Anda di halaman 1dari 12

Training Manajemen

Farmasi: (11-12
Oktober 2017, Jakarta)
/ 4 hari ago
PENGANTAR TRAINING MANAJEMEN FARMASI
Dengan meningkatnya pengetahuan dan ekonomi masyarakat menyebabkan makin meningkat pula
kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kefarmasian. Aspek terpenting dari pelayanan farmasi
adalah mengoptimalkan penggunaan obat, ini juga termasuk perencanaan untuk menjamin
ketersediaan, keamanan dan keefektifan penggunaan obat. Mengingat besarnya kontribusi instalasi
farmasi dalam kelancaran pelayanan dan juga merupakan instalasi yang memberikan sumber
pemasukan terbesar di rumah sakit maka pembekalan farmasi memerlukan suatu pengelolaan secara
cermat dan penuh tanggung jawab.
Tugas dari instalasi farmasi meliputi mengelola dan mendistribusikan obat kepada pasien,
bertanggung jawab atas semua barang farmasi yang beredar di rumah sakit serta bertanggung jawab
atas pengadaan dan penyajian informasi obat yang siap pakai bagi semua pihak di rumah sakit baik
petugas maupun pasien.
Training Manajemen Farmasi yang diadakan oleh Citra Inti Training ini, membahas dan menjelaskan
bagaimana menangani semua hal di atas secara efektif dan efisien. Sehingga perlu untuk diikuti oleh
semua tim instalasi farmasi.
TUJUAN TRAINING MANAJEMEN FARMASI
Tujuan umum dari Training Manajemen Farmasi ini adalah untuk meningkatkan kualitas tenaga
pengelola obat sehingga ketersediaan, pemerataan, keterjangkauan obat dan perbekalan kesehatan ,
serta pelayanan kefarmasian yang bermutu dalam rangka mewujudkan penggunaan obat yang rasional
dapat tercapai.
Adapun tujuan khususnya antara lain :
 Menghindari tumpang tindih penggunaan anggaran
 Keterpaduan dalam evaluasi, penggunaan dan perencanaan
 Kesamaan persepsi antara pemakai obat dan penyedia anggaran
 Estimasi kebutuhan obat dalam rumah sakit lebih tepat
 Pemanfaatan dana yang tersedia dapat lebih optimal
 Mampu melaksanakan penyimpanan obat dan perbekalan kesehatan dengan baik dan benar
 Mampu melakukan pendistribusian obat secara benar
 Mampu melakukan pencatatan dan pelaporan secara akurat
MATERI PEMBAHAHASAN TRAINING MANAJEMEN FARMASI Pengelolaan Obat
Publik, meliputi :
 Perencanaan dan pengadaan
 Penyimpanan
 Distribusi
 Pencatatan dan pelaporan
 Supervisi dan evaluasi
Pelayanan Kefarmasian, meliputi :
 Pelayanan resep
 Pelayanan informasi obat
 Konseling
 Pelayanan kefarmasian residential
Penggunaan Obat Rasional, meliputi :
 Konsep POR (Policy,Organisation and Rules) untuk perencanaan kebutuhan obat
 Pemantauan dan evaluasi POR
TRAINER
Tim Konsultan Citra Inti
DURASI TRAINING
2 hari (efektif 14 jam)
INVESTASI TRAINING
Rp. 4.000.000,00/peserta (tidak termasuk biaya penginapan)
FASILITAS
Sertifkat, Modul + soft copy, Training Kit, Lunch, Coffee Break, jaket dan diselenggarakan di hotel
berbintang
INFORMASI DAN PROMO
085102922419 (WA)

021-22830080

021-4603050

CONTACT PERSON
081212220471 (SMS)

081213153848 (WA)

METODE TRAINING
Ceramah, Diskusi, Latihan, Studi kasus
PESERTA TRAINING
Team Instalasi Farmasi Rumah Sakit (Klinik, Lab, RS), Apoteker, Asisten Apoteker, Supervisor
Instalasi Farmasi, Dokter, Perawat, Bidan, HRD Rumah Sakit dan semua pihak yang terlibat dalam
Manajemen Farmasi.
JADWAL TRAINING TAHUN 2017 :

