Anda di halaman 1dari 21

1.

Saat menyusun penugasan kepada sebuah tim yang beranggotakan seorang perawat
teregistrasi (Ners), satu perawat vokasi (Diploma), dan dua orang pembantu perawat. Klien
manakah yang dapat dipercayakan perawatnya kepada diploma ?
a. Klien yang akan dilakukan pengambilan hitung urine
b. Klien yang memebutuhkan bantuan untuk berpindah
c. Klien dengan ventilator yang membutuhkan pemeriksaan dan penghisapan (suction)
secara berkala
d. Klien dengan cedera tulang belakang yang membutuhkan kateterisasi urine setiap
6 jam sebagaimana diresepkan
e. Klien membutuhkan bantuan untuk ke toilet

Rasional : Ketika mendelegasikan tugas keperawatan, perawat perlu memperhatikan


keahlian pendidikan staf keperawatan yang dilibatkan. Pengambilan hitung urine, membantu
berpindah dan ke kamar kecil dipercayakan kepada pembantu perawat, sebagaimana
terdapat dalam pilihan jawaban. klien yang membutuhkan pemeriksaan dan penghisapan
(suction) secara berkala sepatutnya dipercayakan kepada Ners. seorang perawat diploma
memiliki keahlian dalam kateter urine, sehingga klien dapat dipercayakan kepadanya.

2. Perawat sedang membuat perencanaan asuhan pada anak dengan sindrom hemolitik uremik
yang telah mengalami anuria dan akan dilakukan dialisis peritoneal. Apakah yang harus
direncanakan?

a. Membatasi cairan sesuai yang ditentukan

b. Rawat fistula arteriovenosa

c. Konsumsi makanan tinggi kalium

d. Memberikan analgesik sesuai yang diresepkan

e. Mengelola produk darah

Rasional: Seorang anak dengan sindrom uremik hemolitik menjalani dialisis peritoneal karena
anuria dilakukan pembatasan cairan. Nyeri tidak terkait dengan sindrom uremik hemolitik, dan
kalium akan dibatasi jika anak menderita anuria. Peritoneal dialisis tidak memerlukan fistula
arterivenosus (hanya dialisis).

3. Apa panduan yang harus digunakan oleh perawat saat berencana memberikan delegasi dan
tugas ?
a. Mengutamakan keselamatan klien
b. Sesuai dengan permintaan staf
c. Pembagian ruangan dalam unit
d. Jumlah klien yang direncanakan pulang
e. Klien dengan disabilitas
Rasional: Terdapat panduan saat perawat akan memberikan delegasi atau akan
merencanakan tugas. Hal ini termasuk, mengutamakan keselamatan klien, mengetahui variasi
kemampuan keterampilan seseorang, menentukan tugas mana yang dapat didelegasikan dan
pada siapa; sesuaikan tugas dengan orang yang menerima delegasi berdasarkan aturan
praktik keperawatan dan sesuai dengan posisi pekerjaannya, lengkapi dengan arahan yang
jelas, ringkas, akurat, dan lengkap; memvalidasi pemahaman staf yang diberikan delegasi;
berikan percaya diri pada staf yang diberikan delegasi dan berikan feedback yang sesuai
setelah tugas dikerjakan; dan jaga keberlanjutan perawatan sebaik mungkin saat melakukan
perawatan pada klien. Permintaan staf, aspek kenyamanan seperti pembagian ruangan, dan
mengantisispasi

4. Perawat melakukan kegiatan menindak lanjuti pendidikan kesehatan dengan klien yang pulang
dari Rs sebulan yang lalu. Klien minum obat Fluoxetine (prozac). Informasi apa yang penting
untuk didapatkan perawat selama kunjungan klien terkait efek samping pengobatan ?

a. Tanda dan gejala kardiovaskuler

b. Disfungsi pencernaan

c. Mulut kering

d. Berkeringat berlebihan

e. Jalan menyeret

Rasional : efek samping yang sering terjadi terkait pengobatan ini termasuk disfungsi SSP dan
pencernaan. Fluoxetine (prozac) mempengaruhi sistem pencernaan dan menyebabkan mual-
muntah, kram perut serta diare. Tanda dan gejala kardiovaskuler, mulut kering, dan
pengeluaran keringat berlebihan bukan efek samping terkait pengobatan ini.

5. Seseorang perawat merencanakan tugas perawatan pada klien untuk satu hari. Mana tugas
yang tidak aman diberikan pada asisten perawat tanpa lisensi ?
a. Klien lansia yang mengalami kebingungan dan membutuhkan bantuanmakan
b. Klien yang membutuhkan perubahan posisi tiap 2 jam
c. Klien yang MRS karena dehidrasi dan kontrol cairan masuk dan keluarnya
d. Klien yang mendapatkan oksigen melalui pasal 3L/menit dan pulse oksimetrinya
menunjukan angka 89%
e. Klien mengalami ventrikuler takikardi dan hipotensi pada shift sebelumnya
Rasional : aktivitas seperti merubah posisi, ambulasi, memastikan intake output dan
pemberian makan tidak dapat didelegasikan pada asisten perawat tanpa lisensi. Dengan begitu
klien A,B,D, dan E dapat ditugaskan pada asisten perawat. Klien D dan E cenderung tidak
stabil dan harus ditugaskan pada perawat beregister untuk pengkajian komprehensif
6. Seorang klien mengalami henti jantung.seorang prawat memimpin merespon ke adaan
tersebut dan melimpahkan beberapa tugas kepada kru emergensi.dalam situasi ini,manakah
jenis kepemimpinan yang perlu di implementasikan perawat?
a. Autokratik
b. Situsional
c. Demokratik
d. Laissez-faier
e. Demokratik dan laissez-faier
Rasional : Jenis ke pemimpinan autokratik adalah model pendekatan yang memungkinkan
pemimpin mengambil ahli kendali dan memprioritaskan pendelegasian tugas.

