Anda di halaman 1dari 34

1

A. PENDAHULUAN

I.

TUJUAN

KEGIATAN

PENINGKATAN

MUTU

DAN

KESELAMATAN

PASIEN

Adapun Tujuan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) antara lain;

  • a. Memperkuat dan meningkatkan secara kontinyu budaya mutu dan keselamatan pasien

1)

Kepatuhan terhadap standar JCI tentang Keselamatan Pasien

2)

Kepuasan pelanggan

3)

Pencapaian Sasaran Internasional Keselamatan Pasien

  • b. Menurunkan angka infeksi

1)

Pencegahan dan pengendalian infeksi

  • c. Memantau kepatuhan terhadap aturan eksternal

1)

Kepatuhan terhadap JCI Library of Measures

2)

Identifikasi tingkat kesalahan (error)

  • d. Meningkatkan sistem pengukuran dan pelaporan

1)

Pengukuran data indikator mutu yang representatif

2)

Kepatuhan pelaporan

3)

Validasi data hasil pemantauan indikator klinis

II.

RUANG LINGKUP

Ruang lingkup kegiatan PMKP adalah sebagai berikut:

  • 1. Memperkuat dan meningkatkan secara kontinyu budaya mutu dan keselamatan pasien

    • Pemantauan Sasaran Internasional Keselamatan Pasien

    • Pemantauan indikator klinik dan manajerial

    • Pemantauan kejadian yang tidak diinginkan

    • Pemantauan pedoman praktik klinis dan alur klinis untuk 5 area prioritas

  • 2. Menurunkan angka infeksi

    • Surveilans kegiatan cuci tangan

    • Pemantauan angka infeksi

    • Pemberian pelatihan dan pendidikan terkait pencegahan dan pengendalian infeksi

    • Pemantauan sensitifitas dan pola 1acteria terhadap penggunaan antibiotika

  • 3. Memantau kepatuhan terhadap aturan eksternal

    • Standar Akreditasi Rumah Sakit

    • Mengidentifikasi kesalahan (error) : Kejadian Nyaris Cedera (KNC) dan Sentinel Event

2

B. LAPORAN KEGIATAN

  • I. LAPORAN KEGIATAN MONITORING INDIKATOR MUTU RUMAH SAKIT Laporan kegiatan monitoring indikator mutu rumah sakit meliputi indikator mutu area klinis yang terdiri dari 10 indikator, antara lain ;

    • a. Indikator Mutu Rumah Sakit Area Klinis

1)

Assesmen awal medis.

2)

Waktu tunggu hasil laboratorium.

3)

Waktu tunggu hasil foto thoraks.

4)

Angka kejadian kematian di meja operasi.

3

5)

Penulisan resep sesuai formularium.

6)

Ketepatan waktu pemberian injeksi antibiotik pada pasien rawat inap.

7)

Angka pasien pasca anestesi di transfer dari RR ke rawat inap sesuai dengan Aldrette

8)

score. Kebutuhan darah bagi setiap pelayanan transfusi.

 

9)

Kelengkapan informed consent setelah mendapatkan informasi yang jelas.

10)

Angka phlebitis.

  • b. Area Klinis Berdasarkan dari International Library Measures;

1)

Aspirin Diterima Dalam Waktu 24 Jam Dari Kedatangan Ke Rumah Sakit Untuk

Pasien Dengan Akut Miokard Infark (AMI).

 

2)

Angka

Pasien

Dengan

Gagal

Jantung

Yang

Diedukasi/Konseling

Berhenti

3)

merokok. Angka Tidak Terpenuhinya Kebutuhan Mandi, Berpakaian, Toileting (Eliminasi)

4)

Yang Disebabkan Oleh Keterbatasan Perawatan Diri. Angka Pasien Anak Dengan Asma Bronkhiale Yang Menerima Kortikosteroid

5)

Sistemik Selama Rawat Inap. Angka Kepatuhan Pemberian ASI Eksklusif Bayi Baru Lahir Selama Rawat Inap.