 5-6 Januari 2017, Bandung


 2-3 Februari 2017, Jakarta
 6-7 Maret 2017, Bogor
 5-6 April 2017, Yogyakarta
 23-24 Mei 2017, Bandung
 7-8 Juni 2017, Bandung
 6-7Juli 2017, Bogor
 7-8 Agustus 2017, Malang&Jakarta
 7-8 September 2017, Jakarta
 5-6 Oktober 2017, Semarang&Bogor
 6-7 November 2017, Bandung
 7-8 Desember 2017, Yogyakarta
REFERENSI
1. RSIA Banda Aceh
TESTIMONIAL
 Training ini sangat menyenangkan, menambah ilmu dan wawasan untuk lebih maju. Chek
Anildayanti (Ka. Gudang Instalasi Farmasi)
 Saran teori langsung praktek dilapangan buat pelatihan kedepannya. Roni Adhar (Ka.
Instalasi Farmasi
Training Manajemen Farmasi (18-
19 September 2017 Bogor)
August 5, 2017 · re72ok · Posted in Buat Slider, Manajemen RS · Tagged Training
Manajemen Farmasi, Training Manajemen Farmasi Rumah Sakit, Training Manajemen
Rumah Sakit
PENGANTAR TRAINING MANAJEMEN FARMASI

Training Manajemen Farmasi Program pengembangan kompetensi


dalam mengelola dan mengembangkan sistem manajemen di instalasi
farmasi yang efektif dan tepat guna. Dimana perlu kita ketahui saat ini
program pembangunan bidang kesehatan pada hakikatnya adalah
ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup
sehat bagi setiap manusi yang ingin medapatkan dan mewujudkan derajat
kesehatan yang optimal. Disisi lain sebagai lembaga pemerintah yang
menaungi program kesehatan masyarakat di indonesia kementrian
kesehatan mempunyai salah satu visi yaitu untuk mewujudkan ” Dalam
pembangunan Masyarakat yang sehat mandiri dan berkeadilan”. Dalam
menyukseskan visi dan misi tersebut salah satunya adalah dengan
memperbaiki sistem manajemen di lembaga pelayanan kesehatan
masyarakat, yang salah satunya adalah perbaikan di sisi manajemen
farmasi di rumah sakit.

Seperti yang kita ketahui manajemen farmasi adalah segala sesuatu yang
berkaitan dengan proses manajemen dan pengelolahan dalam instalasi
farmasi di rumah sakit. Oleh karena wajib bagi para sumber daya di
instalasi farmasi rumah sakit untuk mengetahui dan memahami
pengelolahan dan penanganan sistem manajemen farmasi di rumah sakit
yang tepat guna. Oleh karenanya BMD Street Consulting sebagai
hospital consultant bermaksud menyelenggarakan Training Manajemen
Farmasiuntuk memenuhi kebutuhan tersebut diatas. Dengan pembahasan
manajemen farmasi meliputi : Farmasi Komunitas, Farmasi
perapotekan, Farmasi rumah sakit, Farmasi Industri dan Farmasi Birokrasi

MAKSUD DAN TUJUAN TRAINING MANAJEMEN FARMASI

Training Manajemen Farmasi dimaksudkan untuk memberikan pembekalan


dan pengetahuan kepada seluruh sumber daya rumah sakit yang
bertanggung jawab dalam mengelolah instalasi farmasi di rumah sakit
dengan benar dan teapt guna, selain itu juga diharapkan peserta mampu:
 Melakukan perencanaan dan pengendalian terhadap penggunaan
anggaran agar tidak terjadi tumpang tindih.
 Mampu melakukan evaluasi dana, penggunaan anggaran dan
perencanaan dalam mengelolah manajemen farmasi.
 Memahami kesamaan persepsi antara pihak yang menggunakan obat
dan penyedia anggaran operasional
 Melakukan estimasi kebutuhan obat di instalasi farmasi yang tepat
 Mampu mengoptimalkan anggaran operasional
 Mampu melaksanakan penyimpanan obat dan perbekalan kesehatan
dengan baik dan benar
 Mampu melakukan pendistribusian obat secara benar
 Mampu melakukan pencatatan dan pelaporan secara akurat sesuai
dengan kondisi dilapangan

