Anda di halaman 1dari 2

TINJAUAN PUSTAKA

Pakan merupakan bahan-bahan hasil pertanian, perikanan, peternakan dan hasil

industry yang mengandung nutrisi dan layak dipergunakan sebagai pakan, baik yang

diolah maupun belum diolah (SNI, 2013). Bahan pakan ternak sapi pokoknya dapat

digolongkan menjadi tiga macam yaitu pakan hijauan, pakan penguat, dan pakan
tambahan (Sudarmono dan Sugeng, 2008)

Vitamin sangat penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan, dan menjaga

fungsi alami dari sistem tubuh hewan ternak. Ada dua 2 kelompok vitamin yang

dibutuhkan oleh tubuh hewan ternak, yaitu vitamin yang larut dalam air diantaranya

vitamin B kompleks, B6, B12, C, biotin, kholin, inondol, niacin. Dan vitamin yang
larut dalam lemak seperti vitamin, A, D, E, dan K.

Vitamin hanya sedikit yang dibutuhkan, tetapi hal ini sama sekali tidak boleh

diabaikan karena tidak semua bahan pakan ternak mengandung vitamin yang lengkap,

mengingat resiko dari hewan ternak yang jika kekurangan vitamin maka dapat
mengakibatkan tubuh hewan ternak lemah, sakit – sakitan, dan bahkan kematian.

Vitamin A merupakan vitamin yang dibutuhkan oleh ternak yang berperan

sebagai antioksidan, membantu dalam perkembangan embrio dan fertilitas ternak.

Antioksidan mempunyai peran penting untuk mencegah kerusakan yang ditimbulkan

oleh radikal bebas. Radikal bebas yang meningkat menyebabkan kemampuan

pertahanan tubuh berkurang, hal tersebut menjadi pemicu timbulnya stres pada ternak

yang berdampak pada penurunan produksi telur dan kualitas telur tetas. Stres dapat

dicegah dan dikurangi dengan asupan antioksidan yang cukup ke dalam tubuh ternak
tersebut. Selain sebagai antioksidan, vitamin A juga memiliki peranan penting dalam

proses reproduksi karena vitamin tersebut membantu dalam pembentukan embrio.

(Wiradimadja, 2004). Defisiensi vitamin A pada ayam betina menyebabkan penurunan

daya tetas telur dan kematian embrio pada masa inkubasi minggu pertama (West et al.,
1992).

Vitamin B1 sering disebut juga aneutrin dengan sifat antineuritis ( anti radang
urat syaraf) yang dimiliki. Vitamin B1 berfungsi untuk membantu proses metabolism

karbohidrat dan energi dalam tubuh vitamin B1 terdapat pada hijauan. Defisiensi

vitamin ini menyebabkan hilangnya nafsu makan, pertumbuhan terhambat serta terjadi
pembengkakan pada system saraf (Roche, 1979)

Daftar Pustaka

A.S,Sudarmono, Bambang,Y Sugeng, 2008, Sapi Potong, Penebar Swadaya, Jakarta.

Wiradimadja, Rachmat, Handi Burhanuddin, dan Deny Saefulhadjar. 2010.

Peningkatan Kadar Vitamin A pada Telur Ayam melalui Penggunaan Daun

Katuk (Sauropus androgynus L.Merr) dalam Ransum (Improvement of Vitamin

A Content in Chicken Egg by Katuk Leaves (Sauropus androgynus L.Merr)


Utilization in the Diet)