7. perawat akan membantu dokter sehubungan dengan adanya resep obat baru dengan dosis
yang lebih tinggi daripada dosis yang direkomendasiakn. Perawat tidak dapat menemukan
dokter, padahal obat tersebut harus diberikan. Manakah tindakan yang seharusnya dilakukan
oleh perawat?

a. Kontak supervisor keperawatan

b. Berikan dosis sesuai yang diresepkan

c. Tunda obat sampai dokter dapat dihubungi

d. Berikan obat dengan resep yang direkomendasikan sampai dokter bisa ditemui

e. Lanjutkan pengobatan dengan dosis baru

Rasional : jika dokter menuliskan resep yang memerlukan klarifikasi, merupakan tanggung
jawab perawat untuk menghubungi dokter tersebut. Jika tidak ada status berkaitan dengan
resep karena dokter belum bisa dihubungi atau karena resep tetap demikian setelah
menghubungi dokter , maka perawat harus menghubungi manajer atau supervisior
keperawatan untuk klarifikasi lebih lanjut.
8. Seorang kepala ruangan bangsal penyakit dalam pada hari yang sama harus menghindari
beberapa kegiatan pada pukul 08.00 WITA rapat dengan direktur. Kemudian pukul 10.00 WITA
memimpin ronde keperawatan dan pukul 08.30 WITA harusmengikuti rapat rutin bulanan
diruangan.apakah kemampuan yang harus dimiliki oleh kepala ruangan tersebut ?

a. Kecerdasan emosional yang bagus

b. Pengelolaan waktu yang efektif

c. Pengetahuan yang luas

d. Stamina yang bagus

e. Kerja cepat selesai

Rasional : pengelolaan waktu merupakan perencanaan pengorganisasian penggerakan dan


pengawasan produktivitas waktu. Waktu menjadi salah satu sumber daya untuk kerja. Sumber
daya yang harus dikelola secra efektif dan efisien. Efektivitas terlihat dari tercapainya tujuan
menggunakan waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Kata efisien tidak lain mengandung
dua makna yaitu makna pengurangan waktu yang ditentukan dan makna investasi waktu
menggunakan waktu yang ada.

9. Untuk mengelola lingkungan yang baik bagi penderita DM, tanggungjawab etik manakah yang
harus dilakukan perawa?
a. Hanya memberi pelayanan yang diizinkan

b. Menjalankan peran sebagai pembela hak klien

c. Menjelaskan petanggungan asuransi kepada klien

d. Menentukan tingkat perawatan berdasarkan nilai pertanggungan asuransi klien

e. Memutuskan untuk memberikan terapi IV

Rasional : perawat betanggung jawab untuk memberi pelayanan terbaik kepada klien sesuai
dengan situasi dan kondisinya.

10. Perawat melakukan kegiatan menindak lanjuti pendidikan kesehatan dengan klien yang pulang
dari Rs sebulan yang lalu. Klien minum obat Fluoxetine (Prozac). Informasi apa yang penting
untuk didapatkan perawat selama kunjungan klien terkait efek samping pengobatan?
a. Tanda dan gejala kardivaskular
b. Disfungsi pencernaan
c. Mulut kering
d. Berkeringat berlebih
e. Jalan menyeret
Rasional: Efek samping yang sering terjadi terkait pengobatan ini termasuk disfungsi SSP dan
pencernaan. Fluoxetine (Prozac) mempengaruhi sistim pencernaan dan menyebabkan mual-
muntah, kram perut dan diare. Tanda dan gejala kardiovaskular, mulut kering, dan pengeluaran
keringat berlebih bukan efek samping terkait pengobatan ini.
11. Perawat teregister merencanakan tugas keperawatan klien untuk satu hari. Tugas mana yang
paling sesuai untuk asisten perawat tanpa lisesnsi?
a. Klien yang direncanakan menjalani tranfusi darah
b. Klien dengan kanker kandung kemih yang akan menerima kemoterapi
c. Klien yang baru saja terdiagnosis DM dan direncanakan pulang
d. Klien bed rest yang membutuhkan latihan ROM setiap 4 jam
e. Klien pasca pembedahan

Rasional: Perawat harus menentukan tugas yang paling sesuai berdasarkan keterampilan dan
kebutuhan pasien. Terkait ini, tugas yang paling sesuai untuk asiten perawat adalah merawat
klien yang sedangbed rest dan membutuhkan latihan ROM. Asisten perawat telah terlatih untuk
tindakan ini. Klien yang menerima kemoterapi dan klien yang menerima tranfusi darah
membutuhkan keterampilan yang hanya bisa diberikan olehperawat berlisensi. Klien dengan
DM yang dipulangkan akan membutuhkan penjelasan sebelum pulang tentang manajemen
diabetes dan berkoordinasi dengan layanan home care yang dibutuhkan.

12. Seorang kepala bidang keperawatan sangat sibuk dalam menjalankan tugas manajerialnya,
pada beberapa situasi terkadang harus menghadiri dua atau lebih pertemuan. Kepala bidang
juga mempunyai tanggung jawab untuk membimbing staf dibawahnya. Kegiatan apakah yang
harus dilakukan oleh kepala bidang keperawatan?

a. Pendelegasian

b. Komunikasi
c. Pelatihan

d. Motivasi

e. Supervise

Rasional: Pengarahan merupakan elemen kegiatan manajemen keperawatan yang meliputi


proses pendelegasian, supervise,koordinasi dan pengendalian pelaksanaan rencana yang
telah diorganisasikan.

13. Seorang perawat bertanggung jawab merawat seorang pasien dengan acute miocard infaction.
Pasien mampu melakukan ADI, mampu mandi, makan dan minum sendiri, ambulasi dengan
pengawasan, pemantauan tanda-tanda vital setiap pergantian shift. Apakah tingkat
ketergantungan perawatan pada pasien tersebut menurut Douglass?

a. Total care

b. Partial care

c. Minimal care

d. Mediate care

e. Intermediate care

Rasional: pasien mampu melakukan ADI, mampu mandi, makan dan minum sendiri, ambulasi
dengan pengawasan, pemantauan tanda-tanda vital setiap pergantian shift.

14. Perawat teregistrasi merencanakan tugas perawatan klien dalam satu hari. Tugas apa yang
paling tepat untuk asisten perawat yang tidak punya lisensi ?

a. Seorang klien yang memerlukan irigasi kolostomi

b. Seorang klien yang menggunakan selang makanan permanen

c. Seorang klien yang memberikan sampel urin

d. Seorang klien dengan kesulitan menelan makanan dan minuman

e. Klien yang menggunakan CVP

Rasional : perawat harus menentukan tugas sesuai berdasarkan kemampuan staf dan
kebutuhan klien. Pada kasus ini, maka tugas yang paling sesuai pada asisten perawat adalah
merawat klien yang memberikan sampel urin. Asisten perawat mempunyai keterampilan untuk
prosedur ini. Irigasi kolostomi dan pemberian makanan lewat selang tidak dilakukan oleh
petugas yang tidak memiliki lisensi. Klien dengan kesulitan menelan makanan dan minuman
beresiko terjadi aspirasi. Klien dengan menggunakan CVP juga beresiko jika dilakukan
perawatan oleh asisten perawat.