MATERI PEMBAHAHASAN TRAINING MANAJEMEN FARMASI

 Pengelolaan obat public yang meliputi: perencanaan dan pengadaan


obat, penyimpanan dan distribusi obat, pencatatan dan pelaporan,
supervisi dan evaluasi kebutuhan obat serta anggaran.
 Pelayanan kefarmasian, diantaranya meliputi : pelayanan resep
dokter, pelayanan informasi obat, konsultasi penggunaan obat
dan pelayanan kefarmasian residential
 Penggunaan obat rasional, yaitu meliputi : prinsip dan konsep POR
(Policy,Organisation and Rules) dalam perencanaan kebutuhan obat.,
pengendallian, pemantauan dan evaluasi POR

PESERTA YANG DI REKOMENDASIKAN


Team Instalasi Farmasi Rumah Sakit (Klinik, Lab, RS), Apoteker, Asisten
Apoteker, Dokter, Perawat, Bidan, HRD Rumah Sakit dan semua pihak
yang terlibat dalam Manajemen Farmasi.
TRAINER

Drs.Cholid AR .MM.MARS. Apt

Associated Trainer & Consultant BMD Street Consulting ini mempunyai


latar belakang pendidikan: lulusan sarjana farmasi apoteker (Apt), magister
management (MM), hingga Magister Administrasi Rumah Sakit ( MARS ).
Sebagai praktisi hingga dosen pengajar pernah beliau tekuni hingga saat
ini menjadi salah satu tenaga ahli di BMD Street Consulting, diantaranya
beliau pernah mengajar di fakultas kedokteran Universitas Pembangunan
Nasional Veteran Jakarta, Kesdam VI/Tpr (Kalbar), Pusdikkes TNI-
AD, RSPAD Gatot Soebroto, Direktorat Kesehatan TNI-AD, Ditjen Kuathan
Kemhan. Dinas Kesehatan Kota Tarakan, RSU Kabupaten Berau,Rumah
Sakit Umum Kota Dumai, Rumah Sakit Bakti Timah Karimun, Dinas
Kesehatan Kota Tarakan, Dinkes Kab. Tulang Bawang, RSUM
Enrekang, Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, Clinton Health Access
Initiative Papua, Dinas Kesehatan Kab. Kutai Timur, RSU PMI Sulawesi
Tenggara, Dinas Kesehatan Kab. Kotawaringin Barat Puskesmas
Madurejo, Kalimantan Tengah, Puskesmas Kumpai Batu Atas, Kalimantan
Tengah, Puskesmas Riam Durian, Kalimantan Tengah, Puskesmas Arut
Selatan, Kalimantan Tengah, Puskesmas Arut Utara, Kalimantan
Tengah, Puskesmas Kumai, Kalimantan Tengah, Puskesmas Teluk
Bogam, Kalimantan Tengah, Puskesmas Pangkalan Lada, Kalimantan
Tengah, RSIA Kenari Graha Medika, RSU Kec. Jagakarsa, RSUD Dr.
Agoesdjam Ketapang, RSUD Merauke, RSU Kecamatan
Jagakarsa, Puskesmas Kecamatan Ciracas dan masih banyak lainnya.

Partner:

Sri Rahayu, Ssi, MSi, Apt

Latar belakang pendidikan Beliau adalah: lulusan sarjana Famasi (Ssi),


Magister Farmasi Klinik (Msi), hingga profesi Apoteker (Apt) di Unversitas
Indonesia. Sebagai praktisi beliau juga masih aktif sebagai Dosen di
Farmakologi dan Farmasi FK Universitas Pembangunan Nasional Veteran
Jakarta dan saat ini aktif sebagai tenaga ahli pengajar di BMD Street
Consulting, Beberapa Rumah Sakit yang pernah beliau tangani dalam
pengembangan sumber daya manusia terkait dengan kompetensi
pengembanagan manajemen farmasi yaitu: RSU Kota Dumai, RS Bakti
Timah Karimun, Dinas Kesehatan Kota Tarakan, Dinas Kabupaten Tulang
Bawang, RSU Massenrempulu Kabupaten Enrekang, RS. Rumah Sehat
Terpadu Dompet Dhuafa, Clinton Health Access Initiative Papua,
Puskesmas Biak Kota papua dan masih banyak lainnya

