Anda di halaman 1dari 54

1. rumah sakit memiliki program peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP).

Apakah yang dimaksud dengan “mutu” dalam kalimat tersebut?


A. mutu adalah usaha untuk tidak memenuhi harapan pelanggan
B. mutu adalah nilai terendah dari suatu produk atau jasa
C. mutu adalah suatu persepsi yang dipahami secara berbeda oleh tiap orang
D. mutu adalah produk dengan biaya mahal
E. mutu adlah ketidakpuasan pelanggan

2. rumah sakit islam sultan agung semarang memahami bahwa keinginan konsumen dalam
hal ini pasien dan keluarga pasien sangatlah berbeda dari orang. Untuk itu, perlu dilakukan
tindakan yang bertujuan untuk selalu meningkatkan mutu dari rumah sakit. Apakah
pengertian dari “peningkatan mutu” dalam Rumah sakit?
A. suatu perbaikan dalam layanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan pasien
B. suatu pendekatan edukasi yang tidak berkelanjutan dan kemprehensif
C. suatu perbaikan yang berorientasi pada kepentingan rumah sakit saja
D. suatu pendekatan edukasi yang tidak melihatkan pasien dan keluarga
E. suatu edukasi dan perbakikan layanan kesehatan sesuai budget

3. . Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang sangat berfokus terhadap peningkatan mutu
layanan dan keselamatan pasien, yang dinilai menggunakan suatu indikator mutu. Ada 4
klasifikasi indikator mutu berdasarkan area, yaitu klinis, managerial, sasaran keselamatan
pasien dan JCI. Apakah yang termasuk dalam indikator mutu area klinis?
A. Pelaporan aktivitas sesuai undang-undang
B. Harapan dan kepuasan pasien serta keluarga
C. Kelengkapan obat dalam emergency troly
D. Penulisan resep sesuai formularium RS
E. Demografi pasien dan diagnosis klinis

4. Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang sangat berfokus terhadap peningkatan mutu
layanan dan keselamatan pasien, yang dinilai menggunakan suatu indikator mutu. Ada 4
klasifikasi indikator mutu berdasarkan area, yaitu klinis, managerial, sasaran keselamatan
pasien dan JCI. Apakah yang termasuk dalam indikator mutu area manajerial?
A. Pelaporan aktivitas sesuai undang-undang
B. Harapan dan kepuasan pasien serta keluarga
C. Kelengkapan obat dalam emergency troly
D. Penulisan resep sesuai formularium RS
E. Demografi pasien dan diagnosis klinis

5. Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang sangat berfokus terhadap peningkatan mutu
layanan dan keselamatan pasien, yang dinilai menggunakan suatu indikator mutu. Ada 4
klasifikasi indikator mutu berdasarkan area, yaitu klinis, managerial, sasaran keselamatan
pasien dan JCI. Apakah yang termasuk dalam indikator mutu area JCI?
A. pengadaan rutin peralatan kesehatan dan obat
B. angka penggunaan ondormed consent pada penelitian di RS
C. angka pasien jatuh dengan cidera
D. kematian pasien di meja operasi
E. penggunaan antibiotika dan obat lainya
6. Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang sangat berfokus terhadap peningkatan mutu
layanan dan keselamatan pasien, yang dinilai menggunakan suatu indikator mutu. Ada 4
klasifikasi indikator mutu berdasarkan area, yaitu klinis, managerial, sasaran keselamatan
pasien dan JCI. Apakah yang termasuk dalam indikator mutu area sasaran keselamatan
pasien?
A. Angka visite dokter spesialis pada pasien baru (area klinis)
B. Angka kematian pasien AMI saat rawat inap (JCI)
C. Angka pelaporan kalibrasi peralatan medis
D. Angka kepuasan pelanggan rawat jalan (area manajemen)
E. Angka kepatuan dan higiene di rumah sakit
7. Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang memiliki suatu alur atau jalur dalam pelaporan
indikator mutu supaya terjamin bahwa keluhan pasien dapat tertangani dengan benar dan
bersifat solutif. Bagaimana alur pelaporan jika setting berada di IGD?
A. IGD  Ka instalasi  komite mutu  direksi
B. IGD  manager  Ka instalasi  direksi
C. IGD  manager  Ka bag  direksi
D. IGD  komite mutu  Ka instalasi  direksi
E. IGD  komite mutu  manager  direksi

8. Seorang keluarga pasien mengeluh pada dokter jaga IGD bahwa dia lelah karena
menunggu hasil laboratorium darah rutin selama lebih dari 2 jam. Keluarga pasien juga
cemas bahwa pasien akan mengalami kondisi yang sama yang nantinya ditakutkan berakibat
fatal pada penyakit yang dideritanya. Berdasarkan skenario tersebut, terletak di area
manakah komplain terhadap indikator mutu terjadi?
A. Indikator mutu area klinis
B. Indikator mutu area manajerial
C. Indikator mutu area sasaran keselamatan pasien
D. Indikator mutu area JCI
E. Indikator mutu area syariah

9. Seorang pasien laki-laki di bangsal rawat inap bertanya kepada perawat mengenai warna
gelang yang dipasang dipergelangan tangannya dengan pasien laki-laki lain. Dia mendapat
gelang berwarna pink, namun menurut pengamatannya bahwa semua pasien laki-laki di
bangsal rawat inap mendapat gelang berwarna biru. Berdasarkan skenario tersebut, terletak
di area manakah kompalin terhadap indikator mutu terjadi?
A. Indikator mutu area klinis
B. Indikator mutu area manajerial
C. Indikator mutu area sasaran keselamatan pasien
D. Indikator mutu area JCI
E. Indikator mutu area syariah
10. Seorang keluarga pasien mendadak mendatangi kasie rawat inap dengan marah karena
permintaannya via telpon dari bangsal untuk mendapat kepastian jumlah total tagihan
rawat inap tidak segera didapatkan. Permintaan itu sudah disampaikan sejak pukul 14.00
WIB namun hingga pukul 18.00 WIB tidak ada kabar mengenai jumlah tagihan. Berdasarkan
skenario tersebut, terletak di area manakah komplain terhadap indikator mutu terjadi?
A. Indikator mutu area klinis
B. Indikator mutu area manajerial
C. Indikator mutu area sasaran keselamatan pasien
D. Indikator mutu area JCI
E. Indikator mutu area syariah