15. Perawat merencanakan tugas keperawatan dalam sehari, klien mana yang dapat dengan aman
ditugaskan pada asisten perawat tanpa lisensi ?

a. Klien 60 tahun yang menerima kemoterapi dan berada diruang isolasi

b. Klien 52 tahun dengan anemia yang menerima transfusi darah dan membutuhkan
pemeriksaan TTV

c. Klien 48 tahun yang baru terdiagnosis hipertiroid yang membutuhkan pendidikan terkait
terapi pengobatan

d. Klien 50 tahun pasca operasi 72 jam yang baru pulih dari operasi penggantian
lutut dan membutuhkan bantuan mandi dan berpakaian

e. Klien yang baru saja MRS dengan kesulitan bernapas,sianosis,dan kecepatan napas
30x/i serta membutuhkan pengkajian awal MRS

Rasional : lingkup praktik asisten perawat tanpa lisensi termasuk pengukuran TTV dan
memberikan bantuan makanan,mandi dan berpakaian. Klien yang membutuhkan pengkajian,
dalam isolasi, menerima kemoterapi, mendapatkan tranfusi darah atau membutuhkan
pendidikan kesehatan adalah tugas perawat berlisensi.

16. Seorang ( perawat teregistrasi ) Ners mendelegasikan tugas kepada staf keperawatan. Tugas
manakah yang kurang sesuao untuk pembantu perawat ?
a. Mengambil spesimen urine klien
b. Melakukan pemeriksaab rutin suhu tubuh via oral
c. Menemani klien yang dipulangkan dalam perjalanan
d. Membantu klien post-kateterisasi jantung yang harus makan siang sambil tirah baring
e. Menemani klien mobilisasi di lorong rumah sakit
Rasional:Pekerjaan yang didelegasikan kepada orang lain harus disesuaikan dengan tingkat
keahlian dan lisensi. Berdasar pada pilihan yang ada, penugasan yang kurang tepat diberikan
kepada pembantu perawat adalah untuk membantu makan siang klien post kateterisasi jantung
yang harus tirah baring. Oleh karena klien ini beresuko besar terhadap aspirasi. Sesa pilihan
jawaban yang ada tidak mengindikasikan adanya resiko terhadap klien.
17. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke poli klinik penyakit dalam dengan keluhan
mencret terus menerus selama seminggu. Hasil pengkajian pasien memiliki riwayat pengguna
obat terlarang, berat badan turun drastis sejak 2 bulan yang lalu. Pasien meminta untuk tidak
menyebutkan penyakitnya kepada keluarga, perawat menyetujui permintaan pasien tersebut.
Hasil laboratorium CD4+ 350mm3. Apakah prinsip etik yang dilakukan pada kasus tersebut?
a. Authonomy
b. Fedelity
c. Veracity
d. Beneficent
e. Nonmaleficience
Rasional : kata kuncinya pasien meminta untuk tdk menyebutkan penyakitnya kepada
keluarga dan perawat menyetujui permintaan pasien tsb

18. Ketua tim memimpin breafing pagi tim perawatan pasien dengan kondisi kasus dan
memberikan arahan teknis keperawatan pada perawat yang sudah diberikan tugas merawat
pasien kecelakaan. Beberapa perawat menanyakan tentang situasi perawatan pasien dan
kesakitan yang dihadapi saat merawat kasus serupa sebelumnya. Ketua tim mendengarkan
dengan seksama dan menerima beberapa masukan perawat dan memotivasi perawat untuk
mengerjakan tugasnya dengan baik sesuai dengan arahan dan masukan. Apakah gaya
kepemimpinan yang ditunjukan ketua tim tersebut ?

a. Demokrasi

b. Paternalistic

c. Laissez faire

d. Kharismatik

e. Autokratik

Rasional: Jawaban soal diatas adalah demokrasi karena menunjukan cirri mengikutsertakan
bawahan dalam mengambil keputusan dan memperlakukan bawahan sebagai orang yang
sudah dewasa, tergambarkan dari upaya mendengarkan masukan staf dan menerima
beberapa masukan tersebut untuk diimplementasikan.

19. Perawat primer sedang menerima laporan dari perawat dinas malam tentang kondisi pasien di
ners stations dan setelah laporan selesai, berkeliling keruangan rawat untuk memastikan
kondisi pasien. Perawat primer melakukan identifikasi permasalahan pada pasien untuk
memastikan arahan asuhan perawatan yang akan diberikan pada dinas pagi. Apakah bentuk
kegiatan yang dilaksanakan perawat primer tersebut?

a. Timbang terima

b. Diskusi refleksi kasus

c. Ronde keperawatan

d. Audit keperawatan
e. Kredensialing

Rasional: Jawaban A karena gambaran kegiatan pada vignette menunjukan penerapan


timbang terima dengan mekanisme laporan di ners stations dan dilanjutkan ronde keruang
rawat hingga memastikan kondisi pasien untuk kegiatan askep selanjutnya.

20. Seorang laki-laki berusia 55 tahun dirawat dengan keluhan penurunan kesadaran. Hasil
pengkajian didapatkan kondisi kesadaran delirium, pasien gelisah, ADL dibantu. Terdapat luka
pada telapak kaki kanan yang bersifat kronis. Hasil laboraturium menunjukan gula darah 400
mg/dl. Perawat menentukan kondisi pasien untuk perawatan selanjutnya. Apakah tingkat
ketergantungan pasien tersebut?

a. Intermediate

b. Intensive

c. Manual

d. Partial

e. Total

Rasional: Deskripsi vignette menggambarkan kondisi pasien mengalami penurunan kesadaran


dan data lainnya sesuai dengan deskripsi konsep tingkat ketergantungan total.

