Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN

PRAKTIKUM INSTRUMENTASI
LINEAR VARIABLE DEFFERENTIAL
TRANSFORMER (LVDT)

Disusun Oleh :
Feri Nugroho
NIM. 07507131026

JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA


PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA D-3
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
INSTRUMENTASI
Job. 06 Rev. 00 25-11-08 Hal dari hal
Sem 3 Linear Variable Diferential Transformer (LVDT) 4 X 50’

I. TUJUAN
Setelah selesai praktikum mahasiswa diharapkan dapat :
1. Memahami karateristik LVDT
2. Mengetahui implementasi LVDT
II. TEORI SINGKAT
Linear Variable Differential Transformer (LVDT) merupakan salah satu alat ukur
simpangan yang mempunyai ketelitian sampai orde micrometer, LVDT tersusun dari satu
kumparan primer dan dua kumparan sekunder, kumparan terpasang secara melingkar di
sepanjang inti silinder ferromagnet. Tegangan AC mengalir pada primer sehingga karena
prinsip induksi maka secara proporsional terjadi induktansi di sekundernya dengan jangkauan
frekuensi 1-10kHz. Selama inti bergerak maka akan terjadi perubahan nilai pada tegangan
sekunder. Kumparan sekunder dihubungkan secara terbalik seri, sehingga tegangan
keluarannya berbeda antar sekundernya.
III. ALAT YANG DIGUNAKAN
1. CRO
2. Multimeter
3. AFG
4. Unit praktikum
5. Kabel penghubung
IV. HASIL PERCOBAAN
Gambar Rangkaian

AFG

ΔX
Table Pengamatan
Output
No. Posisi Inti (mm)
V1 V2 Vout
1 5 3 5.6 2.5
2 10 9 3.4 5.6
3 15 2.4 11 8

5 mm = Vout  2.5 x 1Vp-p = 2.5 Vp-p


V1  2.8 x 2Vp-p = 5.8 Vp-p
V2  3 x 1Vp-p = 3 Vp-p
10 mm = Vout  2.8 x 2Vp-p = 5.8Vp-p
V1  1.8 x 5Vp-p = 9 Vp-p
V2  3.4 x 1Vp-p = 3.4 Vp-p
15 mm = Vout  4 x 2Vp-p = 8 Vp-p
V1  2.4 x 1 Vp-p = 2.4 Vp-p
V2  2.2 x 5Vp-p = 11 Vp-p

V. KESIMPULAN
 Tegangan output yang besar hanya dengan pergeseran inti yang kecil.
 Mempunyai kepekaan yang tinggi dan dapat memperoleh beda tegangan hanya
dengan pergeseran inti dibawah 0,5 mm