11. Sebutkan nomer dan tahun undang-undang yang terkait dengan pelaksanaan K3RS
tentang syarat keselamatan kerja wajib dipatuhi untuk mengendalikan kecelakaan dan
penyakit akibat kerja?
A. UU no. 36 tahun 2009
B. UU no. 13 tahun 2003
C. UU no. 1 tahun 1970
D. UU no. 44 tahun 2009
E. UU no. 14 tahun 1969
12. Sebutkan pengertian dari keselamatan dan kesehatan kerja di RS?
A. Unsur keselamatan dan kesehatan para pekerja saja
B. Resiko kerja adalah konsekuensi dari petugas kesehatan RS yang tidak perlu
dipermasalahkan
C. Alat pelindung diri diperlukan di RS oleh dokter yang melakukan operasi saja
D. Merupakan suatu upaya untuk menekan atau mengurangi resiko, dan penyakit
akibat kerja dan kecelakaan serta tidak dapat dipisahkan anatara unsur
keselamatan dan kesehatan
E. Penyakit akibat kerja di RS hanya perlu dilakukan penanangan secara
medikamentosa saja
13. Sebutkan macam-macam kegiatan untuk keselamatan pasien di RS?
A. Melakukan anamnesa, membuat pasien senang, mencegah terjadinya cedera,
membahas kesalahan medis, membuat sistem asuhan pasien aman
B. Melakukan assesment resiko, identifikasi dan pengelolaan, yang berhubungan
dengan resiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dari
insiden dan tindak lanjutnya serta implementasi solusi untuk meminimalkan
timbulnya resiko
C. Mencegah terjadinya cedera petugas saat melakukan pelayanan di RS
D. Membahas kesalahan medis, membahas kelengkapan dokumen rekam medis
E. Membuat sistem asuhan pasien aman, membuat petugas menjadi nyaman,
meningkatkan kunjungan pasien di RS

14. Sebutkan manfaat dibentuknya unit K3 di Rumah sakit?


1. Mempertahankan kelangsungan operasional RS
2. Meningkatkan derajat kesehatan karyawan RS
3. Melindungi karyawan dari penyakit akibat kerja
4. Kepuasan pasien dan pengunjung

A. 1 dan 2
B. 1,2,3
C. 1,3,4
D. 3 dan 4
E. 1 dan 4

15. Manakah dibawah ini yang termasuk dalam ruang lingkup K3 Rumah sakit?
A. Keselamatan kendaraan pengunjung RS
B. Keselamatan terhadap pemakaian peralatan medik dan non medik
C. Besarnya kerugian dokter akibat tuntutan pasien
D. Penyediaan air bersih khusus ruang perawatan pasien
E. Keselamatan terhadap pengendara lalu lintas
16. Sebutkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan tenaga kerja?
A. Beban kerja
B. Lingkungan kerja
C. Kapasitas kerja
D. Jawaban A dan C benar
E. Jawaban A, B dan C benar

17. Sebutkan identifikasi potensi bahaya dari faktor fisik terhadap pekerja yang paling
beresiko?
A. Karyawan yang bekerja di lokasi genset
B. Karyawan yang bekerja di lokasi tempat pembuangan limbah
C. Karyawan yang bekerja di laboratorium RS
D. Dokter, perawat, petugas laundry di lokasi IGD, lokasi laundry
E. Petugas kamar mayat di lokasi kamar mayat

18. Sebutkan salah satu tupoksi ketua dari struktur organisasi K3RS?
A. Menyiapkan sarana pengendalian kebakaran
B. Menganalisis hasil pemeriksaan kesehatan sebelum kerja, berkala dan khusus, data
rawat jalan, data rawat inap seluruh sumber daya manusia RS
C. Melakukan upaya pengendalian dan pencegahan pada kejadian tidak aman: kondisi
dan tindakan tidak standar, kesalahan manusia, kewaspadaan standar
D. Membuat target keselamatan dan menjamin efektifitas pencapaiannya

19. Sebutkan pengertian dari managemen sanitasi RS?


A. Upaya desain konstruksi dan mekanisasi, pemeliharaan dan perbaikan serta
pengendalian fasilitas dan infrastruktur RS
B. Terkait dengan protap pelaksanaan operasi section cesaria
C. Menciptkan dan mengkondisikan karyawan RS agar terampil
D. Pengendalian pengunjung yang tidak diharapkan di RS
E. Program kebersihan dan kerapian RS
20. Manakah yang termasuk ruang lingkung sanitasi RS?
A. Penyediaan obat dan kondisi pengangkutan sampah
B. Sanitasi ruang bangun dan peralatan non medis, da pengelolaan limbah cair RS
C. Penyediaan air bersih khusus ruang perawatan pasien
D. Pengelolaan limbah cair dan penyediaan ATK kantor
E. Pengelolaan sampah dan tarif RS

21. Sebutkan penggolongan standar air bersih di RS?


A. Jernih, tak berwarna, tak berasa, berbau
B. Tak mengandung organisme pathogen dan bebas dari kandungan biologi yang
membahayakan kesehatan, jernih, tak berwarna, tak berasa, tak berbau
C. Jernih, tak berwarna, berasa asin, tak berbau
D. Mengandung bahan kimia yang konsentrasi yang dapat mengganggu fisiologi dan
estetika serta tak merugikan secara ekonomis
E. Mengandung bahan atau sisa korosif

22. Disebut apakah alat yang dapat digunakan untuk memusnahkan limbah padat RS?
A. Autoclave
B. Safety box
C. Incinerator
D. Needle pit
E. Jawaban A dan B benar

