Anda di halaman 1dari 2

TEORI IKATAN KIMIA

Sebuah atom atau molekul dapat saling berikatan dan membentuk dua macam ikatan,
yaitu ikatan ion dan ikatan kovalen. Dalam hal ini, ikatan kovalen dapat dijelaskan
menggunakan dua teori yitu Teori Ikatan Valensi (TIV) dan Teori Orbital Molekul (TOM).

1. Teori Ikatan Valensi


Teori ikatan ini didasarkan pada percobaan W. Heitler dan F. London pada tahun
1927 mengenai pembentukan ikatan pada molekul hidrogen. Menurut teori ini, ikatan valensi
dapat terbentuk jika terjadi tumpang tindih antar orbital valensi pada atom yang berikatan.
Pada orbital valensi, elektron akan berpasangan dengan elektron pada atom lain yang
berdekatan. Elektron yang saling berikatan ini harus memiliki spin yang berlawanan karena
terdapat dalam satu spin, sesuai dengan asas larangan pauli. TIV ini memiliki postulat, yaitu :

“Bila 2 atom membentuk suatu ikatan kovalen, orbital paling luar salah satu atom
mengadakan tumpang tindih dengan orbital paling luar atom orang lain, dan pasangan
elektron yang dimiliki bersama berada di daerah terjadinya tumpang tindih tersebut.
Tumpang tindih yang terjadi dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu sigma (𝜎) dan phi (𝜋).”

2. Teori Orbital Molekul (TOM)


Teori orbital molekul (OM) menggambarkan ikatan kovalen melalui istilah orbital
molekul yang dihasilkan dari interaksi orbital-orbital atom dari atom-atom yang berikatan
dan yang terkait dengan molekul secara keseluruhan.

PERSAMAAN TIV DAN TOM

Teori ikatan valensi dan teori orbital molekul memiliki beberapa konsep dasar yang sama,
diantaranya adalah:

 Keduanya sama-sama melibatkan pembagian elektron-elektron yang ada dalam


sebuah atom ataupun molekul sehingga memiliki paling banyak dua elektron pada
setiap pasangnya.
 Kedua teori ini menjadikan kombinasi dari elektron-elektron yang ada oleh inti
masing-masing atom atau molekul sebagai konsep pembentukkan ikatan
 Berdasarkan pada kedua teori ini, energi dari orbital-orbital yang saling tumpang
tindih merupakan bentuk perbandingan dan memiliki kesamaan pada bentuk
simetrinya.
PERBEDAAN TIV DAN TOM

No. Perbedaan TIV TOM


Ikatan dibebankan pada
Ikatan hanya dibebankan pada
1. Ikatan kedua atom dan juga
kedua atom, tidak pada molekul
molekul
Pertama kali diusulkan oleh W. Pertama kali diusulkan
2. Tokoh pengusung Heitler dan F. London pada tahun oleh F. Hund dan R.S.
1927 Mulliken pada tahun 1932
Tidak ada ruang bagi
Menggunakan konsep hibridisasi
3. Penerapan penerapan resonansi dalam
dan resonansi dalam penerapannya
teori ini
Dapat menjelaskan sifat
Hubungan dengan sifat Tidak dapat menjelaskan sifat
4. paramagnetik pada
paramagnetik Oksigen paramagnetik pada Oksigen
Oksigen
Pendekatan dalam
Pendekatan dalam perhitungan
perhitungan cukup rumit
5. Pendekatan kuantitatif memiliki langkah yang cukup
dan membutuhkan
sederhana
ketelitian lebih tinggi