Anda di halaman 1dari 55

LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

DI DEPARTEMEN ENGINEERING
PT.YAMATOGOMU INDONESIA KARAWANG

Disusun oleh

Nama : Santi Susanti (iing)


NIS :
Bidang Studi Keahlian : Bisnis dan Manajemen
Program Studi Keahlian : Administrasi
Kompetensi Keahlian : Administrasi Perkantoran

SMK TRI MITRA


KOTABARU-KARAWANG
TAHUN AJARAN 2012/2013
LEMBAR PENGESAHAN/PERSETUJUAN
DARI INSTANSI/SEKOLAH

Judul Laporan : Laporan

Nama Penyusun : Santi Susanti

NIS :

Bidang Studi Keahlian : Bisnis dan Manajemen

Program Studi Keahlian : Administrasi

Kompetensi Keahlian : Administrasi Perkantoran

Disetujui oleh Komisi Pembimbing

Pembimbing Perusahaan Pembimbing Sekolah

Iwan Bastian Indawati


Engineering Ka.Kompetensi Keahlian

Mengetahui,

Kepala

SMK TRI MITRA

Iwan Sumitra ST.,S.Kom.,MM

2
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Santi Susanti

Tempat/Tanggal Lahir : Karawang, 07 Pebruari 1997

Jenis Kelamin : Perempuan

Nomor induk siswa :

Alamat : Kampung Sukaseri Rt 19/08 Ds Sarimulya, Kec Kota

Baru Kab Karawang

Nama Orang Tua

- Ayah : Karman

- Ibu : Ipah

No tlp/Hp : 089668236253

Alamat orang tua : Kampung Sukaseri Rt 19/08 Ds Sarimulya, Kec Kota

Baru Kab Karawang

Purwakarta, 05 September 2014

Santi Susanti

3
IDENTITAS INSTANSI

Nama : PT.YAMATOGOMU INDONESIA (YGI)

Jenis Usaha/Unit kerja : Manufacturing of Rubber Goods

Alamat : Kawasan Industri Indonesia Block k-6

Cikampek 41373

Nomor telp/fax : (0264) 351216 / (0264) 351137

Nama Pembimbing : Iwan Bastian

Pembimbing,

Iwan Bastian

4
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT. Yang senantiasa

telah memberikan limpahaan rahmat, dan karuniannya sehingga saya dapat

menyelesaikan laporan hasil kegiatan praktek kerja industry (PRAKERIN) dalam

pendidikan system ganda (PSG) di PT.YAMATOGOMU INDONESIA (YGI)

yang beralamat di kawasan Industri Indonesia Block K-6 cikampek 41373 yang

dimulai pada tanggal 02 mei 2013 sampai dengan 30 juni 2013.

Laporan ini dibuat sebagai bukti pertanggung jawaban setelah

melaksanakan PRAKERIN dalam pendidikan system ganda (PSG). Pembuatan

laporan ini tidak akan selesai dengan baik apabila tidak mendapat bantuan dari

semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PRAKERIN ini. Oleh karena itu

saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada yang terhormat :

1. Bpak H.Herman selaku Staff HRD PT.YAMATOGOMU INDONESIA

2. Bpak Faid Sujongko selaku MGR Produksi

3. Bpak Sucahyo selaku SPV ENG

4. Bpak Abdul.R selaku LEADER

5. Bpak Iwan.B selaku ADM Umum

6. Bpak Badar rizal selaku ADM Standard

7. Bpak Pawer.S selaku ADM Dokumen control

8. Kedua orang tua saya yang telah memberikan dorongan moril maupun

material, serta pihak-pihak lain yang tidak bias saya tuliskan.

Dengan segala kerendahan hati, saya menyadari bahwa laporan ini jauh

dari pada kesempurnaan. Maka dari itu saya mengharapkan kritik dan

saran dari para pembaca agar pembuatan di masa yang akan datang bisa

lebih baik.

5
Saya berharap laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca, umumnya

dan bagi penyusun khususnya. Serta sebagai bahan acuan bagi siswa dan siswi

yang akan melaksanakan PRAKERIN di masa yang akan datang.