23. Dibawah ini manakah yg termasuk limbah padat yg dihasilkan dari unit
laboratorium?
A. Alat suntik, catridge film, kateter
B. Alat suntik, reagen, dan pot sputum
C. Reagen, catridge film, dan alat music
D. Kateter, alat suntik, reagen
E. Semua jawaban benar

24. Manakah yg merupakan dampak kebisingan?


A. Iritasi pada kulit
B. Ganguan system saraf
C. Gangguan penglihatan
D. Dampak fisiologis (tinnitus)
E. Sumua jawaban benar

25. Manakah yg merupakan 7 langkah keselamatan pasien RS ?


1. Bangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien, ciptakan kepemimpinan dan
budaya yg terbuka dan adil
2. Integrasikan aktivitas pngelolaan resikio, kembangkan system dan proses
pengelolaan resiko, serta lakukan identifikasi dan assessment hal potensial
bermasalah
3. Integrasikan aktivitas pengelolaan resiko, kembangkan system dan proses
pengelolaan resiko, serta lakukan identifikasi dan asesmen hal yg potensial
bermaslah
4. Cegah cedera melalui implementasi system kp. Gunakan informasi yg ada
tentang kejadian/ masalah untuk melakukan perubahan pada system pelyan
KKP-RS
5. Pastikan staf and agar dengan mudah dapat melaporkan insiden, serta RS
mengatur pelaporan kepada KKP-RS
A. 1,2,3,4
B. 1,2,3,5
C. 2,3,4,5
D. 1,3,4,5
E. 1,2,4,5

26. Manakah yg merupkan regulasi yang mengatur tentang baku mutu limbah cair bagi
RS?
A. PP no. 6 tahun 1988
B. Kep-58/menlh/12/1995
C. PP no. 20 th 1990
D. PP no. 51 th 1993
E. PP no. 35 th 1991
27. Terciptanya tempat kerja / lingkungan kerja yg sehat dana man sehingga terbentuk
masyarakat pekerja yang sehat, khususnya di faskes disebut apakah pernyataan ini?
A. Tujuan kesehatan dan keselamatan kerja
B. Manfaat kesehatan dan keselamatan kerja
C. Strategy kesehatan dan keselamatan kerja
D. Fungsi kesehatan dan keselamatan kerja
E. Tugas pokok kesehatan dan keselamatan kerja
28. Penyerasian antara kapasitas kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja agar setiap
pekerja dapat bekerja secara sehat tanpa membahayakan dirinya sendiri maupun
masyarkat disekelilingnya disebut apa?
A. Management resiko
B. Keselamatan kerja
C. Kesehtan kerja
D. Hospital by law
E. Standar keselamatan pasien

29. Pedoman manajemen K3 tentang 7 langkah keselamtan pasien di RS, manakah yg


merupakan salah satu langkah tersebut?
A. Bangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien, ciptakan kepemimpinan
dan budaya yg tertutup dan adil
B. Pimpinan dan dukungan staf, bangunlah komitmen dan focus yg kuat dan
jelas tentang keselamatan pasien di rs
C. Tanpa ada integrase aktivitas pengelolaan resiko, kembangkan system dan
proses pengelolaan resiko, serta lakukan identifikasi dan assessment hal yg
potensial bermasalah
D. Belajar dan tdk berbagi pengalaman tentang KP. Dorong staf anda untuk
melakukan analissis akar masalah untuk berlajar bagaimna dan mengapa
kejadian itu timbul
E. Cegah cedera tidk melalui implementasi system kp. Gunakan informasi yg ada
tentang kejadian/ masalah perubahan pada system pelyan KKP-RS
30. Disebut apakah peluang terjadinya sesuatu yg menimbulkan dampak negative
terhadap tujuan organisasi?
A. Financial risk
B. Non clinical risk
C. Clinical risk
D. Corporate risk
E. Manjemen risk

31. Limbah rumah sakit yg dihasilkan selama pelayana pasien secara rutin, pembedahan
dan di unit-unit resiko tinggi. Disebut apakah jenis limbah tersebut?
A. Limbah patologi
B. Limbah dapur
C. Limbah klinik
D. Limbah dapur,laundry
E. Limbah radioaktif

32. SIM RS diperlukan sebagai system teknologi informasi kommunikasi yg memproses


dan mengintregrasikan seluruh pelayanan rumah sakit. Manakah landasan hukm
dibawah ini yg sesuai dengan pernyatan tersebut?
A. Undang-undang nomor 14 tahun 2008
B. Peraturan pemerintah REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2014
C. Keputusan mentri kesehatan RI nomor 837 tahun 2007
D. Permenkes no. 82 tahun 2013 tentang SIMRS
E. Permenkes REPUBLIK INDONESIA NOMOR 92 TAHUN 2014
33. “Data kesehatan yg telah diolah atau diproses menjadi bentuk yg mengandung nilai
dan makna yang berguna untuk meningkatkn pengetahuan dalam mendukung
pembangunankesehatan”. Manakah pernyataan dibawah ini yg sesuai dengan
terminology tersebut?
A. Sitem informasi kesehatan
B. Data kesehatan
C. Informasi kesehatan
D. Indicator kesehatan adalah
E. Muatan data
34. “Pengelolaan data sebagai satu kesatuan yg terpadu pada sub system dalam system
kesehatan Nasional Indonesia”. Manakah pernyataan dibawah ini yang sesuai
dengan pernyaatan tersebut?
A. Pembiayaan kesehatan
B. Pemberdayaan masyarakat
C. Sumber daya manusia (SDM) kesehatan
D. Penelitian dan pengembangan kesehatan
E. Manajemen, informasi, dan regulasi kesehatan

35. Manakah contoh dibawah ini yg merupakan indikator sim RS sebagai informasi?
A. Pembiayaan kesehatan
B. Meningkatkan mutu pelayanan medik
C. Komitmen bagi para pemangku kebijakan
D. Data unik spesifik farmasi, laboratorium, dsb
E. Rasio kunjungan dengan total kunjungan, BOR, BTO

