Anda di halaman 1dari 11

A.

Globalisasi
Globalisasi merupakan suatu proses pengintegrasian manusia dengan segala
macam aspek kehidupan ke dalam satu kesatuan masyarakat yang utuh dan yang
lebih besar dalam kehidupan internasional. Era Globalisasi di tandai oleh era
perdagangan bebas, yaitu sebuah era dimana produk dari suatu negara dengan
bebas dapat masuk dan di perjualbelikan di negara lain. Kenyataan itu tentu
menimbulkan tantangan bagi semua Negara untuk mampu bersaing dalam
meningkatkan kualitas produk industrinya.

B. Ciri-ciri Berkembangnya Globalisasi


1. Perubahan dalam fase ruang dan waktu, maksudnya berkembangnya barang
barang seperti HP, televisi satelit, dan internet menunjukan bahwa komunikasi
global terjadi demikian cepat.
2. Pasar dan produksi ekonomi di negara negara yang berbeda menjadi saling
bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional.

Peningkatan interaksi kultural, melalui perkembangan media massa, maksudnya saat ini kita
dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal hal yang
melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.

Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis


multinasional, inflasi regional, dll.

Manajemen Strategi pada Multinational Corporations (MNC)

Proses manajemen strategi pada MNC secara teoritis sama dengan perusahaan domestik,
namun nyatanya menemui lebih banyak hambatan dan tantangan dalam penerapannya

Keuntungan (1)

Perusahaan dapat memperoleh pelanggan baru untuk produk mereka.

Operasi di luar negeri dapat menyerap kelebihan kapasitas dan mengurangi biaya unit.

Operasi di luar negeri memungkinkan perusahaan untuk membangun fasilitas produksi


berbiaya rendah di lokasi yang dekat dengan bahan baku dan / atau tenaga kerja murah.
Pesaing di pasar luar negeri mungkin tidak ada, atau persaingan mungkin kurang intens
daripada di pasar domestik.

Operasi di luar negeri dapat berakibat pada menurunnya tarif, pajak yang lebih rendah, dan
perlakuan politik yang menguntungkan.

Joint venture dapat memungkinkan perusahaan untuk mempelajari teknologi, budaya, dan
praktek bisnis orang lain dan membuat kontak dengan pelanggan potensial, pemasok,
kreditur, dan distributor di luar negeri.

Keuntungan (2)

Skala ekonomi dapat dicapai dari operasi di pasar global daripada domestik. Skala produksi
yang lebih besar dan efisiensi yang lebih baik memungkinkan volume penjualan yang lebih
tinggi dan penawaran-harga yang lebih rendah.

Kekuasaan dan prestise sebuah perusahaan di pasar domestik dapat ditingkatkan secara
signifikan jika perusahaan bersaing secara global. Prestise ditingkatkan dapat diterjemahkan
ke dalam peningkatan daya negosiasi antara kreditor, pemasok, distributor, dan kelompok
penting lainnya.

Kerugian (1)

Operasi di luar negeri bisa disita oleh faksi nasionalis.

Perusahaan menghadapi kekuatan-kekuatan sosial, budaya, demografi, lingkungan, politik,


pemerintahan, hukum, teknologi, ekonomi, dan kompetitif yang berbeda dan sering kurang
dimengerti ketika melakukan bisnis internasional. Kekuatan ini dapat membuat komunikasi
sulit dalam perusahaan.

Kelemahan pesaing di tanah asing sering berlebihan, dan kekuatan seringkali diremehkan.
Menjaga informasi tentang jumlah dan sifat dari pesaing lebih sulit ketika melakukan bisnis
internasional.

Kerugian (2)

Bahasa, budaya, dan sistem nilai berbeda antara negara-negara, yang dapat menciptakan
hambatan komunikasi dan masalah mengelola orang.
Memperoleh pemahaman tentang organisasi-organisasi regional yang sulit (seperti The
European Economic Community, The Latin American Free Trade Area, The International
Finance Corporation) tetapi sering diperlukan dalam melakukan bisnis internasional.