Purwakarta,05 November 2014

Penyusun

Santi Susanti.

6
DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN…………………………………………………. i
DAFTAR RIWAYAT HIDUP………………………………………………. ii
IDENTITAS PERUSAHAAN……………………………………………….. iii
KATA PENGANTAR………………………………………………………… iv
DAFTAR ISI…………………………………………………………………… v
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
1.2 Tujuan penyusunan jurnal kegiatan
1.3 Waktu dan tempat pelaksanaan prakerin
BAB II HASIL PELAKSANAAN
2.1 Sejarah singkat Pt.Yamatogomu Indonesia
2.2 Visi,Misi
2.3 Deskripsi geografis dan administratif perusahaan
organisasi
2.4 Hasil produksi
2.5 Organisasi dan manajemen perusahaan
2.6 Pemasaran
2.7 Utilitas
2.8 Keselamatan kerja
BAB III SARAN-SARAN
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran-Saran
LAMPIRAN
- Jurnal kegiatan praktek
- Daftar Hadir
- Hasil produk

7
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1.LATAR BELAKANG

Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia

(SDM), serta memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan

dan teknologi, pendidikan harus berorientasi pada penguasaan

pengetahuan sikap dan keterampilan praktek kerja.

Merupakan suatu upaya alternative menyelaraskan antara program

pendidikan disekolah dengan tuntutan dunia usaha atau dunia

industri.

Selain itu praktek industri merupakan salah satu pendidikan

yang terdapat pada kurikulum SMK,yang dimana mengharuskan

parasiswanya untuk mengikuti praktek kerja industri. Hal ini

dimaksudkan untuk menambah wawasan para siswa tentang dunia

usaha industri,dikarenakan pelajaran yang ada disekolah tidak dapat

memenuhinya.

Adapun pengertian praktek kerja industri adalah system

penyelenggaraan pendidikan yang melibatkan dunia kerja dalam

memberikan fasilitas kepada siswa keadaan yang sebenarnya,secara

terprogram dan sinkron.

8
1.2.Tujuan Penyusunan Jurnal Kegiatan

Tujuan pembuatan jurnal kegiatan praktek kerja industry

dalam Pendidikan System Ganda (PSG) ini bertujuan untuk :

1. Sebagai salah satu bukti tertulis (fisik) bahwa saya telah

melaksanakan praktek kerja lapangan di PT.YAMATOGOMU

INDONESIA (YGI”).

2. Sebagai bukti pertanggung jawaban atas kegiatan,dalam

menambah pengetahuan serta meningkatkan keahlian dan

keterampilan.

3. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti uji kompetensi dan

ujian akhir Nasional (UAN),di SMK BINABUDI Purwakarta

tahun pelajaran 2013/2014.

4. Sebagai pelengkap dalam kegiatan praktek di dunia kerja.

5. Sebagai pelengkap dalam kegiatan peserta PRAKERIN sehari-

hari.

6. Untuk menanamkan dan menambah pengetahuan serta

peningkatkan keterampilan yang relevan,dengan tuntutan masa

depan didik.

7. Sebagai bagian dari proses pendidikan.

9
1.4 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Praktek

Kerja

Kegiatan praktek kerja lapangan telah dilaksanakan di

PT.YAMATOGOMU INDONESIA. Di mulai pada tanggal 05

Agustus 2014 s/d 05 November 2014. Kegiatan sehari-hari

dimulai pada pukul 07:45 WIB. Hari efektif kerja yaitu hari

senin s/d hari jum’at. PT .Yamatogomu Indonesia yang

beralamat di Kawasan Industry Indonesia Block k-6 Cikampek

41373.

10
BAB II

2.1 SEJARAH PERUSAHAAN

PT. Yamatogomu indonesia adalah anak dari perusahaan Yamato

Rubber Co. Ltd HASIL PELAKSANAAN

yang didirikan pada tanggal 21 November 1996 dan memulai produksi

pada tanggal 1 maret 1997. PT. Yamatogomu Indonesia dulunya

bertempat didaerah Kawasan Industri Blok-D 11 Bukit Indah City

Cempaka, Purwakarta dengan status mengontrak gedung. Pada saat itu

hanya memiliki mesin injection sebanyak 4 mesin dan compressi

sebanyak 4 mesin dengan customer dalam negeri PT. Nesinak Industries

dan PT. Jideco sedangkan customer luar negeri Yamato Rubber Co. Ltd.

