Anda di halaman 1dari 2

Assalamualaikum Wr.

Wb

Alhamdulillahirobbil’alamin wabihinasta’in wa’ala umuriddunya waddin wa’ala alihi waashabihi


ajma’in amma ba’du.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kita kepada Allah SWT. Yang mana telah
memberikan rahmat yang begitu luar biasa kepada kita semua, berupa kesehatan jasmani dan
rohani, sehingga kita bisa berkumpul dalam acara ini dalam keadaan sehat walafiyat.

Sholawat beriring salam Allah tak lupa kita curah limpahkan kepada nabi besar Muhammad SAW.
Semoga kita diakui sebagai umatnya dan diberikan syafa’atnya diyaumul qiyamah amin.

Hadirin yang berbahagia...

Berdirinya saya disini akan membawakan pidato yang bertemakan “Anjuran untuk
berinfaq dijalan Allah SWT”.

Sesungguhnya Allah SWT. Menganjurkan kita semua untuk berinfaq dijalan-NYA. Allah mendorong
sekaligus menjanjikan kita harta yang berlipat ganda bagi yang berinfaq dijalan-NYA. Allah juga
mengancam dan memperingatkan akan perasaan Riya’, mengungkit pemberian, serta berinfaq
dari barang haram.

Seorang muslim sejati yang yakin akan hari akhir dan meyakini akan apa yang Allah
siapkan bagi orang yang berinfaq, saat mendengar ayat dan hadits tentang berinfaq, pasti ia akan
segera bersedekah, membantu orang-orang yang membutuhkan, dan menampakkan
ketulusannya.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT...

Uurkanlah bantuan kalian kepada mereka yang sedang membutuhkan ataupun kesusahan,
baik anak yatim, fakir miskin, janda, dan lain-lain. Masing-masing sesuai kemampuannya, dan Allah
SWT tidak akan menghilangkan pahala orang yang berbuat baik.

Allah SWT berfirman dalam Al-quran surah Al-Baqoroh ayat 267

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu
yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. (QS. Al-
Baqoroh:267).

Dengan adanya ayat ini aan memperkuat timbulnya sikap tolong-menolong dari seorang
muslim kepada muslim lainnya. Itulah keutamaan islam yang agung, islam tidak meninggalkan satu
bagian apapun dari perkara kebaikan melainkan ia menganjurkan dan memerintahkan kepadanya.
Oleh karena itu, islam juga membimbing kita untuk bersikap lemah lembut kepada fakir miskin dan
membantunya dari kesulitan.

Sebagaimana nabi SAW bersabda:

“kasihilah siapa saja yanf ada di muka bumi ini, niscaya engkau akan dikasihi oleh yang ada di
langit”.(HR. Hakim).
Demikian yang dapat saya sampaikan, midah-mudahkan bisa menjadi pelajaran bagi kita
semua. Dan apabila terdapat banyak kesalahan dan kekurangan saya mohon maaf yang sebesar-
besarnya dan kepada Allah saya memohon ampun. Saya akhiri, wallahulmuwafiq ila aqwamittoriq

Wassalamualaikum Wr. Wb