Anda di halaman 1dari 2

PELAKSANAAN SEDASI MODERAT DAN

DALAM
RUMAH SAKIT
H. L. MANAMBAI No Dokumen : No Revisi : Halaman :
ABDULKADIR 800/001/26/II/2018 00 1/2
.
Ditetapkan
Direktur
STANDAR
Tanggal Terbit RS. H. L. Manambai Abdulkadir
PROSEDUR
OPERASIONAL

dr. H. SYAMSUL HIDAYAT


NIP. 19721209 200701 1 018
PENGERTIAN Prosedur sedasi tingkat sedang dan bius umum ataupu regional
yang harus dikerjakan dan dalam pengawasan petugas
anestesi
TUJUAN 1. Mencegah terjadi komplikasi anestesi.
2. Agar semua tindakan anestesi dapat dilakukan dengan
aman pada setiap penderita.
KEBIJAKAN 1. Peraturan Direktur No 800/733/RSMA/I/2018 Tentang
Pelayanan Sedasi Moderat dan Dalam
2. Peraturan Direktur No 800/732/RSMA/I/2018 Tentang
Pelayanan Anestesi
PROSEDUR 1. Evaluasi kolom pra anestesi pada status anestesi sebelum
melakukan induksi.
2. Catat rencana anestesi yang akan dilakukan pada penderita
tersebut apakah anestesi regional ataukah anestesi umum.
3. Lakukan evaluasi pra iduksi meliputi makan minum terakhir,
pencatatn vital sign, analisa pra induksi, pencatatan
perubahan, perencanaan anestesi bila ada.
4. Lakukan pemberian pre medikasi, premedikasi di berikan
oleh petugas yang kompeten dengan membubuhkan tanda
tangan dan tanggal serta jam pemberian.
5. Evaluasi daftar tilik keselamatan pasien dengan memberi
tanda pada kolom yang telah disediakan pada dokumen
medis sesuai yang ada di kartu anestesi.
6. Catat teknik intubasi dan teknik induksi pada kolom Induksi.
7. Persiapkan posisi penderita selama operasi dan perlatan
bantu untuk potensi jalan nafas meliputi ETT atau LMA yang
PELAKSANAAN SEDASI MODERAT DAN
DALAM
RUMAH SAKIT
H. L. MANAMBAI No Dokumen : No Revisi : Halaman :
ABDULKADIR 800/001/26/II/2018 00 2/2
.
digunakan juga harus dicatat meliputi nomor, pemakaian
cuff dan tampon.
8. Catat lokasi infus atau tipe canula meliputi lokasi dan nomor
yang digunakan.
9. Selanjutnya lakukan observasi vital sign tiap 5 menit pada
masing-masing penderita.
Catat balance cairan pre anestesidan intra anestesi meliputi
penggunaaan cairan kristaloid, koloid dan darah.
UNIT TERKAIT IBS