PT. Yamatogomu Indonesia didirikan oleh Mr. Sigeru Yamaguchi

dengan jumlah saham 80% Yamato Rubber Co. Ltd, 10% Suzugo

Co.Ltd., 10% PT. Indomobile Suzuki International. Jumlah karyawan

pada saat itu hanya 60 orang.

Pada 1 November 1999 PT. Yamatogomu Indonesia berhasil

memperoleh sertifikat ISO 9002 tentang manajemen mutu dan dibulan

Februari tahun 2000 PT. Yamatogomu Indonesia pindah ke Kawasan

Industri Indotaisei Blok K-6 Cikampek, Karawang dengan status tanah

11
dan bangunan milik PT. Yamatogomu Indonesia. Dengan luas tanah

16,841 m2 dan luas bangunan7,859 m2. Kapasitas mesin di PT.

Yamatogomu Indonesiapun bertambah menjadi 8 mesin injection dan 8

mesin compressi dengan alokasi saham yang tetap. Customer pada saat

itu bertambah yaitu PT. Sanoh, PT. Autotech, dan Suzuki. Jumlah

karyawan menjadi 245 orang.

Pada tanggal 1 November 2001 PT. Yamatogomu Indonesia

berhasil memperoleh sertifikat QS 9000 tentang keselamatan kerja.

Tanggal 2 Februari 2005 PT. Yamatogomu Indonesia berhasil

memperoleh sertifikat ISOTS 16949 tentang Technical System. Ditahun

2006 saham Yamato Rubber Co. Ltd menjadi 99.3% dan 0.7% dimiliki

oleh perseorangan.

Hingga saat ini PT. Yamatogomu Indonesia memiliki 605 pekerja

dengan pembagian 536 sebagai operator, 65 Leader dan staff, 4 tenaga

ahli dari Jepang. PT. Yamatogomu Indonesia memiliki pelanggan yaitu

Yamato Rubber Co. Ltd (Japan), Philinak(Filipina), Nesinak, Suzuki,dll

(Indonesia), Siamnak (Thailand), Hoinak (China), Inaki International

(China), Inaki Shanghai (China), Euronak (Czech), Ainak Inc (USA).

Dengan kapasitas mesin yang dimiliki antara lain mesin injection 46,

mesin compressi 44 .

12
2.2 VISI, MISI DAN QUALITY POLICY

PERUSAHAAN
PT. Yamatogomu Indonesia memiliki visi sebagai berikut :

“ Memberi kepuasan kepada pelanggan dan menjadi perusahaan

yang berstandar global”

Sedangkan misi dari PT. Yamatogomu indonesia :

1. Memenuhi seluruh permintaan kualitas dari pelanggan.

2. Memberikan respon yang cepat terhadap permintaan pelanggan.

3. Selalu melaksanakan skill up dan meningkatkan motivasi kerja

karyawan

4. Melaksanakan continous improvement.

5. Membuat produk yang ramah lingkungan

Quality Police PT. Yamatogomu Indonesia 2010 :

“Membangun sistem mutu dengan tidak menerima, tidak membuat, dan

tidak mengalirkan produk yang tidak sesuai standar sehingga memberikan

rasa aman kepada pelanggan dalam mengunakan produk yang dipasok

oleh PT. Yamatogomu Indonesia.”

13
2.3 DESKRIPSI GEOGRAFIS DAN

ADMNISTRATIF PERUSAHAAN

Sampai saat ini luas total lokasi PT. Yamatogomu Indonesia

kurang lebih 16,841 m2 dan dimanfaatkan sekitar 7,859 m2 dengan batas-

batas wilayah sebagai berikut:

Utara : PT. Koyama.