  • c. Indikator Mutu Rumah Sakit Area Manajemen

 

1)

Ketersidaan obat dan alkes emergensi di ruang resusitasi di instalasi gawat darurat.

2)

Ketepatan waktu pengiriman laporan bulanan ke Kementerian Kesehatan RI.

 

3)

Dilakukan FMEA minimal setahun sekali.

4)

Utilisasi ruang VIP.

5)

Kepuasan pasien dan keluarga

6)

Kepuasan Karyawan.

7)

Demografi 10 besar penyakit.

8)

Cost recovery rate

9)

Edukasi hand hygiene kepada karyawan rumah sakit RSUD Sumbawa.

  • d. Indikator Mutu Rumah Sakit Sasaran Keselamatan Pasien

 

1)

Ketepatan memasang gelang identitas pasien rawat inap.

2)

Angka ketepatan melakukan TUBAK dengan adanya paraf pemberi dan penerima

3)

informasi pada stempel TUBAK di rawat inap. Terpasangnya stiker high alert.

 

4)

Angka kepatuhan dilakukan penandaan lokasi operasi.

5)

Angka kepatuhan petugas melakukan cuci tangan pada 5 moment.

6)

Tidak adanya kejadian pasien jatuh di rumah sakit.

4

Sumbawa Besar, 6 Desember 2017 Ketua Komite PMKP,

( dr. Mega Harta, MPH )

PENCAPAIAN, ANALISA & TINDAK LANJUT, INDIKATOR MUTU RUMAH SAKIT

AREA KLINIS

4 Sumbawa Besar, 6 Desember 2017 Ketua Komite PMKP, ( dr. Mega Harta, MPH ) PENCAPAIAN,

PENINGKATAN MUTU & KESELAMATAN PASIEN

5

RSUD SUMBAWA BESAR

Assesmen Awal Medis

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Assesmen Awal

0

0

0

 

Medis

  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

0

761

September

0

738

Oktober

0

810

 

Jumlah

0

2309

6

6 P Melakukan koordinasi dengan pejabat pelaksana teknis kegiatan D Melakukan assessment awal pada form catatan

P

Melakukan koordinasi dengan pejabat pelaksana teknis kegiatan

D

Melakukan assessment awal pada form catatan perkembangan pasien untuk sementara

C

  • 1. Struktur :

SPO ada SDM ada (DPJP) Fasilitas tidak ada (dokumen format assesmen awal medis belum ada)

  • 2. Proses Belum terlaksana karna form belum ada

  • 3. Outcome

Belum terlaksana

A

Mempercepat implementasi penggunaan asessmen awal klinis

Waktu Tunggu Hasil Laboratorium (Darah Lengkap)

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Respon time hasil

96

96

98

 

laboratorium

 
  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

1377

1429

September

1469

1537

Oktober

1718

1759

 

Jumlah

4564

4725

7

7 P Meningkatkan angka pelayanan laboratorium dengan waktu tunggu sesuai target D Sosialisasi dan komunikasi intense

P

Meningkatkan angka pelayanan laboratorium dengan waktu tunggu sesuai target

D

Sosialisasi dan komunikasi intense dengan dokter atau petugas medis terkait

C

  • 1. Struktur :

SPO ada SDM ada (DPJP) Fasilitas ada

  • 2. Proses Sosialisasi dan monitoring tentang SPO pemeriksaan darah lengkap

  • 3. Outcome

Rencana pelayanan pasien tertunda

A

Sosialisasi SPO serta monitoring evaluasi pemeriksaan darah lengkap

Waktu Tunggu Hasil Foto Thoraks

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Respon time hasil

95

92

88

 

Foto Thoraks

 
  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

333

350

September

300

326

Oktober

316

361

 

Jumlah

949

1037

8

8 P Meningkatkan angka pelayanan thoraks foto dengan waktu tunggu sesuai target D Sosialisasi dan komunikasi

P

Meningkatkan angka pelayanan thoraks foto dengan waktu tunggu sesuai target

D

Sosialisasi dan komunikasi intense dengan dokter spesialis radiologi

C

  • 1. Struktur :

SPO ada SDM ada (DPJP) Fasilitas ada

  • 2. Proses

Petugas telah melaksanakan pencucian filem sesuai standar.

