Anda di halaman 1dari 16

SMKN 3 BLITAR

LAPORAN PEMBUATAN BUSANA PESTA

● Nama : OVIA AMINATUL LAILY


● Kelas : XII BUSANA 3
● No abs : 25
DAFTAR ISI
SAMPUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I : PENDAHULUAN
1. Tujuan ..................
2. Hasil Pembelajaran ....................
BAB II : ISI
A. Ilustrasi gambar / Desain
.................................................................................
B. Analisa Model
C. Ukuran
D. Alat dan Bahan
E Pola dasar dan perubahannya
F Keterangan membuat pola
G Langkah kerja
H Rincian penggunaan bahan dan harga
I Contoh bahan
BAB III : PENUTUP
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah ynag
maha kuasa atas segala rahmat dan hidayahNYA,
sehingga penulis dapat menyusun laporan pembuatan
busana pesta
Kami merasa bahagia dengan tersusunnya laporan
keterampilan tata busana ( menjahit ) membuat busana
pesta tema flowers dengan teknik menjahit.
Mengingat segala keterbatasan yang di hadapi, penulis
menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari
kesempurnaan, oleh karena itu penulis berharap kritik yang
membangun dari semua pihak.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis
khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.

Penulis
Ovia aminatul l
BAB I
PENDAHULUAN

A Tujuan pembelajaran tata busana ( menjahit )

Melalui pembelajaran ini diharapkan siswa dapat melatih


kemandirian dan kreatifitas anak didik dan melatih
kemandirian dan meningkatkan kreatifitas maka di adakan
pembelajaran membuat busana pesta agar bermanfaat
bagi mereka sebagai bekal dimasa yang akan datang.

B. Hasil Pembelajaran secara umum

Setelah dilatih sudah sesuai dengan apa yang diharapkan


dan hasilnya cukup memuaskan. Mereka benar-benar
berusaha untuk dapat menguasai keterampilan
● Ukuran
1. Lingkar pinggang = 80 cm
2. Lingkar badan = 92 cm
3. Lingkar panggul = 105 cm
4. Tinggi dada = 15 cm
5. Lebar muka = 32 cm
6. Panjang muka = 32 cm
7. Panjang sisi = 17 cm
8. Panjang bahu = 12 cm
9. Panjang punggung = 36 cm
10. Lebar punggung = 34 cm
11. Tinggi puncak lengan = 14 cm
12. Panjang lengan = 54 cm
13. Lingkar pergelangan tangan = 22 cm
14. Tinggi panggul = 18 cm
15. Panjang rok = 100 cm
16. Lingkar leher = 38 cm`

● Alat dan bahan


1. Dalam membuat pola ukuran asli :
a. Kertas copy
b. Pensil
c. Penghapus
d. Penggaris lurus dan penggaris panggul
e. Centimeter
f. Gunting kertas
2. Dalam proses pembuatan busana :
a. Pola yang telah digunting sesuai model
b. Kain
c. Vliselin
d. Rader
e. Karbon
f. Pentul
g. Kapur jahit
h. Gunting kain
i. Jarum tangan
j. Mesin jahit
k. Benang
l. Pendedel
m. Gunting benang
n. Jarum payet
o. Bis ban
p. Payet

POLA DEPAN (garis warna merah):

A – B : 1/10 lingkar badan


B – C : 5 cm
B – D : ½ panjang dada
B – K : tinggi kupnat
B – E : panjang dada
B – M : panjang baju
C – D – E – M : Tarik garis lurus ke samping
A – F : 1/10 lingkar badan – 2
Hubungkan F ke B sehingga membentuk lingkar leher
bagian depan
F – G : lebar bahu (turunkan antara 2 – 4 cm tergantung
dari lebar bahunya)
Jika lebar bahu 8, turunnya 2 cm
Jika lebar bahu 12, turunnya 3 cm
Jika lebar bahu 15, turunnya 4 cm
C – H : ½ lebar dada
D – I : ¼ lingkar badan + 1, buat garis tegak lurus ke atas
dan beri tanda I1
G – H – I1 : ¼ lingkar badan, hubungkan hingga
membentuk lingkar lengan bagian depan
K – L : ½ jarak kupnat (dari titik L ini bisa dibuat garis untuk
sekengan)
E – J : ¼ lingkar pinggang + 1
J – J1 : 2 cm
M – N : ¼ lingkar pinggul + 1
Hubungkan titik I1 ke N hingga membentuk bagian sisi
badan

POLA BELAKANG (garis warna biru):