21. Ruang rawat gawat darurat pada dinas sore mendapatkan pasien dan situasi di suster akibat
terjadinya kecelakaan lalu lintas. Beberapa pasien yang telah mendapatkan perawatan segera
dianter keruang rawat inap. Perawat ruang rawat inap mendapatkan seorang pasien belum
menggunakan gelang penanda dan mengkonfirmasi hal tersebut pada perawat yang
mengantar. Apakah tindakan perawat pengantar pasien tersebut?

a. Segera memaasang gelang penanda pada pasien

b. Mencatat masalah tersebut pada dokumen pasien

c. Menyatakan lalai karena tidak memasang gelang penanda

d. Menceritakan kronologis tidak terpasanganya gelang penanda

e. Gelang penanda dipasangkan setelah semua pasien mendapatkan perawtan

Rasional: Pada dinas sore maupun malam hari, jumlah tenaga perawat dan atau tenanga
kesehatan terbatas sehingga memungkinkan kejadiannya kelalaian pemasangan gelang
penanda. Pada situasi tersebut, sebagai langkah awal perawat tetap memastikan gelang
penanda terpasang (standar pasien safety, identifikasi pasien), menulis berita acara kelalaian,
melaporkan situasi tersebut pada peawat penanggung jawab pasien dan atau penanggung
jawab pasien lainnya, selanjutnya mendapatkan pembinaan dari pimpinan bersangkutan.
22. Perawat primer memberikan penjelasan secara umum pada keluarga pasien yang akan
dilakukan craniotomy. Keluarga merasa penjelasan tersebut sudah jelas dan meminta perawat
untuk menginformasikan kepada keluarg bila kondisi pasien menurun setelah operasi.
Bagaimana tindakan perawat primer selanjutnya?

a. Perawat memastikan bahwa dokter yang akan menyampaikan kondisi pasien

b. Perawat memastikan siap menjelaskan kondisi pasien setelah operasi

c. Mendiskusikan harapan keluarga kepada kepala ruangan

d. Meminta keluarga mendoakan kelancaran operasi

Rasional : Perawat primer sudah melaksanakan tugasnya mewakili tim kesehatan, yaitu
penjelasan tindakan yang akan dilakukan. Apabila keluarga mengharapkan sesuatu maka
perawat tidak boleh memberikan harapan atau janji yang belum pasti dan bukan
wewenangannya atau justru menjadi kewenangan dokter penanggung jawab pasien dalam hal
penyelesaian kondisi pasien.

23. Saat mendokumentasikan asuhan keperawatan pada klien yang mengalami kerusakan kognitif
ringan yang dirawat di rumah, perawat menyadari informasi penting pada catatan harian
sebelumnya telah terhapus secara tidak sengaja. Apakah yang harus dilakukan perawat?
a. Menulis kembali catatan tersebut setelah menghapus catatan aslinya
b. Memasukan catatan harian sebelumnya dalam catatan hari ini
c. Menambahakan catatan observasi tambahan dan diberikan tanggal
d. Menuliskan kata “salah” dan menandainya setelah mencoret dengan garis di atas catatan
tersebut
e. Membiarkannya dan menuliskan hasil observasi hari ini saja
Rasional : Catatan tambahan yang diberikan tanggal dapat dituliskan pada catatan harian jika
diperlukan
24. Seorang klien mengalami henti jantung. Seorang perawat memimpin merespon keadaan
tersebut dan melimpahkan beberapa tugas kepada kru emergenci. Dalam situasi ini, manakah
jenis kepemimpinan yang perlu di implementasikan perawat?
a. Autokratik
b. Situasional
c. Demokratik
d. Laissez-free
e. Demokratik dan Laissez-free
Rasional : Jenis kepemimpinan autokratik adalah model pendekatan yang memungkinkan
pemimpin mengambil alih kendali dan memprioritaskan pendelegasian tugas. Pendekatan ini di
nlai sebagai gaya kepemimpinan yang efektif untuk di implementasikan pada keadaan krisis
atau gawat. Pemimpin seharusnya melimpahkan tugas dengan jelas dan membuat alur
komunikasi satu arah dengan anggotanya, dan mengambil keputusan secara independen.
Gaya kepemimpinan situasional adalah penekatan komprehensif yang menggabungkan gaya
kepemimpinan kematangan dan kesiapan anggota kelompok dan situasi yang terjadi. Gaya
kepemimpinan demokratik adalah pendekatan dengan mengedepankan orientasi people-
centered dan berorientasi pada hubungan baik dan kerjasama. Gaya kepemimpnan ini
memungkinkan pencapaian tujuan dan meningkatkan keempatan staf untuk berkembang. Gaya
kepemimpinan Laissesz-free menggunakan pendekatan yang permisif, dimana pemimpin
melepaskan tampuk kepemimpinan dan melimpahkan semua proses pengambilan keputusan
kepada bawahan.
25. Untuk mengelola lingkungan yang baik bagi penderita DM, tanggung jawab etik manakah yang
harus dilakukan perawat?
a. Hanya memberikan pelayanan yang di izinkan
b. Menjalankan peran sebagai pembela hak klien
c. Menjelaskan pertanggungan asuransi kepada klien
d. Menentukan tingkat perawatan berdasarkan nilai pertangungan asuransi klien
e. Memutuskan untuk memberikan IV
Rasional : Perawat bertanggung jawab untuk memberi pelayanan terbaik kepada klien sesuai
dengan situasi dan kondisinya.
26. Dalam melengkapi laporan kejadian kesalahan pengobatan pasien fraktur, perawat harus?
a. Memperbaiki kesalahan sesegera mungkin
b. Memberitahukan kepada klien dan keluarga tentang kesalahan tersebut
c. Melengkapi dokumen laporan kejadian pada catatan perawatan klien
d. Mencatat obat yang telah terlanjur diberikan dan memberitahukan hal tersebut
kepada dokter yang merawat
e. Melaporkan kepada dokter yang merawat
Rasional : Pilihan D akan menjelaskan yang terjadi dan tindakan memperbaiki kesalahan
dapat segera dilakukan
27. Ketika klien diabetes meninggal dunia, perawat perlu melakukan perawatan post mortem.
Kapankah perawatan ini perlu dilakukan?
a. Sebelum memperbolehkan keluarga melihat jenazahnya
b. Setelah pemindahan jenazah ke rumah duka
c. Sesegera mungkin untuk menurunkan ketegangan pada unit perawat
d. Setelah memberikan kesempatan kepada keluarga melihat jenazah
e. Setelah adanya permintaan dari keluarga
Rasional : Membersihkan dan mempersiapkan jenazah secara layak sebelum dilihat oleh
keluarga akan meredakan ketegangan dan situasi stress.
28. Perawat dinas malam melaporkan kepada perawat penanggung jawab pasien karena
terjadinya kesalahan identifikasi pasien dalam pemberian obat .Hal tersebut disebabkan tim
yang bertugas kekurangan perawat dan terjadi disaster pasien karena kecelakaan lalulintas.
Kedua perawat tersebut bersepakat untuk melaporkan situasi tersebut kepada kepala ruangan
saat timbang terima pasien dan akan mengusulkan dilakukan diskusi bersama perawat lain.
Apakah jenis kegiatan yang tepat diusulkan dilakukan pada kasus tersebut ?