DURASI
2 Hari (Efektif 14 Jam: 09.00-16.00)
INVESTASI (Tidak Termasuk Penginapan)
Rp 4.350.000,00/peserta (Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang,
Surabaya)
Rp 5.350.000,00/peserta (Bali, Lombok)
FASILITAS
Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint),
Jacket, Tas Ransel, 2X Lunch, 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh
Peserta, dilaksanakan di hotel berbintang.
INFORMASI & PROMO

Hub : 021 – 756 3091


Fax : 021 – 756 3291
CONTACT PERSON

0812 9578 8177, 0813 8280 7230

JADWAL TRAINING MANAJEMEN FARMASI TAHUN 2017 :

 18-19 September 2017 Bogor


 16-17 Oktober 2017 Bandung
 13-14 November 2017 Jakarta
 18-19 Desember 2017 Yogyakarta
Pelatihan Manajemen
Penggunaan Obat (MPO) Sesuai
Standar Akreditasi RS (12-13
Oktober 2017 Yogyakarta)
September 11, 2017 · re72ok · Posted in Manajemen · Tagged Diklat Manajemen
Penggunaan Obat, Diklat MPO, Pelatihan Manajemen Penggunaan Obat, Pelatihan
Manajemen Penggunaan Obat Sesuai Akreditasi Rumah Sakit, Pelatihan MPO, Pelatihan
MPO Sesuai Akreditasi Rumah Sakit, Training Manajemen Penggunaan Obat, Training
Manajemen Penggunaan Obat Sesuai Akreditasi Rumah Sakit, Training MPO, Training
MPO Sesuai Akreditasi Rumah Sakit, Workhop MPO, Workshop Manajemen Penggunaan
Obat
PENGANTAR PELATIHAN MANAJEMEN PENGGUNAAN OBAT (MPO)
SESUAI STANDAR AKREDITASI RS

Berdasarkan Undang-undang Rumah Sakit No. 44 tahun 2009 disebutkan


bahwa dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, maka rumah sakit wajib
diakreditasi secara berkala minimal 3 (tiga) tahun sekali. Saat ini akreditasi
rumah sakit di Indonesia dilakukan mengacu pada standar yang ditetapkan
oleh KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) atau JCI (Joint Commission
International). Salah satu bab yang penting dalam standar akreditasi
tersebut adalah Manajemen dan Penggunaan Obat (MPO).

Manajemen Penggunaan Obat memiliki peranan penting dalam


pengobatan simtomatik, preventif, kuratif, dan paliatif maupun rata kelola
penyakit dan kondisinya. Manajemen obat-obatan ini meliputi sistem dan
proses yang digunakan rumah sakit untuk menyediakan farmakoterapi bagi
pasiennya. Hal ini biasanya merupakan suatu upaya multidisiplin yang
terkoordinasi oleh sraf rumah sakit. Adapun prinsip-prinsip yang diterapkan
mencakup merancang proses yang efektif, penerapan, dan perbaikan
terhadap pemilihan, pengadaan, penyimpanan, permintaan/peresepan,
penyalinan, distribusi, persiapan, pengeluaran, pemberian, dokumentasi
dan pemantauan rerapi obat-obatan. Meskipun peran-peran praktisi
perawatan kesehatan dalam manajemen obat-obatan bisa berbeda jauh
antara satu negara kenegara lain, proses manajemen obat-obatan yang
dapat diandalkan untuk keselamatan pasien bersifat universal.

Untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam penerapan


standar-standar akreditasi yang terkait dengan ruang lingkup tersebut,
maka BMD Street Consulting bermaksud menyelenggarakan Pelatihan
Manajemen Penggunaan Obat sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit.

TUJUAN PELATIHAN MANAJEMEN PENGGUNAAN OBAT (MPO)


SESUAI STANDAR AKREDITASI RS

Dengan mengikuti kegiatan ini peserta diharapkan :

 Memahami standar penyimpanan obat (MPO.3) dan Bahan Berbahaya


(MFK.5).
 Memahami standar penyiapan obat/dispensing (MPO.5)
 Memahami standar berkomunikasi efektif
 Memahami Standar keamanan penggunaan obat-obat risiko tinggi
 Dapat menerapkan kepatuhan terhadap standar MPO.3, MPO.5,
MFK.5, SKP.2.

