Anda di halaman 1dari 7

Makalah Penggolongan Hukum

Pembelajaran mengenai ilmu hukum sangatlah luas maka perlu adanya pengolongan hukum
agar mudah dipelajari

Ditulis oleh :
Rachmad Septiawan 172014003
Sugeng Efendi 172014

Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan


Universitas Kristen Satya Wacana
Salatiga
2014
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Manusia adalah mahluk social sehingga memerlukan orang lain untuk


mepertahankan hidupnya, dalam hubungan tersebut sering terjadi konflik maka
dibuatlah aturan-aturan dalam hubungan tersebut yang kemudian kita kenal dengan
hukum
Pembelajaran mengenai ilmu hukum sangatlah luas maka perlu adanya
pengolongan hukum agar mudah dipelajari , Untuk itu mencoba mengulas tentang
Penggolongan Hukum , Mulai dari pembagian hukum berdasarkan Wujudnya
sampai dengan hukum menurut Waktu berlakunya

1.2 RUMUSAN MASALAH

Menilik latar belakang tersebut, maka dapat dijabarkan permasalahanya sebagai


berikut :

a. Ada berapa penggolongan hukum yang ada?


b. Berdasarkan apa saja penggolongan hukum tersebut?
BAB II
PEMBAHASAN

2. PENGGOLONGAN HUKUM
Hukum terdiri atas bermacam-macam . Untuk mengetahui
tentang macam-macam hukum, ada beberapa penggolongan
hukum yaitu menurut sifatnya, menurut isinya, menurut
bentuknya menurut wilayah berlakunya dan menurut waktu
berlakunya

A. Hukum menurut Bentuknya


Menurut bentuknya, hukum dikelompokkan sebagai berikut.
1. Hukum tertulis adalah hukum yang dicantumkan dalam berbagai peraturan
perundangan . Hukum tertulis merupakan hukum yang dikodifikasikan dan
hukum tertulis yang tidak dikodifikasikan. Hukum tertulis telah menjadi ciri
dari hukum moderen yang harus mengatur serta melayani kehidupan
moderen. Suatu kehidupan yang makin kompleks, bidang-bidang yang
makin beraneka ragam serta perkembangan masyarakat dunia yang makin
menjadi suatu masyarakat yang tersusun secara organisatoris hubungan antar
manusia yang makin kompleks pula, memang tidak hanya bisa
mengandalkan pada pengaturan tradisi, kebiasaan, kepercayaan atau budaya
ingatan.
2. Hukum tak tertulis adalah hukum yang masih hidup dalam keyakinan
masyarakat, tetapi tidak tertulis. Hukum tak tertulis juga disebut hukum
kebiasaan. Hukum tidak tertulis ditaati seperti suatu peraturan perundangan.
Hukum tidak tertulis lebih bersifat melekat pada kepercayaan yang selalu di
taati oleh orang yang percaya.
Kelebihan hukum tertulis di bandingkan hukum tidak tertulis
dalam melayani masyarakat sebagai mana tersebut diatas adalah
sebagai berikut .
a. Segalah sesuatu yang telah diatur dengan mudah di ketahui
oleh orang.
b. Setiap orang, kecuali yang tidak bisa membaca, mendapatkan
jalan masuk yang sama kedalam hukum
c. Untuk keperluan pengembangan peraturan hukum atau
perundang-undangan, untuk membuat yang baru, maka hukum
tertulis juga memberikan kemudahan.
Sekalipun penggunaan hukum tertulis telah menjadi hal yang
sangat umum tetapi ia tidak sekaligus bisa di samakan dengan
meningkatnya kualitas keadilan. Hukum tertulis tidak
berhubungan dengan kualitas keadilan tetapi hanya menyangkut
bentuk saja.

B. Hukum menurut Tempat Berlakunya


Menurut tempat berlakunya, hukum dibedakan sebagai berikut
1.Hukum nasional adalah hukum yang berlaku dalam suatu
negara.jadi hukum yang berlaku di suatu negara ini lebih bersifat
mengikat pada warga yang bertempat tinggal di negara tersebut,
wajib hukumnya mentaati peraturan yang telah di terapkan
pemerintahan tersebut tanpa tiada kecualinya.siapaun yang
melanggar akan di kenai sanksi.
2. Hukum internasional adalah hukum yang mengatur hubungan
hukum dalam masyarakat dunia internasional. Hukum ini
mengikat bukan pada individu melainkan lebih mengikat pada
suatu negara karena cakupanya adalah dunia internasional.
Sebagai contoh dari peraturan internasional adalah kebijakan PBB
dalam memberikan sanksi pada negara yang masih
mengeksploitasi uranium untuk dijadikan bahan dari
persenjataan nuklir.
3. Hukum asing adalah hukum yang berlaku di negara lain.
4. Hukum lokal adalah hukum yang berlaku di suatu daerah atau
wilayah tertentu. Hukum bentuk ini berlaku lpada tataran lokal
atau daerah dalam kondisi ini baik hukum tertulis maupun tidak
tertulis bisa di jalankan.contah hukum lokal seperti peraturan
yang di keluarka pemerintah daerah tentang pelarangan
menebang hutan yang berlebihan.

