Anda di halaman 1dari 6

Manifold Sebagai Pengatur Jalannya Operasi Produksi

Khairunnisa, 1201238, Teknik Perminyakan C*

ABSTRACT

In an effort to produce oil and natural gas, needed various surface facilities. The usefulness
of this is that the surface facilities can flowing oil / gas and that would be processed after the oil /
gas is successfully removed from the bottom of a well (subsurface) to the surface (surface).
Typically, a grouping of surface facilities starting from the equipment after the wellhead. The
first section encountered after the wellhead is flowline and manifold. Oil and gas manifold is
designed to deflect the flow of oil and gas from the separator to burner crude oil to be divided, to
the surge tank or tank gauge for measurement or storage, or to the production line. The goal of
this paper is to describe about manifold, it’s functions, how does it works, and it’s applications.

ABSTRAK

Dalam usaha memproduksikan minyak dan gas bumi, diperlukan berbagai fasilitas
permukaan tanah atau biasa disebut surface facilities. Kegunaan dari surface facilities ini adalah
agar minyak/gas bumi bisa dialirkan dan diproses setelah minyak/gas tersebut berhasil diangkat
dari dasar sumur (subsurface) menuju permukaan (surface). Biasanya, pengelompokan surface
facilities dimulai dari peralatan setelah kepala sumur (wellhead). Bagian pertama yang ditemui
setelah wellhead dalam surface facilities adalah flowline dan manifold. Manifold minyak dan gas
dirancang untuk membelokkan aliran minyak dan gas dari separator ke pembakar crude oil untuk
dibagi, ke surge tank atau gauge tank untuk pengukuran atau penyimpanan, atau ke production
line. Tujuan dari paper ini adalah untuk menggambarkan manifold, kegunaannya, cara kerjanya,
dan penerapannya.

Kata kunci : manifolds, surface facilities

*) Tugas Mata Kuliah Penanganan Produksi di Permukaan, Program Studi Teknik Perminyakan,
STT MIGAS Balikpapan, Jl. Transad Karang Joang Km.9 Balikpapan
INTRODUCTION

Untuk dapat memproduksikan minyak dan gas diperlukan beberapa fasilitas produksi.
Salah satu fasilitas produksi yang ada di permukaan yaitu manifolds, yang berguna sebagai
pengatur jalannya operasi produksi minyak dan gas. Manifolds adalah sekumpulan pipa salur
atau choke yang bertujuan untuk mengatur jalannya laju produksi dan pengetesan dari masing-
masing sumur ke separator. Macam-macam sumur (kapasitas produksi, tekanan, GOR, ada
tidaknya kandungan material, sifat fisik dan kimia fluida pada sumur) berbeda-beda.

TECHNICAL INFORMATION
Manifold adalah suatu kumpulan rangkaian peralatan yang terdiri dari Pipa Utama
(Header), Kerangan-Kerangan (Valve), Kerangan Balik (Check Valve), Sambungan Dan Turunan
(Fitting), Fasilitas Pengukur Tekanan (Pressure Gauge).
Fungsi dari manifold, yaitu:

1. Sebagai sarana untuk mengatur flow line dari sumur-sumur produksi yang di gabungkan
menjadi satu aliran masuk ke sarana pengolahan lanjut (separator atau tanki).
2. Menyekat dan mengatur aliran dari satu sumur terhadap aliran sumur-sumur lainnya untuk
dilakukan Test.

Bagian-bagian dari flowline yang berada di Manifold,terdiri dari bagian yang mempunyai
penghubung dengan Flensa (flange). Katup-katup yang di pakai untuk Manifold juga terdiri atas
katup-katup yang mempunyai hubungan flange.

Faktor yang mempengaruhi desain manifold :

1. Tekanan Kerja
2. Tipe valve
3. Banyak header
4. Sumur yang dihubungkan ke tiap-tiap manifold

Berdasarkan fungsinya, manifold terbagi menjadi :

1. Arrival manifold.
Berfungsi sebagai pengumpul fluida produksi dari berbagai sumur yang selanjutnya
dikirim ke unit pemisahan untuk suatu treatment dan pengukuran. Arrival manifold di
desain untuk mengumpulkan minyak dari berbagai areal yang selanjutnya akan di dialirkan
ke :
 production separator
 test separator
 tank
 burning pit
2. Test Manifold
Manifold ini digunakan untuk melakukan test produksi suatu sumur tanpa menggangu
produksi sumur lainnya dimana arah aliran fluida dari sumur di arahkan ke test separator.
3. Production Manifold
Merupakan manifold sebagai bagian operasi normal dari proses produksi dimana arah
aliran fluida dari sumur diarahkan ke production separator.

Jenis yang kedua dan ketiga (production dan test) merupakan jenis yang hampir selalu ditemui
dilapangan produksi. Sedangkan jenis yang ketiga hanya ada pada lapangan yang memiliki
sumur dengan artificial lift berupa gas lift.

