Anda di halaman 1dari 17

MINI RISET

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA

OLEH

NAMA : NANDA JULFA REZEKI (4173121032)

NURHALIMAH SIPAHUTAR (4173321038)

OBET AGUSTINUS P. SILABAN (4173121039)

PARNINGOTAN SITUMORANG (4171121032)

DOSEN PENGAMPU : Dra. Nurliani Manurung, M.Pd

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

MEDAN

November 2018
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penilis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat
rahmat dan karunia-Nya yang senantiasa diberikan sampai saat ini, sehingga
penulis dapat menyelesaikan tugas mini riset mengenai “Wawasan
Nusantarasebagai Geopolitik Indonesia” dengan baik dan tepat waktu.

Terima kasih kepada Ibu Dra. Nurliani Manurung selaku dosen pengampu
mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang telah memberikan tugas
ini.Dengan diberikannya tugas ini mengajarkan penulis untuk bertanggung jawab
dalam menyelesaikan tugas ini dan membantu penulis dalam memahami materi
dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.

Tugas ini masih jauh dari kata sempurna. Penulis berharap bagi pembaca
agar memberikan kritik dan saran yang dapat membangun agar penulis bisa lebih
baik lagi dalam mengerjakan tugas kedepannya.

Medan, 03 November 2018

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................... i

DAFTAR ISI ................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ...........................................................................................


1.2 Tujuan ........................................................................................................
1.3 Manfaat ......................................................................................................

BAB II KAJIAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN .........................


BAB III METODOLOGI PENELITIAN.........................................................
BAB IV PEMBAHASAN ................................................................................
BAB V PENUTUP ...........................................................................................

5.1 Kesimpulan ...............................................................................................

DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................


Lampiran

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Setiap bangsa mendapatkan anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa berupa
alam dengan segala isinya yang berbeda antara satu wilayah dengan wilayah yang
lain. Demikian pula manusia sebaga ciptaan Tuhan Ynag Maha Esa, dibekali
dengan akal, budi yang mewajibkannya untuk mengarungi samudera kehidupan
ini dengan senantiasa mengembangkan hubungan yang baik antar sesama,
lingkungan alam, hubungan dengan penciptanya.

Geopolitik dapat diartikan sebagai sistem politik atau peraturan-peraturan


dalam wujud kebijaksanaan dan strategi nasional yang didorong oleh aspirasi
nasional geografik (kepentingan yang titik beratnya terletak pada pertimbangan
geografi, wilayah, atau teritorial dalam arti luas) suatu negara, yang apabila
dilaksanakan dan berhasil akan berdampak langsung atau tidak langsung kepada
sistem politik suatu negara.

Konsepsi geopolitik lahir dijaman pada akhir abad XIX. Semula geopolitik
adalah ilmu bumi politik yang membahas masalah-masalah politik dalam suatu
negara, namun berkembang menjadi ajaran yang melegitimasikan hukum ekspansi
suatu negara.

Adapum isu- Isu Geopolitik di Indonesia salah satunya adalah tentang


kasus Pencurian Ikan Oleh Kapal Asing di Perairan Indonesia, maka dari itu
dalam mini riset ini kami akan membahas tentang illegal fishing, atau kasus
pencurian ikan di negara Indonesia., letak geografis Indonesia serta bagaimana
pengetahuan mahasiswa tentang letak geografis negara Indonesia dan bagaimana
menurut pendapat mereka tentang orang yang tidak mengetahui tentang geografis
Indonesia.

Berdasarkan fakta geografis dan sejarah inilah, wilayah Indonesia beserta


apa yang ada di dalamnya dipandang sebagai satu kesatuan. Pandangan atau

1
wawasan nasional Indonesia ini dinamakan Wawasan Nusantara sebagai konsepsi
geopolitik bangsa Indonesia.

1.2 Tujuan
1. Untuk mengetahui tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.
2. Untuk mengetahui pengertian geopolitik
3. Untuk mengetahui wawasan seseorang terhadap wawasan Nusantara
sebagai geopolitik Indonesia.

1.3 Manfaat
1. Dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.
2. Dapat mengetahui pengertian geopolitik.
3. Dapat mengetahui wawasan seseorang terhadap wawasan Nusantara
sebagai geopolitik Indonesia.