C. Hukum menurut Waktu Berlakunya

Menurut waktu berlakunya, hukum dapat digolongkan sebagai


berikut.
1.Hukum positif (ius constitutum) adalah hukum yang berlaku
sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah
tertentu sebagai.
Singkatnya Hukum yang berlaku bagi suatu masyarakat pada
suatu waktu, dalam suatu tempat tertentu contoh hukum yang
berlaku dewasa ini dinamakan iuskstoitutum atau bersifat hukum
positif atau Hukum ini disebut juga tata hukum.demikian pula
hukum di amerika yang berlaku sekarang, inggris ,malaysiya dan
lain-lain.

2. Ius constituendum adalah hukum yang diharapkan berlaku


pada waktu yang akan datang.jadi hukum bentuk ini belum
menjadi sebuah norma-norma dalam bentuk formal (undang-
undang atau bentuk lainya) merupakan rancangan-rancangan
hukum yang akan di jalankan pada masa yang akan datang
karena hukum yang berlaku pada saat masa sekarang bisa
mengalami perubahan sesuai kondisi perubahan .
D. Hukum menurut Isinya

Menurut isinya, hukum dapat dikelompokkan sebagai berikut.


1. Hukum privat adalah kumpulan hukum yang mengatur
hubungan-hubungan antarorang dengan menitikberatkan kepada
kepentingan perseorangan. Hukum privat juga disebut hukum
sipil. Contoh: KUH Perdata dan KUH Dagang.dimana hukum ini
langsung mengenai pada para pelaku yang melanggar peraturan
yang telah ada.

2. Hukum publik adalah kumpulan hukum yang mengatur


hubungan-hubungan antara negara dengan alat perlengkapannya
atau antara negara dengan perorangan. Hukum publik bertujuan
untuk melindungi kepentingan umum. Hukum publik juga disebut
hukum negara.

Antara hukum public dan hukum privat sesunguhnya tidak dapat


dipisahkan secara tegas satu sama lain karena segala hubungan
hukum dengan masyarakat selalu dapat dikatakan termasuk
hukum public dan hukum privat, yang menjadi perbedaan adalah
pada titik berat kepentingan yang diatur, hukum public titik
beratnya mengatur kepentingan masyarakat , sedangkan hukum
privat menitikberatkan pada kepentingan perseorangan.

E.Hukum menurut Wujudnya

Menurut wujudnya, hukum dapat dikelompokkan sebagai berikut.


1. Hukum objektif adalah hukum dalam suatu negara yang
berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu.
Hukum ini untuk menyatakan peraturan yang mengatur antara
dua orang atau lebih. Contoh: Kitab Undang-Undang Hukum
Pidana (KUHP)
2. Hukum subjektif adalah hukum yang dihubungkan dengan
seseorang tertentu dan dengan demikian menjadi hak. Contoh:
Kitab Undang-Undang Hukum Militer.

F.Hukum menurut Sifatnya


Menurut sifatnya, hukum dapat digolongkan sebagai berikut.
1.Hukum yang memaksa adalah hukum yang dalam keadaan
bagaimana pun juga harus dan mempunyai paksaan mutlak.
Contoh: hukum pidana
2.Hukum yang mengatur adalah hukum yang dapat
dikesampingkan apabila pihak-pihak yang bersangkutan telah
membuat peraturan sendiri dalam suatu perjanjian. Contoh:
hukum dagang.
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Penggolongan hukum digolongkan menjadi beberapa
,diantaranya adalah berdasarkan sifatnya hukum memiliki dua
sifat yaitu beersifat memaksa pada setiap individu yang menjadi
objek dari hukum itu dan bersifat mengatur karena yang menjadi
objek dari hukum itu sendiri adalah berdasarkan kesepakatan
antara individu sebagai contoh adalah hukum jual beli yang
tergantuk kesepakatan antara dua belah pihak.

Penggolongan hukum berdasarkan bentuknya dibagi menjadi


dua pula yang pertama adalah hukum tertulis yaitu hukum yang
sudah terkodifikasi dan dapat dilihat oleh siapapun sehingga
hukum ini mudah di pahami oleh setiap orang yang melihatnya
sedangkan hukum tidak tertulis adalah kebalikan dari hukum
tertullis sebagai contoh adalah hukum adat suatu daerah
tertentu.

B. SARAN
Dari uraian di atas tentang penggolongan hukum kedalam
beberapa golongan tentunya masih kurang lengkap apabila hanya
dipaparkan melalui makalah ini lebih lagi penjelasan yang kami
sampaikan sangatlah kurang halitu disebabkan karena
terbatasnya pengetahuan serta referensi yang kami dapatkan
dan referensi yang kami baca, sehingga dari sini kami minta
saran serta kritikan dari semua kalangan pembaca, yang bersifat
membangun.

C. PENUTUP
Demikian makalah ini kami buat guna memenuhi tugas mata
kuliah ILMU HUKUM . ucapan terimakasih kami sampaikan
kepada seluruh teman –teman serdta guru penggapu yang mana
telah memberi arahan , semoga makalah ini bisa memberi
manfaat bagi kita semua, amin.

DAFTAR PUSTAKA

Prasetyo,Teguh. Ilmu Hukum Dan Filsafat Hukum,


Yogyakarta.Pustaka Pelajar,2006
Dirdjosisworo,Suedjono. Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta,pt Raja
Grafindo Persada,2010.