A – A1 = E – E1 = M – M1 : 1 cm
Tarik garis lurus dari A1 – E1 – M1
A1 – A2 : 4 cm
F – F1 = G – G1 = 2 c
Hubungkan F1 ke G1
Hubungkan F1 ke A2 hingga membentuk lingkar leher
bagian belakang
Hubungkan G1 ke I1 hingga membentuk lingkar lengan
bagian belakang

POLA DASAR LENGAN:


A – B : 1/10 lingkar badan + 1
A – C : panjang lengan
C – D : 3 atau 4 cm, untuk bagian lipatan
A – E : ¼ lingkar badan – 1, atau disesuaikan dengan
lingkar kerung lengan
A – G : 2/3 A – E
C – F : ½ lingkar nadi

Keterangan pola span tambah ban pinggang :


AB = Panjang rok
AC = ¼ lingkar pinggang ditambah 2cm untuk kupnat
AE = Tinggi pinggul
EF = ¼ lingkar pinggul
BD = ¼ lingkar pinggul dikurang 1cm (lebar bawah)
Depan dan belakang polanya sama kecuali bagian
belakang A A1 = B B1 = 4cm (untuk resleting)

Rumus pinggang
*Lingkar pinggang dibagi 4 ditambah 2(untuk kup nad)
Contoh ukuran lingkar pinggang 68 cm
68 : 4 + 2 = 19 cm
· Lingkar pinggul hanya dibagi 4

Contoh lingkar pinggul 100cm


100 : 4 = 25 cm
· Membuat kupnat/ tutus

Untuk membuat kupnat letakan titik D pada tengah-tengah


garis AC.
D = tengah garis AC
D.D1 = 1cm
D.D2 = 1cm
D.D3 = 1cm
Lalu hubungkan dengan garis lurus
· Membuat ban pinggang

Buat persegi panjang ABCD sesuai panjang yang


diperlukan
Contoh panjang pinggang 70+8(untuk tutup tarik)
Jadi AB=10cm => CD
AC=BD => 78cm
*Untuk kain saku pinggir panjang 30cm, lebar 15-17 (
dewasa)

Siapkan pola dasar


Pola belakang, pada bagian pinggang hitung LP/4+0.5-1,
ukur dari ujung pinggang, sisanya di bagi menjadi 4 (a),
atur a seperti terlihat pada gambar.
Tarik garis hip 18 cm ukur lingkar hip/panggul/4-1,
lanjutkan seperti gambar.
Pada kerung lengan naik 1cm dan masuk ke dalam 1 cm,
bentuk kupnat
Pola siap digunakan, lihat yang bagian berwarna biru
Pola depan, Bagian kerung lengan masuk 1,5 cm, naik
1cm.
Hitung Lp/4+0.5+1, ukur pada pola sisa dibagi 3 sama
besar (b), dua b untuk besar kupnat, bentuk kupnat sesuai
gambar diata
Hitung lingkar hip/4+1, bentuk pola
Pola siap digunakan, yang berwarna merah, pola terdiri 4
bagian.

Pola ekor rok span

AB = Panjang rok
AC = ¼ lingkar pinggang ditambah 2cm untuk kupnat
AE = Tinggi pinggul
EF = ¼ lingkar pinggul
BD = ¼ lingkar pinggul dikurang 1cm
Buat rok ½ lingkaran

LANGKAH KERJA
Disini, aku menggunakan bahan taffeta atau terkadang
santung untuk bagian luar, dan bahan katun untuk bagian
dalamnya agar supaya kalau dipakai tidak panas, dan
bahan katun mudah menyerap keringat.
Setelah semua bahan disiapkan dan dipotong sesuai pola
lalu setiap lembar potongan tadi kita lapisi dengan bahan
pelapis, bisa dari mori gula, vislin atau trikot. Mori gula lebih
tebal dari vislin hasilnya lebih bagus, kalau untuk yang ingin
ringan bisa menggunakan trifot. Lapisi semua potongan
bahan tadi dengan salah satu tersebut diatas, untuk yg aku
buat bagian luar kain (bahan tafetta) aku gunakan lapisan
trikot kadang mori gula sesuai jenis kain, dan untuk lapisan
dalamnya(katun errow) kadang aku pakai vislin atau trikot,
tempel dengan menggunakan setrika panas sedang ( harap
hati-hati, jangan digosok tapi ditekan-tekan saja)
Setelah semua lapisan ditempel kemasing-masing
potongan bahan, jahit dan satukan potongan-potongan kain
dengan rapih sesuai raderan, aku sisakan 2cm kampuh
untuk nanti memasang tempat tulang.

dari kampuh yang 2cm itu kita satukan untuk membuat laci
untuk tulang

pada potongan kain yang menghadap luar nantinya, dan


untuk bagian dalamnya kita pasang busa

Setelah bagian luar dipasang kawat dan bagian dalam


ditambah busa, kita jahit

Jahit semua sisi dan bahu badan


Rompok bagian sisi dan bahu
Sesudah itu jelujur dengan kamisol bagian atas lalu dijahit
setelah itu jahit sisi lengan rompok seperti sisi badan.