Selatan : Jalan Blok K-6

Timur : Jalan Blok K-6

Barat : PT. Mouresco Indonesia

PT. Yamatogomu Indonesia terletak diKawasan Industri Indotaisei

Karawang dimana disana terdapat banyak sekali industri dikawasan

tersebut oleh karena itu lokasi ini menjadi strategis dimana kebutuhan

sarana transportasi, bahan baku, tenaga kerja, aliran listrik, air terpenuhi

dengan baik. Dengan begitu, maka diharapkan dapat meningkatkan taraf

hidup dan kesejahteraan masyarakat Cikampek khususnya dan

masyarakat Indonesia pada umumnya.

14
2.4 HASIL PRODUKSI

PT. Yamatogomu Indonesia menghasilkan produk, yaitu:

1. Grommet
Jabara Produk kecil
2. Jabara Grommet

3. Produk Kecil (Seal, Packing, Cap)

4. Produk-produk tersebut digunakan utamanya sebagai pelindung

kabel (sistem elektrik) kendaraan dari gesekan dengan casis.

15
1.5 ORGANISASI DAN MANAJEMEN

PERUSAHAAN
2.5.1 Struktur organisasi perusahaan

Struktur organisasi perusahaan PT. Yamatogomu Indonesia berbentuk

garis, dimana aliran tugas dan tanggung jawab bercabang pada setiap

tingkat manajemen dan kekuasaan tertinggi terletak pada President

Director dan dibawahnya terdapat Director.

Dalam menjalankan tugas sehari-hari, Presiden Direktur dibantu oleh

seorang Direktur yang memmimpin divisi, dimana setiap divisi tersebut

terdapat beberapa departemen yang dipimpin oleh Manager, Ass.

Manager, dan Advisor.

Garis kerja ke bawah selanjutnya adalah dari tiap departemen tersebut

memiliki beberapa bagian (section) yang mana tiap bagian terdiri dari

beberapa sub bagian (sub section) yang merupakan struktur terendah

yang membawahi langsung para pekerja yang disebut sebagai pelaksana.

Masing-Masing jabatan mempunyai tanggung jawab sesuai dengan

tingkat manajemennya.

1. Presiden Direktur

a. Menetapkan strategi pertumbuhan dan kemajuan PT.

Yamatogomu Indonesia

16
b. Menetapkan kebijakan mutu dan sasaran mutu perusahaan

c. Mengembangkan bisnis baru

d. Menyetujui kontrak bisnis baru

2. Direktur

a. Mengatur dan menjalankan PT. Yamatogomu Indonesia untuk

mencapai tujuan atau sasaran mutu dam mendukung

pengembangan bisnnis baru oleh presiden direktur

b. Mengembangkan strategi manufacture untuk mendukung

presiden direktur dalam rangka rencana kemajuan perusahaan

c. Memastikan bahwa kebijaksanaan mutu perusahaan dimengerti,

diterapkan dan dipelihara diseluruh bagian

d. Menjalankan dan mengembangkan sistem menejemen mutu

e. Memastikan efektifitas dan efisiensi pemakaian sumberdaya

untuk mencapai sasaran mutu

f. Mengembangkan kebijakan sumber daya manusia

g. Melakukan inventarisasi sistem mutu untuk mendukung

kelancaran operasi produksi

17
h. Mengembangkan dan melaksanakan sistem komputerisasi untuk

pengendalian dan perencanaan produksi

i. Meninjau kontrak baru

j. Memimpin tujuan manajemen mutu

k. Memastikan bahwa persyaratan pelangan dijelaskan dalam

rencana inspeksi

3. Manager / Ass. Manager

a. Memastikan bahwa seluruh personil departemennya familiar

dengan persyaratan sistem mutu, serta memelihara dan

menerapkan sistem mutu

b. Membantu management representative sistem mutu dalam

melaksanakan audit mutu internal dan menjalankan tindakan

koreksi dan pencegahan untuk menghilangkan penyimpangan

dalam sistem mutu

c. Memastikan bahwa seluruh personil dalam departemennya

mampu melaksanakan pekerjaannya secara independen dan

efektif

d. Memastikan bahwa informasi mengenai produk atau proses

yang tidak sesuai terdokumentasi

18
4. Supervisor

a. Memastikan bahwa proses berjalan dengan baik

b. Memastikan semua produk yang tidak sesuai teridentifikasi dan

dilaporkan keatasan

c. Mengawasi, memonitoring dan melakuakan tindakan perbaikan

secara terus-menerus

d. Memastikan agar tidak ada material yang diluar spesifikasi

dalam produksi

e. Menerima semua rekaman mutu secara efektif.

