Anda di halaman 1dari 3

Nama : Aziza Yulqaedah

NIM : 1711070097

Program : S1 Akuntansi Lanjutan A-6602

Mata Kuliah : Internal Audit

Kasus Temuan Audit


Guna penyusunan laporan atas temuan audit, data di bawah ini dikumpulkan oleh auditor internal
selama field work pada fungsi Piutang, yaitu :

PT. ABC pada tahun 2017 perusahaan mengalami kerugian atas tidak tertagihnya piutang kredit,
hal ini tercatat dalam laporan keuangannya dimana ada peningkatan piutang tak tertagih yang
signifikan sebesar Rp. 750.000.000,-. Auditor internal menemukan bahwa bagian kredit tidak
melakukan review secara ketat disebabkan oleh adanya pengurangan staf bagian kredit. Menurut
manager kreditnya yang baru, kebijakan pemberian kredit tidak perlu ketat sebab akan
menghambat kinerja penjualan. Hal ini bisa dilihat dari komisi penjualan yang meningkat.
Untuk mengurangi biaya, penggunaan laporan kredit dari pihak luar ( penelusuran mengenai
track record dan kemampuan bayar calon pelanggan) ditiadakan. Menurut prosedur penjualan
kredit harus dilakukan review yang mendalam atas kredit yang diberikan maupun tambahan
kredit kepada pelanggan, untuk penjualan kredit dengan nilai besar harus melalui persetujuan
manajer kredit.

Diminta :

Klasifikasikan item data tersebut di atas ke dalam unsur-unsur Temuan Audit. Uraikan
rekomendasi Anda berdasarkan temuan audit tersebut !
Nama : Aziza Yulqaedah

NIM : 1711070097

Program : S1 Akuntansi Lanjutan A-6602

Mata Kuliah : Internal Audit

Abstraksi Temuan
Kantor : PT. ABC
Subjek : Piutang Usaha
Judul Laporan : Akuntansi Penjualan Kredit

 Kondisi :
Berdasarkan hasil audit, Auditor menemukan Manajer Kredit yang baru berpandangan
bahwa kebijakan pemberian kredit tidak perlu ketat sebab akan menghambat kinerja
penjualan. Untuk mengurangi biaya, penggunaan laporan kredit dari pihak luar (
penelusuran mengenai track record dan kemampuan bayar calon pelanggan) ditiadakan.
Bagian Kredit jarang melakukan review bila ada transaksi penjualan kredit yang baru
maupun tambahan.

 Kriteria :
SOP Manajemen Penjualan Kredit mengatur bahwa penjualan kredit yang nilainya besar
harus memperoleh persetujuan kredit dari Manajer Kredit. Bagian Kredit menggunakan
kebijakan Manajemen untuk melakukan review atas referensi kredit untuk semua tagihan
yang ada. Catatan mengenai pembayaran pada periode berjalan direview sebelum
memberikan tambahan kredit kepada pelanggan

 Penyebab :
Hasil pengujian audit menunjukkan bahwa Bagian Penjualan mengabaikan kebijakan dan
prosedur pemberian kredit pada saat melakukan transaksi dengan Pelanggan. Sejak
dilakukannya pengurangan jumlah staf di Bagian Kredit, tagihan-tagihan yang baru hanya
direview secara selintas.

 Akibat :
Bagian Akuntansi mencatat bahwa piutang yang tidak tertagih meningkat untuk tahun
berjalan. Kerugian dari tidak tertagihnya piutang meningkat selama tahun fiskal yang
diaudit. Komisi penjualan yang diterima oleh beberapa petugas Bagian Penjualan
meningkat.

 Rekomendasi :
1. Bagian HRD memberikan teguran secara tertulis kepada Manajer Kredit karena telah
mengabaikan SOP penjualan kredit.
2. Tingkatkan supervisi terhadap proses transaksi untuk mendorong dipatuhinya
kebijakan dan prosedur penjualan kredit.
3. Sejalan dengan kebijakan pengurangan jumlah staf pegawai di Bagian Kredit,
Manajemen sebaiknya memberikan tanggungjawab tambahan kepada Staf di Bagian
Kredit untuk melakukan analisis umur kredit setiap pelanggan.
4. Penggunaan laporan kredit dari pihak luar digunakan kembali sebagai tambahan
pertimbangan untuk memperkecil kemungkinan piutang tak tertagih.
5. Untuk mengurangi biaya, sementara pemberian komisi penjualan diperketat.