Berurusan dengan dua atau lebih sistem moneter yang dapat mempersulit operasi bisnis
internasional.

Tarif Pajak Perusahaan Global

Tarif pajak bervariasi di berbagai negara dan perusahaan.

Hal ini penting untuk membuat keputusan strategis dimana akan membangung fasilitas
pabrik / toko retail / menentukan kapan waktu untuk mengakuisisi perusahaan lain.

Tarif pajak penghasilan perusahaan yang tinggi menghalangi investasi di pabrik-pabrik baru
dan juga memberikan dorongan yang kuat bagi perusahaan untuk menghindari pajak

Gaya Manajemen di Eropa Lebih Partisipatif

Contoh :

Sebagian besar pekerja Eropa lebih sering menikmati liburan dan hari libur.

Istirahat makan siang 90 menit ditambah 20 menit pagi dan istirahat sore.

Jaminan pekerjaan permanen merupakan bagian dari kontrak kerja di Eropa.

Tindak pidana merupakan alasan untuk pemecatan langsung dari pekerjaan.

Adanya masa percobaan enam bulan pada awal kerja pada sebuah perusahaan Eropa.

Banyak orang Eropa membenci membayar-untuk-kinerja, gaji komisi, dan pengukuran


obyektif dan sistem penghargaan. Hal ini berlaku terutama pekerja di Eropa selatan.

Banyak orang Eropa juga menemukan gagasan semangat tim sulit untuk dipahami karena
lingkungan serikat telah dichotomized hubungan pekerja-manajemen di seluruh Eropa.
Kelemahan Budaya Bisnis US

Kelemahan dari beberapa perusahaan AS dalam bersaing dengan perusahaan-perusahaan


Rim Pasifik adalah kurangnya pemahaman tentang budaya Asia, termasuk bagaimana orang
Asia berpikir dan bertindak.

Contoh :

Cina, misalnya, memiliki lebih banyak menggunakan bahasa Inggris dibandingkan dengan
berbicara Jepang atau Korea.

Manajer AS secara konsisten dituntut untuk menjadi ramah dan suka,

Amerika cenderung menggunakan nama pertama langsung dalam urusan bisnis dengan
orang asing, tetapi Di Jepang, misalnya, nama pertama yang hanya digunakan di antara
anggota keluarga dan teman-teman idekat; rekan bisnis bahkan teman lama dan rekan kerja
menghindari dari penggunaan nama pertama.

Beberapa Perbedaan Kultur Antara Manajer di US dan Manajer Asing

Amerika menjadikan waktu sebagai prioritas utama. Manager asing menitik beratkan pada
relationship.

Terdapat norma dan

personal touching

yang berbeda pada setiap negara

Peran keluarga dan variasi hubungan yang berbeda di setiap negara

Bisnis dan kehidupan sehari-hari di beberapa masyarakat dipengaruhi oleh faktor-faktor


agama

Waktu dengan keluarga dan kualitas

relationship
lebih penting dalam beberapa budaya daripada prestasi pribadi dan prestasi yang dianut
oleh manajer tradisional AS

Banyak nilai kebudayaan di seluruh dunia, semangat tim, kolektivitas, dan kesabaran lebih
kompetitif dan individualisme yang penting di Amerika Serikat

Ketepatan waktu adalah sifat pribadi yang dihargai ketika melakukan bisnis di Amerika
Serikat, tetapi tidak dihormati di banyak masyarakat dunia

Belajar dan menghormati aturan etiket orang lain untuk mencegah kesalahan sosial ketika
bertemu dengan manajer dari negeri-negeri lain,

Amerika sering melakukan bisnis dengan orang yang mereka tidak tahu, tidak seperti pelaku
bisnis di banyak budaya lain.

Meksiko (1)

Pengusaha mencari pekerja yang menyenangkan, hormat, dan patuh, daripada yang
inovatif, kreatif, dan mandiri

Meksiko menginginkan harmonis daripada konflik

Rendahnya toleransi untuk permusuhan / gesekan di tempat kerja.