Beberapa orang menjahit dulu baru mengobrasnya tapi aku


mengobrasnya dulu terutama untuk kain yang mudah
berserabut seperti ini.
Jahit semua kupnatnya terlebih dahulu.

3. Lakukan juga pada furingnya. Bentuk luar/outer dan


furing/innernya sama ya.

4. Pasang resletingnya. Oops step memasang resletingnya


5.Satukan furing dengan outernya dengan . Aku
menyatukannya dengan bagian buruk dengan bagian
buruk. Kainnya berserabut ya karena bagian pinggang nanti
akan tertutup jadi tidak perlu diobras.

6. Rekatkan Staplek M33 ke bagian pinggang rok dengan


cara disetrika. Hasilnya tampak seperti gambar ya..
Kemudian pasang pinggangnya kebadan rok yang sudah
dipasang furing tadi.
lagi, jangan lupa kampuhnya :)

7. Lipat keluar, jahit ujung tali pinggang seperti gambar.


8. Lipat ujungnya lalu balik dengan rapi.
9. Masukkan sisa kain kedalam seperti contoh. Sematkan
jarum pentul agar tidak lari.
10. Kita akan menjahit dari bagian luar , tepat ditanda
panah pada gambar.

11. Setelah pinggang terpasang dengan rapi , pasang tutup


kait dengan jahit tangan. Isi sampai cukup penuh supaya
kuat ya.
12. Terakhir kelim bagian bawahnya.

ekor rok span


Gabung semua sisi rok yang panjang dan pendek
Jahit resleting pada bagian tengah rok
Jahit ekor kuda pada bagian bawah roh menyeluruh

Jahit semua (gabungkan ) kamisol , rok span , dan ekor rok


span

Selesai
RANCANGAN BAHAN DAN HARGA

No. Nama barang Banyak Harga Total


barang Satuan
1 Kain satin 4 meter Rp 28.750 Rp 115.000
daces
2 Brokat 1 meter Rp 65.000 Rp 65.000
3 Tile ½ meter Rp 8.000 Rp 4.000
4 Benang abu “ , 3 biji Rp 1.500 Rp 4.500
tosca, kulit
5 Resleting 2 biji Rp 6.000 Rp 12.000
6 Furing 5 meter Rp 13.500 Rp 40.500
7 Lapisan Trikot 1 meter Rp 17.000 Rp 17.000
8 Hiasan atau 1 gross Rp 21.000 Rp 21.000
assesoris
9 Ekor kuda 4 meter Rp 5.000 Rp 20.000
10 Balen 1 meter Rp 5.500 Rp 5.500
11 Cup Bra 1 pasang Rp 4.000 Rp 4.000
12 Lapisan 1 meter Rp 6.000 Rp 6.000
visseline
13
TOTAL =RP
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan keterampilan membuat
busana pesta dengan teknik menjahit dapat disimpulkan bahwa
siswa dalam kegiatan keterampilan membuat celemek dapat
memahami dan melaksanakan dengan baik, hal ini dapat dilihat
dari produk yang dihasilkan.
Dengan kegiatan ini diharapkan siswa dapat mengembangkan
keterampilan yang dimilikinya serta dapat melatih kemandirian.
Tingkat kesadaran yang tinggi serta antusias siswa dalam belajar
dan minat warga dalam belajar sehingga kegiatan ini dapat berjalan
dengan lancar dan menghasilkan produk yang cukup memuaskan.
Ini semua juga karena kegiatan ini mendapat dukungan dari
berbagai pihak.

B. Saran
1. hendaknya lebih ditingkatkan lagi pemanfaatan kegiatan
keterampilan ini
2. ilmu yang telah didapat dari hasil kegiatan ini dapat di tumbuh
kembangkan sesuai dengan kemajuan teknologi
3. keharmonisan hubungan antar siswa hendaknya dijadikan
sebagai modal dasar bagi kemajuan dan peningkatan
perekonomian masyarakat

C. Tindak lanjut
Setelah kegitan ini selesai diharapkan pemerintah bisa
memfasilitasi kegiatan tersebut agar kegiatan tersebut terus
berjalan
Contoh bahan

No Bahan Contoh bahan

1 Kain satin daces warna abu abu

2 Brokat bunga -bunga warna tosca

3 Tile warna kulit

5 Hiasan atau assesoris