Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana pengurangan rasa nyeri bersalin?
2. Bagimana penjahitan perineum(Jika diperlukan) ?
3. Bagaimanakah kebutuhan akan proses persalinan yang tersandar?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengurangan rasa nyeri bersalin
2. Untuk mengetahui penjahitan perineum(Jika diperlukan)
3. Untuk mengetahui kebutuhan akan proses persalinan yang tersandar
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengurangan rasa nyeri
Penanggulangan rasa nyeri persalinan untuk mengurangi ataupun juga menghilankan rasa
nyeri,dapat dilakukan antara lain:
1. Terapi Farmakologis
Berbagai obat disuntikkan ke ibu untuk mengurangi nyeri persalinan,baik itu anastesis umum
yang di suntikkan epidural, spinal, ataupun sekedar regional.

2. Terapi non farmakologis


Terapi yang digunakan tanpa menggunakan obat-obatan,tetapi dengan memberikan teknik
alami yang setidaknya dapat mengurangi rasa nyeri saat persalinan.

a. Kehadiran pendamping selama proses persalinan, sentuhan yang nyaman dan


dorongan dari orang yang mendukung.
Pendamping berperan sangat besar selama menunggu istri menjalani proses
persalinan. Dengan memberikan sentuhan dan usapan akan memberikan kekuatan
dan megurangi rasa nyeri yang ada.
b. Perubahan posisi dan pergerakan.
Ibu mungkin memerlukan bantuan untuk mencari dan menemukan posisi yang
nyaman, untuk membantu ibu agar ibu tetap tenang dan rileks sedapat mungkin bidan
tidak boleh memaksakan posisi yang telah dipilih ibu, bidan hanya menyarankan
alternatif-alternatif apabila tindakan ibu tidak efektif.Rasa sakit akibat kontraksi akan
semakin terasa sesuai dengan bertambahnya pembukaan serviks.Ibu mungkin
memerlukan bantuan untuk mencari dan menemukan posisi yang nyaman.Ada
beberapa posisi tertentu yang dapat membantu mengurang rasa sakit,misalnya posisi
duduk,bersandar tegak bersandar ke depan,berlutut ke depan,mengurut punggung atau
bersandar pada suami.
c. Kompres hangat dan dingin
Proses mengompres ini dilakukan untuk membantu ibu merasa nyaman sewaktu
proses persalinan.Meminta pendamping ibu untuk menggunakan waslap yang di
celupkan ke air yang hangat kemudian letakkanlah di punggung ibu. Kompres dingin
juga bisa digunakan agar ibu tidak meraskan kepanasan. Kompres ini sebaiknya harus
sering diganti secara rutin agar ibu merasa nyaman dan tenang saat menjalani proses
persalinan.
d. Pijat
Pijat pada bahu,leher,wajah dan punggung bisa meredakan ketegangan otot serta
memberi rasa relaks.Sirkulasi darah juga menjadi lancar sehingga nyeri berkurang.
e. Terapi aroma
Menghirup aroma minyak esensial bisa mengurangi ketegangan, terutama pada
persalinan tahap awal. Dapat juga untuk mengharumkan ruang persalinan karena
dapat memberikan efek menenteramkan.
f. Teknik bernapas yang benar
Teknik pernafasan yang tepat dapat mengurangi rasa sakit persalinan. Teknik
pernafasan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu teknik pernafasan pada kala I awal dan
teknik pernafasan pada kala I akhir.
 Teknik pernafasan kala I awal Dilakukan dengan cara tiap kali kontraksi dari awal
sampai akhir kontraksi ibu diminta untuk menarik nafas dalam-dalam dan teratur
melalui hidung dan keluarkan lewat mulut. Pada puncak kontraksi bernafaslah
dengan ringan dan pendek-pendek melalui mulut tetapi jangan terlalu lama karena
bisa mengakibatkan ibu kekurangan oksigen.
 Teknik pernafasan kala I akhir Kontraksi pada kala I akhir akan terjadi selama
satu menit dan bisa terasa setiap menit. Agar ibu tidak mengejan terlalu awal
minta ibu untuk mengatakan “huh-huh, pyuh”, sambil bernafas pendek-pendek
lalu bernafaslah panjang. Setelah itu, bernafaslah perlahan dan teratur. Masa
transisi ini merupakan masa yang paling sulit karena kontraksi akan sangat kuat,
tetapi serviks belum membuka seluruhnya. Pada tahap ini, minta ibu jangan
mengejan terlebih dahulu karena akan menyebabkan serviks oedema.
g. Akupunktur
Dalam filosofi Cina, rasa sakit dan nyeri terjadi akibat ketidakseimbangan aliran
energi dalam tubuh. Keseimbangan itu dikendalikan dengan menusukkan jarum-
jarum kecil atau menggunakan tekanan jari tangan ke titik-titik tertentu.Banyak
wanita hamil yang merasakan manfaatnya untuk mengatasi keluhan selama hamil,
seperti mual atau sakit kepala. Metode ini kemudian juga dipakai untuk meringankan
nyeri persalinan.
h. Refleksologi
Menekan titik di kaki untuk mengurangi nyeri. Pijatan lembut di kaki juga
membuat nyaman.
i. Hypnobirthing
Hipnotis saat menghadapi persalinan memberi sugesti lewat relaksasi pikiran.
Dengan dibimbing terapis hipnotis, Anda bisa mengontrol pikiran, rasa nyeri pun
akan hilang.
B. Penjahitan perineum(Jika diperlukan)
C. Kebutuhan akan proses persalinan
1. Kebutuhan Fisiologis
 Oksigen
 Makan dan minum