Anda di halaman 1dari 19

1

Indikator Keberhasilan
 Mengetahui langkah-langkah penjustiran timbangan
Dacin

2
M B

k p0

 Persamaan Dacin tanpa Muatan:


M∙k=B∙p0

3
L
M B

l
p
k
 Persamaan Dacin Saat Bermuatan:
M∙k+L∙l = B∙p

4
 Pada umumnya kita akan mengubah massa dari bobot
lawan dan bobot ingsut dengan cara mengurangi
ataupun menambah dengan timah justir
 Adjustment dacin diawali dengan menyetimbangkan
pada penunjukan nol. Umumnya bobot lawan yang
akan dikurangi ataupun ditambah massanya, sehingga
pada penunjukan nol dalam keadaan setimbangan.
 Namun pada saat kita uji dengan muatan maksimum,
dacin berada pada keadaan tidak setimbang:
 Bobot ingsut terlalu ringan
 Bobot ingsut terlalu berat
Justirhal.25
5
a. Bobot Ingsut Terlalu Ringan
 Apabila bobot ingsut terlalu ringan maka bobot ingsut
akan menjungkit keatas
 Langkah-langkah:
1. Justir bobot lawan agar penunjukan nol setimbang

P0

6
a. Bobot Ingsut Terlalu Ringan
2. Muati dengan kapasitas  3. Tambahkan timah justir (H)
maksimal timbangan dan pada jarak pmaks – po dari titik
tumpu agar timbangan
geser bobot ingsut ke skala setimbang
maksimal.
timah (H)

P0

Maksimal Maksimal

7
a. Bobot Ingsut Terlalu Ringan
(lanjutan)
4. Masukkan timah justir (H) 5. Tambahkan timah justir pada
pada bobot ingsut bobot lawan agar setimbang

Masukkan Masukkan timah


timah (H) ke bobot lawan

Maksimal

Maksimal

8
a. Bobot Ingsut Terlalu Ringan
(lanjutan)
6. Periksa kembali penunjukan nol, penunjukan dacin
harus setimbang.

9
b. Bobot Ingsut Terlalu Berat
 Apabila bobot ingsut terlalu berat maka bobot ingsut
akan menjungkit kebawah seperti gambar dibawah ini:

Maksimal

10
b. Bobot Ingsut Terlalu Berat
(lanjutan)
1. Justir bobot lawan agar penunjukan nol setimbang

P0

11
b. Bobot Ingsut Terlalu Berat
(lanjutan)
2. Muati dengan kapasitas 3. Tambahkan anak
maksimal timbangan dan timbangan standar (M)
geser bobot ingsut ke skala pada penerima muatan
maksimal. agar dacin setimbang

Maksimal Maksimal

12
b. Bobot Ingsut Terlalu Berat
(lanjutan)
4. Tambahkan kembali 5. Tambahkan timah justir
anak timbangan dengan (H) pada jarak pmaks – po
nilai yang sama pada dari titik tumpu agar
penerima muatan timbangan setimbang
timah (H)

P0

S S
S S
Maksimal
Maksimal

13
b. Bobot Ingsut Terlalu Berat
(lanjutan)
6. Pindahkan timah ke atas 7. Tambahkan muatan (T)
bobot ingsut agar kedudukan menjadi
setimbang
timah (H)

S S

Maksimal
S S T
Maksimal

14
b. Bobot Ingsut Terlalu Berat
(lanjutan)
9. Pindahkan anak timbangan
8. Pindahkan timah dari
standar M dan muatan (T) dari
atas bobot ingsut dan penerima muatan dan kurangi
kurangi massa dari bobot massa dari bobot ingsut sampai
lawan sampai setimbang setimbang

S ST
Maksimal M

Maksimal

15
b. Bobot Ingsut Terlalu Berat
(lanjutan)
10. Setelah massa bobot 11. Pindahkan anak
ingsut dikurangi, dacin timbangan standar (M)
harus sampai setimbang dari penerima muatan

Maksimal
Maksimal

16
b. Bobot Ingsut Terlalu Berat
(lanjutan)
12. Masukkan timah justir 13. Periksa kembali
pada bobot lawan sampai penunjukan nol,
dacin setimbang penunjukan dacin harus
timah (H) setimbang.

Maksimal

17
D H
SL

18
19