36. Apa manafaat diaplikasikannya sim RS?


A. Informatif bukan data mentah
B. Meningkatkan mutu pelayanan medik
C. Data unik spesifik farmasi, laboratorium, dsb
D. Rasio kunjungan dengan total kunjungan, BOR, BTO
E. Komitmen bagi para pemangku kebijakan
37. Apakah tujuan terwujudnya system informasi kesehatan dalam kegiatan managerial?
A. Memudahkan system pelaporan
B. Meregistrasi penyakit, komunitas
C. Membantu pengambil keputusan
D. Memperoleh indicator keberhasilan dan pengukurannya
E. Untuk administrasi, hokum, keuangan, riset dan edukasi, dokumentasi

38. Manakah yang merupakan peran managemen pada informational roles?


A. Fungsi monitoring untuk meneryskan informasi pada orang lain dalam
unitnya
B. Menjalin hubungan baik dengan rekan kerja menyelesaikan masalah bisnis
C. Membuat perbaikan informasi yang cukup permanen
D. Menyelesaikan perselisihan dalam atau antar unit
E. Mengubah struktur organisasi

39. Manakah modul dibawah ini yang merupakan bagian dari sistem human resources
development (HRD)?
A. Modul managemen asset
B. Modul penyajian paywell
C. Modul managemen keuangan
D. Modul managemen pelayanan
E. Modul pemasaran dan publikasi (PR)

40. Apakah yang menjadi peran pengembangan sistim informasi manajemen RS sebagai data
support?
A. Meddukung integrase dengan system luar seperti system askes
B. Fasilitas perhitungan unit cost
C. Perhitungan jasa pelaksana layanan dilakukan secara actual
D. Antrian pasien tiap unit pelayanan otomatis berdasar kedatangan loket
E. Proses bisnis dapat berjalan cepat, tepat, dan efektif dalam pengambilan keputusan

41. Berikut ini manakah yang merupakan langkah – langkah manajemen resiko?
I. identifikasi resiko
II. evaluasi resiko
III. menetapkan kebijakan
IV. evaluasi kebijakan
A. IV
B. II,IV
C. I,III
D. I,II,III
E. I,II,III,IV

42. Dibawah ini manakah yang merupakan tujuan umum manajemen resiko?
I. Menguragi atau meminimalkan resiko
II. Memelihara Sumber daya finansial RS
III. Memelihara SDM RS
IV. Memelihara kelangsungan aktifitas RS

a. I,II,III
b. I,III,IV
c. I,II,IV
d. II,III,IV
e. I,II,III,IV

43. Berikut ini manakah yang merupakan internal resiko dari aspek sumbernya?

I. Kerusakan asset oleh karyawan RS


II. Kelumpuhan, kematian, atau kesakitan akibat kecelakaan kerja
III. Piutang tak tertagih
IV. Miss manajemen

A. I,II,III
B. I,II,IV
C. I,III,IV
D. II,III,IV
E. I,II,III,IV
44. Dibawah ini manakah yang termasuk dalam kebijakan resiko manajemen?
I. Memindahkan resiko
II. Edukasi staff
III. Mengurangi terjadinya resiko
IV. Indentifikasi Resiko

a. IV
b. I,III
c. II,IV
d. I,II,III
e. I,II,III,IV
45. Manakah dibawah ini yang sesuai dengan pasien safety?
a. Seringkati KTD dapat dihindari
b. Kesalahan diagnose
c. Tidak dilakukan monitoring test
d. Menggunakan tester yang sudah ketnggalan
e. Resep tidak bisa dibaca

46. Dalam rangka menerapkan standart keselamatan pasien RS wajib melaksanakan 7


langkah menuju keselamatan pasien RS. Manakah yang merupakan 7 langkah tersebut?
A. Membangun kemitraan, membangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien,
memimpin dan mendukung staff, kelola pelayanan dg baik
B. Membangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien, memimpin dan mendukung
staff, mengintegrasikan aktivitas pengelolaan resiko, mengembangkan system
pelaporan, melibatkan dan berkomunikasi dg pasien, belajar dan berbagi
pengalaman tentang keselamatan pasien, dan mencegah cidera melalui
implementasi system keselamatan pasien
C. Mengintegrasikan aktivitas pengelolaan resiko, mengembangkan system pelaporan,
melakukan problem solving, membangun kesadaran akan tiap work kerjasama
Bersama dan penerapan solusi pemecahannya
D. Melibatkan dan berkomunikasi dengan pasien, belajar dan berbagi pengalaman
tentang keselamatan pasien
E. Membangun Bersama melayani pasien di RS, mencegah cidera melalui implementasi
system keselamatan pasien, mengintegrasikan aktivitas pengelolaan resiko,
mengembangkan system pelaporan, melakukan problem solving
47. Manakah yang merupakan hal – hal terkait dengan maksut keselamatan pasien RS atau
(KPRS)
A. Suatu sistem dimana RS membuat asuhan pasien lebih aman hal ini termasuk
assessment resiko, identifikasi, dan pengelolaan hal yang berhubungan dengan
resiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden dan
tindak lanjutan serta implementasi solusi untuk meminimalisasikan timbulnya
resiko
B. Prioritas utama adalah penerimaan pasein dan keselamatan pasien adalah urutan
selanjutnya walaupum tanpa pembayaran
C. System ini menjadikan keamanan terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan
akibat pelaksanaan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya
diambil
D. Langkah melakukan pencegahan dalam pelayanan penerimaan dokter
E. Langkah implementasi seluruh pelaporan yang terkait kejadian pelaporan RS yang
berhubungan dengan keselamatan pasien
48. Manakah yang merupakan jenis insiden yang terjadi pada kegiatan – kegiatan pelaporan
pada formulir insiden pada keselamatan pasien RS?
A. Kejadian potensial cedera, kejadian nyaris cedera, kejadian hamper cedera, kejadian
tanpa cedera dan kejadian kematian serta mengidentifikasi dan mengontrol resiko
yang dapat mencederai pasien
B. Kejaian potensial cedera, kejadian nyaris cedera, kejadian tidak cedera, kejadian
tidak diharapkan, dan kejadian sentinel
C. Kejadian potensial klaim, kejadian potensial cedera, kejadian potensial pencegahan,
dan kejadian litegasi dari pasien
D. Kejadian potensial tidak cedera sehingga membuat system asuhan pasien aman
E. Kejadian potensial peralatan rusak pada sarana prasarana penunjang dan kejadian
pasien meninggal saat transportasi rujukan ke RS

