Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM IPA TERAPAN

SAKLAR PINTAR

Disusun Oleh Kelompok 5 :

Evi Finarti 15312241013

Andriyanto 15312241029

Umu Khabibah 15312241049

Eka Sri Rahayu 15312241050

Pendidikan IPA I 2015

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2018
A. Tujuan
1. Merancang rangkaian listrik sederhana dengan menggunakan saklar ganda
2. Menerapkan prinsip kerja saklar dalam rangkaian listrik tertutup dan rangkaian
listrik terbuka
B. Dasar Teori
Saklar Pintar
Saklar tukar atau terkadang ada yang menyebut dengan istilah saklar hotel.
Saklar tukar sebenarnya terdiri dari 2 buah saklar yang dipasang pada daerah tangga
bawah dan daerah tangga atas,sedangkan saklar yang digunakan adalah saklar
tukar (saklar 2 arah).

Gambar 1 Diagram pengamatan Saklar tukar atau saklar 2 arah

Sakelar tukar fisiknya seperti sakelar-sakelar dinding biasa. Namun pada


sakelar tukar tunggal (satu tuas) terdapat satu tuas dan 3 terminal kabel dengan
kondisi seperti gambar di bawah.

Gambar 2. Fisik saklar tukar tunggal (Satu Tuas)

Instalasi sakelar tukar ini membutuhkan satu pasang (2 buah) sakelar tukar.
Instalasinya ada beberapa versi seperti di bawah ini.
Sama semuanya juga bisa beroperasi sesuai kebutuhan tetapi biasanya
perbedaannya hanya panjang kabelnya saja.

a). Versi 1 b).Versi 2


Gambar 3. Instalasi Salar Tukar Dengan Satu Lampu Pijar
Keterangan :
S1 = saklar 1
S2 = saklar 2
Lp = lampu
N = Saluran Fasa Netral/Negatif ( tes menggunakan tespen tidak menyala )
L = Saluran Line/Fasa/Positif ( tes menggunakan tespen menyala ) (P. Van
Harten & Ir. E. Setiawan, 2001).

Sistem pengaturan saklar dua arah dengan satu lampu ini sering digunakan pada
pemasangan instalasi rumah bertingkat, yang berguna untuk penerangan tangga pada
rumah tersebut. Pada penggunaan sakelar tukar ini sangat memudahkan kita karena
lampu bisa dihidupkan dan dipadamkan dari dua tempat yang letaknya berjauhan,
sehingga lampu bisa dihidupkan dari ujung ruangan yang satu dan bisa dimatikan dari
ujung ruangan yang lain, demikian pula sebaiknya. Rangkaian instalasi penerangan
yang menggunakan sakelar tukar banyak dijumpai di hotel-hotel atau di rumah
penginapan maupun di lorong-lorong yang panjang. Sehingga sakelar tukar ini
dikenal juga sebagai sakelar hotel maupun sakelar lorong. Tujuan dari penggunaan
sakelar ini ialah untuk efisiensi waktu dan tenaga karena penggunaan sakelar ini
sangat praktis.

Kabel yang umum dipakai pada instalasi listrik biasanya menggunakan kabel dengan
jenis NYM dan NYA dengan ukuran yang disesuaikan dengan keadaan beban yang
terpasang. Biasanya untuk instalasi penerangan digunakan kabel dengan ukuran 1.5
mm, untuk instalasi stop kontak digunakan kabel dengan ukuran 2.5 mm dan untuk
pemasangan dari KWH menuju MCB digunakan kabel dengan ukuran 4 mm.
Cara kerja rangkaian
Prinsip kerja rangkaian adalah lampu akan menyala jika posisi kedua sakelar sama.
Misal posisi pada bagian sakelar kontak atas semua atau ke bawah semua

C. Metodologi Percobaan
1. Tempat dan Waktu
Tempat : Laboratorium IPA 2 FMIPA UNY
Waktu : Rabu, 21 Maret 2018 pukul 07.00 – 09.10 WIB
2. Alat dan Bahan
a. Lampu 2 buah g. Sterofoam
b. Dudukan lampu 2 buah h. Kertas kado
c. Saklar tiga titik 2 buah i. Kertas daur ulang
d. Kabel 2 meter j. Stik es krim
e. Steker 1 buah k. Karton 1 buah
f. Isolasi l. Gunting
m. Sumber listrik

