Anda di halaman 1dari 2

Nilai Paraf

PENILAIAN HARIAN KE – 3 BAHASA INDONESIA


SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2018 / 2019

Nama : Hari/Tanggal : Selasa, 6-11-2018


Kelas / No : IV /

A. Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar!

Bacalah teks berikut ini dengan cermat untuk menjawab soal nomor 1-5!

Liburan yang Menyenangkan

Pada libur kenaikan kelas aku diajak oleh orang tuaku berlibur ke rumah kakek di desa.
Kata ibuku, desa kakek itu terletak di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Aku sangat
senang karena aku belum pernah ke rumah kakek.
Kakek menerima kedatanganku dengan gembira. Kakek memelukku dengan sangat
erat. Nenekku sudah meninggal sehingga kakek tinggal sendiri di rumahnya. Kadang-kadang
kakek ditemani pamanku yang tinggal dekat rumah kakek.
Pekerjaan kakek adalah berpetani padi. Kakek menghasilkan beras berton-ton tiap
tahunnya. Pada saat aku berlibur ke rumah kakek, tanaman padi kakek hampir menguning.
Suatu sore aku melihat kakek membawa kaleng bekas dan tali menuju sawah. Aku
menemui kakek dan bertanya untuk apa kaleng itu. Kata kakek kaleng itu akan digunakan
untuk menakuti burung. Aku masih bingung dengan penjelasan kakek. Lalu kakek mengajakku
ke sawah untuk memasang kaleng itu. Sesampainya di sawah, aku dan kakek menuju gubuk
kecil. Kata kakek gubuk itu disebut saung.
Kakek mengikatkan tali pada tiang saung, lalu membentangkan tali dan
mengikatkannya pada tiang di pinggir sawah. Beberapa kaleng diikatkan pada tengah-tengah
tali. Kakek membentangkan dua tali pada tiang yang berbeda. Setelah selesai kakek dan aku
duduk di saung. Lalu aku melihat ada beberapa burung yang mematuki bulir-bulir padi. Kakek
menyuruhku menarik tali yang tadi diikatkan pada tiang. Saat kutarik bunyi-bunyian
terdengar. Bunyi itu berasal dari kaleng-kaleng yang diikat pada tali yang kutarik. Kulihat
burung-burung itu beterbangan ketakutan. Aku jadi mengerti maksud kakek memasang tali
dan kaleng itu.
Aku senang sekali berlibur di rumah kakek. Hampir setiap hari aku ikut kakek ke
sawah. Aku senang mendengar suara kaleng yang berbunyi karena ditarik talinya. Kadang kala
aku menariknya terus meski tidak ada burung yang datang. Orang-orang yang lewat di
pematang sawah hanya tersenyum melihat perilakuku.

1. Latar cerita di atas adalah di . . .


a. Lapangan c. Taman
b. Sawah d. Kebun
2. Tokoh yang terdapat dalam cerita yaitu . . .
a. Aku, kakek, dan ibu
b. Aku, kakek, nenek, dan paman
c. Aku, kakek, dan nenek
d. Aku, ibu, kakek, nenek , dan paman
3. Saung adalah sebutan lain dari . . .
a. Tiang c. Kaleng
b. Gubuk d. Tali
4. Watak tokoh kakek pada cerita adalah . . .
a. Penyendiri c. Pemarah
b. Penyayang d. Cerdik
5. Watak tokoh aku dalam cerita adalah . . .
a. Bersemangat dan menyukai pengalaman baru
b. Egois dan tidak suka dengan pengalaman baru
c. Pendiam dan suka murung
d. Penuh semangat dan keras kepala

B. Isilah titik – titik berikut ini dengan jawaban yang tepat!

6. Tempat suatu cerita/kejadian terjadi disebut . . .


7. Sifat-sifat atau karakter para tokoh disebut . . .
8. Cerita yang hanya menceritakan suatu peristiwa dan disajikan dengan singkat disebut . . .
9. Marcellino berkata, “besok sore jangan lupa datang ke acara ulangtahunku ya!”
Kalimat di atas merupakan contoh kalimat . . .
10. Bayu berkata bahwa ia tidak dapat ikut ke acara ulang tahun karena harus menghadiri
acara keluarganya.
Kalimat di atas merupakan contoh kalimat . . .
11. Paman mengatakan bahwa kami pulang secepatnya karena sebentar lagi turun hujan.
Kalimat di atas merupakan contoh kalimat . . .
12. Bacalah teks fiksi berikut:
Ibu mengatakan kepada kami bahwa sebagai saudara kami harus saling menyayangi,
melindungi dan akur. Aku dan kedua adikku setuju dengan pernyataan ibu tersebut.
Namun tiba-tiba saja adikku yang paling kecil berkata “Ibu, akur itu apa?” Ibuku
tersenyum dan kemudian menjelaskan kepada adikku yang kecil.
Kosakata yang mengandung kalimat langsung terdapat pada kalimat . . .
C. Jawablah pertanyaan berikut dengan lengkap!
Baca dan pahamilah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 13 -16!
Menanam Padi
Keluarga Pak Wiryo adalah keluarga yang rukun. Mereka saling membantu dalam
bekerja. Hari ini keluarga Pak Wiryo pergi ke sawah. Mereka akan menanam padi. Pak
Wiryo dibantu Bu Wiryo dan kedua anaknya, yaitu Lina dan Teguh. Pak Wiryo dan Bu
Wiryo menyiapkan benih yang akan ditanam. Mereka mencabuti benih yang telah
disemaikan. Agar akarnya tidak putus mereka mencabuti dengan hati-hati. Benih yang
sudah dicabuti dibawa Teguh ke petak sawah yang akan ditanami. Setiap petak mendapat
sejumlah tumpukan benih.
Setelah selesai mencabuti benih, Pak Wiryo dan Bu Wiryo menanam benih
tersebut. Teguh juga tidak mau ketinggalan. Mereka menanam benih dengan cekatan.
Sambil berjalan mundur benih itu ditanamkan. Walaupun cuaca agak panas, mereka tetap
bersemangat menanam benih. Sementara itu, Lina menyiapkan minuman dan makanan
kecil di gubuk. Pukul 11.00 semua beristirahat di gubuk. Lina segera melayani bapak, ibu,
dan kakaknya. Mereka makan dengan lahap karena mereka terlihat sangat letih. Lina juga
ikut makan. Dalam sekejap, hidangan yang disediakan Lina habis. Setelah selesai makan
mereka beristirahat sebentar, kemudian kembali melanjutkan pekerjaan masing-masing.
Pak Wiryo, Bu Wiryo, dan Teguh kembali menanam benih padi sedangkan Lina
membersihkan peralatan makan.
13. Sebutkan tokoh dalam cerpen di atas!
14. Dimanakah latar cerpen Menanam Padi ?
15. Apa tugas Lina sebagai anak dalam cerpen Menanam Padi ?
16. Apa pesan yang di sampaikan dari cerpen Menanam Padi ?
17. Buatlah contoh kalimat langsung dan kalimat tidak langsung! (masing-masing 2 contoh)