49. Manakah yang merupakan kejadian yang dapat menimpa pasien pada pelayanan RS pada
kejadian Sentinel?
A. Terjadi kasus kematian di kamar operasi stelah dilakukan pengkajian terdapat
kejadian tabung oksigen yang dipakai di kamar operasi berisi N 2O dipakai saat
pelaksanaan tindakan operasi appendixtomi oleh dr. bedah
50. Standar keselamatan pasien wajib diterapkan RS dan penilaiannya dilakukan
menggunakan instrument akreditasi RS dibawah ini. Manakah termasuk keselamatan
pasien?
A. Hak pasien, mendidik pasien, keselamatan pasien advokasi kepada pasien, staff
keluarga guna mendukung pelayanan di RS
B. Hak pasien, mendidik pasien dan keluarga, keselamatan pasien dan asuhan
berkesinambungan, penggunaan metode peningkatan kinerja untuk melakukan
evaluasi dan meningkatkan keselamatan pasien, peran kepemimpinan dalam
meningkatkan keselamatan pasien, mendidik staff tentang keselamatan pasien,
komunikasi merupakan kunci bagi staff untuk mencapai keselamatan pasien
C. Hak pasien, mendidik pasien, hak keluarga, hak suami, komunikasi Bersama
merupakan kunci utama penyembuhan pasien, keselamatan pasien dan
kesinambungan pelayanan
D. Hak pasien, mendidik pasien, mendidik staff dan pasien tentang keselamatan pasien
dan kesinambungan pelayanan
E. Komunikasi merupaka kunci untuk mencapai keselamatan
51. Pelaksanaan akreditasi RS di Indonesia pasal 40 UU no 44 th 2009. Lembaga independen
apakah yang dimaksud?
A. BAN,PT
B. LAM PTKES
C. KARS
D. ISO
E. Dierjen, yankes, kemenkes
52. Dalam standar akreditasi KARS semua pasien rawat inap di RS harus dilakukan asesmen
resiko jatuh, gelang warna apa yang harus dipasang ke pasien?
A. Merah
B. Hitam
C. Ungu
D. Biru
E. Kuning

53. Mulai tanggal 1 januari 2018 KARS akan menggunakan standar yang baru untuk
pelaksanaan akreditasi. Standar apakah yang tidak terdapat pada akreditasi pada tahun
2012?
A. Sasaran keselamatan pasien
B. Integrase Pendidikan kesehatan dalam pelayanan
C. Peningkatan mutu dan keselamatan pasien
D. Pencegahan dan penanggulangan infeksi
E. Pelayanan anestesi dan beda
54. Berdasarkan surat edaran komisi akreditasi RS nomor 864 th 2017 tentang persyaratan
mutlak kelulusan akreditasi RS. Manakah yang termasuk persyaratan mutlak
A. Memiliki ijin operasional dan ijin IPAL yang valid
B. Bekerjasama dengan BPJS
C. Memiliki icenerator sendiri
D. Memiliki sumber air alternative
E. Memiliki generator listrik sendiri
55. Minimal dalam berapa tahun sekali RS harus melakukan akreditasi dalam upaya
peningkatan mutu pelayan?
A. 1 tahun
B. 2 tahun
C. 3 tahun
D. 4 tahun
E. 5 tahun

56. Ayat al quran yang artinya “kemudian kami menjadikan bagi kamu suatu syariah, maka
ikutilah Syariah itu, jangan ikuti hawa nafsu orang – orang yang tidak memahami
Syariah” terdapat pada surat?
A. Al Baqoroh 200
B. Al Jatsiyah 18
C. Al Alaq 5
D. Ali Imron 100
E. An Nur 2
57. Dalam standart sertifikasi RS Syariah terdapat 3 mutu wajib Syariah manakah yang
termasuk wajib mutu syariah?
A. Pemasangan DC sesuai gender
B. Membaca basmalah saat memulai tindakan
C. Menyediakan sarana ibadah untuk pasien
D. Mendoakan pasien
E. Membantu membimbing ibadah sholat bagi pasien yang membutuhkan

58. Badan apakah yang menetapkan standard dan instrument sertifikasi RS Syariah?
A. MUKISI
B. DSN – MUI
C. KARS
D. MENTERI KESEHATAN
E. LPOM MUI

59. RS Syariah adalah RS yang seluruh aktifitasnya berdasar pada maqosid Syariah imam
satibi merumuskan maqosid Syariah menjadi 5 tujuan. Manakah dibawah ini yang
termasuk dalam muqosid Syariah?
A. Memelihara agama, kehormatan, akal, keturunan, harta
B. Memelihara agama, jiwa, kehormatan, keturunan, harta
C. Memelihara agama, jiwa, akal, kehormatan, harta
D. Memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, harta
E. Memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, kehormatan

60. Manakah pernyataan dibawah ini yang benar terkait dengan ketentuan penggunaan obat
di RS Syariah?
A. Dalam keadaan apapun pasien dilarang menggunakan obat yang megandung barang
haram
B. Obat yang mengandung barang yang diharamkan boleh digunakan atas permintaan
pasien
C. Obat yang haram boleh digunakan jika dalam kondisi darurat dan harus dengan
informed consent
D. Obat yang haram boleh digunakan jika mempunyai khasiat yang lebih menurut
dokter
E. Obat yang haram boleh digunakan atas perintah dokter yang merawat

