Anda di halaman 1dari 3

Lembar Kerja Mahasiswa

Bukti Evolusi: Genetika dan Biologi Molekuler

Mustika Rani / 15030204035 / PBA 15

Tujuan : Memahami Genetika sebagai Bukti Evolusi

A. Genetika

Panjang-pendeknya leher angsa ditentukan oleh alele A (dominan) dan alele a (resesif).
Bagaimana fenotip leher angsa, panjang, pendek atau sedang, bila :

i. Genotip AA, leher Panjang

i. Genotip Aa, leher Panjang

i. Genotip aa, leher Pendek

B. Genetika Populasi

Bagan disamping ini menyatakan satu populasi angsa yang berleher panjang dan pendek

Aa AA AA aa AA

Aa Aa Aa aa AA

Diskusikan

1. Berapa ekor Angsa yang ada dalam populasi ini ?

Jawab : n = 10 ekor angsa

A_ (leher panjang) = 8 ekor angsa

aa (leher pendek) = 2 ekor angsa

2. Berapa frekuensi gen a ?


jumlah genotip aa
Jawab : frekuensi aa = q2 =
jumlah populasi
p2 + q2 = 1 p+q=1 q2=
2
10
Angsa leher panjang = A_ = p2
q2= 0,2
Angsa leher pendek = aa = q2
q = √0,2

Frekuensi gen a q = 0,45


3. Berapa frekuensi gen A ?
p+q=1
Jawab :
p + 0,45 = 1

p = 1 – 0,45

p = 0,55 Frekuensi gen A

4. Berapa frekuensi genotip AA ?

Jawab : frekuensi genotip AA = p2

= (0,55)2 p2 + 2pq + q2 = 1
= 0,3025 = 0,3 jika diketahui p = 0,55 dan q = 0,45
Genotip AA = p2

5. Berapa frekuensi genotip Aa ? Genotip Aa = 2pq

Jawab : frekuensi genotip Aa = 2pq Genotip aa = q2

= 2. 0,55. 0,45

= 0,495 = 0,5

6. Berapa frekuensi genotip aa ? Setelah diketahui frekuensi masing-


masing genotip dapat dilakukan
Jawab : frekuensi genotip aa = q2 pembuktian

= (0,45)2 p2 + 2pq + q2 = 1
0,3 + 0,5 + 0,2 = 1
= 0,2025 = 0,2

7. Berapa frekuensi fenotip leher panjang ?

Jawab : jumlah fenotip leher panjang


frekuensi fenotip leher panjang =
jumlah populasi
8
= = 0,8
10
8. Berapa frekuensi fenotip leher pendek ?

Jawab : jumlah fenotip leher pendek


frekuensi fenotip leher pendek =
jumlah populasi
2
= = 0,2
10

C. Evolusi

Tahun 1900 populasi angsa, leher panjang dan leher pendek, di satu daerah sebagai berikut :

Genotip A_ = leher panjang


AA Aa Aa AA AA
Dari jumlah populasi pada tahun 1900 semua angsa
AA AA Aa Aa AA berleher panjang yakni 10 ekor leher panjang

Tahun 2018 populasi angsa, leher panjang dan leher pendek, di satu daerah sebagai berikut :

Genotip A_ = leher panjang,


AA AA AA Aa aa
Genotip aa = leher pendek
AA aa Aa Aa Aa Dari jumlah populasi pada tahun 2018 yakni 10
ekor angsa , 8 ekor angsa berleher panjang
sedangkan 2 ekor angsa lainnya berleher pendek

Diskusi

1. Diskusikan, apakah telah terjadi evolusi pada leher angsa atau tidak?jelaskan !

Jawab: Iya, terjadi evolusi pada leher angsa

Alasan: Karena pada tahun 1900 hanya muncul genotip AA dan Aa yang menyebabkan semua
jumlah populasi sebanyak 10 ekor memiliki leher panjang, sedangkan pada tahun 2018 muncul
genotip (AA, Aa) menyebabkan fenotip angsa leher panjang dan genotip (aa) menyebabkan
fenotip angsa leher pendek, sehingga pada tahun 2018 terdapat 8 ekor angsa berleher panjang
dan 2 ekor angsa berleher pendek.

2. Kalau telah terjadi, apakah evolusi mikro atau evolusi makro? jelaskan

Jawab : Evolusi mikro

Alasan : Karenan evolusi tersebut hanya terjadi pada tingkat genetik atau perubahan skala kecil pada
frekuensi alel suatu populasi selama beberapa generasi. Faktor yanga mempengaruhi perubahan
tersebut yaitu mutasi, seleksi (alam maupun buatan), aliran gen (gene flow), genetic drift. Salah
satunya mutasi dapat terjadi karena faktor informasi penyimpanan genetik, kemampuan untuk
mereplikasi dan ekspresi fenotip dari protein.