MATERI PELATIHAN MANAJEMEN PENGGUNAAN OBAT (MPO)


SESUAI STANDAR AKREDITASI RS

1. Manajemen Penggunaan Obat dalam Akreditasi KARS/JCI


2. Standar Penyimpanan Obat
3. Standar Penyiapan/Dispensing Obat
4. Standar Penyimpanan dan penanganan bahan berbahaya
5. Standar peningkatan Komunikasi Efektif
6. Kesalahan Obat

PESERTA YANG DIREKOMENDASIKAN

Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian (Sarjana Farmasi, lulusan D3


Farmasi, SMF) di rumah sakit

Drs.Cholid AR .MM.MARS. Apt

Associated Trainer & Consultant BMD Street Consulting ini mempunyai


latar belakang pendidikan: lulusan sarjana farmasi apoteker (Apt), magister
management (MM), hingga Magister Administrasi Rumah Sakit ( MARS ).
Sebagai praktisi hingga dosen pengajar pernah beliau tekuni hingga saat
ini menjadi salah satu tenaga ahli di BMD Street Consulting, diantaranya
beliau pernah mengajar di fakultas kedokteran Universitas Pembangunan
Nasional Veteran Jakarta, Kesdam VI/Tpr (Kalbar), Pusdikkes TNI-
AD, RSPAD Gatot Soebroto, Direktorat Kesehatan TNI-AD, Ditjen Kuathan
Kemhan. Dinas Kesehatan Kota Tarakan, RSU Kabupaten Berau,Rumah
Sakit Umum Kota Dumai, Rumah Sakit Bakti Timah Karimun, Dinas
Kesehatan Kota Tarakan, Dinkes Kab. Tulang Bawang, RSUM
Enrekang, Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, Clinton Health Access
Initiative Papua, Dinas Kesehatan Kab. Kutai Timur, RSU PMI Sulawesi
Tenggara, Dinas Kesehatan Kab. Kotawaringin Barat Puskesmas
Madurejo, Kalimantan Tengah, Puskesmas Kumpai Batu Atas, Kalimantan
Tengah, Puskesmas Riam Durian, Kalimantan Tengah, Puskesmas Arut
Selatan, Kalimantan Tengah, Puskesmas Arut Utara, Kalimantan
Tengah, Puskesmas Kumai, Kalimantan Tengah, Puskesmas Teluk
Bogam, Kalimantan Tengah, Puskesmas Pangkalan Lada, Kalimantan
Tengah, RSIA Kenari Graha Medika, RSU Kec. Jagakarsa, RSUD Dr.
Agoesdjam Ketapang, RSUD Merauke, RS Harapan Pematang Siantar,
RSUD Kuala Pembuang dan masih banyak lainnya

DURASI

2 Hari

INVESTASI (Tidak Termasuk Penginapan)


Rp 4.500.000,00/peserta (Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang,
Surabaya)
Rp 5.500.000,00/peserta (Bali, Lombok)
FASILITAS
Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint),
Jacket, Tas Ransel, 2X Lunch, 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh
Peserta, dilaksanakan di hotel berbintang.
INFORMASI & PROMO

Hub : 021 – 756 3091


Fax : 021 – 756 3291
CONTACT PERSON

0812 9578 8177, 0813 8280 7230

JADWAL TRAINING TAHUN 2017 :

 12-13 Oktober 2017 Yogyakarta


 2-3 November 2017 Bandung
 7-8 Desember 2017 Bogor
REFERENSI

 RSUD Merauke
 RS Surabaya Medical Services
 RS Harapan Pematang Siantar
 RSUD Kuala Pembuang

TESTIMONIAL :

 “Training Manajemen Penggunaan Obat (MPO) nya sangat


bermanfaat, panitianya ramah dan Trainer sangat berpengalaman.
selain itu dengan kelas yang kecil sangat memudahkan untuk
berinteraksi dan sharing dengan trainer” Evelyn Devi Melinda, Kepala
Unit Instalasi Farmasi – RS Surabaya Medical Services.
 “Hotel pelaksanaannya bagus dan EO ramah dan sangat
professional”Octavian Nababan, Apoteker – RS Harapan Pematang
Siantar

