Anda di halaman 1dari 2

1.

ANATOMI KORNEA
1.1. Anatomi
Kornea bertindak sebagai permukaan refraktif yang bening serta sebagai barrier
pelindung infeksi dan trauma. Kornea terdiri dari lima lapisan. Dari anterior ke
posterior,sebagai berikut: 3
 Epitel
Epitel kornea merupakan lapisan sel epitel skuamosa bertingkat non-keratinisasi, yang
menyumbang sekitar 10% dari ketebalan kornea dewasa yang berasal dari ektodermal.
Hanya sel basal kolumnar yang mampu membelah dan diperlukan untuk mengisi
deskuamasi terus menerus dari bagian superfisial dari permukaan anterior.3
 Zona membran basal
Membran basal (BM) zona terdiri dari BM epitel dan Lapisan Bowman, yang merupakan
lapisan stroma kolagen yang tipis, avaskular, dan fibril superfisial yang juga berasal dari
ektodermal. Tidak dapat beregenerasi dan
dengan demikian penyembuhan oleh jaringan parut.3
Pada sel basal sering terlihat mitosis sel, dan sel muda ini terdorong ke depan menjadi
lapisan sel sayap dan semakin maju ke depan menjadi sel gepeng, sel basal berikatan erat
dengan sel basal di sampingnya dan sel poligonal di depannya melalui desmosom dan
makula okluden; ikatan ini menghambat pengaliran air, elektrolit, dan glukosa yang
merupakan barrier. Sel basal menghasilkan membran basal yang melekat erat kepadanya.
Bila terjadi gangguan akan mengakibatkan erosi rekuren.5
Membran bowman terletak dibawah membran basal epitel kornea yang merupakan
kolagen yang tersusun tidak teratur seperti stroma dan berasal dari bagian stroma. Lapisan
ini tidak mempunyai daya regenerasi. 5
 Stroma
Stroma menyumbang sekitar 80% ketebalan kornea. Memiliki sifat deturgence yang aktif,
komponen utamanya adalah air (75%). Dari berat keringnya, 70% adalah kolagen (tipe I,
IV, V, VI), dan sisanya adalah substansi proteogilcan (sulfat chrondroitin dan keratan
sulfat). Terdiri atas lamel yang merupakan susunan kolagen sejajar satu dengan lainnya,
pada permukaan terlihat anyaman yang teratur, sedangkan di bagian perifer serat kolagen
ini bercabang; terbentuknya kembali serat kolagen memakan waktu lama yang kadang-
kadang hingga 15 bulan. Keratosit merupakan sel stroma kornea yang merupakan
fibroblast terletak diantara serat kolagen stroma. Diduga keratosit membentuk bahan dasar
dan serat kolagen dalam perkembangan embrio atau sesudah trauma. Stroma berasal dari
mesodermal.3,5
 Membran Descemet
Merupakan membran aselular dan merupakan batas belakang stroma kornea dihasilkan
sel endotel dan merupakan membran basalnya. Bersifat sangat elastik dan berkmbang
terus seumur hidup, mempunyai tebal 40µm.5
 Endotel
Berasal dari mesothelium, berlapis satu, bentuk hexagonal, besar 20-40 µm. endotel
melekat pada membran descement melalui hemidesmosom dan zonula okluden.5