Dokter spesialis segera membaca hasil foto rontgen

Pembacaan masih terkendala untuk hasil diluar jam kerja

  • 3. Outcome

Hasil foto thoraks tidak terlalu lama diserahkan hasilnya

A

Sosialisasi SPO serta monitoring evaluasi pemeriksaan thoraks foto

Angka Ke matian di Meja Operasi

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Kematian Meja

0

0

0

 

Operasi

  • 2. Target %

 

0

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

0

251

September

0

179

Oktober

0

222

9

Jumlah 0 652
Jumlah
0
652

P

Mempertahankan mutu pelayanan ruang operasi

D

Menerapkan sesuai standar SPO

C

  • 1. Struktur :

SPO ada SDM ada (DPJP) Fasilitas ada

  • 2. Proses

Sosialisasi dan monitoring tentang SPO tindakan

  • 3. Outcome

Kepuasan pelayanan

A

Menerapkan sesuai standar SPO

Penulisan Resep Sesuai Formularium

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Kesesuaian

 

100

100

100

 

formularium resep

 
  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

7649

7649

September

7022

7022

Oktober

8135

8135

10

Jumlah 22806 22806
Jumlah
22806
22806

P

Mempertahankan kualitas mutu pelayanan sesuai dengan formularium resep

D

Tetap melakukan sosialisasi standar Formularium resep

C

  • 1. Struktur :

SPO ada

SDM ada (DPJP) Fasilitas ada

  • 2. Proses

DPJP memahami dan melaksanakan penggunaan obat sesuai formularium

  • 3. Outcome

Kepuasan pelayanan

A

Mempertahankan kualitas mutu pelayanan sesuai dengan formularium resep

Ketepatan Waktu Pemberian Injeksi Antibiotik Pada Pasien Rawat Inap

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Ketepatan injeksi

100

100

100

 

antibiotik

  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

547

547

September

521

521

11

Oktober 568 568 Jumlah 1636 1636
Oktober
568
568
Jumlah
1636
1636

P

Mempertahankan kualitas mutu pelayanan sesuai dengan SPO

D

Sosialisasi dan menerapkan sesuai dengan SPO

C

  • 1. Struktur :

SPO ada SDM ada (DPJP) Fasilitas ada

  • 2. Proses

Sosialisasi dan monitoring tentang ketepatan waktu pemberian injeksi antibiotik

  • 3. Outcome

Kepuasan pelayanan

A

Mempertahankan kualitas mutu pelayanan sesuai dengan SPO

Angka Pasien Pasca Anestesi di Transfer dari RR ke Rawat Inap Sesuai Dengan Aldrette score

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Transfer RR

98,80

95,53

95,50

  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

248

251

September

171

179

12

Oktober 212 222 Jumlah 631 652
Oktober
212
222
Jumlah
631
652

P

Meningkatkan angka pasien pasca anestesi yang di transfer dari recovery room ke ruang rawat

inap sesuai Alderette score

D

Sosialisasi pengisian form aldrette score sesuai dengan SPO

C

  • 1. Struktur :

SPO ada SDM ada (DPJP) Fasilitas ada

  • 2. Proses

Sosialisasi dan monitoring tentang pengisian form aldrette score

  • 3. Outcome

Terisinya form aldrette score

A

Motivasi dan monitoring evaluasi kepada seluruh staf anestesi untuk melengkapi form aldrette

score pasien pasca bedah

Kebutuhan Darah Bagi Setiap Pelayanan Transfusi

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Ketersediaan

100

100

100

 