2
BAB II
KAJIAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN

Geopolitik berasal dari bahasa Yunani, dari kata geo dan politik. “geo”
berarti bumu dan “politik” berasal dari kata politeia, berarti kesatuan masyarakat
yang berdiri sendiri (negara) dan teia yang berarti urusan. Sementara dalam
bahasa inggris, politics adalah suatu rangkaian asas (prinsip), keadaan, cara dan
alat yang digunakan untuk mencapai cita-cita atau tujuan tertentu. Tindakan, cara
dan perilaku masyarakat dipengaruhi oleh kondisi geografi tempat masyarakat
hidup. Selanjutnya geopolitik dipandnag sebagai studi atau ilmu.

Istilah geopolitik semula diartikan oleh Frederic Ratzer (1844-1904)


sebagai ilmu bui politik (political geography). Istilah ini kemudian dikembangkan
dan diperluas oleh sarjaan ilmu politik Swedia, Rudolph Kjellen (1864-1922) dan
Khar Haushofer (1869-1964) dari Jerman menjadi geographical politic dan
disingkat geopolitik. Perbedaan dari dua istilah tersebut terletak pada titik
perhatian dan tekanannya, apakan pada bidang geografi atau politik. Ilmu bumi
politik (political geography) mempelajari fenomena geografi dari aspek politik,
sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi.

Geopolitik adalah kebijakan dalam rangka mencapai tujuan nasional


dengan memanfaatkan keuntungan letak geografis negara berdasarkan
pengetahuan ilmiah tentang kondisi geografis. Paham geopolitik bangsa Indonesia
terumuskan dalam konsepsi wawasan nusantara.

Setiap bangsa dalam mempertahankan eksistensi dan mewujudkan cita-


citanya perlu memiliki pemahaman mengenai geopolitik dan geostrategi.
Geopolitik bangsa Indonesia diterjemahkan dalam konsep Wawasan Nusantara,
sedangkan Geostrategi bangsa Indonesia dirumuskan dalam konsep Ketahanan
Nasional

Sebagai negara kepulauan dengan masyarakatnya yang beraneka ragam,


Negara Indonesia memiliki unsur-unsur kekuatan dan sekaligus kelemahan.
Kekuatannya terletak pada posisi dan keadaan geografis yang strategis dan kaya

3
akan sumber daya alam. Sementara kelemahannya terletak pada wujud kepulauan
dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa dan satu
tanah air, sebagaimana telah diperjuangkan oleh para pendiri negara.

Dalam pelaksanaannya bangsa Indonesia tidak bebas dari pengaruh


interaksi dan interelasi dengan lingkungan sekitarnya, baik lingkungan regional
maupun internasional. Dalam hal ini bangsa Indonesia perlu memiliki prinsip-
prinsip dasar sebagai pedoman agar tidak terombang-ambing dalam
memperjuangkan kepentingan nasional untuk mencapai cita-cita dan tujuan
nasionalnya. Salah satu pedoman bangsa Indonesia adalah wawasan nasional yang
berpijak pada wujud wilayah nusantara sehingga disebut dengan wawasan
nusantara.

Sesuai dengan bagan paradigma ketatanegaraan Negara Republik


Indonesia, maka Ketahanan Nasional (Tannas) merupakan salah satu konsepsi
politik dari Negara Republik Indonesia. Ketahanan Nasional dapat dikatakan
sebagai konsep geostrateginya bangsa Indonesia. Dengan kata lain, geostrategi
bangsa Indonesia diwujudkan melalui konsep Ketahanan Nasional.

Berdasarkan fakta geografis dan sejarah inilah, wilayah Indonesia beserta


apa yang ada di dalamnya dipandang sebagai satu kesatuan. Pandangan atau
wawasan nasional Indonesia ini dinamakan Wawasan Nusantara sebagai konsepsi
geopolitik bangsa Indonesia.

Adapum isu- Isu Geopolitik di Indonesia salah satunya adalah tentang


kasus Pencurian Ikan Oleh Kapal Asing di Perairan Indonesia, maka dari itu
dalam mini riset ini kami akan membahas tentang illegal fishing, atau kasus
pencurian ikan di negara Indonesia., letak geografis Indonesia serta bagaimana
pengetahuan mahasiswa tentang letak geografis negara Indonesia dan bagaimana
menurut pendapat mereka tentang orang yang tidak mengetahui tentang geografis
Indonesia.