APPLICATION

Beberapa sistem manifold diantaranya:


1. Individual Well Flow line
Biasanya sistem ini dijumpai pada lapangan minyak dan gas yang kecil dimana pada
sistem ini flowline dari tiap sumur langsung dihubungkan dengan stasiun pengumpul
melalui test manifold atau production header.
Pada sistem ini, masing-masing sumur memiliki flowline yang langsung terhubung
dengan fasilitas produksi atau stasiun pengumpul melalui header dan manifold. Sistem ini
biasanya dijumpai pada lapangan minyak atau gas yang kecil dengan jumlah sumur tidak
terlalu banyak dan menyebar.
2. Satelite Production Manifold
Biasanya sistem ini dijumpai pada lapangan minyak dan gas yang luas dimana pada
sistem ini flowline yang cukup pendek dari tiap sumur dihubungkan dengan pusat
pengumpul minyak dan gas dengan menggunakan pipa yang lebih besar yang biasa disebut
Production Lateral dan juga dihubungkan dengan test line, hal ini ditujukan untuk
menghindari individual flowlines yang sangat panjang sehingga menyebabkan pressure
drop yang besar.
Pada sistem ini, sumur-sumur hanya mempunyai flowline yang pendek yang
kemudian terhubung dengan pipa yang lebih besar (production lateral) yang kemudian
dihubungkan ke stasiun pengumpul. Hal ini bertujuan agar flowline dari masing-masing
sumur tidak sangat panjang yang nantinya bisa menyebabkan pressure drop yang besar,
dan juga lebih ekonomis. Biasanya sistem ini dijumpai di lapangan minyak/gas yang luas
dengan jumlah sumur yang relatif banyak.

Pada aplikasi dilapangan sebenarnya sistem-sistem dapat dimodifikasi sesuai dengan


kondisi lapangan dan tentu saja dengan pertimbangan serta perhitungan tertentu.

CONCLUSION
Onshore, aliran sumur individual dibawa ke fasilitas produksi utama melalui sekumpulan
jaringan pipa dan sistem manifold. Tujuannya adalah untuk memungkinkan mengatur produksi
"well sets" sehingga untuk tingkat produksi yang diberikan, pemanfaatan reservoir terbaik,
komposisi aliran sumur (gas, minyak, air) dan lain-lain bisa dipilih dari sumur yang tersedia.
Untuk sistem pengumpulan gas, sangat umum untuk mengukur garis pertemuan individu ke
manifold seperti yang ditunjukkan pada ilustrasi. Untuk aliran multifasa (kombinasi gas, minyak,
dan air), harga yang tinggi dari multiphase flow meters sering menyebabkan penggunaan
software perkiraan laju produksi (flow rate estimators) yang menggunakan data well test untuk
menghitung aliran sebenarnya.
Offshore, sumur komplesi kering di tengah lapangan utama akan langsung ke manifold
produksi, sementara pemasangan menara wellhead dan subsea akan melalui pipa multiphase
kembali ke production risers. Riser adalah sistem yang memungkinkan pipa untuk naik ke
struktur topside. Untuk minyak mentah berat dan di daerah arktik, pengencer dan pemanasan
mungkin diperlukan untuk mengurangi viskositas dan memungkinkan aliran.
Manifold minyak dan gas dirancang untuk mengalihkan aliran minyak dan gas dari separator ke
burner minyak mentah untuk pembagian, ke surge tank atau gauge tank untuk pengukuran atau
penyimpanan, atau ke jalur produksi. Biasanya, manifold minyak terdiri dari susunan 3 "pipa,
lima ball valves 3" 600 lb, dan 3” FIG 602 unions. Manifold gas terdiri dari dua ball valves 3”
600 lb, terhubung ke pipa separator gas dan pipa flare gas. Kedua manifold minyak dan gas
merupakan skid-mounted.

Check valves memungkinkan setiap sumur untuk diteruskan ke dalam satu atau lebih dari
beberapa pipa manifold. Dalam diagram ditunjukkan tiga: manifold tes, manifold tekanan rendah
(Low Pressure), manifold tekanan tinggi (High Pressure). Test manifold memungkinkan satu atau
lebih sumur yang akan diteruskan ke test separator. Karena hanya ada satu proses kereta,
manifold HP dan LP memungkinkan kelompok sumur HP dan LP untuk dibawa ke separator
masing-masing tahap pertama dan kedua. Chokes ditetapkan untuk mengurangi aliran dan
tekanan wellhead untuk masing-masing tekanan HP dan LP yang diinginkan.
Susunan pipa atau valves dirancang untuk mengontrol, mendistribusikan dan sering kali
untuk memantau aliran fluida. Manifold sering dikonfigurasi untuk fungsi-fungsi tertentu, seperti
choke manifold digunakan dalam operasi well-control dan squeeze manifold digunakan dalam
squeeze cementing. Dalam setiap kasus, persyaratan fungsional operasi telah dibahas dalam
konfigurasi manifold dan diperlukan tingkat kontrol dan instrumentasi.

Gambar 1. Oil and gas manifold


Gambar 2. Oil Manifolds Flow Paths

Gambar 3. Gas Manifolds Flow Paths

REFERENCES
Oil Gas Division Manifold – www.sunrypetro.com
Oil and gas production handbook – Havard Devold – ABB ATPA Oil and Gas
Oil and Gas Manifold Diversion of hydrocarbons without flow interruption – Schlumberger –
www.slb.com/BeCertain