Anda di halaman 1dari 1

Diagnosis dan Tatalaksana Diabetes Melitus Tipe 2 pada Orang Dewasa

Isalin Silvanny Homer D1


102014155
Alamat korespondensi : Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
Jl. Terusan Arjuna No.6 Jakarta Barat 11510 Telp. 021-56942061 Fax. 021-5631731
Email:sparklinguridian155@gmail.com

Latar Belakang
Diabetes melitus merupakan suatu penyakit yang melibatan hormon endorin, pankreas, antara
lain insuilin dan gluagon.manisfestasi utamanya mencakup gangguan lipid,karbohidrat, dan
protein yang pada gilirannya merangsang kondisi hiperglikemia.Kondisi hiperglikemia
tersebut akan berkembang menjadi diabetes melitus dengan berbagai macam bentuk
manisfestasi komplikasi.

Tercatat pada tahun 1995, jumlah penderita diabetes melitus di Indonesia mencapai 5 juta
jiwa.Pada tahun 2005 diperkirakan akan mencapai 12 juta penderita. Pada tahun 2000 jumlah
penderita diabetes melitus mencapai 8,4 juta orang. Jumlah itu terus meningkat, dan pada 2030
diperkirakan mencapai 21,3 juta orang.

Etiologibisa dikarenakan pola makan yang berlebihan dan melebihi jumlah kalori yang
dibuthkan oleh tubuh, obesitas, faktor genetik, penyakit infeksi pada pankresa sehingga
menimbulkan radang yang menyebaban sel B pada pankreas tidak berkerja secara optimal
dalam mensekresi insuilin.

Diabetes melitus dikelompokan menjadi 2 glongan besar ada diabetes melitus tipe 1 atau DMT
1 ( Diabetes melitus tergantung insuilin) dimana kelainan ini terletak pada sel beta yang bisa
idiiopatik atau imonologik. Pankreas tidak mampu mensintesis dan mensekresi insuilin dalam
jumlah dan kualitas yang cukup,bahkan kadang-kadang tidak ada sekresi insuilin sama sekali.
DM tipe 2 atau DMT 2 ( Diabetes melitus yang tidak tergantung insuilin) pada awalnya
kelainan terletak pada jaringan perifer dan kemudian disusul dengan disfungsi beta pankreas.

Menurut World Health Organization atau WHO (2016) menyebutkan bahwa penyakit ini
ditandai dengan muculnya gejala khas yaitu poliphagia, polidipsi dan poliuria serta sebagian
mengalami kehilangan berat badan. DM merupakan penyakit kronis yang sangat perlu
diperhatikan dengan serius. DM yang tidak terkontrol dapat menyebabkan beberapa
komplikasi.

Dengan dapat menegakkan diagnosis,melakukan penatalaksanaan dan edukasi tepat kepada


pasien dengan diabetes melitus dapat meningkatan kualitas hidup pasien mencegah terjadinya
komplikasi.