Anda di halaman 1dari 1

WEB OF CAUTION ACCORDING TO THE PATIENT’S CLINICAL CONDITION AND MEDICAL &

NURSING TREATMENT IN FRACTURE COMMINUTIF CASE

Jatuh , Kecelakaan Tekanan tulang # meredam energi yang terlalu besar

FRAKTUR COMMINUTIF

Fragmen Tulang Bergerak

Merusak Jaringan Sekitar Prosedur Pembedahan


(ORIF)

Menembus Kulit Pelepasan Mediator


Trauma arteri / Deformitas Kurang Informasi Spinal Tindakan Invasif
(Fraktur Terbuka) Nyeri (Histamin,
Bradikinin, vena Prosedur Pembedahan Anestetic
Prostaglandin, Dll) Block (SAB) Luka operasi /
Luka Gangguan terputusnya jaringan
Perdarahan Fungsi Krisis Situasional
Ditangkap Reseptor
Kerusakan Nyeri Perifer
Integritas Jaringan Kehilangan ANSIETAS Penurunan NYERI
volume cairan HAMBATAN Motorik
MOBILITAS
Impuls Ke Otak
FISIK
Kerusakan Gunakan HAMBATAN
MOBILITAS
Pertahanan Primer RESIKO SYOK Kelemahan
pendekatan yang FISIK
(Port De Entry HIPOVOLEMIK ,
menenangkan anggota gerak
Kuman) NYERI ditandai (HB
AKUT, turun “9mg/dl” Monitoring vital RESIKO
ditandai Nyatakan
, hematokrit sign INFEKSI
(ekspresi muka sebelm/sesudah dengan jelas Prosedur
RESIKO 30%, harapan
sakit menahan latihan dan lihat Pemindahan
INFEKSI, eritrosit 3.1 respon pasien terhadap pelaku
ditandai nyeri, nyeri
pada daerah jt/ul, TD saat latihan pasien
(limfosit 19%,
eosinofil 4 %, fraktur, skala 120/80mmhg, RESIKO
suhu 37,5˚ C, Konsultasikan Jelaskan semua
CEDERA
suhu 37,5˚ C, nyeri 6, nyeri dengan terapi prosedur dan apa
bengkak dan timbul jika Pasien yang dirasakan
fisik
nyeri pada digerakkan kaki mengeluh tentang rencana selama prosedur
daerah fraktur lemah ambulasi sesuai Sediakan
kirinya, seperti Temani pasien untuk
dengan lingkungan
ditusuk2, memberikan yang aman
kebutuhan keamanan dan
berkurang saat untuk
INTERVENSI mengurangi takut
KEP: Bantu klien untuk Pasien
INTERVENSI KEP: Pertahankan
1. Pertahankan Lakukan pengkajian catatan intake dan menggunakan Berikan informasi Identifikasi
teknik aseptif 1.nyeri secara output yang akurat tongkat saat faktual mengenai kebutuhan
dalam menutup komprehensif termasuk diagnosis, tindakan keamanan
lokasi, berjalan dan prognosis
dan merawat luka karakteristik, durasi,
Monitor status
cegah pasien,
2.Batasi frekuensi, kualitas hidrasi sesuai dengan
pengunjung bila ( kelembaban terhadap cedera Libatkan keluarga
dan faktor presipitasi
untuk
kondisi fisik
perlu membran mukosa,
2.Observasi reaksi Ajarkan pasien mendampingi klien dan fungsi
3.Cuci tangan nadi adekuat,
setiap sebelum nonverbal dari tekanan darah atau tenaga kognitif pasien
dan sesudah
Ketidaknyamanan
ortostatik ), jika kesehatan lain Instruksikan pada dan riwayat
tindakan 3.Kontrol lingkungan diperlukan tentang teknik pasien untuk penyakit
keperawatan yang dapat ambulasi menggunakan terdahulu
4.Gunakan dan mempengaruhi nyeri Monitor hasil lab pasien
lakukan seperti suhu ruangan, yang sesuai tehnik relaksasi
pencahayaan dan Kaji kemampuan Menghindarkan
perawatan thdp dengan retensi
kebisingan pasien dalam Dengarkan dengan lingkungan
rawat kateter cairan (BUN , Hmt
intermiten untuk
4.Kurangi faktor
, Mobilisasi penuh perhatian yang
presipitasi nyeri
menurunkan osmolalitas urin, berbahaya
infeksi kandung 5.Kaji tipe dan sumber albumin, total Latih pasien dalam (misalnya
kemih nyeri untuk menentukan protein ) pemenuhan memindahkan
5.Tingkatkan intervensi kebutuhan ADLs Identifikasi perabotan)
intake nutrisi Monitor vital sign secara mandiri tingkat
6.Ajarkan tentang teknik sesuai kemampuan Memasang side
(TKTP) setiap 15menit – kecemasan
non farmakologi: rail tempat tidur
6.Monitor tanda napas dala, relaksasi, 1jam
dan gejala infeksi distraksi, kompres Dampingi dan Menyediakan
sistemik dan hangat/ dingin Kolaborasi Bantu pasien saat Bantu pasien tempat tidur
mobilisasi dan yang nyaman
local
7.Tingkatkan istirahat
pemberian cairan
bantu penuhi
mengenal situasi
7.Ajarkan pasien Berikan informasi
IV yangmenimbulk dan bersih
dan keluarga kebutuhan
tentang nyeri seperti Menganjurkan
tanda dan gejala Berikan cairan oral ADLs ps. an kecemasan
penyebab nyeri, berapa keluarga untuk
infeksi lama nyeri akan
8..Kaji suhu berkurang dan antisipasi Kolaborasi dokter Berikan alat menemani
Dorong pasien
badan pada ketidaknyamanan jika tanda cairan Bantu jika klien pasien.
dari prosedur untuk
pasien setiap 4 muncul meburuk Memerlukan Memindahka
jam mengungkapkan
8.Berikan analgetik n barang-
9.Lakukan
untuk mengurangi Atur kemungkinan
Ajarkan pasien perasaan,
kolaboratif dengan tranfusi barang yang
dokter untuk nyeri: bagaimana ketakutan,
Ketorolak 3x30 dapat
pemberian terapi
Persiapan untuk merubah persepsi
antibiotik: mg/hr Membahayak
a.Tetagam tranfusi posisi dan
profilaksis tetanus
9.Monitor vital sign
berikan bantuan an
sebelum dan sesudah
250 UI (IM), pemberian analgesik Monitor intake dan jika
Ceftriaxon 2x 1 urin output setiap 8
gram diperlukan
jam