Darah

  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

398

398

13

September 370 370 Oktober 299 299 Jumlah 1067 1067
September
370
370
Oktober
299
299
Jumlah
1067
1067

P

Mempertahankan kualitas mutu pelayanan kebutuhan darah bagi setiap pelayanan transfusi

D

Monitoring kebutuhan darah sesuai permintaan

C

  • 1. Struktur :

SPO ada

SDM ada (DPJP) Fasilitas ada

  • 2. Proses

Sosialisasi dan monitoring tentang pelayanan kebutuhan transfusi

  • 3. Outcome

Kepuasan pelayanan

A

Mempertahankan kualitas mutu pelayanan kebutuhan darah bagi setiap pelayanan transfusi

Kelengkapan Informed Consent Setelah Mendapatkan Informasi yang Jelas

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Kelengkapan

41,43

53,63

27,03

 

informed concent

 
  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

104

251

September

96

179

14

Oktober 60 222 Jumlah 260 652
Oktober
60
222
Jumlah
260
652

P

Meningkatkan kelengkapan informed consent setelah mendapatkan informasi yang jelas

D

Sosialisasi dan motivasi ke DPJP untuk melakukan dan melengkapi informed consent setelah

memberikan penjelasan pada pasien pre operasi

C

  • 1. Struktur :

SPO ada SDM ada (DPJP) Fasilitas ada

  • 2. Proses

DPJP belum maksimal dalam melaksanakan pengisian informed consent pada.pasien pre operasi

  • 3. Outcome

Belum terlaksananya pelayanan dan keselamatan pasien yang bermutu secara maksimal

A

Monitoring dan evaluasi serta sosialisasi kepada DPJP untuk melakukan dan melengkapi

Informed consent pada pasien pre operasi

Angka Phlebitis

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Angka Phlebitis

1,18

6,10

0,86

  • 2. Target %

 

≤ 1,5

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

9

761

15

September 45 738 Oktober 7 810 Jumlah 61 2309
September
45
738
Oktober
7
810
Jumlah
61
2309

P

Mengurangi angka kejadian phlebitis pasien rawat inap

D

Sosialisasi kepada seluruh staf untuk melakukan tindakan sesuai dengan SPO

C

  • 1. Struktur :

SPO ada

SDM ada

Fasilitas ada

  • 2. Proses

Petugas kesehatan belum maksimal melakukan perawatan pasien sesuai dengan SPO

  • 3. Outcome

Belum sepenuhnya terlaksana pengisian informed consent oleh spesialis /DPJP

Rencana pelayanan pasien tertunda

A

Menjaga agar pasien tidak mengalami plebitis

Total Pencapaian Mutu Indikator Area Klinis

16

16

17

PENCAPAIAN, ANALISA & TINDAK LANJUT, INDIKATOR MUTU RUMAH SAKIT

AREA KLINIS BERDASARKAN International Library Measures

17 PENCAPAIAN, ANALISA & TINDAK LANJUT, INDIKATOR MUTU RUMAH SAKIT AREA KLINIS BERDASARKAN International Library Measures
17 PENCAPAIAN, ANALISA & TINDAK LANJUT, INDIKATOR MUTU RUMAH SAKIT AREA KLINIS BERDASARKAN International Library Measures

PENINGKATAN MUTU & KESELAMATAN PASIEN

RSUD SUMBAWA BESAR

18

ASPIRIN DITERIMA DALAM WAKTU 24 JAM DARI KEDATANGAN KE RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN DENGAN AKUT MIOKARD INFARK (AMI)

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Pemberian Aspirin

90,91

100

100

  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

10

11

September

6

6

Oktober

9

9

 

Jumlah

25

26

18 ASPIRIN DITERIMA DALAM WAKTU 24 JAM DARI KEDATANGAN KE RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN DENGAN AKUT