a. Conference

b. Coffe morning

c. Timbang terima

d. Komunikasi S-BAR

e. Diskusi refleksi kasus

Rasional: Diskusi refleksi kasus karena pada vignette digambarkan telah terjadi kasus
kelalaian yang bersifat fatal sehingga menurut konsep DRK sebaiknya kejadian tersebut tidak
perlu terulang kembali dengan cara merefleksikan peristiwa tersebut pada perawat lain .

29. Perawat mendapatkan gambaran kondisi pasien yang menjadi pasien kelolaannya oleh ketua
tim saat briefing.Pasien dalam kondisi kebersihan diri dibantu,makan dan minum
dibantu,ambulasi dibantu,pengobatan lebih dari sekali,pemasukan dan pengeluaran intake
output cairan diminta untuk dicatat. Perawat diminta untuk segera mengelola perawatan pasien
setelah briefing selesai . Apakah tindakan pertama perawat ?

a. Melanjutkan pengkajian pada pasien

b. Membaca dokumen perawat pasien

c. Menentukan tingkat ketergantungan pasien

d. Membuat rencana asuhan keperawatan pasien

e. Mendiskusikan kondisi pasien bersama dokter

Rasional: Setelah mendapat gambaran pada kasus diatas tentang kondisi pasien , maka
perawat professional harus menentukan dulu tingkat ketergantungan pasien sebelum membuat
rencana asuhan dan sebagai bahan pertimbangan untuk berkoordinasi dengan dokter
penanggung jawab pasien . Membaca dokumen perawat merupakan kegiatan pengkajian
sebelum tindakan pada pasien diberikan .

30. Perawat dinas malam pada awal tugasnya membagikan obat yang sudah dipersiapkan oleh
farmasis kepada pasien, salah satunya pasien sedang tidur dan menurut keluarganya sejak 2
hari terakhir sulit tidur sehingga meminta iziin perawat untuk meminumkan obat tersebut
setelah pasien bangun. Perawat mengingatkan keluarga agar pasien dapat meminum obat
sesuai dengan jadwal dan kemudian melanjutkan perawatan pada pasien lain. Saat perawat
kembali keruangan keruangan pasien tersebut, obat belum dikonsumsi oleh pasien dan
keluarga pasien tertidur. Apakah tindakan pasien selanjutnya?

a. Membangunkan keluarga pasien


b. Meminta keluarga segera membangunkan pasien

c. Mencatat kejadian tersebut pada dokumen pasien

d. Membantu meminumkan obat tersebut pada pasien

e. Mengkonsultasikan situasi tersebut pada perawat primer

Rasional: Situasi perawatan pada dinas malam unik,dengan kondisi pasien dan keluarga
pasien yang kelelahan dan membutuhkan istirahat. Pada sisi lain terapi dan perawatan perlu
diberikan sesuai kebutuhan kondisi pasien dan manajemen terapi. Obat yang telah disiapkan
dikonsumsi pasien harus diberikan sesuai jadwal, sehingga tindakan perawat yang tepat
adalah membantu pasien untuk mengkonsumsi obat tersebut (sesuai prinsip OUDDS : one day
unit dose dispensing system )

31. Seorang pasien mengeluhkan kesakitan saat perawat melakukan ganti balutan dan meminta
perawat tersebut untuk lebih berhati-hati. Keluarga pasien juga menegur pasien tersebut dan
meminta melakukan ganti balutan dengan lebih tenang. Perawat menjelaskan bahwa tindakan
sudah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan memastikan luka pasien dalam kondisi
baik. Setelah tindakan selesai, pasien masih mengeluh sakit dan keluarga meminta perawat
mengatasi hal tersebut. Apakah tindakan perawat selanjutnya ?

a. Meminta perawat primer memeriksa kondisi luka pasien

b. Mendiskusikan kondisi luka pasien bersama keluarga

c. Mengkomunikasikan kondisi pasien pada ketua tim

d. Mengkolaborasikan pemberian obat analgesic

e. Menenangkan pasien dan keluarga

Rasional: Pada situasi tersebut ,pasien dan keluarga membutuhkan tindakan nyata tenaga
kesehatan untuk mengurangi tingkat kecemasan dengan memberikan perawatan yang bersifat
kolaboratif dalam pemberian obat pengurang rasa sakit sehingga terjadi resolusi konflik dan
pasien dapat segera beristirahat,serta keluarga dapat meninggalkan pasien untuk kepentingan
lain.

32. Perawat dipanggil kepala ruang terkait keluhan keluarga pasien yang merasa kurang
diperhatikan ketika meminta perawat untuk membantu menyediakan air hangatbagi pasien.
Perawat menjelaskan kepada keapala ruang bahwa sudah siap memenuhi kebutuhan pasien,
hanya kebetulan sedang membantu perawatan pasien lain yang secara prioritas perlu
penanganan segera. Bagaimanakah tindakan perawat selanjutnya ?

a. Melakukan refleksi diri sementara diruang istirahat

b. Segera menyediakan kebutuhan air hangat bagi pasien


c. Menjelaskan situasi perawat pasien kepada keluarga

d. Meminta maaf kepada kepala ruang atas kejadian tersebut

e. Berkeberatan bila dianggap kurang memperhatikan pasien

Rasional: Pasien dan keluarga secara unik memang dimungkinkan mengeluhkan kinerja
perawat karena beberapa situasi kurang memahami kondisi pekerjaan perawat. Namun
perawat juga perlu tetap mengedepankan layanan prima pada pasien, khususnya penerapan
Nonmaleficence, setelahnya menjelaskan kondisi pasien, melakukan refleksi diri dan meminta
maaf pada pemimpin.

