Anda di halaman 1dari 1

Melihat dan berada di toko emas saja, emas dapat mengakibatkan dampak pusing, mual, tidak enak

badan. Demikian disebutkan oleh Portal Kesehatan di doktersehat.com. Bagi penderita epilepsi,
penggunaan emas pada tubuhnya dapat merangsang timbulnya kejang. Sehingga ahli kesehatan
tidak menyarankan penggunaan emas bagi mereka. Majalah Wanita Genius Beauty menyebutkan,
emas dapat berdampak negatif karena merangsang sistem syaraf pada otak, dan hubungannya
dengan seluruh sistem saraf tubuh manusia, dan berdampak pada depresi penggunanya.
Penggunaan cincin emas pada jari dalam waktu lama juga dapat menyebabkan peradangan akar
syaraf, termasuk dampak risiko aterosklerosis, hipertensi, dan lesi pada usus 12 jari. Keluhan pada
bayi pun ditemukan oleh para dokter, termasuk ungkapan dari Dr. dr. Rini Sekartini (Ikatan Dokter
Anak Indonesia), seperti keluhan awal bermula dari iritasi dan gatal. Ahli fisika: atom pada emas
mampu menembus kulit, dan masuk ke darah manusia. Termasuk sindrom dengan apoptosis sel-sel
otak. Penelitian di China: Penggunaan emas dalam beberapa bulan pada pria, dapat memunculkan
beberapa senyawa dalam tubuhnya, beberapa miligram senyawa yang dihasilkan emas dapat
berisiko tinggi bagi testisnya sebagai tempat produksi sperma sehingga menjadikan kemandulan.
Mungkin ini juga alasan bagi sebagian kalangan yang mengharamkan penggunaan emas pada pria.
Tidak hanya pada manusia, zat yang mengandung merkuri ini juga mampu ber-efek pada hewan,
seperti disebutkan oleh Pusat Bioteknologi Amerika serikat. Emas juga terkait dengan
produksi radon, sebagai radio aktif dari zat tidak berwarna peluruhan uranium yang berbahaya.
Selain itu, Hal menarik, selain mampu menimbulkan percaya diri dan arogansi pada penggunanya,
Penggunaan emas sesaat pada titik-titik tertentu juga mampu menyembuhkan, namun dibutuhkan
orang-orang ahli syaraf dan kesehatan dibidangnya untuk melakukan hal tersebut. Dan masih
banyak penelitian lainnya Penulis temukan di internet. Mungkin penelitian online sederhana ini
dapat menjadi masukan dan diwaspadai oleh Pembaca. Penulis, Riset sederhana secara online Jack
Febrian Sumber : doktersehat.com, vemale.com, koran-sindo.com, bandungekspres.com,
toastmasters.org, acehselatan.com, carleton.edu, wikipedia.org, nih.gov, artikelkedokteran.com,
infogadis.com