P

Meningkatkan Pasien dengan acute myocard infarction (AMI ) diberikan aspirin dalam 24 jam

pasien masuk di rumah sakit

D

Melakukan monitoring secara ketat dan mengingatkan secara teratur

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada

SDM : Ada (dokter jaga IGD / ruangan )

  • 2. Proses :

DPJP memahami dan melaksanakan

penggunaan aspirin pada pasien IMA yg baru masuk

RS

  • 3. Outcome :

Target Pasien dengan AMI diberikan aspirin dalam 24 jam pasien masuk

A

Mengganti indicator yang masih bermasalah

19

ANGKA PASIEN DENGAN GAGAL JANTUNG YANG DIEDUKASI/KONSELING BERHENTI MEROKOK

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Edukasi Merokok

100

100

100

  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

3

3

September

3

3

Oktober

2

2

 

Jumlah

8

8

19 ANGKA PASIEN DENGAN GAGAL JANTUNG YANG DIEDUKASI/KONSELING BERHENTI MEROKOK No Indikator AUG SEPT OKT 1.

P

Meningkatkan Pasien dengan acute myocard infarction (AMI ) diberikan aspirin dalam 24 jam

pasien masuk di rumah sakit

D

Melakukan monitoring secara ketat dan mengingatkan secara teratur

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada (DPJP)

  • 2. Proses :

DPJP memahami dan melaksanakan edukasi pada pasien gagal jantung untuk berhenti merokok

  • 3. Outcome :

Terlaksananya angka konseling dan edukasi berhenti merokok pada pasien gagal jantung

A

Melakukan monitoring dan pemantauan pelaksanaan konseling/nasehat

20

ANGKA TIDAK TERPENUHINYA KEBUTUHAN MANDI, BERPAKAIAN, TOILETING (ELIMINASI) YANG DISEBABKAN OLEH KETERBATASAN PERAWATAN DIRI.

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Total Care

 

37,83

47,37

51,63

  • 2. Target %

 

0

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

87

230

September

99

209

Oktober

127

246

 

Jumlah

313

685

20 ANGKA TIDAK TERPENUHINYA KEBUTUHAN MANDI, BERPAKAIAN, TOILETING (ELIMINASI) YANG DISEBABKAN OLEH KETERBATASAN PERAWATAN DIRI. No

P

Meningkatkan terpenuhinya kebutuhan mandi, berpakaian, toileting (eliminasi) yang

disebabkan oleh keterbatasan perawatan diri

D

Melakukan sosialisasi serta monitoring secara ketat dan mengingatkan secara teratur

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada Fasilitas : Ada

  • 2. Proses :

Petugas memahami tugasnya dalam memberikan pelayanan dan perawatan kepada pasien Petugas kesehatan belum maksimal dalam memberikan pelayanan

  • 3. Outcome :

Terlaksananya pelayanan sesuai dengan peningkatan mutu dan keselamatan pasien

A

Melakukan monitoring secara ketat dan mengingatkan secara teratur.

21

ANGKA PASIEN ANAK DENGAN ASMA BRONKHIALE YANG MENERIMA KORTIKOSTEROID SISTEMIK SELAMA RAWAT INAP

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Pemberian

 

100

100

100

 

Kortikosteroid

 
  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

8

8

September

6

6

Oktober

6

6

 

Jumlah

20

20

21 ANGKA PASIEN ANAK DENGAN ASMA BRONKHIALE YANG MENERIMA KORTIKOSTEROID SISTEMIK SELAMA RAWAT INAP No Indikator

P

Meningkatkan pasien asma anak yang menerima kortikosteroid selama perawatan di rumah sakit

D

  • 1. Sosialisasi kepada seluruh DPJP pasien anak tentang SPO pemberian kortikosteroid pada pasien Astma anak yang dirawat di RS

2.

