Anda di halaman 1dari 4

DINAS KESEHATAN KOTA PALANGKA RAYA

UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT)


PUSKESMAS MARINA PERMAI
Jl. Marina Permai No. 65 Kel. Langkai, Kec. Pahandut Telp. (0536) 3241923, Palangka Raya
Email : upt.puskesmasmarinapermai@gmail.com

KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS MARINA PERMAI


NOMOR : 445 / / I-1/ UPT-MP /I/ 2018

TENTANG
PELAYANAN LABORATORIUM PUSKESMAS MARINA PERMAI

KEPALA UPT PUSKESMAS MARINA PERMAI,

Menimbang : a. bahwa untuk pelaksanaan pelayanan laboratorium Puskesmas Marina


Permai dapat menghasilkan hasil pemeriksaan yang tepat, maka perlu di
tetapkan kebijakan dan prosedur pelayanan laboratorium;
b. bahwa terdapat kebijakan dan prosedur spesifik untuk setiap jenis
pemeriksaan laboratotium;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana di maksud dalam huruf a dan
b, perlu menetapkan dengan Keputusan Kepala Puskesmas;

Mengingat : 1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang


Kesehatan;
2. Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah beberapa kali diubah
terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 70 tahun 2012;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan;
4. Keputusan Menteri Kesehatan No. 364/MENKES/SK/III/2003 tentang
Laboratorium Kesehatan;
5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 128/MENKES/SK/II/2004 tentang
Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat;
6. Keputusan Menteri Kesehatan No. 1764/MENKES/SK/XII/2005 tentang
Pedoman Jejaring Pelayanan Labortorium Kesehatan;
7. Pedoman Manajemen Puskesmas sebagai tindak lanjut dari Keputusan
Menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 128 MENKES/SK/II/2004
tentang kebijakan dasar Puskesmas;

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS MARINA PERMAI TENTANG


PELAYANAN LABORATORIUM PUSKESMAS MARINA PERMAI.
Kesatu : Kebijakan pelayanan laboratorium Puskesmas marina permai sebagaimana tercantum
dalam lampiran yang terlampir dalam keputusan ini.
Kedua : Kebijakan ini berlaku sejak tanggal di terbitkan dan di lakukan evaluasi setiap
tahunnya.
Ketiga : Apabila hasil evaluasi mensyaratkan adanya perubahan dan perbaikan, maka akan
dilakukan perubahan dan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Palangka Raya


Pada Tanggal, 15 Januari 2018
Plh. Kepala UPT Puskesmas Marina Permai

RIDUAN
LAMPIRAN
KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS
MARINA PERMAI
NOMOR : 445/ /I-1/UPT-MP/I/2018
TENTANG PELAYANAN LABORATORIUM
PUSKESMAS MARINA PERMAI

PELAYANAN LABORATORIUM PUSKESMAS MARINA PERMAI

UMUM
1. Pelayanan laboratorium puskesmas marina permai
No. HARI JAM PELAYANAN

1 SENIN 08.00 – 11.30 WIB

2 SELASA 08.00 – 11.30 WIB

3 RABU 08.00 – 11.30 WIB

4 KAMIS 08.00 – 11.30 WIB

5 JUMAT 07.30 - 09.30 WIB

6 SABTU 08.00 – 11.00 WIB

2. Peralatan di Instalasi Laboratorium harus selalu di lakukan pemeliharaan.


3. Pelayanan di Instalasi Laboratorium harus selalu berorientasi kepada mutu dan
keselamatan pasien.
4. Dalam melaksanakan tugasnya tiap petugas wajib mematuhi ketentuan dalam k3
(Keselamatan dan kesehatan kerja) dan wajib menggunakan APD (Alat pelindung diri).
5. Setiap petugas harus bekerja sesuai standar profesi, standar prosedur operasional yang
berlaku, etika profesi, dan menghormati hak pasien.
6. Penyedian tenaga harus mengacu kepada pola ketenagaan.
7. Setiap bulan wajib membuat laporan
8. Setiap pemeriksaan laboratorium harus berdasarkan atas permintaan dokter/dokter gigi
dan profesi lain berdasarkan pendelegasian wewenang secara tertulis dengan
menggunakan formulir permintaan pemeriksaan laboratorium atau menggunakan
permintaan dengan menggunakan kertas atau surat resmi lainnya.
9. Kebijakan pelayanan laboratorium dilaksanakan dalam jam kerja, dilaksanakan oleh
petugas laboratorium yang bertanggung jawab penuh terhadap Kepala Puskesmas.