19
Struktur organisasi besar PT. Yamatogomu indonesia dapat dilihat pada

gambar 2.1.

Organization Chart Of PT.Yamatogomu Indonesia

President Director

Director

Marketing Production QA Management


Factory manager
Advisor Advisor Advisor Representativ

QC supervisor

Production Production Kaizen & 5R HR/GA&ACC


manager ASS Manager

Gambar 2.1 Organization Chart of PT. Yamatogomu

20
2.5.2 Manajemen Sumber Daya Manusia

Disetiap perusahaan tentunya membutuhkan sumber daya yang

berkualitas agar menunjang kegiatan usaha yang berjalan untuk mencapai

hasil dan tujuan yang diharapakan. Untuk itu, agar tidak terlepas dari

upaya pengadaan dan pengembangan sumber daya yang ada.

a. Kualitas Sumber Daya Manusia

Pengembangan yang dilakukan oleh perusahaan adalah

pelatihan dan pembinaan tenaga kerja serta melakukan studi

banding. Untuk itu, pelatihan menitikberatkan pada pekerja proses

produksi dan yang menjabat sebagai leader.

1. Pengadaan Sumber Daya Manusia

Pengadaan sumber daya manusia yang dilakukan PT.

Yamatogomu Indonesia adalah dengan melakukan seleksi dan

selektif, yaitu dengan mempelajari prosedur seleksi yang ada

kemudian dibandingkan mana antara hasil seleksi tersebut yang

paling baik. Pengadaan tenaga kerja melalui Depnakertrans, media

periklanan, sekolah menengah, dan antar karyawan.

2. Penentuan Kebutuhan Tenaga Kerja

Dalam melaksanakan proses produksi PT. Yamatogomu Indonesia

menggunakan sistem tenaga kerja kontrak untuk mengejar target


21
produksi selain karyawan tetap. Dikarenakan jumlah produksi yang

hampir tetap maka PT. Yamatogomu Indonesia jarang mengadakan

penambahan tenaga kerja kecuali jika tingkat pesanan dari

customer semakin banyak.

3. Prosedur Pengajuan Tenaga Kerja

Persyaratan tenaga kerja di PT. Yamatogomu Indonesia

sangat menentukan sekali pada pekerjaan yang akan ditempati.

Latar Belakang pendidikan tenaga kerja adalah tamatan

SMA/SMK/MA, D-1, D-2, D-3, S-1. Selain itu, khusus tenaga

kerja yang hanya bermodalkan skill.

b. Pengaturan Jam kerja Dan Sistem Penggajian

b.1 Pengaturan jam kerja

Senin – kamis : Shift I

Jam Kerja : 07.45 – 11.45

Istirahat : 11.45 – 12.45

Jam kerja : 12.45 -15.45

(istirahat jumat ) : 11.30 - 12.45

Senin – jumat : Shift II

Jam kerja :15.45 – 23.45

Istirahat :18.00 - 18.45

22
Jam Kerja : 18.45 – 23.45

Senin – jumat : Shift III

Jam kerja : 23.45 - 08.45

Istirahat : 04.00 - 04.45

Jam Kerja : 04.45 -07.45

Sabtu Shift I : 07.45 – 11.45

Shift II : 11.45 – 15.45

Shift III : 15.45 – 19.45

c. Pengaturan jam kerja Non Shift

Senin – Kamis :

Jam Kerja : 07.45 - 11.45

Istirahat : 11.45 - 12.45

Jam Kerja : 12.45 – 16.30

Jum’at :