Lakukan monitoring dan mengingatkan secara teratur

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada Fasilitas : Ada

 
  • 2. Proses :

Petugas memahami tugasnya dalam memberikan pelayanan dan perawatan kepada pasien Petugas kesehatan belum maksimal dalam memberikan pelayanan

  • 3. Outcome :

Tercapainya angka capaian pasien asma anak yang mendapatkan kortikosteroid di ruangan

A

Melakukan penggantian Indikator yang masih bermasalah

22

ANGKA KEPATUHAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BAYI BARU LAHIR SELAMA RAWAT INAP

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Pemberian ASI

100

100

100

 

Eksklusif

  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

84

84

September

82

82

Oktober

105

105

 

Jumlah

271

271

22 ANGKA KEPATUHAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BAYI BARU LAHIR SELAMA RAWAT INAP No Indikator AUG SEPT

P

Meningkatkan kepatuhan angka pemberian ASI EKSLUSIF bayi baru lahir selama rawat inap

D

  • 1. Sosialisasi kepada DPJP tentang SPO pemberian ASI EKSKLUSIF pasien bayi baru lahir dirawat

  • 2. Lakukan monitoring dan mengingatkan secara teratur

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada

  • 2. Proses :

Semua DPJP memahami tentang pemberian ASI EKSKLUSIF pada bayi baru lahir dirawat di Rumah Sakit

  • 3. Outcome :

Tercapainya angka pemberian ASI EKSLUSIF bayi baru lahir di ruangan

A

Melakukan penggantian Indikator yang masih bermasalah

23

Total Pencapaian Mutu Area Klinis Berdasarkan ILM

23 Total Pencapaian Mutu Area Klinis Berdasarkan ILM

24

PENCAPAIAN, ANALISA & TINDAK LANJUT, INDIKATOR MUTU RUMAH SAKIT

AREA MANAJEMEN

24 PENCAPAIAN, ANALISA & TINDAK LANJUT, INDIKATOR MUTU RUMAH SAKIT AREA MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU & KESELAMATAN

PENINGKATAN MUTU & KESELAMATAN PASIEN RSUD SUMBAWA BESAR

25

KETERSEDIAAN OBAT DAN ALKES EMERGENSI DI RUANG RESUSITASI DI INSTALASI GAWAT DARURAT

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Obat dan alkes

100

100

100

 

Emergency

  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

23

23

September

23

23

Oktober

23

23

 

Jumlah

69

69

25 KETERSEDIAAN OBAT DAN ALKES EMERGENSI DI RUANG RESUSITASI DI INSTALASI GAWAT DARURAT No Indikator AUG

P

Mempertahankan ketersediaan obat dan alkes emergensi di ruang resusitasi di instalasi gawat

darurat

D

  • 1. Sosialisasi kepada DPJP tentang obat dan alat emergensi di ruang resusitasi di instalasi gawat darurat

  • 2. Lakukan monitoring secara teratur

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada Fasilitas : Ada

  • 2. Proses :

Semua DPJP memahami tentang ketersediaan obat dan alkes emergensi di ruang resusitasi di instalasi gawat darurat

  • 3. Outcome :

Terlaksananya pelayanan dan keselamatan pasien yang bermutu secara maksimal

A

Melakukan penggantian Indikator yang masih bermasalah

26

KETEPATAN WAKTU PENGIRIMAN LAPORAN BULANAN KE KEMENTERIAN KESEHATAN RI

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Pengiriman

0

0

0

 

bulanan

  • 2. Target %

 

80

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

0

1

September

0

1

Oktober

0

1

 

Jumlah

0

3

26 KETEPATAN WAKTU PENGIRIMAN LAPORAN BULANAN KE KEMENTERIAN KESEHATAN RI No Indikator AUG SEPT OKT 1.

P

Terlaksananya ketepatan waktu laporan dari unit kerja

D

Sosialisasi dan motivasi kepada Kepala Unit untuk menyampaikan laporan tepat waktu

