Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN HARIAN KEGIATAN MEMBACA

Judul Buku/Novel :Ayah


Pengarang :Andrea Hirata
Penerbit :PT. Bentang Pustaka
Tahun terbit :Mei 2015
Cetakan :Pertama
Jenis buku ;Fiksi
Jumlah halaman :432

NO HARI/TANGGAL BAB/HALAMAN INFORMASI PENTING

Kamis 29 Halaman 1 - 96 Sejak kecil Sabari jatuh hati pada Marlena,


November gadis cantik pujaanya. Inilah awal mula
semua kisah hebat ini.

Sabari, yang jago puisi adalah Isaac


Newtonnya pelajaran Bahasa Indonesia.
Dalam segala situasi, kemampuan berbahasa
Sabari tidak boleh dipertanyakan.

Ketika ujian, Marlena mengambil kertas


jawaban Sabari begitu saja dan menyalin
semua jawabannya. Di sanalah mereka
pertama kali bertemu. Sabari langsung
terpana.

Kamis 29 Halaman 96- 154 Masalahnya, Marlena sedikitpun tidak


November tertarik pada Sabari. Jangankan tertarik,
justru dia jijik.

Hebatnya, Sabari tidak pernah menyerah.


Dengan kemampuannya berpuisi dia selalu
menciptakan kalimat-kalimat indah untuk
pujaan hatinya itu.

Kisah cinta masa SMP itu ternyata tidak


berakhir sampai di sana. Hingga tamat
sekolah pun, Sabari tetap mengejar-ngejar
Marlena.

Kamis 29 Halaman 154 – Segala cara dilakukan Sabari untuk merebut


November 283 hati Marlena, termasuk dengan cara bekerja
di tempat Markoni sang juragan batu bata.
Markoni adalah ayah Marlena.

Sabari bekerja dengan baik dan langsung


menjadi pegawai teladan. Markoni
menghadiahinya medali. Sabari dengan
banggu mengalungkan medali itu ketika
bekerja sembari berharap Marlena
terpukau.Jangankan terpukau, selirik pun
Marlena tidak peduli.

Kamis 29 Halaman283 - Kejadian aneh memang selalu terjadi.


November 400 Marlena hamil. Entah siapa lelaki itu, tidak
ada yang tahu.

Demi menutup aib keluarga, Marlena


terpaksa menikah dengan Sabari. Sosok
Sabari yang demikian hebat mau saja
menerima Marlena dan anak yang
dikandungnya itu apa adanya.

Lahirlah anak beruntung itu. Namanya


Zorro. Sekalipun bukan anak kandungnya,
Sabari justru merawat Zorro dengan baik.
Zorro adalah anak kesayangannya.

Tapi Marlena tetaplah Marlena. Sediktipun


dia tidak peduli dengan Sabari. Bahkan, dia
meninggalkan Sabari dan Zorro begitu saja,
lalu menikah lagi dengan lelaki lain.

Yang membuat Sabari nyaris gila adalah


suatu hari, Zorro direbut kembali oleh
Marlena. Entah apa tujuan Marlena merebut
Zorro. Yang pasti, Marlena ingin menikan
dengan lelaki lain (untuk kesekian kalinya)
dan Zorro akan berada di pelukan ibunda.

Kamis 29 Halaman 400 - Zorro besar bersama ibunya. Sosok Sabari


November 432 masih samar-samar di ingatanya karena dia
masih terlalu kecil ketika berada di
pangkuann Sabari.

Sabari benar-benar gila. Pertama dia


kehilangan Marlena. Tidak apa-apa, masih
ada Zorro yang menjadi penghibur hatinya.
Kemudian dia kehilangan Zorro anaknya itu.
Setelah itu semua yang dimilikinya pergi
meninggalkannya, termasuk kucingnya.

Intinya, novel Ayah menceritakan betapa


besarnya kasih seorang ayah kepada
Komentar pada buku anaknya, bahkan bukan anak kandungnya
sekalipun. Bisa kita lihat sosok Sabari
bahkan hilang warasnya karena berpisah
dengan Zorro.