33. Perawat dinas siang meminta izin tidak masuk kerja kepada kepala ruang karena keperluan
keluarga. Kepala ruangan menjelaskan pada perawat tersebut bahwa BOR ruang rawat
mencapai 90% dan mayoritas pasien berada pada tingkat ketergantuangan partial. Kepala
ruang meminta perawat tersebut tetap datang sesuai jadwal dinasnya. Apakah tindakan
perawatan selanjutnya?

a. Menginformasikan pada kepala ruang akan mengganti dinas di hari lain


b. Meminta kepala ruang tetap memberikan ijin tidak masuk kerja
c. Menginformasikan kepada ketua tim akan dataang terlambat
d. Menghubungi perawat lain untuk menggantikannya
e. Tetap bertugas sesuai jadwal dinas

Rasional : Penjadwalan sudah disusun sejak awal dan diharapkan sudah memfasilitasi
kepentingan seluruh staf, di samping itu juga kondisi yang dipaparkan dalam vignitte
memberikan gambaran beban kerja tinggi sehingga bila jumlah dan mutu perawat berkurang
dapat berpeluang menurunkan mutu layanan pada pasien, hal tersebut memberikan
kesimpulan keputusan yang perlu dilakukan oleh seorang perawat profesional dalam konteks
kepemimpinan untuk tetap mengedepankan kepentingan pasien dan tim kerja sebagai bagian
dari upaya mempertahankan patien safety.

34. Kepala ruang rawat bedah memiliki 15 perawat dengan kapasitas 24 tempat tidur dengan BOR
80%. Kepala ruang mendistribusikan perawat ke dalam dua tim. Tim dua mengelola pasien di
tempat tidur nomor 13 – 24. Setiap memiliki pasien kelolaan masing – masing dan bertanggung
jawab kepada pimpinan tim. Apakah metode asuhan yang diterapkan kepala ruang?
a. Tim
b. Kasus
c. Primer
d. Modular
e. Fungsional
Rasional: Perawat berada dalam 2 tim dengan penanggung jawab ketua tim perawat yang ada
di tim tersebut memiliki pasien kelolaan masing – masing namun tetap ada dibawah tanggung
jawab ketua tim, memperlihatkan penerapan metode tim.

35. Ketua tim memberikan tugas untuk merawat pasien HIV AIDS pertama kali pada perawat yang
baru mengalami rotasi dari ruang rawat lain. Ketua tim tersebut memberikan arahan tentang
bagaimana memberikan asuhan pada pasien dan meminta perawat untuk melaporkan pada
saat akan timbang terima. Pada pelaksanaannya, perawat tersebut mencoba menerapkan
arahan ketua tim dan menggunakan standar prosedur berlaku sehingga tidak mengalami
kesulitan. Perawat tersebut merencanakan untuk melaporkan hasil tindakannya pada ketua tim.
Apakah bentuk kegiatan yang dapat digunakan perawat tersebut?
a. Rapat rutin
b. Coffe break
c. Post konferensi
d. Rondde keperawatan
e. Diskusi refleksi kasus
Rasional: Post Konferensi karena terdapat gambaran perawat melaporkan hasil asuhan
arahan tim pada awal pertemuan. Laporan disampaikan di tim tersebut untuk mengevaluasi
pencapaian tindakan yang telah dilaksanakan.

36. Perawat mendapatkan laporan dari keluarga bahwa pasien sempat jatuh saat dibantu
keluarganya turun dari tempat tidur untuk ke kamar mandi. Keluarga meminta perawat segera
memeriksa pasien tersebut. Apakah tindakan perawat?
a. Melakukan assesmen pada pasien
b. Membuat catatan insiden pasien jatuh
c. Melaporkan kepada kepala ruang tentang insiden tersebut
d. Meminta keluarga pasien lebih berhati – hati saat membantu pasien
e. Memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan pasien jatuh
Rasional: Bila terjadi pasien jatuh maka sebagai langkah awal perawat harus melakukan
pengkajian penyebab dan dampak dari jatuhnya pasien, kemudian melaporkan kepada kepala
ruang dan dibuatkan laporan kejadian untuk kepentingan investigasi, audit mutu dan langkah
selajutnya yang dipandang perlu sesuai standar patien safety berlaku.

37. Seorang keluarga pasien mengeluh tentang buruknya sanitasi diruang rawat. Keluarga pasien
tersebut terpeleset saat hendak BAK. Perawat telah mencatat keluhan tersebut dan akan
menyampaikan pada kepala ruang untuk tidak lanjut. Penjelasan tersebut tidak cukup buat
keluarga pasien tersebut dan langsung meminta bertemu kepala ruang. Saat itu kepala ruang
sedang mengikuti pengarahan kepaka bidang keperawatan. Bagaimanakah tindakn perawatan
selanjutnya?
a. Keluarga diminta untuk bersabar
b. Segera mencari petugas kebersihan
c. Meminta keluarga untuk menghentikan komplain
d. Mengajak keluarga menemui kepala ruang di ruang rapat
e. Menjelaskan ulang situasi dengan jelas pada keluarga
Rasional: Perawat perlu memberikan penjelasan secara berkelanjutan kepada pasien dan
keluarga tentang situasi dan kondisi yang dialami, khususnya terkait kerusakan sarana yang
memerlukan koordinasi dan perbaikan dengan kurun waktu yang lama, bentuk perwujudan dari
penegakan aspek etik veracity.

38. Saat menyusun penugasan kepada sebuah tim yang beranggotakan seorang perawat
teregistrasi (Ners), satu perawat vokasi (Diploma), dan dua orang pembantu perawat. Klien
manakah yang dapat dipercayakan perawatannya kepada diploma ?

a. Klien yang akan dilakukan pengambilan hitung urine

b. Klien yang membutuhkan bantuan untuk berpindah

c. Klien dengan ventilator yang membutuhkan pemeriksaan dan penghisapan (suction)


secara berkala

d. Klien dengan cedera tulang belakang yang membutuhkan kateterisasi urine setiap 6 jam
sebagaimana diresepkan

e. Klien membutuhkan untuk ketoilet

Jawaban : D. Klien dengan cedera tulang belakang yang membutuhkan kateterisasi


urine setiap 6 jam sebagaimana diresepkan
Rasional : Ketika mendegelasikan tugas keperawatan perawat perlu memperhatikan
keahlian pendidikan staf keperawatan yang dilibatkan. Pengambilan hitung urine, membantu
berpindah dan ke kamar kecil dipercayakan kepada pembantu perawat, sebagaimana terdapat
dalam pilihan jawaban. Klien yang membutuhkan pemeriksaan dan penghisapan (suction)
secara berkala sepatutnya dipercayakan kepada Ners. Seoarang perawat diploma memiliki
keahlian dalam kateter urine sehingga klien dapat dipercayakan kepadanya.