4
BAB III

METODE PELAKSANAAN

Pelaksanaan mini riset ini dilakukan di sekitaran Universitas Negeri


Medan (UNIMED), Yang beralamat di Jl. William Iskandar Pasar V, Kenangan
Baru, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Pada Hari
Jum’at, tanggal 02 November 2018 pada pukul 09.30 WIB sampai dengan
selesai.

Adapun subyek dalam penelitian ini adalah beberapa mahasiswa di


Universitas Negeri Medan. Berkaitan dengan subyek penelitian ini adalah
penelitian yang di tujukana untuk melihat seberapa besar pengetahuan para
mahasiswa tentang Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia.

A. Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif karena dalam


pelaksanaannya meliputi data, analisis dan interpretasi tentang arti dan data yang
diperoleh.Penelitian ini disusun sebagai penelitian induktif yakni mencari dan
mengumpulkan data yang ada di lapangan dengan tujuan untuk mengetahui
faktor-faktor, unsur-unsur bentuk, dan suatu sifat dari fenomena di masyarakat.
(Nazir, 1998: 51)

Adapun teknik untuk melakukan pengumpulan data sebagai berikut :

1. Teknik Pengumpulan data


Tenik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dalam mini riset ini
adalah dengan cara mewawancarai beberapa mahasiswa dengan
memberikan beberapa pertanyaan yang relevan dengan mini riset kami
tentang wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia. Dalam hal ini
pertanyaan yang kami berikan adalah berupa pertanyaan-pertanyaan
yang bersangkutan dengan letak geografis dan kasus pencurian ikan
atau Illegal Fishing.

5
BAB IV

PEMBAHASAN

Adapun pertanyaan yang kami berikan kepada beberapa mahasiswa


Universitas Negeri Medan (UNIMED) antara lain :

1. Apa yang anda ketahui tentang batas wilayah Indonesia secara


Geografis ?
2. Bagaimana menurut pandangan anda tentang Illegal Fishing yang
sering terjadi di Indonesia! Menurut anda apakah upaya yang telah
dilakukan menteri kelautan Indonesia sudah baik ?
3. Bagaimana menurut pendapat anda tentang mahasiswa yang kurang
memahami tentang letak geografis negara Indonesia! Apakah hal
tersebut dapat berpengaruh terhadap politik di negara Indonesia untuk
kedepannya?

Berdasarkan hasil wawancara didapatkan hasil sebagai berikut :

Menurut beberapa mahasiswa mereka mengatakan bahwasannya illegal


fishing yang ada di negara Indonesia sangat buruk bagi perkembangan bangsa,
tetapi menurut mereka penanganan di Indonesia tentang illegal fishing ini sudah
sangat bagus dimana para pelaku yang tertangkap basah melakukan illegal fishig
kapalnya akan di bakar atau di bom, hal ini dapat membuat pelaku lainnya takut
untuk melakukan illegal fishing di kawasan perairan geografis Indonesia,
walaupun sebagian orang lainnya mengatakan bahwa pembakaran atau
pengeboman pada kapal ini daapat menimbulkan kerusakan ekosistem perairan.
Kemudian mereka juga mengatakan bahwasannya mahasiswa tidak terlalu
dianjurkan untuk mengetahui letak geografis bangsa Indonesia, hal ini
dikarenakan letak geografis hanya merupakan teori, sehingga hal ini dianggap
tidak terlalu penting untuk dipelajari oleh mahasiswa, mereka menganggap
bahwa letak geografis bangsa Indonesia tidak berpengaruhkepada politik di
Negara Indonesia.

6
Menurut salah seorang mahasiswa di Universitas Negeri Medan,
mahasiswa tersebut mengatakan bahwa illegal fishing yang sering terjadi di
negara Indonesia sangat tidak baik, menaggapi peraturan menteri yang mana jika
ada pelanggaran batas wilayah untuk pengambilan ikan, atau illegal fishing maka
kapal pelaku tersebut akan dibom atau di bakar, hal ini menurut mahasiswa
tersebut kurang etis karena dapat merusak ekosistem perairan di Laut negara
Indonesia. Kemudian pada saat kami menanyakan tentang letak geografis bangsa
Indonesia mahasiswa tersebut tidak mengetahui batasan-batasan wilayah
Indonesia secara geografis, tetapi ia mengatakan bahwa hal ini dapat di atasi
dengan mempelajari dan membaca buku lebih banyak lagi tentang geografi.

