Anda di halaman 1dari 9

TUGAS AKHIR

Ditujukan sebagai tugas mata kuliah Kualitas Daya

Yang dibina oleh Ibu Sulistyowati, ST, MT.

DISUSUN OLEH :

Mochamad Fatoni Azharudin 1541150098

D4 SKL 3B

POLITEKNIK NEGERI MALANG


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PROGRAM STUDI SISTEM KELISTRIKAN
2018
TUGAS AKHIR

MATA KULIAH : KUALITAS DAYA

TH AJARAN : 2017/2018

Di ketahui data trafo 250 kVA, 20kV/ 0,48 kV , dengan RN = 0,06 ohm , RG = 0,18 ohm seperti dalam file
excel berikut. Tentukan :

1. Hitung THD arus, arus rms


2. Perbaikan faktor daya
3. Rugi-rugi yang terjadi akibat beban tidak seimbang
4. Rugi-rugi karena harmonisa di trafo
5. Rugi karena arus netral dan arus ground
6. Derating transformer yang terjadi
7. Perencanaan filter , bila di ketahui : I3th = 60,5 A, I5th = 82A, dan I7th = 30 A
(absen ganjil harmonisa ke 3 dan absen genap harmonisa ke 5)
8. Efisiensi yang terjadi setelah perbaikan sistem secara keseluruhan
Diketahui data trafo 250 kVA, 20kV/ 0,48 kV , dengan RN = 0,06 Ω, RG = 0,18 Ω.

Arus fundamental = 60A, hambatan belitan trafo = 0,08 Ω.

1) THD Arus
𝑆
Ifund =
√3×𝑉

250
Ifund =
√3×0,48

Ifund = 300,7 A

Irms = √𝐼ℎ32 + 𝐼ℎ52 + 𝐼ℎ72

Irms = √60,52 + 822 + 302

Irms = 106,23 A
𝐼𝑟𝑚𝑠
THDi = 𝐼𝑓𝑢𝑛𝑑 × 100%

106,23
THDi = × 100%
300,7

THDi = 35,33%

2) Perbaikan faktor daya


Dari data diatas maka dapat diketahui cos phi rata – rata trafo sebesar 0,38.
Arc cos (0,38) = 67,666°
Sehingga besar nilai daya reaktif lama:
Q lama = 250 x sin 67,666= 231,24 kVAR
Untuk perbaikan faktor daya maka faktor daya pada trafo diubah dari 0,38 menjadi
0,95 maka perlu dihitung sebagai berikut:
Arc cos (0,96) = 16,260°
Sehingga besar nilai daya reaktif baru:
Q baru = 250 x sin 16,260 = 71,422 kVAR
Maka untuk perbaikan faktor daya diperlukan kompensasi sebesar:
Qc = Q lama – Q baru
Qc = 249,1 kVAR – 71,422 kVAR
Qc = 177.678 kVAR
3) Rugi-rugi yang terjadi akibat beban tidak seimbang
Analisa ketidakseimbangan
Arus fasa R = 108,84 A
Arus fasa S = 109,56 A
Arus fasa T = 107,76 A

𝐼𝑅+𝐼𝑆+𝐼𝑇 108,84 + 109,56 + 107,76


𝐼𝐴𝑉𝐺 = = 108,72 A
3 3

Mencari besar nilai a, b, c

𝐼𝑅
a = 𝐼𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙

108,84
= 108,72

= 1,001

𝐼𝑆
b = 𝐼𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙

109,56
= 108,72

= 1,007

𝐼𝑇
c = 𝐼𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙

107,76
= 108,72

= 0,991

|𝑎−1|+|𝑏−1|+|𝑐−1|
% ketidakseimbangan = × 100%
3

|1,001−1|+|1,007−1|+|(0,991−1)|
= 3
𝑥 100%

0,001+0,007+−0,009
= 𝑥 100%
3

= 0,566 %
4) Rugi-rugi karena harmonisa di trafo
(diketahui: Ifund = 60 A, I3th = 60,5 A, I5th = 82A, dan I7th = 30 A, hambatan belitan =
0,08Ω)

𝐼𝑇𝑟𝑚𝑠 = √∑ 𝐼𝑛 𝑟𝑚𝑠 2 = √602 + 60,52 + 822 + 302 = 122 𝐴


Faktor K:
602 + (32 × 60,5) + (52 × 82) + (72 × 30)
𝐾= = 0,515
1222
𝑃𝐶𝑈 = 𝐼 2 × 𝑅 = 1222 × 0,08 = 1,19 𝑘𝑊
Rugi arus pusar diasumsikan 5% dari rugi arus tembaga:
𝑃𝑙 = 𝑔 × 𝑃𝐶𝑈 × 𝐾 = 0,05 × 1,19 × 0,515 = 0,0306 𝑘𝑊
Sehingga rugi total karena harmonisa di trafo adalah:
𝑃𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 𝑃𝐶𝑈 + 𝑃𝑙 = 1,19 + 0,0306 = 1,2206 𝑘𝑊