39. Perawat akan membantu dokter sehubungan dengan adanya resep obat baru dengan dosis
yang lebih tinggi dari pada dosis yang direkomendasikan. Perawat tidak dapat menemukan
dokter, padahal obat tersebut harus diberikan manakah tindakan yang harus dilakukan oleh
perawat ?

a. Kontak supervisor keperawatan

b. Berikan dosis sesuai yang diresepkan

c. Tunda pemberian obat sampai dokter dapat dihubungi


d. Berikan obat sesuai dengan resep yang direkomendasikan sampai dokter bisa ditemui

e. Lanjutkan pengobatan dengan dosis baru

Jabawan : A. Kontak supervisor keperawatan


Rasional : Jika dokter menuliskan resep yang memerlukan klarifikasi, merupakan
tanggung jawab perawat untuk menghubungi dokter tersebut. Jika tidak ada status berkaitan
dengan resep karena dokter belum bisa dihubungi atau karena resep tetap demikian setelah
menghubungi dokter, maka perawat harus menghubungi manager atau supervisor
keperawatan untuk klarifikasi lebih lanjut mengenai langkah selanjutnya yang dilakukan.
Bagaimanapun perawat tidak harus melanjutkan pemberian obat sesuai resep baru sampai
memperoleh klarifikasi.

40. Wakil direkrur keperawatan yang baru terpilih mengumkan bahwa pengambilan keputusan
akan didesentralisasi dan didistribusikan untuk keseluruhan organisasi. Manager keperawatan
mengantisipasi alur komunikasi dan tanggung jawab akan dikarakteristikan dengan alur
organisasi yang mana ?

a. Datar

b. Vertikal

c. Sirkular

d. Horizontal

e. Garis putus-putus

Jawaban : A. Datar
Rasional : Pada organisasi yang “datar” kewenangan dan tanggung jawab
didelegasikan pada level operasional terbawah. Pilihan b salah karena alur vertikal
mengindikasikan bahwa pengambilan keputusan alur formal kewenangan dan komunikasi.
Secara tradisional, alur vertikal mengindikasikan bahwa pengambilan keputusan berada pada
level manajemen atas. Pilihan c mengindikasikan alur konsentris atau sirkular dengan pimpinan
eksekutif berada dipusat dan adanya lapisan kewenangan. Pilihan jawaban d berarti alur
hotizontal, kekiri kekanan, yang menempatkan kepala eksekutif dibagian kiri, dengan lapisan
kewenangan bagian bawah dibagian kanan. Pilihan jawaban e berarti garis koordinasi yang
menghubungkan antara fungsionaris dalam satu tingkatan.

41. Perawat sedang menganalisis hasil laboratorium klien dengan dengan sirosis dan menemukan
bahwa tingkat amonianya tinggi. Manakah yang seharusnya diresepkan perawat kepada klien

A. Diet rendah protein

B. Diet tinggi protein

C. Diet lemak sedang


D. Diet tinggi karbohidrat

E. Diet rendah karbohidrat

Jawaban : A

Rasional : sirosis merupakan penyakit hati kronis, progresif yang ditandai dengan
degnerasi difusi dan kerusakan hepatosit. Kebanyakan amonia dalam tubuh
ditemukan pada saluran GI.

42. Perawat yang bekerja di RS menunggu untuk menerima laporan dari hasil laboratorium melalui
faks mesin faks aktif dan mengharapkan laporan yg keluar, tetapi malah menerima foto yang
berorientasi seksual. Manakah tindakan keperawatan yang paling tepat ?

a. Panggil polisi

b. Potong foto dan membuangnya

c. Panggil supervisor keperawatan dan laporkan kejadian tersebut.

d. Panggil laboran dan tanyakan siap yang mengirim foto tersebut

e. Hadirkan perawat lain sebagai saksi

Jawaban : C

Rasional : Menjamin lingkungan kerja dari suatu pekerja di insitusi pelecehan seksual di
tempat kerja dilarang oleh Negara dan hukumnya. Jika perawat meyakini dia
sebagai subjek dari tindakan seksual yang tidak diinginkan maka supervisor
keperawatan harus segera di kabari.

43. Manakah klien yang akan di instruksikan perawat perawat kepada asisten keperawatan untuk
menggunakan alat cukur elektronik ?

a. Klien pasca operasi

b. Klien dengan infeksi

c. Klien yang mendapatkan warfarin (Comadin)

d. Klien yang mendapatkan Acetaminophen (Tylenol)

e. Klien yang mengalami Leukosistosis

Jawaban : C

Rasional : Warforin adalah ani kongulan, yang akan meningkatkan resiko pendarahan
pada klien, alat cukur manual meningkatkan resiko abrasi dan pendarahan
karena penurunan kemampuan pembekuan darah klien. Status operasi, infeksi,
dan pemberian acetaminophen

44 Perawat mendengar klien meminta tolong,perawat segera ke kamar klien dan menemukan
klien terbaring di lantai.Perawat melakukan pengkajian dan membantu klien kembali ke tempat
tidur,memberitahu petugas kesehatan lain tentang insiden tersebut dan menulis laporan insiden
jatuh.Pernyataan mana yang harus dituliskan oleh perawat pada laporan tersebut?

a. Klien jatuh dari tempat tidur

b. Klien menggapai ril sampai tempat tidur

c. Klien ditemukan terbaring di lantai

d. Klien tidak bisa tidur dan mencoba bangun dari tempat tidur

e. Klien berteriak minta tolong

Jawaban : C
Rasional: Laporan ini mencantumkan nama, usia, dan diagnosis.Laporan harus berisi
deskripsi faktual dari semua insiden,semua perlukan yang terjadi dari semua yang terlibat,dan
outcome dari situasi tersebut.Pilihan jawaban benar adalah satu-satunya yanng
mendeskripsikan secara faktual apa yang diobservasi perawat.Pilihan A,B,D, dan E adalah
interpretasi dari situasi dan bukan informasi faktual sesuai hasil observasi perawat.

