Anda di halaman 1dari 1

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Komunikasi efektif, yang tepat waktu, akurat, lengkap, jelas, dan yang dipahami oleh
resipien/penerima, akan mengurangi kesalahan, dan menghasilkan peningkatan
keselamatan pasien. Komunikasi dapat secara elektronik, lisan, atau tertulis. Komunikasi
yang paling mudah mengalami kesalahan adalah perintah diberikan secara lisan dan yang
diberikan melalui telpon, bila diperbolehkan peraturan perundangan. Komunikasi lain yang
mudah terjadi kesalahan adalah pelaporan kembali hasil pemeriksaan kritis, seperti
laboratorium klinis menelpon unit pelayanan pasien untuk melaporkan hasil pemeriksaan
segera /cito. Sehubungan dengan hal tersebut maka RSIA AL-IHSAN membuat program
budaya komunikasi efektif di lingkungan RSIA AL-IHSAN yang meliputi : 1. Komunikasi efektif
antar Petugas Medis RSIA Galeri Candra 2. Komunikasi efektif antara Petugas Medis dan Non
Medis RSIA Galeri Candra 3. Komunikasi efektif antara Petugas RSIA Galeri Candra dan
Pasien.