5) Rugi karena arus netral dan arus ground


Dari persamaan losses, akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo
dapat dihitung besarnya, yaitu:
𝑃𝑁 = 𝐼𝑁 2 × 𝑅𝑁
𝑃𝑁 = 2,522 × 0,06
𝑃𝑁 = 0,381
Dimana daya aktif trafo:
𝑃 = 𝑆 × 𝑐𝑜𝑠𝜑 cos ϕ yang digunakan adalah 0,96
𝑃 = 250 × 0,96
𝑃 = 240 𝑘𝑊
Sehingga presentase losses akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo
adalah:
𝑃𝑁
%𝑃𝑁 = × 100%
𝑃
0,381
%𝑃𝑁 = × 100%
240
%𝑃𝑁 = 0,158
Losses akibat arus netral yang mengalir ke tanah dapat dihitung besarnya dengan
menggunakan persamaan sebagai berikut:
𝑃𝐺 = 𝐼𝐺 2 × 𝑅𝐺
𝑃𝐺 = 2 × 0,18
𝑃𝐺 =
Dengan demikian presentase losses akibat adanya arus ground adalah:
𝑃𝐺
%𝑃𝐺 = × 100%
𝑃
𝑃𝐺
%𝑃𝐺 = × 100%
242,5
%𝑃𝐺 =
6) Derating transformer yang terjadi
𝑋𝑓𝑢𝑛𝑑 = |𝑋𝐿 − 𝑋𝐶 |
𝑋𝑓𝑢𝑛𝑑 = |0,058 − 1,354 |
𝑋𝑓𝑢𝑛𝑑 = 1,296 𝛺
𝑘𝑉𝑎𝑐𝑡𝑢𝑎𝑙

√3
𝐼𝑓𝑢𝑛𝑑 =
𝑋𝑓𝑢𝑛𝑑
480⁄
√3
𝐼𝑓𝑢𝑛𝑑 =
1,296
𝐼𝑓𝑢𝑛𝑑 = 213,83 𝐴
𝑇𝐻𝐷𝑖𝑅 + 𝑇𝐻𝐷𝑖𝑆 + 𝑇𝐻𝐷𝑖𝑇 61,4 + 62,4 + 61,8
𝑇𝐻𝐷𝑖 = = = 61,86 %
3 3
𝐵𝑒𝑠𝑎𝑟 𝐼ℎ𝑎𝑟𝑚𝑜𝑛𝑖𝑠𝑎 = 96,93% × 226,52 𝐴
𝐵𝑒𝑠𝑎𝑟 𝐼ℎ𝑎𝑟𝑚𝑜𝑛𝑖𝑠𝑎 = 219,56 𝐴
𝐼𝑅 + 𝐼𝑆 + 𝐼𝑇 108,84 + 109,56 + 107,76
𝐼𝑟𝑚𝑠 = = = 108,72 𝐴
3 3
𝐼𝑟𝑚𝑠
𝑇𝐻𝐷𝐹 = 1,2234 × × 100%
𝐼𝑝𝑢𝑛𝑐𝑎𝑘
45,24
𝑇𝐻𝐷𝐹 = 1,2234 × × 100%
√45,242 + 219,562 × √2
𝑇𝐻𝐷𝐹 = 17,07 %
𝑘𝑉𝐴 𝑏𝑎𝑟𝑢 = 𝑇𝐻𝐷𝐹 × 𝑘𝑉𝐴 𝑙𝑎𝑚𝑎
𝑘𝑉𝐴 𝑏𝑎𝑟𝑢 = 17,07 % × 250 𝑘𝑉𝐴
𝑘𝑉𝐴 𝑏𝑎𝑟𝑢 = 42,675 𝑘𝑉𝐴
Penurunan kVA = kVA lama – kVA baru
= 250 kVA – 42,675 kVA
= 207,325 kVA
𝑝𝑒𝑛𝑢𝑟𝑢𝑛𝑎𝑛 𝑘𝑉𝐴
Penurunan kVA (Derating Trafo) = 𝑘𝑉𝐴 𝑟𝑎𝑡𝑖𝑛𝑔 𝑥 100%
207,325
= 250 𝑥 100%
= 82,93 %
Nilai derating pada trafo ini adalah sebesar 207,325 kVA (82,93 %) dan terjadi
penurunan kapasitas daya terpasang pada transformator tersebut, yaitu sebesar
42,675 kVA.
7) Perencanaan filter , bila di ketahui : I3th = 60,5 A, I5th = 82A, dan I7th = 30 A
(absen genap harmonisa ke 5)

𝑘𝑉 2 𝑥 1000 0,482 𝑥 1000


X filter = = = 1,296 Ω
𝑘𝑉𝐴𝑅 177,678

Diketahui kompensasi pada trafo sebesar 170,358 kVAR dan besar X filter sebesar
1,296 Ω. Filter dirancang untuk memfilter arus harmonisa ke 5. Tuning pada
harmonisa sebesar 4,80 th.