61. Analysis SWOT dilandasi oleh logika bahwa keberhasilan suatu usaha organisasi
ditentukan oleh apa?
A. Kondisi internal organisasi
B. Kondisi eksternal organisasi
C. Kondisi masyarakat sekitar
D. A dan B benar
62. Kondisi internal apakah yang melemahkan akan kurang keberhasilannya, upaya
mengenai visi/misi organisasi?
A. Kondisi politik masyarakat
B. Lemahnya disiplin pegawai
C. Ketersediaan sumber tenaga kerja
D. Kesadaran dan ketaatan masyarakat pada aturan

63. Dalam penyusunan Analisa swot manakah yang merupakan langkah – langkah yang harus
jadi pedoman?
A. Mengidentifikasi strategi yang telah ada sebelumnya yang bisa jadi merupakan
strategi warisan yang sudah ada sejak lama
B. Mengidentifikasi perubahan – perubahan lingkungan yang dihadapi oleh organisasi
dan masih mungkin terjadi di masa yang akan datang
C. Menentukan kategorisasi kekuatan dan kelemahan berdasarkan penilaian apakah
strategi saat ini masih sesuai dengan perubahan lingkungan di masa akan dating
D. Jawaban a,b,c benar
64. Apakah yang diterapkan pada strategi pada strategi produksi?
A. Produk unggulan sesuai dengan kompetensi yang dipunya
B. Pasar yang akan digarap
C. Promosi yang akan dilaksanakan
D. Jawaban a, dan b benar

RS saat ini telah bekerja sama dengan BPJS sejak tahun 2014 RS memiliki dr. UGD dengan
sertifikat ACLS dan ATLS, dokter spesialis dan subspesialis mitra jumlahnya melebihi dari dr.
umum. Lokasi di jalur pantura yang banyak terjadi KLL. Dr. spesialis hanya mau bekerja pada
siang hari saja pada sore sampai malam hari banyak poli yang kosong. Tahun ini untuk
memenuhi pengembangan rumah sakit RS merencanakan membeli peralatan yang canggih
dan mutakhir dan harga peralatan dan sarana prasarana RS meningkat hamper 20%.
65. Manakah yang menjadi kekuatan bagi RS?
A. Dokter spesialis
B. Dr UGD
C. Peralatan canggih
D. Pasien KLL banyak
E. Bekerjasama dg BPJS

66. manakah yang menjadi peluang bagi RS?


A. Dokter spesialis
B. Dr UGD
C. Peralatan canggih
D. Pasien KLL banyak
E. Bekerjasama dg BPJS
67. manakah yang merupakan treath dari RS?
A. Dokter spesialis
B. Dr UGD
C. Poli siang ramai
D. Kenaikan harga
E. Bekerjasama dg BPJS

68. Manakah yang merupakan weakness dari RS?


A. Dokter spesialis
B. Dr UGD
C. Poli siang ramai
D. Kenaikan harga
E. Bekerjasama dg BPJS

Dokter andika diangkat menjadi direktur RS pada awal kepemimpinan direktur andika.
Semua unsur manajemen RS dikumpulkan untuk menyusun rencana strategi RS
69. Apakah yang harus dilakukan oleh dr andika untuk mengetahui posisi RS yang
dipimpinnya saat ini?
A. Merumuskan visi
B. Merumuskan misi
C. Merumuskan sasaran
D. Mengetahui issue strategis
E. Membat analisis eksternal dan internal

70. Apakah yang harus dilakukan dr andika untuk menentukan posisi RS yang dipimpinnya di
masa depan?
A. Merumuskan visi
B. Merumuskan misi
C. Merumuskan sasaran
D. Mengetahui issue strategis
E. Membuat analisis eksternal dan internal
71. Apakah yang dimaksut dengan target spesifik dan dapat diukur untuk mencapai sasaran?
A. Visi
B. Misi
C. Value
D. Tujuan
E. Indikator

72. Apakah yang dibutuhkan dalam mewujudkan perilaku yang diharapkan dalam
mewujudkan organisasi?
A. Merumuskan visi
B. Merumuskan misi
C. Merumuskan sasaran
D. Mengetahui issue strategis
E. Membat analisis eksternal dan internal

73. Pada indikator membaca bismillah pada pemberian obat dan tindakan RS Syariah di
bawah ini manakah yang merupakan denominatornya?
A. Jumlah total pemberian obat, pemberian injeksi, pemasangan infus
B. Jumlah tindakan dimana petugas membaca basmalah sebelum melakukan
pemberian obat, pemberian injeksi, pemasangan infus
C. Jumlah total pemberian obat, pemberian injeksi, dan pemasangan infus dimana
petugas tidak membaca basmasalah
D. Jumlah tindakan dimana petugas tidak membaca basmalah sebelum melakukan
pemberian obat, pemberian injeksi, pemasangan infus
E. Jumlah total pemberian obat, pemberian injeksi, pemasangan infus diamana petugas
dan pasien Bersama mebaca basmalah

RS Sultan Agung merupakan RS Syariah pertama di Indonesia di UGD ada pasien perempuan
yang mengalami nyeri dada kemuadian perawat perempuan melakukan pemasangan EKG
kemudian perawat laki – laki memasang infus set dari sampel darah pasien tanpa membaca
basmallah.
74. Disebut aspek apakah yang sudah sesuai dengan RS Syariah pada scenario diatas?
A. Ibadah pasien
B. Penjagaan ikhtilat
C. Penjagaan agama
D. Penjagaan kehormatan pasien
E. Pemasangan EKG berdasarkan gender
75. Dijadikan apakah rukun islam bagi dokter RS Syariah?
A. Syarat pengabdian
B. Dasar pengabdian
C. Rukun pengabdian
D. Rukun pelayanan
E. Dasar pelaksanaan etik islami