Menurut beberapa mahasiswa lainnya mereka mengatakan bahwa illegal


fishing yang terjadi di Indonesia adalah hal yang salah, mereka menyetujui
peraturan kementerian kelautan tentang tindakan yang dilakukan bagi para pelaku
illegal fishing yaitu pengeboman atau pembakaran kapal pelaku, hal ini
dikarenakan Indonesia telak mengaturnya di dalam Undang-undang tentang batas-
batas wilayah Indonesia secara geografis, apabila batas tersebut dilewati oleh
masyarakat asing, maka Pemerintah Indonesia berhak menghukum orang tersebut
karena negara Indonesia telah mengaturya dalam undang-undang. Mereka juga
mengatakan bahwa ikan yang ada dikawasan perairan Indonesia adalah milik
negara Indonesia maka jika warga asing melakukan pengambilan ikan
dikawaawasan tersebut tanpa adanya izin dari negara Indonesia, pemerintah
Indonesia berhak memberikan sanksi karena pemerintah Indonesia juga sudah
berulang kali memberikan peringatan-peringatan untuk tidak mengambil ikan di
kawasan perairan Indonesia. Menurut mereka, mahasiswa yang tidak mengetahui
letak geografis Negara Indonesia alangkah baiknya untuk belajar lebih banyak
lagi tentang wilayah-wilayah negara Indonesia, hal ini dikarenakan kita sebagai
warga Negara Indonesia apabila tidak mengetahui batasan-batasan wilayah
Indonesia sangat disayangkan, karena Negara Indonesia merupakan negara,
kawasan, wilayah serta tempat tinggal dan tanah air kita, sehingga hal ini harus
kita jaga agar negara asing tidak dengan mudah mengakui wilayah Idonesia
sebagai wilayah negara mereka.

7
Meurut kami, banyak mahasiswa di Universitas Negeri Medan yang masih
perduli terhadap letak geografis bangsa Indonesia, dan banyak pula yang menolak
adanya illegal fising di Negara Indonesia, hal ini dapat kita lihat dari hasil
wawancara kepada mereka dimana mereka menjawab illegal fishing sangat tidak
baik serta untuk penangan dari pemerintah Indonesia sendiri dinilai sudah sangat
baik bagi politik Indonesia kedepannya. Kemudian tentang pengetahuan letak
geografis wilayah Negara Indonesia ada baiknya untuk lebih di kenalkan atau
diajarkan lagi kepada masyarakat sejak usia dini, karena dari hasil wawancara
yang telah kami lakukan sangat senikit yang mengetahui letak geografis Negara
Indonesia.

8
BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Maka dapat kami simpulkan bahwasannya banyak mahasiswa di Universitas


Negeri Medan yang masih perduli terhadap letak geografis bangsa Indonesia,
dan banyak pula yang menolak adanya illegal fising di Negara Indonesia, hal
ini dapat kita lihat dari hasil wawancara kepada mereka dimana mereka
menjawab illegal fishing sangat tidak baik serta untuk penangan dari
pemerintah Indonesia sendiri dinilai sudah sangat baik bagi politik Indonesia
kedepannya. Kemudian tentang pengetahuan letak geografis wilayah Negara
Indonesia ada baiknya untuk lebih di kenalkan atau diajarkan lagi kepada
masyarakat sejak usia dini, karena dari hasil wawancara yang telah kami
lakukan sangat senikit yang mengetahui letak geografis Negara Indonesia.

9
DAFTAR PUSTAKA

Dijen, Dikti.2002. Kapita Selekta Pendidikan Kewarganegaraan Untuk


Mahasiswa Jilid I,II. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas

Gandaman, Apiek. 2018. Pendidikan Kewarganegaraan. Medan: Unimed Press

Paristiyanti, Nurwardani. 2016. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan


Tinggi.Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajara dan
Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi, dan
Pendidikan Tinggi

10
LAMPIRAN