KHUSUS
Pelayanan Pemeriksaan Laboratorium
1. Pengambilan spesimen darah pasien di lakukan di laboratorium
2. Pemeriksaan spesimen di lakukan di ruang laboratorium
3. Hasil pemeriksaan sederhana untuk pasien dengan waktu tunggu kurang lebih 10 menit
4. Hasil laboratorium pasien di ambil oleh pasien atau keluarga pasien di laboratorium dan
tidak boleh di bacakan via telepon.
Pemeriksaan Laboratorium Berisiko Tinggi
1. Petugas harus menggunakan alat pelindung diri seperti : Jas Lab, sarung tangan, masker,
sepatu/sendal tertutup.
2. Petugas harus memberlakukan semua spesimen sebagai bahan yang infeksius
3. Petugas harus mengelola limbah sesuai protap yang berlaku
4. Petugas harus melakukan desinfeksi dan sterilisasi tempat kerja dan ruangan
5. Petugas harus mencatat setiap tindakan yang di lakukan

Pelaporan Hasil Laboratorium Kritis


1. Hasil kritis adalah hasil Laboratorium yang segera memerlukan intervensi dokter
sehingga hasil kritis adalah hasil laboratorium yang harus segera diketahui oleh dokter
yang merawat.
2. Penetapan hasil kritis di lakukan oleh:
a. Penanggung jawab laboratorium berdasarkan rentang nilai/standar yang berlaku
b. Ditetapkan oleh masing-masing dokter yang berkepentingan dan memberitahukannya
kepada laboratorium.
3. Hasil dari penetapan hasil kritis dibuat dalam suatu daftar dan di letakkan di meja paska
analitik (meja tempat hasil yang sudah selesai dikerjakan), sehingga mudah di akses oleh
petugas/analis laboratorium.
4. Hasil kritis dilaporkan segera setelah hasil pemeriksaan di dapatkan dengan tatacara
sesuai standar prosedur operasional pelaporan nilai kritis.

Pencatatan dan Pelaporan


1. Setiap spesimen yang masuk dicatat dalam buku register laboratorium
2. Pelaporan dikerjakan baik bulanan, triwulan dan tahunan serta dilaporkan ke Dinas
Kesehatan

Perencanaan dan pengadaan Bahan Laboratorium


1. Perencanaan bahan Laboratorium dilakukan 1 bulan sekali meliputi perencanaan
kebutuhan reagensia dan bahan habis pakai.
2. Usulan pengadaan peralatan laboratorium baru harus melalui Kepala puskesmas.
3. Penyimpanan bahan/reagensia laboratorium harus sesuai ketentuan atau petunjuk yang
terlampir pada bahan/reagensia
4. Pengecekkan tanggal kadaluwarsa reagen laboratorium di lakukan 1 bulan sekali
5. Jenis reagensia yng tersedia di puskesmas , antara lain : Hcl 0,1 N, Antikoagulan EDTA,
Giemsa,Kit Ziehl neelsen, Kit Gula darah, Kit Golongan darah, rapid test HbsAg, rapid
tes HIV, rapid Syphillis, rapid RDT, rapid test kehamilan dan Strip test urine parameter.

Menetapkan Rentang nilai /Rujukan Pemeriksaan Laboratorium


1. Setiap pelaporan hasil pemeriksaan laboratorium selalu menyertakan rentang nilai
rujukan, satuan.
2. Rentang nilai rujukan yang di gunakan harus merupakan rekomendasi dari suatu
lembaga/badan (Rumah sakit/Labkesda) yang di akui atau organisasi profesi
(PDSpatklin), dan dievaluasi secara berkala minimal 1 kali dalam setahun.

Daftar Rentang nilai :


JENIS NILAI NORMAL
PEMERIKSAAN
Hemoglobin (g%) Wanita : 12 – 16
g/dl
Pria : 13 – 18
g/dl
Gula darah Sewaktu <200 mg/dl

Gula darah Puasa 70 – 100 mg/dl

Gula darah 2 Jam PP <140 mg/dl

Pemantapan Mutu Internal


Pra Analitik :
1. Blanko permintaan laboratorium harus diisi dengan lengkap (nama, umur, jenis kelamin,
alamat, dokter pengirim) di tanda tangani oleh dokter pengirim.
2. Pasien harus memenuhi persyaratan pra analitik.
3. Pengecekkan/pencocokan identitas pasien dengan pasiennya.
4. Pengambilan sampel sesuai dengan blanko permintaan laboratorium

Analitik :
1. Peralatan berfungsi dengan baik
2. Sampel memenuhi persyaratan (kualitas dan kuantitas)

Pemantapan Mutu Eksternal


1. Pemantapan Mutu eksternal diikuti sesuai jadwal dari pihak penyelenggara.

Kebijakan Penanganan dan pembuangan Bahan berbahaya


1. Limbah dibedakan menjadi limbah infeksius dan non infeksius, limbah bena tajam dan
tidak tajam, limbah cair dan padat.
2. Plastik kuning digunakan untuk limbah infeksius.
3. Limbah benda tajam ditempatkan pada tempat yang kuat dan tidak mudah robek.
4. Limbah non infeksius, limbah benda tidak tajam dan limbah padat dimasukkan kedalam
plastik hitam.
5. Limbah dikelola oleh bagian sanitasi.

Ditetapkan di Palangka Raya


Pada Tanggal, 15 Januari 2018
Plh. Kepala UPT Puskesmas Marina Permai

RIDUAN