Anda di halaman 1dari 2

v

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WANITA USIA SUBUR


UNTUK MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN
METODE INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT DI WILAYAH KERJA
UPT PUSKESMAS PONDOK JAGUNG TANGERANG SELATAN
PERIODE MEI 2017

Fikri Akbar Alfarizi*, Sheila Sarasanti*, Anugrah Dwi Riski*, Ayezia Balqis*, Azi
Bagus M.S*, Ventine Agustina M.S*, Wibowo Suryo Pambudi*, Ahmad Rizky
Ferdina* , dr. Elsyi Indrianti**, dr. Alidina Nur Afifah***.
*Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter, Universitas Muhammadiyah Jakarta.
**Dosen Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Muhammadiyah Jakarta.
***Dokter UPT Puskesmas Pondok Jagung Tangerang Selatan.

ABSTRAK
Latar Belakang. Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang telah
menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk di Indonesia. Setiap
tahun terdapat 12 juta orang menderita kanker dan 7,6 juta di antaranya meninggal
dunia. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, tumor atau
kanker merupakan penyebab kematian nomor 7 di Indonesia dengan persentase
5,7% dari seluruh penyebab kematian. Angka kasusnya (prevalensi) adalah 4,3 per
1.000 penduduk. Pencegahan kanker serviks pada umumnya bisa dilakukan dengan
pencegahan sekunder. Pencegahan sekunder misalnya dengan deteksi dini melalui
pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA tes), Pap Smear, Thin Prep, dan
lain-lain. Upaya pencegahan kanker serviks juga sudah dilakukan di Puskesmas
Pondok Jagung Tangerang Selatan dengan cara melakukan skrining melalui IVA
tes pada ibu atau tepatnya pada Wanita Usia Subur (WUS) yang dimulai pada
tanggal 28 Juni 2016 hingga bulan 03 Mei 2017, dan data yang didapat ada 60
peserta yang bersedia melakukan IVA tes.
Tujuan. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi WU untuk melakukan
deteksi sini kanker serviks dengan menggunakan metode IVA tes di wilayah kerja
UPT Puskesmas Pondok Jagung periode Mei 2017.
Metode. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Sampel penelitian ini
adalah Wanita Usia Subur usia 15-49 tahun. Besarnya sampel sebesar 100
responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan mei 2017. Pendidikan, Pekerjaan,
Pengetahuan, dan kesediaan diketahui dengan cara wawancara. Hasil penelitian
dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square.
Hasil. Uji Chi-Square didapatkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara
Pendidikan dengan Kesediaan (p_value = 0,02), dan Pengetahuan dengan
Kesediaan (p_value = 0,00). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara
Pekerjaan dengan Kesediaan (p_value = 0,909).
Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan dan
Pengetahuan dengan dengan Kesediaan melakukan IVA tes. Tetapi tidak terdapat
hubungan antara Pekerjaan dengan Kesediaan melakukan IVA tes pada WUS di
wilayah kerja UPT Puskesmas Pondok Jagung periode bulan Mei 2017.

Kata Kunci: Kanker serviks, Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan, Kesediaan,


IVA tes.

[Type here] Universitas Muhammadiyah Jakarta