45 Seseorang perawat merencanakan tugas perawatan pada klien untuk satu hari.Mana tugas yang
tidak aman diberikan pada asisten perawat tanpa lisensi?

a. Klien lansia yang mengalami kebingungan dan membutuhkan bantuan untuk makan

b. Klien yang membutuhkan perubahan posisi tiap 2 jam

c. Klien yang MRS karena dehidrasi dan kontrol cairan masuk dan keluarnya

d. Klien yang mendapatkan oksigen melalui nasal kanul 3L/ menit dan pulse oksimetrinya
menunjukan angka 89%

e. Klien yang mengalami ventrikuler takikardi dan hipotensi pada shift sebelumnya

Jawaban: C
Rasional: Aktifitas seperti merubah posisi, ambulansi, memastikan intake dan output, dan
pemberian makan dapat didelegasikan pada asisten perawat tanpa lisensi.Dengan begitu, klien
A, B, D, dan E dapat ditugaskan pada asisten perawat.Klien pada pilihan D dan E cenderung
tidak stabil dan harus ditugaskan pada perawat berregister untuk pengkajian yang komprehensif.
46. Perawat sedang memberikan pelatihan tentang kejadian bencana kepada perawat
baru. Pernyataan manakah yang menunjukan bahwa tersebut membutuhkan
penjelasan yang lebih baik?
i. Sebuah kejadian dapat dikategorikan sebagai keadaan bencana jika menyebabkan
fasilitas kesehatan tidak mampu mengatasi
ii. Keadaan bencana tidak menyebabkan peningkatan kebutuhan tenaga kesehatan
iii. Keadaan bencana hanya dapat terjadi dalam fasilitas kesehatan dan dapat
membahayakan staf
iv. Kejadian bencana terjadi saat para pengunjung bertengkar di unitgawat darurat
v. Kejadian bencana akan membutuhkan kolaborasi dari banyak elemen lokal untuk
mengatasi situasi Pilihan jawaban

A. ii, iii, v
B. i, ii, iii
C. iii, iv. v
D. i, iii, v
E. ii, iii, iv

Jawaban : E. ii, iii, iv.


Rasional: Kejadian bencana akan mengakibatkan fasilitas pelayan kesehatan di tempat
membutuhkan kerja sama yang baik dari berbagai elemen dengan fasilitas kesehatan untuk
segera dapat mengatasi situasi krisis. Jenis kejadian ini dapat terjadi di dalam maupun di luar
47. Perawat berencana untuk memberikan tindakan pencegahan kejang pada klien yang sedang
dirawat di UGD. Manakah langkah langkah yang harus dicantumkan perawat pada
perencanaannya untuk memastikan keamanan klien ?

a. Menempatkan tempat tidur dalam posisi yang tinggi

b. Meletakkan spatula lidah ditempat tidur bagian atas

c. Meletakkan oksigen dan peralatan suction disamping tempat tidur

d. Meletakkan air minum didekat klien

e. Melepaskan akses intravena dan selang infus

Jawaban : C. Meletakkan oksigen dan peralatan suction disamping tempat tidur

Rasional : tindakan pencegahan kejang dapat bervariasi, tetapi umumnya memiliki keamanan.
Pada umumnya, alat bantu napas, okseigen, dan alat suction tetap tersedia di samping tempat
tidur diberikan lapisan yang empuk, dan tempat tidur tetap diposisi terendah. Klien terpasang
infus di tempat yang mudah diakses jika obat antikonvulsan harus diberikan. Penggunaan
spatula lidah sangat kontroversial, dan tidak boleh diletakkan ditempat tidur. Menekan lidah
dengan spatula saat terjadi kejang sering mencederai klien yang menggigit selama kejang.
Risikonya meliputi : menghalangi jalan napas jika penempatannya tidak tepat, gigi klien pecah,
dan risiko berikutnya aspirasi fragmen gigi. Jika klien memiliki aura sebelum kejang, hal ini
memungkinkan perawat memiliki cukup waktu untuk menempatkan orofaringeal tube sebelum
kejang terjadi.

48. Kepala ruang ICU sedang merencanakan pengembangan staf melalui pendidika dan pelatihan
selama 6 bulan untuk meningkatkan kemmapuan serta keterampilan staf yang berada di ICU
tersebut. Apakah fungsi manajemen keperawatan yang sedang dijalankan oleh kepala ruang
tersebut ?

a. Perencanaan

b. Pengorganisasian

c. Pengaturan staf

d. Pengarahan

e. Pengawasan

Jawaban : C. Pengaturan staf

Rasional : Pengaturan staf adalah proses memberikan bimbingan kepada staf agar mereka
mampu bekerja secara optimal dan melakukan tugas-tugasnya sesuai dengan keterampilan
yang mereka miliki sesuai dengan dukungan sumber daya yang tersedia.

49. Kepala ruangan perawat bedah mendapatkan laporan dari perawat ruang lainnya. Bahwa
banyak perawat yang tidak melakukan tugasnya tidak sesuai dengan asuhan keperawatan ada
juga yang sering terlambat, alasannya tidak cocok dengan teman satu shift dalam melakukan
dinas ruangan. Apakah langkah yang harus dilakukan kepala ruangan tersebut?

a. Mengumpulkan informasi tentang masalah sebanyak mungkin

b. Menanyakan apa masalahnya kepada perawat yang bersangkutan

c. Mengenal masalah yang perlu penanganan terlebih dahulu

d. Menangani masalah yang ada pada perawat tersebut

e. Menangani masalah dan berusaha mencari solusi

Jawaban : E
Rasional : karena selain mengatasi masalah, kepala ruangan juga perlu mencarikan solusi
dalam menangani masalah tersebut
50. Seorang kepala ruangan perawatan bedah menjalankan supervisi mengenai perdokumentasian
asuhan keperawatan kepada seluruh perawat pelaksana yang bertugas pada saat supervisi,
didapatkan perawat hanya menuliskan masalah keperawatan yang dialami pasien dalam
penulisan diagnosa keperawatan pada lembar asuhan keperawatan diruangan, apa yang harus
dilakukan kepala ruangan tersebut?

a. Menjalankan sesuai dengan instruksi supervisi dalam pelaksanaan SAK

b. Mendokumentasikan semua kejadian saat supervise

c. Menegur secara lisan dengan bahasa lembut dan tegas

d. Membuat analisa situasi

e. Membuat perencanaan kembali tentang kebutuhan SDM

Jawaban : C

Rasional : kepala ruangan harus lebih sering mengkoreksi bawahannya karena apabila sampai
terjadi kesalahan akan berakibat fatal