Anda di halaman 1dari 4

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti


Tahun Pelajaran 2018 / 2019

Sekolah : SD Gracia Nusantara Malang


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : III/I (Ganjil)
Tema : Meyakini Allah itu Maha Mengetahui dan Maha Mendengar
Subtema : Allah itu Maha Mengetahui
AlokasiWaktu : 4 x 35 Menit

A. Kompetensi Inti (KI)


KI-1 Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya dan
benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar (KD)


1.3 Meyakini adanya Allah Swt. Maha Mengetahui, Maha Melihat dan Maha Mendengar.
3.2 Mengetahui makna Asmaul Husna: al-Wahhab, al-‘Alim, as-Sami‘.
4.2 Membaca Asmaul Husna: al-Wahhab, al-‘Alim, as-Sami‘dan maknanya.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Siswa mampu membiasakan diri selalu berhati-hati dalam berbuat.
2. Siswa mampu meyakini Allah Swt.Maha Mengetahui.
3. Siswa mampu menyebutkan arti Asmaul Husna al-‘Alim dengan benar.
4. Siswa mmapu menyebutkan bukti Allah Swt.Maha Mengetahui dengan benar.
5. Siswa mampu menyebutkan cara sebagai bentuk pengakuan bahwa Allah Swt.Maha Mengetahui
dengan benar.
6. Siswa mampu menjelaskan bahwa Allah Swt Maha Menegtahui dengan benar.
7. Siswa mampu membaca Asmaul Husna al-‘Alim dengan benar.
8. Siswa mampu membaca makna Asmaul Husna al-‘Alim dengan benar.

D. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
1.3.1 Membiasakan diri selalu berhati-hati dalam berbuat.
1.3.2 Meyakini Allah Swt. Maha Mengetahui.
3.2.1 Menyebutkan arti Asmaul Husna al-‘Alim dengan benar.
3.2.2 Menyebutkan bukti Allah Swt. Maha Mengetahui dengan benar.
3.2.3 Menyebutkan cara sebagai bentuk pengakuan bahwa Allah Swt. Maha Mengetahui dengan benar.
3.2.4 Menjelaskan bahwa Allah Swt. Maha Mengetahui dengan benar.
4.2.1 Membaca Asmaul Husna al-‘Alim dengan benar.
4.2.2 Membaca makna Asmaul Husna al-‘Alim dengan benar.

E. Materi Pembelajaran
Allah itu Maha Mengetahui.

F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan :Sientifik
2. Metode :
a) Observasi
b) Diskusi
c) Presentasi
d) Demontrasi

G. Langkah-langkah Pembelajaran
No. Kegiatan Waktu
1. Pendahuluan
1. Guru Membuka pembelajaran dengan membaca Basmallah dilanjutkan salam 10
dan berdo’a bersama dipimpin oleh salah seorang peserta didik dengan penuh menit
khidmat do’a mecari ilmu:
“Robbizidnii ‘ilman Warzuqnii Fahmaa”.
“Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berilah aku pengertian yang baik.
(Religius dan Integritas)
2. Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi dan tempat duduk
disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
3. Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan sikap disiplin setiap saat dan
menfaatnya bagi tercapainya cita-cita. (Integritas)
4. Pembiasaan membaca/ menulis/ mendengarkan/ berbicara selama 15-20 menit
materi non pelajaran seperti satu tokoh dunia, kesehatan, kebersihan,
makanan/minuman sehat , cerita inspirasi dan motivasi . Setelah membaca guru
menjelaskan tujuan kegiatan literasi dan mengajak siswa mendiskusikan
pertanyaan-pertanyaan berikut:
 Apa judul bacaan
 Apa yang tergambar pada isi bacaan.
 Pernahkan kamu bacaan seperti ini
 Apa manfaatnya bacaan tersebut
(Critical Thinking and Problem Solving)

5. Mengulas sedikit materi yang telah disampaikan hari sebelumnya


6. Guru mengulas tugas belajar dirumah bersama orangtua yang telah dilakukan.
(Mandiri)
7. Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai oleh peserta didik.
8. Guru menyiapkan beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantu bisa berupa
illustrasi gambar atau tayangan visual (film) yang relevan. Diantaranya
1) ceramah interaktif (menceritakan dan menjelaskan kisah melalui gambar
atau tayangan visual/film yang bersifat kontekstual kekinian),
2) diskusi dalam bentuk The educational-diagnosis meetingartinya peserta
didik berbincang mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling
mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran/materi yang diterimanya
agar mereka memperoleh pemahaman yang benar. Kegiatan dilengkapi
dengan lembar pengamatan dalam pelaksanaan diskusi.

