Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN BONDOWOSO

RUMAH SAKIT UMUM "Dr. H.KOESNADI"


Jl. Kapten Piere Tendean No. 3 Telepon (0332) 421974. Fax.0332 422311
BONDOWOSO
Kode Pos : 68214
KISI –KISI ATP

ATP KABIN 1 (seluruh peserta kecuali no 7)


1. Sebutkan 2 warna gelang identitas pasien di RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso (buku pintar hal
4)
Biru= laki-laki; Pink= Perempuan
2. Sebutkan 4 jenis warna penanda pada gelang identitas pasien dan jelaskan fungsinya (buku
pintar hal 4)
Kuning= resiko jatuh
Merah= Alergi
Ungu= DNR
Putih= Waspada Posisi
3. Apabila anda melihat ada seorang pasien di poli RSU dr. H.Koesnadi di lengan terdapat pita
kuning, apa maksud dari pita tersebut? Apa yang harus anda lakukan? Pasien resiko jatuh,
diperhatikan bila membutuhkan bantuan
4. Sebutkan minimal dua jenis identitas pasien yang harus diperhatikan sebelum melakukan
tindakan pelayanan kesehatan? Nama, tanggal lahir, umur (buku pintar hal 4)
5. Sebutkan kapan kita harus verifikasi identitas ke pasien? (buku pintar hal 5)
a. Saat pemberian Obat
b. Saat Pemberian transfuse darah
c. Saat pengambilan sample untuk pemeriksaan laboratorium dan radiologi
d. Saat melakukan tindakan medis
6. Dalam komunikasi antar petugas RS kita harus berpedoman pada SBAR-TEBAK, apa
kepanjangan SBAR-TEBAK dan penjelasannya. (buku pintar hal 6)
S: situation= identitas pasien dan masalah yang harus dilaporkan
B: background= sebutkan latar belakang penyakit pasien dan ringkasan data pasien diagnostic
masuk dan terapi yang sudah diberikan
A: Assesment= diagnose/ kerja untuk pasien yang bersangkutan
R: Rekomendasi= terapi maintence, atau menyebutkan usulan terapi dari tim sejawat lain, atau
bertanya adakah terapi tambahan
T: Tulis instruksi yang diberikan
BA: Baca kembali instruksi tersebut
K: KOnfirmasi instruksi dengan cara membaca secaara keseluruhan instruksi yang telah
diberikan, dan di EJA
7. Peragakan cara konsul dengan metode SBAR TBAK ?(khusus perawat dan dokter)
Contoh kasus :
S : (kejadian jam 17.00) Identitas ,Tn X.,umur 60 tahun,kondisi pasien : sesak,nyeri dada , tanda
vital tekanan darah 80/60 mmHg, nadi 112 x/mnt, suhu 36 °C, respiration rate 46 x/mnt.
B : diagnose awal Decompensasio Cordis, terapi Furosemid 3X1 ampul, Digoxin 3X0,25 mg, O2
masker 8 lpm.
A : diagnose kerja , Dyspnea dan angina pectoris.
R : terapi terakhir , Furosemid 1 ampul (diberikan jam 16.00), digoxin 0,25 mg (di berikan jam
16.30) saat ini terapi yang telah saya lakukan adalah Head Up 30° dan saya mengusulkan ISDN
sublingual 5 mg, apakah dokter setuju atau memiliki solusi lain???.......

TBAK (tulis-baca-konfirmasi)
 ECG
 O2 10 lpm masker
 Injeksi digoxin kecepatan 30 (syringe pump)
 ISDN di berikan setelah ECG
 Lain lain menunggu hasil ECG
(eja digoxin : data-india-golf-oscar-X ray-india-november)

ATP KABIN 2 (seluruh peserta)


1. Praktekkan cuci tangan 6 langkah yang benar
2. Sebutkan 5 momen cuci tangan
3. Praktekkan etika batuk yang benar
4. Praktekkan pemakaian APD (sarung tangan, masker, sepatu boot)
5. Lakukan pemilahan sampah (peserta diminta untuk memilah sampah sesuai jenisnya)
(Buku pintar halaman 20-25)

ATP KABIN 3 (petugas pendaftaran,bidan,perawat,dokter)