76. Seorang perempuan berusia 50 tahun dirawat di RS dengan diagnosis stroke


hemorraghic. Pasien ini mempunyai kartu BPJS kelas 2 dan dirawat di ruang kelas 1 karena
ruang kelas 2 penuh. Pasien dirawat di RS selama satu bulan.
Apakah pasien mempunyai kewajiban membayar RS?
A. Tidak, karena pasien dirawat di kelas yang sama dengan kartu BPJS
B. Tidak, karena tarif INA-CBG’s untuk thypoid tidak ada iur dari pasien
C. Ya, karena pasien dirawat lama
D. Ya, karena pasien naik kelas
E. Ya, karena pasien juga mendapatkan pelayanan dengan kriteria tarif non INA-CBG’s
77. Berapa macam item tarif pembayaran yang diterima oleh rumah sakit?
A. Satu
B. Dua
C. Tiga
D. Empat
E. Lima

78. Manakah dibawah ini yang merupakan definisi Rumah Sakit kelas C?
A. RS yang mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medis sekurang-kurangnya
11 spesialistik dan non spesialistik terbatas
B. RS yang mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medis spesialistik dasar
C. RS yang mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik dasar
D. RS yang mempunyai fasilitas dan kemampuan medis setara dengan RS utama
E. RS yang mempunyai fasilitas dan kemampuan medis spesialistik luas dan
subspesialistik luas

79. Manakah dibawah ini yang mencerminkan pelayanan medis spesialistik dasar?
A. Pelayanan medis umum
B. Pelayanan medis spesialistik Peny. Dalam
C. Pelayanan medis spesialistik Peny. Dalam dan kesehatan anak
D. Pelayanan medis spesialistik Peny. Dalam, kesehatan anak, kebidanan, Peny.
Kandungan dan bedah
E. Pelayanan medis spesialistik THT, mata, saraf, jiwa, kulit kelamin, jantung, paru,
radiologi, anestes000000i, rehabilitasi medik, patologi klinik, patologi anatomi lain
sesuai dengan kebutuhan

80. Apakah yang dimaksud dengan pelayanan medis subspesialistik luas?


A. Tidak ada pelayanan medis dasar
B. Ditunjang oleh seluruh pelayanan penunjang medis lengkap
C. Seluruh spesialistiknya mempunyai subspesialistik
D. Lebih dari 11 layanan spesialistiknya mempunyai subspesialistik
E. Tidak ada layanan spesialistik, seluruh pelayanannya adalah pelayanan
subspesialistik

81. Sebuah RS menerapkan semi dual authority , pembagian berdasar jenis produk.
Departemen bertanggung jawab terhadap kulaitas program, manager pelayanan
bertanggung jawab terhadap managemen program dan berorientasi kepada pasien. Desain
struktur apakah yang diterapkan oleh RS tersebut?
A. Matriks
B. Program
C. Divisional
D. Fungsional
E. Campuran

82. Sebuah RS menerapkan struktur organisasi pembagian berdasarkan jenis kegiatan


diantaranya adalah pelayanan medik. Pelayanan medik memiliki beberapa departemen
terkait dengan jenis pelayanan, dimana otonomi dalam departemen sangat tinggi, didukung
managerial dari pelayanan non medik, desentralistik, non-hirarkial, dan prinsip
akuntabilitas. Desain struktur apakah yang diterapkan oleh RS tersebut?
A. Matriks
B. Program
C. Divisional
D. Fungsional
E. Campuran
83. Pada proses pengadaan pegawai untuk medis (dokter), akan dilakukan proses
kredensialing sebelum diberikan kewenangan klinis (clinical previlage). Siapakah pejabat
yang diberikan kewenangan untuk melakukan kredensialing?
A. Direktur utama
B. Direktur pelayanan
C. Komite medik
D. Kepala instalasi
E. Kepala kelompok staf medik

84. Apakah jenis segmentasi yang dilakukan dengan membagi pasar berdasarkan jenis
kelamin, usia, pendapatan dan pendidikan?
A. Segmentasi psikografis
B. Segmentasi demografi
C. Segementasi geografis
D. Segmentasi manfaat
E. Segmentasi respon

85. Apakah yang dimaksud dengan tipe perilaku pembelian yang rumit (complex buying
behaviour)?
A. Perilaku pembelian membutuhkan keterlibatan tinggi, biasanya berlaku untuk
barang mahal dan beresiko, tetapi biasanya pemebli mempunyai respon terhadap
harga atau faktor kenyamanan
B. Perilaku yang membutuhkan keterlibatan yang tinggi dalam pembelian, baisanya
berlaku pada pembelian barang-barang mahal, barang yang tidak sering dibeli,
beresiko dan terkadang dapat mencerminkan pribadi pembelinya
C. Perilaku pembelian yang membeli produk berdasarkan kebiasaan, bukan karena
kesetiaan terhadap merk
D. Perilaku ini memiliki keterlibatan rendah, namun masih terdapat perbedaan merk
yang jelas
E. Perilaku pembelian yang tidak memiliki preferensi apapun terhadap produk atau jasa

86. Apa saja tujuan dari ditetapkannya tarif oleh RS?


A. Mengembalikan nilai investasi, mengembangakan pelayanan kepada pelanggan
B. Pemulihan biaya, subsidi silang, meningkatkan akses pelayanan, meningkatkan
mutu pelayanan, dan untuk tujuan lainnya
C. Sebagai pengganti biaya yang dikeluarkan RS untuk memberikan pelayanan bentuk
balas jasa pasien kepada RS
D. Untuk memberikan jasa medik, mengganti bahan dan alat yang digunakan dalam
pelayanan, dan tujuan lain
E. Ragam pelayanan dan jenis pelayanan, motivasi institusi, kebijakan dan kemampuan
subsidi, ability to pay and willingness to pay, serta besarnya surplus

87. Brand image dibangun dari sekumpulan persepsi pelanggan atas informasi yang
diterima, pengalaman yang dirasakan, dan pengaruh lingkungan. Apakah proses
pembentukan persepsi pada konsumen?
A. Sensori, pengorganisasi dan interpretasi
B. Stimulus, sensori dan interpretasi
C. Stimulus, pengorganisasi dan implementasi
D. Sensasi, stimulus dan implementasi
E. Sensasi, pengorganisasi dan interpretasi
88. Dalam menyusun program kita menggunakan prinsip SMART. Apakah yang dimaksud
dengan prinsip SMART?
A. Sources, man, achieveable, return, technology
B. Spesific, man, action, return, technology
C. Spesific, measurable, achieveable, relevant, time related
D. Sources, measurable, achieveable, relevant, time bond
E. Spesific, measurable, achieveable, related, technology