2. Kegiatan Inti
• Mengamati 120
1. Semua peserta didik mencermati bacaan teks, kemudian salah satu peserta menit
didik membacanya.
2. Pada rubrik “Ayo Bekerja Sama” peserta didik mengamati gambar/ilustrasi
yang berkaitan dengan sifat Allah Swt. Yang Maha Mengetahui.
3. Peserta didik diberi penjelasan oleh guru sebagai tambahan dan penguatan
tentang maksud isi gambar/ilustrasi.
(Collaboratiob, Communication, Gotong Royong)

• Menanya
1. Peserta didik diberi kesempatan untuk menanya tentang hal yang telah
diamatinya. Apabila peserta didik mengalami kesulitan, guru memberikan
bimbingan dan panduan (stimulus) agar peserta didik mencari tahu dengan
cara menanya.
2. Pertanyaan peserta didik yang diharapkan tidak saja apa atau siapa, tetapi
mengapa dan bagaimana.
3. Pertanyaan peserta didik diinventarisir oleh guru.
4. Peserta didik atau kelompok lain menanggapi.
I(Critical Thingking and Problem Solving)

• Mengekplorasi/menalar
1. Secara individu maupun berkelompok, peserta didik diadakan diskusi untuk
menanggapi dan menjawab beberapa
pertanyaan.
2. Proses mendapatkan tanggapan dan jawaban atau pelaksanaan diskusi
difasilitasi oleh guru sehingga berjalan baik.
(Critical Thingking and Problem Solving)
3. Pada rubrik “Tugasku” peserta didik mencermati gambar.
4. Peserta didik diberi kesempatan untuk menanya tentang hal yang telah
diamatinya. Apabila peserta didik mengalami kesulitan, guru memberikan
bimbingan dan panduan (stimulus) agar peserta didik mencari tahu dengan
cara menanya. (Critical Thingking and Problem Solving)
5. Pada rubrik “Sikapku”, guru meyakinkan peserta didik bahwa segala
sesuatu, yang diperbuat tidak akan lepas dari pengawasan Allah Swt., Allah
Swt. Maha Mengetahui apa yang diperbuat makhluknya. (Integritas)

• Mengasosiasi/ mencoba
1. Pada rubrik “Ayo Kerjakan” peserta didik secara bergiliran
menjelaskan bagaimana meneladani salah satu sifat Allah Swt. “Maha
Mengetahui”. (critical Thingking and Problem Solving)
2. Pada rubrik “Ayo Menyanyi”, peserta didik diharapkan bisa lebih
menghayati makna pelajaran pada pelajaran ini. (Creativity and Innovation)
3. Pada rubrik “Insya Allah Aku Bisa” guru membimbing peserta didik untuk
memberikan tanda (√) pada kolom ‘ya’ atau ‘tidak’. Rubrik ini bertujuan
untuk memberi kesempatan kepada peserta didik menilai diri sendiri.
Penilaian ini merupakan bagian dari penilaian sikap peserta didik dan akan
menjadi bahan pengecekan, baik oleh guru atau orangtua. (Mandiri)
4. Pada rubrik “Ayo Renungkan”, peserta didik diminta menjawab pertanyaan
dengan isian singkat. (Critical Thingking and Problem Solving)

• Komunikasi/demonstrasi/networking
1. Salah satu peserta didik atau perwakilan kelompok diminta untuk
menyimpullkan hasil diskusi.
2. Dibantu guru peserta didik membuat kesimpulan.
(Communication)