Jam Kerja : 07.45 – 11.30

Istirahat : 11.30 – 12.00

Jam Kerja : 12.00 – 17.00

d. Sistem Penggajian

23
Sistem penggajian karyawan dibayarkan setiap bulan

Terhitung tanggal 16 Bulan berjalan s/d tanggal 25 Bulan

berikutnya, Contoh :

Tanggal 16 Januari 2014 s/d 25 Februari 2014

2.5.3 Hubungan Pengusaha dan Pekerja

PT. Yamatogomu Indonesia tidak hanya menitikberatkan pada

kualitas hasil produk saja, tetapi juga hubungan antara pengusaha dan

pekerja. Hubungan yang baik antara pengusaha dan pekerja harus terus

dibina karena pekerja adalah salah satu aset perusahaan yang utama.

Untuk itu, PT. Yamatogomu Indonesia terdapat wadah organisasi bagi

para pekerja, yaitu Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Tujuan dari organisasi ini adalah untuk menampung aspirasi,

perlindungan, dan memperjuangkan hak–hak dalam meningkatkan

kesejahteraan pekerja.

24
2.6 PEMASARAN
2.6.1 Sistem Pemasaran

Bisnis utama PT. Yamatogomu Indonesia adalah perusahaan

komponen kendaraan automotive yang terbuat dari karet. PT.

Yamatogomu Indonesia membuat produk untuk keperluan OEM

(Original Equipment Market) atau hanya menjual kepada perusahaan

yang akan melakukan perakitan kendaraan. Tidak untuk dijual secara

bebas (after market). Karena itu produk PT. Yamatogomu Indonesia tidak

mempunyai merk dagang.

1. Daerah Pemasaran

Pemasaran industri PT.Yamatogomu Indonesia sebagian

besar untuk kebutuhan luar negeri,antara lain : di Jepang, China,

USA, Thailand, Filipina, Czech.

2. Pelanggan

PT. Yamatogomu Indonesia mempunyai pelanggan, diantaranya

adalah:

a. YAMATO RUBBER Co.Ltd

b. PHILINAK
25
c. SUZUKI

d. NESINAK

e. SIAMNAK

f. HOINAK

g. INAKI INTERNASIONAL & INAKI SHANGHAI

h. EURONAK

i. AINAK Inc.

26
2.6.2 Strategi Pemasaran

PT. Yamatogomu Indonesia mengunakan strategi pemasaran

Original Equipment Marketing, dimana produk yang dihasilkan dijual

pada customer melalui perusahaan lain.

Car Maker
(TOYOTA)

Pembuat Wirring
Harness (SUMITOMO)

Rubber (Inaki)

Trading (Yamato Rubber)

Yamatogomu
Indonesia

Jika dilihat dari gambar maka jelas jika PT. Yamatogomu

Indonesia menjual produk mereka melalui perusahaan Treading yaitu

Yamato Rubber Co. Ltd, lalu dari Yamato Rubber Co. Ltd menjual

27
produk pada perusahaan Inaki maupun anak perusahaan Inaki sebagai

penghasil Rubber pada perusahaan wiring harness yang selanjutnya akan

dipakai pada perusahaan Car Maker yaitu TOYOTA.

Dari sana terlihat jika ada ikatan dari PT. Yamatogomu Indonesia

hingga TOYOTA, jika TOYOTA mengalami kemrosotan maka dampak

negatifnya tidak langsung dirasakan, tapi jika TOYOTA berkembang

pesat maka pesanan produk ke PT. Yamatogomu Indonesia akan semakin

banyak. Dengan kata lain produksi dari PT. Yamatogomu Indonesia

cenderung stabil dan aman.

Maka untuk menjaga kelangsungan hubungan tersebut PT.

Yamatogomu Indonesia menerapkan strategi pemasaran yaitu

menghasilkan produk dengan kualitas yang baik, Cost yang rendah dan

Delivery order yang tepat.

2.7 UTILITAS
2.7.1 Penyediaan Air

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk prasarana umum

seperti toilet, tempat wudhu, penyiraman tanaman dan lain-lain, PT.