1. Hak dan kewajiban pasien (baca buku pintar hal 26)(5 hak, 3 kewajiban)
2. Cara menerima telepon yang benar (salam, instansi/bagian, nama penerima telepon, ada yang
bisa dibantu)
3. Siapa saja yang memberikan edukasi pada pasien dan keluarga (buku pintar hal.31)
Semua
4. Cara memberikan edukasi pada pasien & keluarga (hal.31)
5. Bukti bahwa edukasi telah diberikan (hal.31)
6. Informed consent untuk tindakan apa saja dan cara pengisiannya bagaimana
7. 3 hal edukasi yang diberikan pada awal perawatan pasien rawat inap (lihat general informed
concent)

ATP KABIN 4 (seluruh peserta)


1. Sebutkan prinsip dasar memindahkan korban bencana kebakaran
2. Jelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan saat evakuasi korban bencana kebakaran
3. Sebutkan beberapa cara evakuasi korban kebakaran

ATP KABIN 5 (seluruh peserta)


1. Tanda-tanda pasien tersedak dan tehnik pertolongannya (buku pintar hal 62)
a. manuver back blows
b. heimlick manuver
c. pada pasien tidak sadar
2. Tanda-tanda pasien mengalami serangan jantung mendadak dan tehnik pertolongan (buku
pintar hal 53)
a. metode cek respon
b. metode membuka jalan nafas
c. metode meminta bantuan
d. metode resusitasi yang tepat
Medik: meletakkan tangan sternum, melakukan kompresi dada, melakukan ventilasi,
memeriksa nadi, melakukan evaluasi
Awam: membuat garis imajiner diantara dua puting susu, meletakkan telapak tangan,
membuat kepalan, melakukan kompresi dada.

ATP KABIN 6 (dokter,perawat,bidan,apoteker,asisten apoteker)


1. Apa yang kurang lengkap pada resep tersebut?
a. Tidak ada penulisan R/ di setiap item obat
b. Aturan pakai Lantus inj tidak ada satuan pada dosis Seharusnya = 20 International Unit Atau
20 unit “TIDAK BOLEH DISINGKAT IU”
c. Tulisan nama obat dan aturan pakai kurang jelas.
d. Kotak Alergi obat tidak diisi seharusnya di “  “ pada salah satu kotak.
2. Apa yang kurang tepat pada resep tersebut?

a. Tidak ada tanda “R/” pada setiap nama obat.


b. Penulisan obat “SM 40%” seharusnya ditulis “Magnesium Sulfat 40%” (TIDAK BOLEH
DISINGKAT MgSO4)
c. Aturan pakai pada obat TIDAK BOLEH menggunakan “∫ imm”
3. Sebutkan tempat penyimpanan emergensi kit code blue?
IGD
4. Cari ketidaksesuain pada emergensi kit kode blue berikut?

Yang tidak sesuai :


 Kit emergency tidak terkunci
 Obat tidak sesuai dengan daftar (ISDN, Nifedipin)
 Aminophyllin, Water For Injection tidak terdapat di dalam daftar, tapi ada di dalam daftar kit.
 Obat High Alert (Atropin, D40, MgSo4, Digoxin, Amiodarone) tidak dilokalisasi
 Tidak ada stiker high alert
Asam Traneksamat inj Kadaluarsa
5. Bagaimana cara penyimpanan dan penandaan obat LASA dan High alert?
a. LASA
- Diberi stiker “LASA” pada kotak penyimpanan
- Obat tidak boleh diletakkan bersebelahan, diberi jarak minimal satu obat
- Penulisan dengan Tall Man Letter ( Simvastatin 10mg dengan Simvastatin 20mg )
b. High Alert :
- Diberi stiker HIGH ALERT pada tiap obat
Obat disimpan terpisah dari obat rutin dalam lemari tersendiri diberi tanda merah
6. Apakah KCl injeksi boleh disimpan sebagai floor stock di ruang perawatan? Bagaimana jika
dibutuhkan untuk terapi pasien? Dan bagaimana cara pemberian obatnya? (untuk dokter dan
perawat)
- Tidak boleh,
- Jika dibutuhkan harus dibuatkan resep,
- Cara pemberian : sebelum diberikan harus dilakukan pengecekan ulang pada kemasan dan
intruksi pemberian obat oleh dua orang yang berbeda.
ATP KABIN 7 (seluruh peserta)
1. Apa nama alat ini (buku pintar hal.35)

2. Bagaimana prosedur pemadaman dengan menggunakan alat tersebut (buku pintar hal.36)
3. Apa yang anda lakukan jika nada melihat ada indikasi kebakaran(bukun pintar hal.37, 38 )

ATP KABIN 8 (Seluruh Peserta)


1. Evaluasi
2. Pemberian sertifikat