Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

Infark miokard biasanya disebabkan oleh trombus arteri koroner. Terjadinya


trombus arteri korener. Terjadinya trombus oleh trombosit. Lokasi dan luasanya
miokard infark tergantung pada arteri yang oklusi dan aliran darah kolateral.1
Infark miokard yang mengenai endokardium sampai epikardium disebut infark
transmular, namun bisa juga mengenai daerah subendokardial. Setelah 20 menit terjadi
sumbatan, infark sudah dapat terjadinya pada subendokardium, dan bila berlanjut terus
rata-rata dalam 4 jam telah terjadi infark transmural. Hal ini kadang-kadang belum
selesai karena daerah sekitar infark masih dalam bahayabila proses iskemia masih
berlanjut. Infark mengenai dinding arterior ventrikel kiri dan bisa mengenai septum.
Bila arteri left circumflex yang oklusi, infark mengenai dinding lateral atau posterior
dari ventrikel kiri. Bila arteri korener kanan yang oklusi, infark terutama mengenai
dinding inferior dari ventrikel kiri, tetapi bisa juga septum dan ventrikel kanan.1
Oklusi arteri koronaria bisa juga tidak sampai menimbulkan infark bila daerah
yang diperdarahi arteri yang oklusi tersebut mendapat pasok oleh kolateral pembuluh
arteri lainnya.1
Infark merupakan daerah nekrosis iskemik yang disebabkan oleh oklusi pada
pasokan darah arteri (97% kasus) atau drainase darah vena dalam suatu jaringan
tertentu. Hampir semua infark terjadi karena peristiwa trombosis atau emboli, penyebab
lainnya meliputi vasospasme, kompresi ekstrinsik pembuluh arah oleh tumor, edema
atau penjepitan dalam kantong hernia.2
Infark miokard adalah perkembangan cepat dari nekrosis otot jantung yang
disebabkan oleh ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen. Klinis sangat
mencemaskan karena sering berupa serangan mendadak umumya pada pria 35-55 tahun,
tanpa gejala pendahuluan. Infark miokard akut dengan elevasi ST (ST elevation
myocardial infarction = STEMI) merupakan bagian dari spektrum sindrom koroner akut
(SKA) yang terdiri dari angina pektoris tak stabil, IMA tanpa elevasi ST dan IMA
dengan elevasi ST. 2