89. Dalam pemasaran jasa, dikenal hubungan the service marketing triangle, dimana
terdapat 3 unsur penting yang saling berhubungan. Apakah 3 unsur tersebut?
A. Pelanggan, pesaing, karyawan
B. Pesaing, pelanggan, perusahaan (RS)
C. Perusahaan (RS), karyawan, pelanggan
D. Perusahaan (RS), pelanggan, pesaing
E. Perusahaan (RS), pelanggan, mitra

90. Laporan laba rugi atau aktivitas adalah laporan keuangan yang memuat informasi
mengenai apa?
A. Aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
B. Kekayaan, kewajiban dan modal
C. Penjualan dan investasi
D. Pendapatan dan biaya
E. Modal dan kekayaan

91. Salah satu karakter pemasaran syariah adalah teistik (robbaniyah). Apakah yang
dimaksud dengan istilah teistik (robbaniyah)?
A. Sangat mengedepankan masalah akhlak (moral dan etika) dalam seluruh aspek
kegiatannya
B. Meyakini bahwa hukum-hukum syariat yang bersifat ketuhanan adalah hukum
yang paling adil, paing sempurna, paling selaras dengan segala bentuk kebaikan
C. Fleksibel, luwes dalam penampilan dan pergaulan serta dapat mengikuti
perkembangan ilmu teknologi dengan tetap mengedepankan iman dan taqwa
D. Mengedepankan nilai-nilai manusia yang terkontrol dan seimbang (tawarun)
E. Mengedepankan nilai yang bersifat material belaka

92. Ada 3 era dalam pemasaran, yaitu era selling, era satisfaction, dan era spiritual. Apakah
yang dimaksud dengan era spiritual diatas?
A. Era marketing menjadi “robot” dengan mengandalkan kekuatan logika dan konsep
keilmuan (spesific marketing approach)
B. Era marketing menjadi “manusia” yang berperasaan dan empatik
C. Era marketing sebagai panggilan jiwa, bisikan nurani yang dijalankan dengan
moralitas (jujur, empati, kepedulian sesama dan cinta)
D. Era marketing sebagai satu-satunya cara untuk meraih keuntungan
E. Era marketing menjadi bagian proses bisnis
93. Manakah yang merupakan definisi RS menurut UU no. 44 tahun 2009 tentang RS?
A. Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan
perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan
dan gawat darurat
B. Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan
perorangan secara paripurna dan pelayanan kesehatan komunitas
C. Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara
preventif dan rehabilitatif
D. Institusi pelayanan kesehatan yang menyelengarakan pelayanan kesehatan
perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap saja
E. Institusi pelayanan kesehatan yang menyelanggarakan pelayanan kesehatan baik
pasien BPJS maupun non BPJS
94. Produktifitas RS bisa dinilai dengan berbagai macam parameter. Parameter apa sajakah
yang dipakai untuk menilai produktifitas rawat inap RS?
A. BOR, LOS, TOI, BTO
B. GDR, NDR, TOI, BTO
C. Solvabilitas, likuiditas, BOR, LOS
D. GDR, NDR, solvabilitas, likuiditas
E. Solvabilitas, likuiditas, TOI, BTO

95. Dibawah ini yang merupakan fungsi-fungsi managemen SDM?


1. Penyediaan staf
2. Pengembangan SDM
3. Kompensasi
4. Kesehatan dan keselamatan
5. Pengembangan dan evaluasi

A. 1,2,3,4
B. 1,2,3,5
C. 2,3,4,5
D. 3,4,5,1
E. 4,5,1,2

96. Dibawah ini manakah yang merupakan peraturan menteri kesehatan yang membahas
tentang pedoman Indonesia Case Base Group?
A. PMK no. 99 tahun 2015
B. PMK no. 76 tahun 2016
C. PMK no. 4 tahun 2017
D. PMK no. 36 tahun 2015
E. PMK no.28 tahun 2014
97. Ada 3 persyaratan agar dapat tercipta tata kelola RS yang baik, yaitu accountability,
probability, dan openess. Apakah yang disebut accountability?
A. Setiap yang dikerjakan harus memberikan keuntungan kepada RS
B. Setiap yang dikerjakan harus dapat dipertanggung jawabkan kepada stakeholder
C. Setiap yang dikerjakan harus tidak melanggar hukum
D. Setiap yang dikerjakan tidak boleh melanggar etika, hukum, dan kearifan lokal
E. Setiap yang dikerjakan harus dapat memberikan keuntungan finansial bagi RS,
dokter, perawat, bidan dan karyawan

98. Apa pengertian umum dari strategi?


A. Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus
pada tujuan jangka panjang
B. Strategi adalah apa yang harus dilakukan oleh suatu RS
C. Strategi adalah bagaimana cara mencapai suatu tujuan
D. Strategi adalah cara-cara yang dilakukan oleh suatu perusahaan untuk mendapatkan
keuntungan
E. Strategi adalah proses yang berkesinambungan

99. Manakah yang merupakan klasifikasi jenis dan tipe RS berdasarkan jenis pelayanannya?
A. Rumah Sakit tipe A
B. Rumah Sakit vertikal
C. Rumah sakit pemerintah dan swasta
D. Rumah sakit umum dan khusus
E. Rumah sakit sektor publik dan rumah sakit privat

100. Pemasaran dalam islam termasuk dalam bidang muamalah. Dalam bermuamalah ada
prinsip “Pada dasarnya semua bentuk muamalah boleh dilakukan kecuali ada dalil yang
mengharamkannya”. Terdapat dimanakah prinsip dasar muamalah diatas?
A. Al-Qur’an
B. Al-hadits
C. Ijma’
D. Qiyas
E. Ushul Fikih