Yamatogomu Indonesia menggunakan jasa PDAM (Perusahaan Daerah

Air Minum) dan menggunakan pompa air sendiri, sebagai tindakan

antisipasi jika ada kekurangan pasokan dari PDAM. Selain itu, dengan
28
memiliki pompa air sendiri dapat mengurangi ketergantungan dengan

pihak lain, sehingga dapat meminimalisir pengeluaran biaya variabel.

2.7.2 Penyediaan Tenaga Listrik

Sumber energi listrik diperoleh dengan berlanggan listrik dari

perusahaan swasta PT. Tatajabar.

2.7.3 Limbah dan Cara Penangananya

PT. Yamatogomu Indonesia sangat serius dalam menangani

masalah limbah-limbahnya agar tidak merusak dan menggangu

lingkungan. Berikut ini merupakan usaha-usaha yang telah dilakukan

oleh PT. Yamatogomu Indonesia tentang penanganan limbah produksi:

1. Polusi Udara

Asap hasil proses produksi dihisap oleh fan yang terletak

pada dinding pabrik kemudian disalurkan ke udara luar,

sedangkan untuk pekerja dalam ruangan dapat menggunakan alat

pelindung telinga dan masker. Pada area mixing, dimana banyak

terdapat debu yang berasal dari carbon, ditempatkan dust

collector.

2. Polusi Tanah

PT. Yamatogomu Indonesia menghasilkan limbah berupa

karet yang tidak bisa diuraikan oleh tanah, oleh karena itu
29
limbah karet tersebut dijual pada perusahaan pembuatan

genteng, bata, dan keramik yang akan dimanfaatkan sebagai

bahan bakar proses pembakaran genteng, bata, dan keramik.

2.8 KESELAMATAN KERJA


2.8.1 Fasilitas Sanitasi dan Keselamatan Kerja

Karena PT. Yamatogomu Indonesia mempergunakan peralatan dan

mesin-mesin yang beresiko tinggi, maka guna menghindari hal-hal yang

tidak diinginkan menyangkut keselamatan kerja, PT. Yamatogomu

Indonesia membekali pengetahuan mengenai keselamatan kerja kepada

karyawannya. Selain itu, juga memberikan fasilitas-fasilitas keselamatan

kerja, baik untuk para karyawan maupun pada peralatan dan tempat kerja.

Alat-alat pelindung keselamatan kerja perorangan antara lain

adalah:

1. Masker

2. Wearpack

3. Sarung Tangan

4. Pelindung telinga

5. Back support

6. Safety Shoes

30
Penggunaan setiap pelindung sesuai dengan bidang kerja dan

kondisi dari tempat kerjanya. Sedangkan fasilitas-fasilitas keselamatan

kerja di tempat kerja antara lain adalah tabung pemadam kebakaran,

pagar alam mesin, dan sebagainya.

PT. Yamatogomu Indonesia selalu menciptakan suasana lingkungan

kerja yang bersih dan terawat. Hal tersebut dapat dilihat dari penempatan

peralatan kerja yang rapi dan teratur, penempatan sampah yang sesuai.

Kebersihan yang selalu dilakukan untuk membersihan satu lokasi kerja

setiap habis istirahat dan sebelum pergantian Shift.

2.8.2 Program Pelaksanaan Keselamatan Kerja

Untuk menciptakan kondisi kerja yang sehat, bersih dengan tingkat

kecelakaan yang rendah, PT. Yamatogomu Indonesia membuat program

5R, yaitu Rajin, Ringkas, Rapi, Resik dan Rawat. Dengan sukses

pelaksanaan program 5R tersebut PT. Yamatogomu Indonesia

mendapatkan setifikat ISO 9001:1999 pada tahun 2002 dan setifikat ISO

9001:2002 pada tahun 2005. ISO 9001 adalah standar mengenai quality

control melalui/meliputi design, proses dan inspeksi terhadap suatu

produk. Sedangkan quality assurance adalah merupakan usaha-usaha

sistematis untuk memberikan kepercayaan/keyakinan tentang kualitas

kepada konsumen. Saat ini manajemen PT. Yamatogomu Indonesia

31
masih menjalankan program tersebut dalam rangka meningkatkan

perfomansi perusahaan dan untuk mempertahankan setifkat ISO tesebut.