3. Langkah Percobaan
a. Persiapan

Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk praktikum

Memotong kabel menjadi dua bagian

Mengupas setiap ujung kabel

b. Merangkai

Menghubungkan titik A pada saklar 1 dengan titik D pada saklar 2 dengan


menggunakan kabel 1 yang ujungnya sudah dikupas
Menghubungkan titik C pada saklar 1 dengan titik F pada saklar 2
dengan menggunakan kabel kedua yang ujungnya telah dikupas

Menghubungkan titik C pada saklar 1 dengan titik F pada saklar 2


dengan menggunakan kabel kedua yang ujungnya telah dikupas

Menghubungkan titik tengah saklar E dengan lampu 1 kemudian


menyambungkan lampu 1 dengan lampu 2 menggunakan kabel. Setelah
itu menghubungkan titik tengan B dengan dan E dari lampu pada steker.

Menghubungkan steker dengan sumber arus listrik

Mencoba menghidupkan dan mematikan lampu dengan mengubah posisi


saklar ke atas atau ke bawah

Menyalakan lampu dari saklar sebelah kanan kekiri dan sebaliknya

Mempersiapkan kardus yang akan digunakan sebagai miniatur rumah

Merangkai rangkaian listrik saklar pintar pada miniatur rumah bertingkat.


Kemudian menghias dan merapikan miniaturnya.

Gambar rangkaian listrik dengan


sumber baterai (Gb.15) dan
sumber Ac (Gb 16)

Sumber : Ekosari (2018 : 47)


D. Data Hasil Percobaan

Miniatur Rumah dengan Saklar Pintar Keterangan

Miniatur rumah saklar pintar ini


memiliki dua buah lampu yang
terhubung dengan dua buah
saklar, yang mana ketika salah
satu saklar dihidupkan maka
kedua lampu akan hidup. Begitu
pula sebaliknya, apabila salah satu
saklar dimatikan maka lampu akan
mati
E. Pembahasan
Pada percobaan ini berjudul saklar pintar. Tujuannya adalah merancang
rangkaian listrik dengan menggunakan saklar ganda dan menerapkan prinsip kerja
saklar dalam rangkaian listrik tertutup dan rangkaian listrik terbuka. Percobaan ini
dilakukan selama jurun waktu satu minggu yaitu dari tanggal 14 maret sampai dengan
21 maret 2018. Percobaan dilakukan di laboratorium IPA 2 FMIPA UNY.

Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat saklar puntar ini anatalain
lampu , dudukan lampu, saklar 3 titik sebanyak 2 buah, kabel 2 meter, steker 1 buah,
isolasi, karton, gunting,dan kertas hias. Tahap pembuatan dari saklar pintar ini terdiri
dari 2 tahap yaitu tahap persiapan dan perangkaian. Pada tahap persiapan yaitu
praktikan menyiapakan alat dan bahan yang akan digunakan untuk praktikum,
kemudian memotong kabel menjadi 2 bagian,dan mengupas ujung kabel. Tahap kedua
yaitu tahap merangkai, anataralain yaitu menghubungkan titik A pada saklar 1 dengan
titik F pada saklar 2 dengan kabel, kemudian menghubungkan titika C pada saklar 1
dengan titik D pada saklar 2, dan menghubungan titik B pada saklar 1 dengan steker,
dan menghubungkan titik E pada saklar 2 dengan lampu yang kemudian
disambungkan dengan steker.Kemudian menghidupkan steker ke sumber arus listrik,
dan mencoba menghidupkan lampu dengan mengusebutbah posisi saklar keatas
ataupun kebawah. Apabila rangkaian lampunya sudah selesai, kemudian praktikan
membuat rangkaian miniatur rumah,setelah itu merangkain rangkaian listrik saklar
pintar pada miniatur rumah tersebut,dan tahap akhir adalah finishing yaitu proses
menghias dan merapikan miniatur rumah.