Training Asisten Apoteker


BY DISI TRAINING CENTER · OKTOBER 4, 2017

TRAINING ASISTEN APOTEKER RUMAH


SAKIT
PENGANTAR
Dengan berkembangnya dan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia
diiringi dengan pula meningkatnya pelayanan masyarakat sehingga
kegiatan kefarmasian masih banyak dibutuhkan. Sekarang hampir semua
wilyah terdapat sebuah Rumah Sakit yang didalamnya wajib ada Apotek.
Tugas Apoteker yang banyak perlu memerlukan seorang pendamping yang
membantu menjalalankan tugas sebagai Apoteker. Pelayanan dari sebuah
Apotek akan menunjang mutu dan kualitas Rumah Sakit itu sendiri.
Pelatihan asisten apoteker rumah sakit bermanfaat untuk meningkatkan
skill dan wawasan asisten apoteker di Rumah Sakit atau Klinik atau
Pukesmas. Asisten Apoteker bisa di bilang salah satu profesi yang sudah
lama diketahui dalam pelayanan di ruang lingkup masyarakat luas dan
hingga kini profesi asisten apoteker masih sangat dibutuhkan, mengingat
jumlah sarana-sarana pelayanan kesehatan khususnya sarana–sarana
kefarmasian berkembang terus seiring meningkatnya jumlah penduduk di
Indonesia. Peningkatan ilmu kesehatan dan pergeseran paradigma profesi
farmasi di bidang pelayanan kesehatan dari ber ke patient oriented,
menuntut peningkatan peran tenaga farmasi (Asisten Apoteker dan
Farmasis) yang bekerja di rumah sakit, agar kualitas hidup pasien
meningkat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan peran Asisten Apoteker dalam
pelayanan kefarmasian, serta peran Farmasis dalam patient safety dan
manajemen obat yang baik. Untuk mendukung pharmaceutical care, peran
asisten apoteker dan farmasis di rumah sakit dalam pengelolaan obat harus
efisien dan efektif, baik dari seleksi, pengadaan, pendistribusian sampai ke
penggunaan yang didukung oleh manajemen keuangan, system informasi
manajemen, sumber daya manusia dan manajemen pemasaran. Siklus
pengelolaan obat dan pelayanan tersebut harus diketahuhi dan dikuasai
oleh Asisten Apoteker dan Farmasis sebagai tenaga professional. Oleh
karena itu DISI Training Center & Consulting memberikan Training
Asisten Apoteker Rumah Sakit yang direkomendasikan untuk diikuti oleh
SDM yang terlibat langsung di Rumah Sakit di Indonesia.
TUJUAN TRAINING ASISTEN APOTEKER

Adapun tujuan dari pelatihan asisten apoteker rumah sakit adalah Tujuan
dari untuk meningkatkan pengetahuan dan skill asisten apoteker, farmasis,
dan apoteker tentang Metode Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit.
MATERI TRAINING ASISTEN APOTEKER

 Pengetahuan meliputi manajemen obat di rumah sakit


 Creation obat di rumah sakit
 Indikator efisien dan efektifit dalam mengelola obat di rumah sakit
 Distribusi obat
 Inventarisasi Kontrol
 Penggunaan obat di rumah sakit
PESERTA YANG DIREKOMENDASIKAN
Asisten Apoteker, Divisi Instaliasi Farmasi, Apoteker, Semua Pihak yang
terlibat dalam Manajemen Farmasi di Rumah Sakit.
METODE
Methode pelatihan menggunakan metode interaktif, yaitu pemahaman dari
sisi konsep, contoh aplikasi, berlatih menuangkan konsep, diskusi
interaktif dan studi kasus sehingga peserta dapat lebih mudah memahami
dan menguasai materi yang diajarkan.
NARA SUMBER
DISI Training Center Consultant & Team
DURASI
2 hari ( efektif 14 jam) Mulai pukul 09.00 – 16.00 WIB
ADMINISTRASI
Rp. 4.250.000; /peserta ( belum termasuk akomodasi penginapan)
FASILITAS
Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit , Jacket, 2X Lunch, 2X
Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di hotel
berbintang.
Email:
disi.training.center@gmail.com
INFORMASI & PROMO
 (021) 2218 2807

 0812 8457 4848 ( whatsapp )


 0857 1400 5181

 0838 7894 4515 ( sms center )


 Pin BB 283BB153
SCHEDULE TRAINING ASISTEN APOTEKER TAHUN 2017:
 Jakarta, 26-27 Oktober 2017
 Bandung, 9-10 November 2017
 Jakarta, 4-5 Desember 2017