Anda di halaman 1dari 7

I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam kegiatan sehari-hari dalam melakukan aktivitas, kita tidak
pernah menduga akan terjadi atau mendapat resiko kecelakaan pada diri
kita sendiri. Banyak masyarakat yang belum menyadari akan terjadinya
hal tersebut, khususnya di Indonesia. Baik di lingkungan kerja (pabrik,
kantor, atau perusahaan), jalan raya, lingkungan rumah maupun di
tempat-tempat umum.
Masyarakat masih sering menyepelekan faktor-faktor tertentu
terjadinya kecelakaan karena mereka belum mengalami/ mendapat
kecelakaan itu sendiri. Khusunya di jalan raya, alat pelindung sangat
penting dalam penggunaanya karena jika dalam berkendara tidak
menggunakan alat tersebut maka dikhawatirkan saat terjadi kecelakaan
tiba-tiba dan akan mengakibatkan fatal pada pengguna kendaraan
tersebut. Serta masih banyaknya angka kejadian kecelakaan yang
terjadi pada pengendara baik motor maupun mobil.
Sehingga diperlukan cara untuk mencegah agar tidak terjadi
kecelakaan yang tidak diinginkan. Yaitu dengan pemberian peringatan
diri dan pengertian pada masyarakat, juga dibutuhkan alat penunjang
untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan. Disinilah alat
pelindung diri (APD) dibutuhkan.
APD tidak mencegah insiden bahaya, tapi hanya mengurangi
akibat dari kecelakaan. Karenanya, alat pelindung diri harus digunakan
pada kegiatan yang berisiko akan terjadinya kecelakaan berdasarkan
faktor yang mempengaruhinya.
Namun, masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan alat
pelindung tersebut meskipun mereka mengerti resikonya jika mereka

7
tidak mematuhinya. Misal, banyak masyarakat kita yang tidak
berperilaku aman dalam berkendaraan baik motor ataupun mobil yaitu
tidak memakai APD yang seharusnya dikenakan/digunakan pengendara
(helm, celana panjang, sepatu, jaket, sabuk pengaman pada mobil, dll).
B. Rumusan Masalah
1. Apa definisi Alat Pelindung Diri?
2. Bagaimanakah Manfaat APD?
3. Bagaimanakah Alat Pelindung Diri Kaki?
4. Bagaimanakah Alat Pelindung Diri Sabuk Pengaman?

C. Tujuan
1. Mengetahui apa sebenarnya APD
2. Mengetahui sejauh mana APD berperan dikehidupan manusia
3. Mengetahui cara APD Kaki
4. Mengetahui cara APD Sabuk Pengaman

7
BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN ALAT PERLINDUNGAN DIRI


Adapun beberapa pengertian Alat Perlindungan Diri (APD) :
• APD (alat pelindung diri) merupakan alat atau sarana yang digunakan
oleh pekerja yang melekat pada tubuh pekerja dengan tujuan untuk
melindungi sebagian atau seluruh tubuh pekerja pada saat melaksanakan
pekerjaan dari kemungkinan terpajan oleh bahaya yang melebihi batas
yang diperbolehkan. Penggunaan APD ini merupakan tahap akhir
pengendalian untuk mengurangi bahaya atau risiko pada pekerja.
• Alat pelindung diri sering disebut juga Personal Protective Equipment
(PPE). Perlengkapan pelindung pribadi harus digunakan dalam
bersamaan dengan kontrol ini untuk memberikan keselamatan dan
kesehatan karyawan di tempat kerja. Perlengkapan pelindung pribadi
termasuk semua pakaian dan aksesoris pekerjaan lain yang dirancang
untuk menciptakan sebuah penghalang terhadap bahaya tempat kerja.
APD adalah alat kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai
kebutuhan untuk menjaga keselamatan pekerja/ pengguna itu sendiri dan
orang disekelilingnya.

B. MANFAAT ALAT PERLINDUNGAN DIRI


 Mengurangi resiko akibat kecelakaan
 Melindungi seluruh/ sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya
potensi bahaya/ kecelakaan

C. ALAT PERLINDUNGAN DIRI KAKI


Alat pelindung diri pada kaki yang umumnya digunakan adalah
sepatu yang terbuat dari karet. Adapun kegunaan APD Kaki :
 Mencegah tusukan
 Mencegah tergelincir
 Tahan terhadap bahaya listrik
 Mencegah dan melindungi dari luka dan goresan

7
Macam-macam sepatu yang digunakan sebagai alat
perlindungan diri adalah sebagi berikut :
1. Sepatu Boot
Sepatu ini berfungsi melindungi kaki saat bekerja di tempat
yang basah atau berlumpur dari benda-benda tajam, bersifat panas,
dan bahan kimia.

2. Sepatu Buthyl
Sepatu ini berfungsi melindungi kaki terhadap ketone, aldehyde,
alcohol, asam, garam, dan basa.

3. Sepatu Vinyl
Sepatu ini berfungsi melindungi kaki terhadap pelarut, asam,
basa, garam, air, pelumas dan darah.

4. Sepatu Nitrile

7
Sepatu ini berfungsi melindungi kaki terhadap lemak hewan,
oli, dan bahan kimia.

5. Sepatu Las
Sepatu ini berfungsi melindungi kaki dari semburan bunga api,
Bila tidak ada sepatu las, sepatu biasa yang tertutup seluruhnya dapat
juga dipakai.

D. ALAT PERLINDUNGAN DIRI SABUK PENGAMAN


APD sabuk pengaman digunakan untuk melindungi tubuh dari
kemungkinan terjatuh atau saat kecelakaan. Contoh alat perlindungan diri
sabuk pengaman adalah safety belt. Safety belt berfungsi sebagai pelindung diri
ketika pekerja bekerja/berada di atas ketinggian.

7
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
 APD (alat pelindung diri) merupakan alat atau sarana yang
digunakan oleh pekerja yang melekat pada tubuh pekerja dengan
tujuan untuk melindungi sebagian atau seluruh tubuh pekerja pada
saat melaksanakan pekerjaan dari kemungkinan terpajan oleh
bahaya yang melebihi batas yang diperbolehkan.
 Alat pelindung diri pada kaki yang umumnya digunakan adalah
sepatu yang terbuat dari karet. Adapun contoh sepatu yang
digunakan anatar lain : Sepatu Boot, Sepatu Buthyl, Sepatu Vinyl,
Sepatu Nitrile, Sepatu Las
 APD sabuk pengaman digunakan untuk melindungi tubuh dari
kemungkinan terjatuh atau saat kecelakaan. Contoh alat perlindungan
diri sabuk pengaman adalah safety belt.

B. SARAN
Semoga dengan adanya penulisan makalah ini, maka pembaca
dapat menjadi lebih bijak dalam bekrja di bidang industry dengan
memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja dengan memakai alat
perlindungan diri seperti APD kaki dan sabuk pengaman.

7
DAFTAR PUSTAKA

www.promkes.depkes.go.id/index.../publikasi-dan-media-promosi
http://hiperkes.wordpress.com/2008/04/04/alat-pelindung-diri/
http://www.shimaindonesia.com/pmi/services/safety-awareness.html