Anda di halaman 1dari 6

Nama : Naslan

N.P.M : 2018.13.2.053

Jurusan : MSDMA

Nama Dosen : Arif Alauddin Umar ,S.IP.,M.Si

HASIL ANALISA BIDANG PENJAMINAN MUTU STIA LAN MAKASSAR

Ketua Bidang : Dr. Wahidin, M.Si

Sekertaris Bidang : Rahmat, S.E, M.Ak.

DOKUMENTASI PENGAMATAN DAN RESPONDEN TERHADAP UNIT


PENJAMINAN MUTU STIA LAN MAKASSAR
Visi dan Misi STIA LAN Makassar

VISI

Menjadi Perguruan Tinggi Unggulan Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi,


Penelitian Dan Pengembangan Inovasi Serta Pengabdian Pada Masyarakat Dibidang
Administrasi

MISI

Menyelenggarakan Perguruan Tinggi Guna Meningkatkan Kompetensi Dan Kapasitas


Pegawai Negeri Pusat Dan Daerah, Pegawai Lembaga Swadana, Pegawai BUMN Dan
BUMD Serta Personil TNI/POLRI
SEKILAS PENERAPAN SISTEM PENJAMINAN MUTU STIA LAN MAKASSAR

Penjaminan mutu perguruan tinggi adalah proses penetapan dan pemenuhan standar
pengelolahan pendidikan tinggi secara konsisten dan berkaelnjutan, sehingga stecholder
memperoleh kepuasaan. Untuk itu, perguruan tinggi memilih dan menetapkan sendiri standar
pendidikan yang dikelola oelh SPM ditingkat universitas.

Pemerintah melalui UU No. 12 tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi mewajibkan semua
perguruan tinggi melaksanakan Sistem Penjaminan Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) sebagai upaya
meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Sistem Penjaminan mutu pendidikan
diimplementasikan melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan
Mutu Eksternal (SPME) sesuai dengan Kemenristekdikti No. 62 Tahun 2016.

SPMI merupakan kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh setiap
perguruan tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan
pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan. SPME adalah kegiatan penilaian melalui
akreditasi untuk menentukan kelayakan dan tingkat pencapaian mutu program studi dan perguruan
tinggi.

Kualitas (mutu) perguruan tinggi adalah tingkat kesesuaian antara implementasi


penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi bahkan
melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

STIA LAN Makassar secara otonom mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal
(SPMI) sesuai dengan Visi dan Misi, serta nilai dasar Lembaga Administrasi Negara yaitu
Integritas, Profesional, Inovatif, dan Peduli atau disingkat dengan IPIP.

Model yang digunakan dalam sistem penjaminan mutu internal STIA LAN Makassar
mengikuti siklus P-P-E-P-P (Penetapan standar, Pelaksanaan Standar, Evaluasi Standar,
Pengendalian Standar, dan Penigkatan Standar) yang selaras dengan konsep PDCA (Plan Do
Check Act) dengan prinsip continues improvement untuk setiap standar mutu.
Manajemen penjaminan mutu

1. Penetapan standar
Dalam proses ini perlu penetapan standar(indikator) yang bertujuan untuk keberhasilan
suatu proses(kegiatan). Dengan adanya stndar ini ada tolak ukur yang bisa dicapai untuk
dijadikan acuan dalam penetapan stndar keberhasialn itu sendiri.
2. Pelaksanaan standar
Pada proses ini merpakan langkah setelah stndar telah ditetapkan. Artinya kita telah sampai
pada tahap pelaksanaan atau tahapan dimana aturan ditetapkan harus dilaksanakan dan di
patuhi, agar tujuan bisa tercapai.
3. Evaluasi pelaksanaan standar
Pada tahapan ini kita melakukan proses evaluasi apa yang telah dilaksanakan pada
pelaksanaan standar. Dimana pada proses evaluasi ini ada 3 hal yang harus diperhatikan
(monitoring, audit, dan tinjauan manajemen).
4. Pengendalian stndar
Dalam hal ini suatu instansi harus memastikan bahwa output yang tidak sesuai dengan
standar harus diidentifikasi dan dikendalikan agar penggunaan dan pengiriman yang tidak
di harapkan.
5. Peningkatan standar
Dalam peningkatan ini ada 3 faktor yang harus diperhatikan yaitu ( peningkatan produk,
memperbaiki, dan meningktkan kinerja).

Sistem kepemimpinan penjaminan mutu

Berdasarkan penegmatan saya, dalam proses pelaksanaan penjaminan mutu dari stia lan
sudah memenuhi standar (SOP) pada umumnya, dalam artian kepemimpinanya transaparan dan
demokratis. Artinya hak-hak setiap mahasiswa terakomodir dengan sikap soerng pemimpin pada
bidang penjaminan mutu.

Pengambalin keputusan

Dalam proses pengembalian keputusan penjaminan mutu hanya lembaga yang menampung
kritik dan saran dari pada mahasiswa untuk disampaikan kepada pimpinan tertinggi di STIA LAN
Makassar.artinya setiap kebijkan dan keputusan hanya bisa diptuskan oleh pimpinan tertinnggi
dalam hal ini recktor disetiap kampus.

Hubungan antar manusia

Hubungan terjadi disebabkan karena ada keterkaitan atau kebutuhan setiap manusia. Dalam
hal ini mahasiswa dalam memnuhi kebutuan kampus akan melahirkan suatu interaksi, sehingga
ada hubungan timbal balik dari mahasiswa dengan pengelolah penjaminan mutu dengan
keharmonisan dan keterbukan sebagi sikap untam dalam berkomnikasi.seperti dalam peningkatan
proses pembelajaran di kelas dianggap perlu untuk memenuhi prasaran agar proses pembelajaran
bisa efektif.

Komunikasi

Dalam proses komunikasi di bidang penjaminan mutu itu sendiri dia melakukan
komunikasi keseluruhan bidang-bidang yang ada di STIA LAN Makassar. Baik dalam komunikasi
hal mengenai tujuan bidang penjamin mutu itu sendiri maupun dalam komunikasi hal biasanya
saja