Anda di halaman 1dari 7

BAB IV

METODE PENELITIAN

Pada bab ini diuraikan mengenai desain penelitian, waktu, tempat


penelitian, populasi, sample, alat dan teknik pengumpulan data, data teknik
analisa dan serta etika penelitian.

A. Desain Penelitian
Desain penelitian ini merupakan kerangka kerja untuk
mengumpuklan analisa data dalam mencapai tujuan penelitan yang telah
ditetapkan dan berperan sebagai penuntun dalam proses penelitian
(Swarjana, 2015). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian eksperiman. Penelitian dengan pendekatan eksperimen
adalah suatu penelitian yang berusaha mencari pengaruh perlakuan tertentu
terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendali (Sugiyono, 2012 dalam
Makara, 2018). Desain penelitian yang digunakan, adalah one group
pretest-posttest design, yaitu desain penelitian yang kepada subjek diberikan
pretest sebelum intervensi dan posttest setelah diberikan intervensi.
Sehingga hasil yang diketahui dapat lebih akurat, karena dapat
membandingkan hasil test sebelum dan sesudah diberikan intervensi
(Sugiyono, 2007 dalam Makara, 2018). Adapun rancangan tersebut dapat di
gambarkan sebagai berikut :
Tabel 4.1
Desain Penelitian One Group Pretest-Posttest Design
Pre Test Treatment Post Test
O1 X O2
Keterangan :
Adapun design pra experimental one group pretest-posttest sebagai
berikut :
1. O1 : Pemberian pretest bermaksud yaitu untuk mengetahui
pengetahuan dan sikap orang dewasa yang mengalami
obesitas sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang
pola makan PUGS.
2. X : Memberikan intervensi agar orang dewasa yang mengalami
obesitas tau tentang pola makan PUGS. Pemberian intervensi
dengan metode Audio Visual.
3. O2 : Pemberian postest bermaksud yaitu untuk mengetahui
perubahan pengetahuan dan sikap orang dewasa yang
mengalami obesitas sesudah diberikan pendidikan kesehatan
tentang pola makan PUGS.
B. Lokasi dan Waktu Penelitian
1. Lokasi Penelitian
Lokasi dalam penelitian merupakan tempat dimana penelitian itu
dilakukan serta masalah yang diteliti masih terjadi pada tempat dimana
penelitian tersebut dilakukan (Swarjana, 2012). Lokasi penelitian
dilaksanakan di Desa Mengwitani. Tempat ini dipilih karena dari hasil
study pendahuluan di Puskesmas Mengwi I prevalensi tertinggi
terjadinya obesitas di Desa Mengwitani.
2. Waktu Penelitian
Waktu dalam penelitian merupakan kapan sebaiknya penelitian
tersebut akan dilakukan yang artinya ketika penelitian tersebut
dilakukan atau saat data dikumpulkan masalah tersebut memang masih
terjadi (Swarjana, 2012). Pembuatan proposal dimulai dari bulan
Oktober 2018, kemudian penelitian akan dilakukan bulan Februari
2019 dan penyusunan hasil penelitian akan dilakukan bulan April
2019.
C. Penentuan Sumber Data
1. Populasi
Populasi adalah kumpulan dari individu atau objek atau fenomena
yang secara potensial dapat diukur sebagai bagian dari penelitian
(Mazhindu & Scott, 2005 dalam Swarjana, 2012). Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh orang dewasa yang terdata obesitas.
Jumlah populasi dalam penelitian ini 41 orang.
Kriteria populsi meliputi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi untuk
menentukan dapat atau tidaknya sampel tersebut dipergunakan.
a. Kriteria Inklusi
Kriteria inklusi merupakan kriteria dimana subjek penelitian
mewakili syarat sebagai sampel, jadi kriteria inklusi yang akan
digunakan pada penelitian ini yaitu :
1) Orang dewasa yang bersedia menjadi responden dan menjawab
pertanyaan diberikan oleh peneliti.
2) Seseorang yang berumur ≥18 tahun.
b. Kriteria Eksklusi
Kriteria eksklusi merupakan kriteria yang subjek
penelitiannya tidak dapat mewakili sampel karena tidak dapat
memenuhi syarat sebagai sampel peneilitian, jadi kriteria Eksklusi
yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu:
1) Siswa yang tidak ada di tempat saat melakukan pengumpulan
data.
2. Sampel
Sampel adalah kumpulan individu – individu atau objek – objek
yang dapat diukur mewakili populasi (Swarjana, 2015). Sampel dalam
penelitian ini adalah seluruh orang dewasa yang terdata mengalami
obesitas di Desa Mengwitani yaitu sebanyak 41 orang.
3. Sampling
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total
sampling. Total sampling adalah teknik pengambilan sampel dimana
jumlah sampel sama dengan populasi (Sugiyono, 2011). Alasan
mengambil total sampling karena menurut Sugiyono (2011) jumlah
populasi yang kurang dari 100, seluruh populasi dijadikan sampel
penelitian semuanya.
D. Pengumpulan Data
1. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan
metode kuisioner (pre-post). Menggunakan kuisioner yang tidak
baku yaitu dengan dengan jenis face validity
2. Alat Pengumpulan Data
Jenis alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data untuk
variabel pengetahuan pada orang dewasa adalah menggunakan skala
rating dengan mengukur melalui 12 pertanyaan dengan menjawab
salah satu jawaban yang sudah disediakan dan variable sikap pada
orang dewasa adalah menggunakan skala likert dengan mengukur
melalui 12 pertanyaan dengan item jawaban sangat setuju, setuju,
tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Instrument yang akan
digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Alat dan bahan
yang akan digunakan yaitu pulpen/pensil dan lembaran kuesioner.
Pengumpulan data akan dilakukan oleh peneliti sendiri, dimana
peneliti memberikan lembaran kuesioner kepada responden untuk
menjawab seluruh item pertanyaan yang ada.
3. Teknik Pengumpulan Data
a. Persiapan
1) Sebelum penelitian dilakukan peneliti telah mendapatkan
ijin dari insitut pendidikan STIKES Bali.
2) Membuat lembaran kuisioner berisi inisia, umur, serta
respon pengetahuan dan sikap responden sebelum dan
sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang pola
makan PUGS.
3) Membuat surat permohonan menjadi responden.
4) Membuat surat persetujuan menjadi responden.
b. Pelaksanaan
1) Setalah peneliti mendapatkan ijin untuk melakukan
penelitian, peneliti mengumpulkan responden dalam satu
ruangan. Menjelaskan maksud, tujan dan manfaat di
berikannya pendidikan kesehatan. Serta memaparkan
pemilihan responden sesuai dengan kriteria inklusi sehingga
peneliti mendapatkan sebayak 15 responden di tambah 3
responden sebgai cadangan.
2) Membeikan tes awal (pre test) untuk mengetauhi
pengetahuan dan sikap responden sebelum diberikan
intervensi pendidikan kesehatan tentang pola makan PUGS.
3) Memberikan intervensi pendidikan kesehatan tentang pola
makan PUGS.
4) Memberikan tes akhir (post test) untuk mengetahui
pengetahuan dan sikap responden setelah diberikan
intervensi pendidikan kesehatan tentang pola makan PUGS.
c. Tahap Pengolahan Data
Sebelum di Analisa data harus diolah terlebih dahulu. Kegiatan
mengolah data sebagai berikut.
1) Editing
Hasil dari kuisioner, dikumpulkan dan akan diedit.
Kegiatan ini dilakukan agar dapat mengurangi terjadinya
kesalahan dalam pengumpulan kuisioner.
2) Coding
Pengubahan data berbentuk kalimat menjadi data numerik.
3) Entry Data.
Pemasukan data ke dalam komputer dengan
menggunakan perangkat lunak computer, kemudia akan
diolah menggunakan program SPSS for Windows.
4) Tabulating
Kegiatan membuat tabel. Jawaban yang telah diberi
kode. Akan di maksukkan kedalam tabel. Data yang di
kelompokkan akan dimasukkan kedalam bentuk tabel
adalah hasil penilaian sikap sebelum pemberian pendidikan
kesehatan dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan.
E. Teknik Analisa Data dan Etika Penelitian.
1. Teknik Analisa Data
a. Analisa Data Univariat
Analisa ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik
setiap variable penelitian. Variable yang dijelaskan didalam
penelitian ini adalah pendidikan kesehatan tehadap pengetahuan
dan sikap pada orang remaja yang mengalami obesitas tentang
pola makan PUGS.
b. Analisa Bivariat
Analisa bivariat adalah analisis yang digunakan untuk
mengetahui hubungan anatara variabel bebas dengan variabel
terikat. Penelitian ini akan menguji perbedaan rata-rata (mean)
antara dua variable yaitu variable pengetahuan dan sikap
sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang pola makan
PUGS dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang pola
makan PUGS (pre-post).
F. Etika Penelitian
1. Perijinan
Dalam melakukan penelitian, peneliti akan mendapat
pengantar dari intitusi pendidikan. Selanjutnya menyerahkan surat
pengantar izin penelitian dari Ketua STIKES Bali kepada Kepala
Kesbangpol Provinsi Bali dan Kabupaten selanjutnya tembusan
disampaikan kepada Ketua Stikes Bali di Denpasar untuk mendapat
perijinan tempat penelitian.