Pada setiap breefing pagi, selain diberikan instruksi mengenai

mekanisme kerja dan target produksi, karyawan selalu diingatkan akan

bahaya-bahaya dan cara penanggulangan kecelakaan selama pelaksanaan

pekerjaan. Sehingga dengan instruksi yang selalu diberikan setiap pagi

tersebut diharapkan memiliki pengaruh yang besar terhadap kesadaran

karyawan akan pentingnya keselamatan kerja

Selain itu, PT. Yamatogomu Indonesia yang bersertifikat ISO

9001:2002 juga menyediakan poliklinik agar sedapat mungkin menangani

karyawan yang sakit atau mengalami kecelakaan kerja. Sedangkan untuk

kecelakaan dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi, juga telah

disediakan kendaraan khusus untuk bisa secepatnya mengantar ke rumah

sakit terdekat.

32
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

PT.YAMATAOGOMU INDONESIA (YGI” ) Cikampek yang

dilaksanakan dari tanggal 02 Mei 2013 s/d 14 agustus 2013,maka

saya dapat memberi kesimpulan yaitu diantaranya :

Selama penyusunan melaksanakan praktek kerja industri

(PRAKERIN) di PT.YAMATOGOMU INDONESIA (YGI ).

1. Bahwa praktek kerja industri merupakan program yang sangat

penting bagi kemajuan siswa.

2. Dapat mempraktekan ilmu atau teori yang didapat pada

bangku sekolah yang belum sempat dikerjakan karena terbatas

waktunya.

3. Kegiatan praktek kerja industri banyak sekali manfaatnya

sehingga dapat menambah pengalaman dan kita dapat

mengetahui suasana dunia kerja.

4. Menambah wawasan dan pengetahuan pada perusahaan

mengenai kedisiplinan kerja,tanggung jawab dan sebagainya.

33
3.2 SARAN-SARAN

Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan beberapa

saran-saran diantaranya :

2. Dalam pelaksanaan pendidikan system ganda (PSG) ini

diharapkan para siswa memperoleh tugas praktek yang sesuai

dengan tuntutan kompetensi pada program keahlian masing-

masing.

3. Berhubung siswa kelas 3 akan menempuh Ujian Akhir

Nasional (UAN) jika memungkinkan waktu pelaksanaan

pendidikan system ganda (PSG) ini dilaksanakan lebih awal

dari yang telah ada sebelumnya sehingga jarak antara

pelaksanaan pendidikan system ganda (PSG) dengan ujian

akhir nasional (UAN) tidak terlalu dekat,selain dari pada itu

siswa juga dapat lebih focus dalam pendidikan system ganda

(PSG) tersebut

34
NAMA :

TEMPAT PRAKERIN : PT.YAMATOGOMU INDONESIA ( YGI )

ALAMAT : KAWASAN INDUSTRI INDOTAISEI

BLOK K6,CIKAMPEK

BULAN :

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING

PARAFSISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING

PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING

PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

35
NAMA :

TEMPAT PRAKERIN : PT.YAMATOGOMU INDONESIA ( YGI )

ALAMAT : KAWASAN INDUSTRI INDOTAISEI

BLOK K6, CIKAMPEK

BULAN :

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

36
NAMA :

TEMPAT PRAKERIN : PT.YAMATOGOMU INDONESIA ( YGI )

ALAMAT : KAWASAN INDUSTRI INDOTAISEI

BLOK K6,CIKAMPEK

BULAN :

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

TANGGAL PARAF
PEMBIMBING
PARAF
SISWA

37
- HASIL PRODUK

Dibawah ini nama dan contoh produk :

SAMPLE PRODUK JABARA

PART NO : 7105-3644

38
PART NO : 7105-1947

PART NO : 7105-3415

39
PART NO : 7145-0712A

PART NO : 7105-2695

40
PART NO : 7105-3734

PART NO : 7105-2859

41
SAMPLE ONE MOTION GROMMET

PART NO : 7105-2896

PART NO : 7105-3841/3861

42
PART NO : 89931X-1147

PART NO : 9445-2570

43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55