1. Tahap Persiapan
Pada tahap persiapan ini, praktikan menyiapkan alat dan bahan yang
dibutuhkan dalam pembuatan minatur rumah dan rangkaian saklar pintar. Salah
satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah pemilihan saklar, tidak
semua jenis saklar dapat digunakan untuk rangkaian saklar pintar ini. Rangkaian
saklar pintar hanya bisa dilakukan untuk jenis saklar tiga titik,atau yang disebut
dengan saklar hotel atau saklar tukar. Karena pada percobaan praktikan telah
mencoba untuk menggunakan saklar 2 titik ( sakar biasa) dan tidak berhasil.
Kemudian paraktikan mencoba menggunakan saklar 3 titik atau saklar tukar dan
hasilnya berhasil.
Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya yaitu pemilihan kabel. Semua jenis
kabel bisa digunakan dalam pembuatan saklar pintar. Namun, kabel yang biasa
digunakan yaitu jenis kabel YM dan NYA dengan ukuran yang yang disesuaikan
dengan keadaan beban yang terpasang. Untuk instalasi penerangan digunakan
kabel dengan ukuran 1,5 mm, untuk stop kontak ukuran 2,5 mm, untuk
pemsangan dari KWH menuju MCB digunakan kabel dengan ukuran 4 mm.
2. Perangakaian Rangkaian Saklar Pintar
Pada proses perangkaian saklar pintar ini, pastikan saklar yang digunakan
benar yaitu saklar 3 titik atau saklar tukar,sering disebut dengan saklar hotel.
Prinsip dari hasil rangkaian saklar pintar ini adalah dimana lampu dapat
dihidupkan dan dimatikan dari dua tempat yang berbeda,misalnya diterapkan
dalam ruangan yang berlorong panjang. Sehingga untuk memudahkan mematikan
lampu agar mengefisienkan waktu dan tenaga,lampu lorong dapat dimatikan
diberbagai sisi tempat,misal dari pojok kanan dan pojok kiri, atau hal ini dapat
diterapkan di rumah yang bertingkat, kita dapat mematikan lampu dari tingkat 1
ataupun 2. Berikut rangkaian listrik dari saklar pintar :

A D
Saklar Saklar
B E
1 C F
2

Cara memasangnya yaitu dengan menghubungkan A (on) dengan E (Off),


kemudian menghubungkan C (off) dengan D (on), dan B dan E disambungkan ke
lampu dan sumber listrik. Pada pemasangan yang silang ini,maka dinamakan
saklar tukar. Dengan pemasangan yang seperti ini maka lampu akan menyala jika
saklar 1 dan 2 dalam posisi berbeda. Berikut kondisi yang akan terjadi pada
masing masing saklar terhadap nyala lampu :
Apabila saklar 1 A diatas (posisi on) dan saklar 2 F diatas (Posisi Off) maka
lampu akan menyala. Apabila saklar 1 C diatas ( posisi off) dan saklar 2 D diatas
(Posisi On) maka lampu akan menyala. Kemudian lampu akan mati atau tidak
menyala apabila posisi pada kedua saklar sama yaitu saklar 1 dan 2 On,yaitu
ketika A diatas dan F diatas,kemudian pada posisi ketika saklar 1 dan 2 dalam
kondisi off semua yaitu saklar C diatas dan Saklar F diatas.
3. Perangkaian miniatur rumah
Pada tahap ini adalah penerapan saklar pintar dalam miniatur rumah. Praktikan
membuat miniatur rumah bertingkat. Dimana praktikan memasang saklar 1 pada
tingkat 1 dan saklar 2 pada tingkat 2. Diharapkan dengan pemasangan ini,
memudahkan seseorang untuk dapat menghidupkan ataupun mematikan dapat
dilakukan di kedua tempat yaitu lantai 1 atau lantai 2,sehingga akan
mengefisienkan tenaga dan waktu.
Untuk membuat miniatur ini dibutuhkan beberapa bahan dianataranya karton,
kertas hias, dan sterofoam. Berikut hasil miniatur rumah bertingkat yang telah
praktikan design :

Foto design miniatur boss....

F. Kesimpulan

1. Rangkaian saklar pintar dirancang melalui 3 tahap yaitu tahap satu adalah
persiapan alat dan bahan, tahap 2 adalah perangkaian saklar tukar,dan yang tahap
3 adalah pembuatan miniatur rumah bertingkat.
2. Penerapan prinsip kerja saklar pintar dapat diterapkan pada rumah yang
bertingkat,dimana kita bisa mematikan lampu dari tingkat sau atupun dua, dapat
juga diterapkan pada lorong yang panjang, kita dapat mematikan lampu dari sisi
kanan ataupun kiri.
G. Daftar Pustaka
Ekosari Roektiningroem & Joko Sudomo. 2018. Petunjuk Praktikum IPA Terapan.
Yogyakarta : FMIPA UNY.
P. Van Harten & Ir. E. Setiawan. 2001. Instalasi Listrik Arus Kuat 1. Jakarta :
Trimitra Mandiri.

Anda mungkin juga menyukai