2. Lembar Persetujuan Penelitian (inform consent)


Inform consent adalah suatu lembaran yang berisikan tentang
permintaan persetujuan kepada responden bahwa responden bersedia
untuk menjadi responden pada penelitian ini dengan membubuhkan
tanda tangan pada lembar inform cosent tersebut. Dalam hal ini
peneliti mengumpulkan responden dalam suatu ruangan, peneliti
menjelaskan maksud dan tujuan dikumpulkannya responden. Setelah
responden mengerti, peneliti melanjutkan menjelaskan manfaat dari
penelitian, apabila responden bersedia maka peneliti memberikan
suatu surat persetujuan menjadi responden untuk ditanda tangani
oleh responden yg bersedia menjadi responden.
3. Anonitomy
Untuk menjaga kerahasiaan identitas responden, peneliti tidak
akan mencantumkan nama subjek pada lembar pengumpulan data
(lembar kuisioner) yang diisi oleh responden. Dalam penelitian ini,
responden cukup mecantumkan inisial pada lembar pngumpulan
data.
4. Confidentionality (kerahasiaan)
Kerahasiaan informasi yang telah dikumpulkan dari responden
dijamin kerahasiaannya. Hanya hanya kelompok tertentu saja yang
disajikanatau dilaporkan pada hasil riset. Dalam penelitian ini,
peniliti akan menyajikan data berupa inisial nama, umur responden,
hasil pengukuran skala pengetahuan dan sikap pretest dan posttest
5. Beneficience (keuntungan)
Dalam penelitian ini baik peneliti maupun responden
mendapatkan keuntungan berupa manfaat dari pendidikan kesehatan
tentang pola makan PUGS.
6. Keadilan (Right to justice)
Keadilan adalah hak untuk mendapatkan pendidikan kesehatan
yang adil, subyek harus diperlakukan secara adil baik sebelumnya,
selama dan setelah keikutsertaanya dalam penelitian tanpa adanya
diskriminasi apabila ternyata mereka tidak bersedia dalam penelitian
ini.