Pengusaha Meksiko bersifat paternalistik, mengharapkan kesetian

Kondisi kerja yang ideal untuk orang meksiko adalah model kerjasama seperti keluarga.

Pekerja meksiko tidak menginginkan adanya dorongan untuk berinisiatif

Meksiko (2)

Ketika memberi salam biasanya untuk perempuan dengan menepuk lengan atau punggung

Untuk laki-laki dengan berjabat tangan

Jika berkunjung membawakan buah tangan

Orang Meksiko sering menghakimi bahwa bisnis sangat sulit dengan melihat cara seseorang
memperkenalkan diri.

Orang meksiko lebih menyukai face to face.


Jepang (1)

Orang Jepang sangat mementingkan loyalitas kelompok dan konsensus disebut dengan Wa.

Wa mengisyaratkan bahwa semua anggota kelompok sepakat dan bekerja sama.

Diselenggarakannya hiburan untuk memperkuat Wa.

Proses respon Jepang berbeda dengan Amerika. Ketika dihadapkan dengan pertanyaan-
pertanyaan atau pendapat yang mengganggu, manajer Jepang cenderung untuk tetap diam,
sedangkan Amerika cenderung merespon secara langsung, membela diri melalui penjelasan
dan argumen.

Kebanyakan manager di Jepang tenang, berpikir jauh ke depan, introspektif, dan


mempunyai orientasi lainnya. Berbeda dengan AS sehingga perbedaan ini berpotensi
mengganggu usaha produktif Jepang-Amerika.

Jepang (2)

Usia dan status seseorang yang sangat penting, baik dalam unit keluarga, keluarga besar,
atau situasi sosial atau bisnis.

Pemberian hadiah juga merupakan pilihan yang tepat

Jepang lebih memilih untuk melakukan bisnis atas dasar hubungan pribadi daripada
berbicara melalui telepon atau menulis korespondensi secara personal.

Jepang memiliki sifat nonkonfrontasional yaitu menghindari mengatakan “tidak” sehingga


harus waspada untuk mencermati kata-kata mereka.

Saling bertukar kartu nama secara terus menerus tanpa ada paksaan.
Brazil

Cara menyapa yang umum di Brazil :

Laki-laki dengan berjabat tangan, Perempuan dengan mencium pipi.

Membawa buah tangan saat berkunjung ke rumah orang.

Mengkritik di depan umum dianggap sebagai mempermalukan orang Brazil

Perjanjian sering dibatalkan atau dirubah pada detik-detik terakhir.

Brazilian menilai orang dari penampilan

Germany

Membawa buah tangan ketika mendapatkan sebuah undangan.

Sangat memperhatikan table manners.

Untuk melakukan sebuah bisnis Germans sepeti Americans tidak membutuhkan hubungan
personal. Mereka lebih tertarik pada kemampuan akademis pengusaha dan kredibilitas
perusahaan mereka.

Etika di kantor sangat diperhatikan

Pengambilan keputusan bisnis bersifat otokrat, tidak dapat dirubah dan harus dilakukan
oleh lower level manager dan dilarang bertanya bagi pekerja.

Berpeluang Besar Untuk Perkembangan Bisnis Secara Global

Egypt

Pemberian salam di Mesir berdasarkan kelas sosial dan agama. Untuk sesama lelaki berjabat
tangan, untuk lelaki hanya menganggukan kepala.

Etika menerima undangan sama dengan Jepang dan China.

Membawa buah tangan ketika mendapatkan undangan.


Orang Mesir melakukan bisnis dengan orang yang mereka kenal dan percayai. Sehingga
perlu menggali dalam hubungan personal

Penampilan mempunyai peranan yang penting.

Etika di kantor sama dengan etika di German

India

Berjabat tangan merupakan cara umum untuk menyapa.

Orang India menghindari untuk mengatakan “No” secara verbal maupun nonverbal.

Pemberian hadiah dipercaya memudahkan transisi ke kehidupan selanjutnya.

Etika menerima undangan sama dengan China dan Jepang.