• Interaksi Guru dan Orangtua


1. Pada rubrik “Belajar di Rumah”, peserta didik melaksanakan kegiatan
bersama orangtua, yaitu menuliskan pada kertas selembar, bagaimana cara
meneladani Allah Swt. Maha Mengetahui.
2. Hasil pekerjaan itu disetujui dan ditanda tangani oleh orangtua. Kemudian
hasil pekerjaannya diserahkan kepada guru di sekolah.
(Mandiri)

3. • Penutup
1. Guru melaksanakan penilaian dan refleksi dengan mengajukan pertanyaan 10
atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai Menit
bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya; (Critical Thingking
and Problem Solving)
2. Tugas, guru meminta peserta didik memperlihatkan kolom “insya Allah aku
bisa” dalam buku teks kepada orang tuanya dengan memberikan komentar
dan paraf. (Mandiri)
3. Kegiatan ini dapat juga dilakukan dengan menggunakan buku penghubung
guru dan orang tua atau komunikasi langsung dengan orang tua untuk
mengamati perkembangan kemampuan peserta didik dalam penguasaan
memahami Allah Maha Mengetahui di rumah.
4. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
5. Membaca do’a penutupan majelis taklim
(Subhaanaka Allaahumma wabihamdika asyhadu an laa-ilaaha illaa Anta
astaghfiruka wa-atuubu ilaik)

Artinya :
Maha suci Engkau ya Allah, dan dengan memujiMu, aku bersaksi bahwa
tiada Illah kecuali Engkau, aku mohon ampun dan bertaubat kepadaMu.
(Religius)

H. Penilaian Hasil Belajar


Pada rubrik “Ayo Berlatih”, peserta didik diminta mengisi pertanyaan isian singkat. Adapun kunci
jawaban dan skoringnya adalah sebagai berikut:
Keterangan:
Benar dan lengkap = 4
Menjawab benar kurang lengkap = 3
Menjawab benar kurang tepat = 2
Menjawab tapi salah = 1

Kunci jawaban ini dimungkinkan peserta didik menjawab dengan jawaban lain. Apabila jawabannya
benar (tidak bergantung pada bacaan yang ada) maka skornya tetap benar.

I. Pengayaan dan Remedial


• Pengayaan
1. Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah menguasai materi, diminta
mengerjakan materi pengayaan yang sudah disiapkan, misalnya berupa materi pengayaan
berikut:
a) Al-’Alimmenunjukkan Zat yang mengetahui segala sesuatu, ilmunya meliputi yang nampak
dan tidak nampak, samar dan jelas, serta meliputi segala hal yang diperbuat seluruh
makhluknya.
b) Pengetahuan semua makhluk bersumber dari pengetahuan-Nya.
c) Ketika benih tumbuh, jangan berkata bahwa alam menumbuhkannya atau karena unsur ini
dan kondisi itu, kalau pun harus berkata demikian, jangan tutupi atau tidak mengingatkan
peranan Allah Swt., karena yang demikian dapat merupakan salah satu bentuk kedurhakaan
terhadap Allah Swt..
d) Ilmu seseorang harus membawanya kepada iman, selanjutnya ini mengantarnya kepada
keikhlasan dan ketundukan kepada Allah Swt..
• Remedial
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi, guru menjelaskan kembali materi Allah Swt. Maha
Mengetahui. Pelaksanaan remedial dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang disesuaikan,
misalnya 30 menit setelah jam pulang.

J. SUMBER DAN MEDIA


1. Buku Pedoman Guru PAdBP Kelas 3 dan Buku Siswa PAdBP Kelas 3 (Buku PAdBP Terpadu
Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017).
2. Buku Sekolahnya Manusia, Munif Chatib.
3. Media pembelajaran SD/MI untuk kelas 3 dari SCI Media.
4. Video/slide dari media ajar guru Indonesia SCI Media.
5. Al-Quran dan terjemahannya.Lingkungan sekitar.

Catatan Guru

1. Masalah :……….

2. Ide Baru :………..

3. Momen Spesial :………….

Mengetahui Malang, Juli 2018

Kepala SD Gracia Nusantara Malang Guru Mata Pelajaran PAI

Nena Kurniasari, S. S Zaenal Arifin, S. Pd.I

Catatan Kepala Sekolah

.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................

Anda mungkin juga menyukai