C

  • 2. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada Fasilitas : Ada

  • 3. Proses :

Belum terlaksananya pelaporan bulanan ke kementerian kesehatan

  • 4. Outcome :

Terlaksananya pelaporan bulanan rumah sakit ke kementerian kesehatan tepat waktu

A

Melakukan monitoring dan pemantauan pelaksanaan pelaporan bulanan rumah sakit ke

kementerian kesehatan

27

DILAKUKAN FMEA MINIMAL SETAHUN SEKALI

No

Indikator

 

TAHUN 2017

 
  • 1. FMEA

 

0

0

100

  • 2. Target %

 

100

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Tahun 2017

1

1

 

Jumlah

1

1

27 DILAKUKAN FMEA MINIMAL SETAHUN SEKALI No Indikator TAHUN 2017 1. FMEA 0 0 100 2.

P

Terlaksananya FMEA minimal setahun sekali

D

Sosialisasi dan motivasi kepada tim manajemen resiko untuk melakukan risk grading masing-

masing unit dan dilakukannya FMEA minimal setahun sekali

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada

  • 2. Proses :

Tim manajemen resiko melakukan risk grading pada masing-masing unit kerja

  • 3. Outcome :

Terlaksananya FMEA

A

Melakukan monitoring dan pemantauan pelaksanaan FMEA

28

UTILISASI RUANG VIP

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Utilisasi VIP

115,05

95,56

110,04

  • 2. Target %

 

60-85

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

321

279

September

258

270

Oktober

307

279

 

Jumlah

886

826

28 UTILISASI RUANG VIP No Indikator AUG SEPT OKT 1. Utilisasi VIP 115,05 95,56 110,04 2.

P

Terlaksananya utilisasi ruang VIP sesuai dengan target

D

Sosialisasi dan monitoring utilisasi ruang VIP

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada Fasilitas : Kurang

  • 2. Proses :

Belum terlaksananya utilisasi VIP sesuai dengan target dikarenakan jumlah ruang VIP yang terbatas

  • 3. Outcome :

Penambahan jumlah rungan VIP

Terlaksananya utilisasi ruang VIP sesuai dengan target

A

Melakukan koordinasi dengan rumah sakit untuk dilakukan penambahan jumlah ruangan VIP

29

KEPUASAN PASIEN DAN KELUARGA

No Indikator November 1. Kepuasan pasien 78 2. Target % 80 Bulan Numerator Denumerator November 78
No
Indikator
November
1.
Kepuasan pasien
78
2.
Target %
80
Bulan
Numerator
Denumerator
November
78
100
Jumlah
78
100

P

Meningkatkan kepuasan pasien rawat inap

D

Pemberian pelayanan dengan 3 S (salam, senyum, sapa)

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada Fasilitas : Ada

  • 2. Proses :

Kebersihan toilet masih kurang Mutu/kepuasan pasien kurang tersosialisasi

  • 3. Outcome :

Meningkatnya Kepuasan pasien rawat inap

A

Menanggapi keluhan pasien dengan cepat oleh petugas informasi

30

KEPUASAN KARYAWAN

No

Indikator

 

NOVEMBER

 
  • 1. Kepuasan karyawan

 

77,4

  • 2. Target %

 

>60

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

November

24

31

 

Jumlah

24

31

30 KEPUASAN KARYAWAN No Indikator NOVEMBER 1. Kepuasan karyawan 77,4 2. Target % >60 Bulan Numerator

P

Meningkatkan kepuasan pasien rawat inap

D

Sosialisasi sistem pembagian jasa pelayanan

C

  • 1. Struktur Regulasi : SPO ada SDM : Ada Fasilitas : Ada

  • 2. Proses :

Terlaksananya pelayanan pasien sesuai standar monev dan revisi sistem distribusi JP

  • 3. Outcome :