Orang India lebih memilih menjalin kerjasama bisnis dengan mereka yang mampu
membangun kepercayaan dan saling menghormati

Ketepatan waktu merupakan aspek yang penting.

Gelar merupakan hal yang sangat penting bagi orang India.

Nigeria

Negara demokratis dengan bahasa utama Bahasa Inggris.

Nigeria menjamin kebebasan bergama.

Memiliki kekayaan alam yang melimpah dan penghasil minyak terbesar ke 6 di dunia

Hierarki dan Senioritas dalam keluarga mempunyai peranan penting.

Cara memberi salam yang umum dengan berjabat tangan

IKLIM BISNIS DI BEBERAPA NEGARA

Negara-Negara Afrika

(1)

Pandangan terhadap penduduk Afrika telah berubah dari petani yang menghindari singa, ke
arah kota jutaan konsumen yang membawa ponsel di kota
Negara-Negara Afrika

(2)

Kaya Akan Sumber Daya Potensial dan Kemajuan Bisnis yang Pesat

“Africa wasn’t even on our radar screen 10 years ago, but now we see it exploding with
opportunity”

David Novak, Chairman and CEO of Yum Brands

Negara-Negara Afrika

(3)

Ranking Kemudahan dalam Melakukan Bisnis – Sample dari Beberapa Negara Amerika

Negara-Negara Asia (1)

China – Negara dengan Perekonomian Terbesar Kedua di Dunia

Negara-Negara Asia (2)

Faktor Pendukung dan Hambatan Bisnis di Filipina

Negara terpelajar dan terbiasa berkomunikasi dengan bahasa Inggris

Supplier layanan voice-based call center terbesar di dunia, dikarenakan memiliki budaya
bisnis “deliver absolutely fantastic service

Salah satu negara pendiri PBB dan aktif dalam organisasi tersebut

Ribuan pekerja Filipina bekerja di luar negaranya, sehingga ekonomi bergantung pada
pekerja yang mengirimkan uang kembali ke negara dan juga perjalanan masuk dan keluar
negeri

Memiliki pasar yang tinggi dalam iklan pertelivisian

Negara-Negara Asia (3)

Faktor Pendukung dan Hambatan Bisnis di Taiwan

Memiliki kondisi ekonomi yang dinamis, kapitalis, dan export-driven


Meluasnya privatisasi pada bank dan industri pemerintah

Aktivitas ekspor merupakan daya pendorong utama dari industrialisasi

Beberapa brand yang berasal dari Taiwan: Acer, HTC, ASUS, Transcend, Advantech,dll

Negara-Negara Asia (4)

India – Negara Demokrasi Terbesar

di Dunia

“India’s progress in just two decades is one of the most stunning achievements in human
history” –

Barack Obama

Negara-Negara Asia (5)

Ranking Kemudahan dalam Melakukan Bisnis – Sample dari Beberapa Negara Asia

Negara-Negara Eropa

European Union

merupakan suatu blok ekonomi yang terdiri atas

27 negara Eropa

dengan

kebebasan dalam pengiriman orang, barang, dan layanan diantara mereka

, namun tiap negara menetapkan peraturannya sendiri untuk hal-hal tertentu seperti pajak
dan biaya pekerja.

Jerman – Negara dengan GDP terbesar kedua di Eropa

Iklim Bisnis di Jerman

Kondisi ekonomi yang baik dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang besar

Memiliki kompetisi yang sengit di bidang industri otomotif


Merupakan negara dengan populasi yang menua dan berkurang tercepat di Eropa

Kurangnya tenaga kerja terampil dan profesional

Ranking Kemudahan dalam Melakukan Bisnis – Sample dari Beberapa Negara Eropa

Negara-Negara Amerika

Meksiko – Negara dengan Tingkat Kekerasan yang Tinggi

Hambatan Bisnis di Meksiko

Tingginya kriminalitas

Tingginya tingkat kekerasan dan rendahnya keamanan bagi pekerja

Tingkat ketergantungan obat yang tinggi

Ranking Kemudahan dalam Melakukan Bisnis – Sample dari Beberapa Negara Amerika

THANK YOU