo (2008) dibagi menjadi 3


bagian, yaitu:

1. Tanda tidak pasti kehamilan


a. Amenorea (tidak dapat haid)
Gejala ini sangat penting karena umumnya wanita hamil tidak
dapat haid lagi. Dengan diketahuinya tanggal hari pertama
haid terakhir supaya dapat ditaksir umur kehamilan dan
taksiran tanggal persalinan akan terjadi, dengan
memakai rumus Neagie: HT – 3 (bulan + 7).
b. Mual dan muntah
Biasa terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan hingga
akhir triwulan pertama. Sering terjadi pada pagi hari
disebut “morning sickness”.
c. Mengidam (ingin makanan khusus)
Sering terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan, akan
tetapi menghilang dengan makin tuanya kehamilan.
d. Pingsan

6
Bila berada pada tempat-tempat ramai yang sesak dan padat.
Biasanya hilang sesudah kehamilan 16 minggu.
e. Anoreksia (tidak ada selera makan)
Hanya berlangsung pada triwulan pertama kehamilan, tetapi
setelah itu nafsu makan timbul lagi.
f. Mamae menjadi tegang dan membesar.
Keadaan ini disebabkan pengaruh hormon estrogen dan
progesteron yang merangsang duktus dan alveoli payudara.
g. Miksi sering
Sering buang air kecil disebabkan karena kandung kemih
tertekan oleh uterus yang mulai membesar. Gejala ini akan
hilang pada triwulan kedua kehamilan. Pada akhir kehamilan,
gejala ini kembali karena kandung kemih ditekan oleh kepala
janin.
h. Konstipasi atau obstipasi
Ini terjadi karena tonus otot usus menurun yang
disebabkan oleh pengaruh hormon steroid yang dapat
menyebabkan kesulitan untuk buang air besar.
i. Pigmentasi (perubahan warna kulit)
Pada areola mamae, genital, cloasma, linea alba yang
berwarna lebih tegas, melebar dan bertambah gelap terdapat
pada perut bagian bawah.
j. Epulis
Suatu hipertrofi papilla ginggivae (gusi berdarah). Sering
terjadi pada triwulan pertama.
k. Varises (pemekaran vena-vena)
Karena pengaruh dari hormon estrogen dan progesteron
terjadi penampakan pembuluh darah vena. Penampakan
pembuluh darah itu terjadi disekitar genetalia eksterna, kaki
dan betis, dan payudara.
2. Tanda kemungkinan kehamilan
a. Perut membesar
Setelah kehamilan 14 minggu, rahim dapat diraba dari luar
dan mulai pembesaran perut.
b. Uterus membesar

7
Terjadi perubahan dalam bentuk, besar, dan konsistensi dari
rahim. Pada pemeriksaan dalam dapat diraba bahwa uterus
membesar dan bentuknya makin lama makin bundar.
c. Tanda Hegar
Konsistensi rahim dalam kehamilan berubah menjadi lunak,
terutama daerah ismus. Pada minggu-minggu pertama ismus
uteri mengalami hipertrofi seperti korpus uteri. Hipertrofi
ismus pada triwulan pertama mengakibatkan ismus menjadi
panjang dan lebih lunak.
d. Tanda Chadwick
Perubahan warna menjadi kebiruan atau keunguan pada vulva,
vagina, dan serviks. Perubahan warna ini disebabkan oleh
pengaruh hormon estrogen.

e. Tanda Piscaseck
Uterus mengalami pembesaran, kadang–kadang pembesaran
tidak rata tetapi di daerah telur bernidasi lebih
cepat tumbuhnya. Hal ini menyebabkan uterus membesar
ke salah satu jurusan hingga menonjol jelas ke jurusan
pembesaran.
f. Tanda Braxton-Hicks
Bila uterus dirangsang mudah berkontraksi. Tanda khas untuk
uterus dalam masa hamil. Pada keadaan uterus yang
membesar tetapi tidak ada kehamilan misalnya pada mioma
uteri, tanda Braxton-Hicks tidak ditemukan.
g. Teraba ballotemen
Merupakan fenomena bandul atau pantulan balik. Ini
adalah tanda adanya janin di dalam uterus.
h. Reaksi kehamilan positif
Cara khas yang dipakai dengan menentukan adanya human
chorionic gonadotropin pada kehamilan muda adalah air
kencing pertama pada pagi hari. Dengan tes ini
dapat membantu menentukan diagnosa kehamilan sedini
mungkin.
3. Tanda pasti kehamilan

8
a. Gerakan janin yang dapat dilihat, dirasa atau diraba,
juga bagian-bagian janin.
b. Denyut jantung janin
1. Didengar dengan stetoskop-monoral Laennec
2. Dicatat dan didengar dengan alat doppler
3. Dicatat dengan feto-elektro kardiogram
4. Dilihat pada ultrasonograf.
c. Terlihat tulang-tulang janin dalam foto-rontgen

2.1.3 Diagnosa banding kehamilan

Diagnosa banding kehamilan menurut (Manuaba, 2007)meliputi:


1. Hamil palsu
Dijumpai tanda dugaan hamil, tetapi dengan pemeriksaan alat
canggih dan tes biologis tidak menunjukkan kehamilan.
2. Tumor kandungan atau mioma uteri
Terdapat pembesaran rahim tetapi tidak disertai tanda hamil,
bentuk pembesaran tidak merata dan perdarahan banyak saat
menstruasi.
3. Kista ovarium
Terjadi pembesaran perut tetapi tidak disertai tanda hamil, datang
bulan terus berlangsung, lamanya perbesaran perut dapat melampaui
umur kehamilan, dan pemeriksaan tes biologis kehamilan dengan
tes negatif.
4. Hematometra
Terlambat datang bulan dapat melampaui umur kehamilan, perut
terasa sakit setiap bulan, terjadi tumpukan darah dalam rahim, tanda
dan pemeriksaan hamil tidak menunjukkan hasil yang positif.
5. Kandung kemih yang penuh
Dengan melakukan kateterisasi, maka pembesaran perut akan
menghilang.

9
BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

berdasarkan memaparan teori diatas dapat di simpulkan sebagai berikut :


1. Kehamilan adalah suatu anugrah dari Tuhan yang perlu mendapatkan perhatian
dan dukungan dari seluruh anggota keluarga. Dan dari pertemuan sperma dan
sel telur. Dalam prosesnya, perjalanan sperma untuk menemui sel telur (ovum)
betul-betul penuh perjuangan. Kehamilan didefinisikan juga sebagai fertilisasi
atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau
implantasi. Pertumbuhan dan perkembangan janin intra uterine mulai
sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan.
2. Tanda – tanda kehamilan dibagi 3 yaitu tanda tidak pasti, tanda kemungkinan
kehamilan dan tanda pasti kehamilan.

3.2 Saran

Dengan adanya pembahasan mengenai tanda – tanda kehamilan ini, diharapkan


pada semua calon perawat maupun perawat dapat memahami tentang konsep
keperawatan maternitas terutama mengenai tanda – tanda kehamilan pada ibu hamil.

10
DAFTAR PUSTAKA

Hutahaean, S., 2013. Keperawatan Antenatal. Jakarta: Salemba Medika.

Manuaba, I.B.G., 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: EGC.

Vivian Nanny Lia Dewi Tri Sunarsi , 2011. Asuhan Kehamilan Untuk Kebidanan.
Jakarta: Salemba Medika.

Wahyu Purwaningsih, S.kep Siti Fatmawati, S.kep., Ners., 2010. Asuhan Keperawatan
Maternitas. Yogyakarta : Nuha Medika.

11