Terwujudnya kepuasan staf RS dalam pembagian Jasa Pelayanan

A

Meningkatkan standar kepuasan staf

31

DEMOGRAFI 10 BESAR PENYAKIT BULAN JANUARI – MARET 2017

No

Penyakit

Jumlah

%

  • 1 Infeksi Saluran Kencing

191

20,13%

  • 2 Thypoid

183

19,28%

  • 3 Dengue Hemoragic Fever

177

18,65%

  • 4 Asfiksia

173

18,22%

  • 5 Gastro Enteritis Dehidrasi Sedang

52

5,47%

  • 6 Ulkus Peptikum

49

5,2%

  • 7 Kejang Demam sederhana

42

4,43%

  • 8 Appendicitis Acute

30

3,16%

  • 9 Pneumonia

28

2,95%

10

Malaria Klinis

24

2,52%

Jumlah

949

100%

P Meningkatkan pencatatan dan laporan berupa laporan 10 besar penyakit setiap bulan D Soialisasi dan motivasi
P
Meningkatkan pencatatan dan laporan berupa laporan 10 besar penyakit setiap bulan
D
Soialisasi dan motivasi serta penyediaan sarana yang dibutuhkan
C
1. Struktur
a.
Regulasi : SPO ada

32

 
  • b. SDM : Ada

  • c. Fasilitas : ada

  • 2. Proses :

Optimalisasi penggunaan SIMRS dan minimalisir RM susulan dari Rawat Inap

  • 3. Outcome :

Target pencatatan dan laporan rutin dari Instalasi RM berupa laporan 10 besar penyakit

tercapai.

A

Tercapainya pencatatan dan pelaporan rutin berupa laporan 10 besar penyakit

33

COST RECOVERY RATE

No

Indikator

AUG

SEPT

OKT

  • 1. Cost Recovery

43

158

37

  • 2. Target %

 

>40

 
 

Bulan

Numerator

Denumerator

 

Agustus

2.477.047.820

5.827.408.983

September

5.262.107.874

3.334.135.665

Oktober

1.251.184.619

3.394.682.430

 

Jumlah

8.990.340.313

12.556.227.078

33 COST RECOVERY RATE No Indikator AUG SEPT OKT 1. Cost Recovery 43 158 37 2.

P

Meningkatkan pencatatan dan laporan berupa laporan 10 besar penyakit setiap bulan

D

Soialisasi dan motivasi serta penyediaan sarana yang dibutuhkan

C

  • 1. Struktur

  • a. Regulasi : SPO ada

  • b. SDM : Ada

  • c. Fasilitas : ada

  • 2. Proses :

Optimalisasi penggunaan SIMRS dan minimalisir RM susulan dari Rawat Inap

  • 3. Outcome :

Target pencatatan dan laporan rutin dari Instalasi RM berupa laporan 10 besar penyakit

tercapai.

A

Tercapainya pencatatan dan pelaporan rutin berupa laporan 10 besar penyakit

EDUKASI HAND HYGIENE KEPADA KARYAWAN RUMAH SAKIT RSUD SUMBAWA

34

No Indikator AUG SEPT OKT 1. Hand hygiene 75,9 77,57 89,12 2. Target % 100
No
Indikator
AUG
SEPT
OKT
1.
Hand hygiene
75,9
77,57
89,12
2.
Target %
100

P

Meningkatkan Edukasi Hand Hygine pada karyawan rumah sakit

D

Melaksanakan Edukasi hand hygine kepada setiap karyawan rumah sakit sesuai panduan/SPO

C

  • 1. Struktur Regulasi ada SDM ada Fasilitas ada

  • 2. Proses Terlaksananya edukasi hand hygine setiap karyawan rumah sakit

  • 3. Outcome

Karyawan rumah sakit terhindar dari infeksi nosokomial

A

Melakukan monitoring secara berkesinambungan terhadap pelaksanaan edukasi hand hygine

kepada karyawan rumah sakit