Xcapasitor = 4,802 х XL
Besar kapasitor pada filter :
𝑋 𝑓𝑖𝑙 𝑥 ℎ2
X capacitor =
ℎ2 − 1

1,296 𝑥 4,802
= 4,802 − 1

= 1,354 Ω

1
Besar nilai kapasitor = 2.𝜋.𝑓.𝑋𝑐

1
= 2 .𝜋 .50 .1,354

= 0,0023 x 10-3 F

Besar Induktor pada filter :

𝑋𝐶
X induktor = ℎ2

1,354
= 4,802

= 0,058 Ω

𝑋𝑙
Besar nilai induktansi = 2 𝑥 𝜋 𝑥 𝑓

0,058
= 2 𝑥 𝜋 𝑥 50

= 0,0184 x 10-3 H
8) Efisiensi yang terjadi setelah perbaikan sistem secara keseluruhan
- Sebelum terpengaruh harmonisa
Dari data SPLN 50:1997 (tentang spesifikasi transformator distribusi), maka
dapat ditentukan nilai losses pada trafo 250 kVA seperti dibawah ini:
PCU = 3000 W
Pi = 600 W
Maka:
Total Losses (dalam kW) = PCU + Pi
Total Losses (dalam kW) = 3000 + 600
Total Losses (dalam kW) = 3600 W = 3,6 kW
Total Losses (dalam kVA) = Total Losses (dalam kW) x cosϕ
Total Losses (dalam kVA) = 3600 x 0,96
Total Losses (dalam kVA) = 3456 VA = 3,456 kVA
kVAbaru = 250 kVA – 3,456 kVA
kVAbaru = 246,54 kVA
Pbase = S х cosϕ
Pbase = 250 х 0,96
Pbase = 240 kW
3,6
% 𝑠𝑢𝑠𝑢𝑡 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 = × 100%
237,5
% 𝑠𝑢𝑠𝑢𝑡 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 = 2,03 %
∑ 𝑟𝑢𝑔𝑖
𝐸𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 (𝜂) = [1 − ] × 100%
𝐷𝑎𝑦𝑎 𝐼𝑛𝑝𝑢𝑡
3,6
𝐸𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 (𝜂) = [1 − ] × 100%
237,5
𝐸𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 (𝜂) = 98,484 %
Losses yang terjadi sebelum terkena harmonisa adalah sebesar 3,6 kW, dimana
susut kapasitas trafo sebesar 3,42 kVA (1,516%) dan kapasitas kerja trafo yang
sebenarnya sebesar 246,58 kVA (98.484%).

Setelah terpengaruh harmonisa


Berdasarkan perhitungan rugi total karena harmonisa di trafo pada nomor 4:
𝑃𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 ℎ𝑎𝑟𝑚𝑜𝑛𝑖𝑠𝑎 = 1,2206 𝑘𝑊
𝑃𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑠𝑏𝑙𝑚 ℎ𝑎𝑟𝑚𝑜𝑛𝑖𝑠𝑎 = 3,6 𝑘𝑊
Total Losses (dalam kW) = 1,2206 + 3,6 = 4,8206 kW = 4820,6 W
Total Losses (dalam kVA) = Total Losses (dalam kW) x cosϕ
Total Losses (dalam kVA) = 4820,6 x 0,96
Total Losses (dalam kVA) = 4627,7 VA = 4,627,7 kVA
kVAbaru = 250 kVA – 4,58 kVA
kVAbaru = 245,42 kVA
Pbase = S х cosϕ
Pbase = 250 х 0,96
Pbase = 240 kW
4,8206
% 𝑠𝑢𝑠𝑢𝑡 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 = × 100%
237,5
% 𝑠𝑢𝑠𝑢𝑡 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 = 2,03 %
∑ 𝑟𝑢𝑔𝑖
𝐸𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 (𝜂) = [1 − ] × 100%
𝐷𝑎𝑦𝑎 𝐼𝑛𝑝𝑢𝑡
4,8206
𝐸𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 (𝜂) = [1 − ] × 100%
237,5
𝐸𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑡𝑟𝑎𝑓𝑜 (𝜂) = 97,97 %
Losses yang terjadi setelah terkena harmonisa adalah sebesar 4,8206 kW, dimana
susut kapasitas trafo sebesar 4,58 kVA (2,03%) dan kapasitas kerja trafo yang
sebenarnya sebesar 245,42 kVA (97,97%).