Anda di halaman 1dari 9

Hari dan Tanggal: ......................................

L
E PELUANG
M
B MATA PELAJARAN MATEMATIKA WAJIB
A Apa yang akan kamu pelajari?
R
 Mendeskripsikan dan menentukan peluang pada
kejadian bersyarat.

K
E
R
J
A

P
E
S Nama : .............................................

E
R Anggota Kelompok .... :
T 1. .......................................................
A 2. .......................................................
3. .......................................................
4. .......................................................

D 5. .......................................................

I Kelas : ...............................................

D
I SMA KELAS XII SEMESTER 2
K
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
4
Kompetensi Dasar:
3.4 Mendeskripsikan dan menentukan peluang kejadian majemuk
(peluang kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan
kejadian bersyarat) dari suatu percobaan acak.
4.4 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kejadian majemuk
(peluang kejadian – kejadian saling bebas, saling lepas, dan
kejadian bersyarat).
Indikator:
3.4.2 Peserta didik dapat mendeskripsikan mengenai peluang
bersyarat dengan benar.
3.4.4 Peserta didik dapat menentukan nilai peluang bersyarat dengan
benar.
4.4.2 Peserta didik terampil dalam menyelesaikan masalah
kontekstual yang berkaitan dengan peluang bersyarat.
Petujuk Umum:
1. Berdoa sebelum mengerjakan.
2. Bacalah kegiatan secara urut dan teliti.
3. Pahamilah setiap kegiatan yang dilakukan.

PELUANG

Apabila diambil dua kartu secara acak satu persatu tanpa pengembalian,
peluang terambilnya keduanya kartu Heart didapat dengan cara:

Misalkan:

A = Kejadian terambilnya kartu Heart pada pengambilan pertama.

B = Kejadian terambilnya kartu Heart pada pengambilan kedua.

Kejadian terambilnya kartu Heart yang pertama mempengaruhi terambilnya kartu


Heart yang kedua, sehingga peluang terambilnya keduanya kartu Heart adalah:

P(A ∩ B) = P(A) . P(B|A)

13 13
= (52) (52)
156
=
2652

3
=
51

Tuliskan istilah – istilah matematika dari hasil pengamatan kalian pada


kotak di bawah ini.

Setelah kalian melakukan pengamatan di atas, buat pertanyaan agar kalian


dapat mendefinisikan atau mendeskripsikan peluang saling bebas. Tuliskan
pertanyaan kalian pada kotak di bawah ini.

Kalian pasti membutuhkan informasi untuk dapat menjawab pertanyaan –


pertanyaan yang sudah kalian buat agar dapat lebih memahami tentang peluang
saling bebas dan menentukan rumus peluang saling bebas. Di bawah ini kalian
akan diminta untuk melengkapi beberapa kegiatan.

Contoh 1:

Sebuah kartu diambil dari satu set kartu remi. Berapa peluang bahwa kartu
yang terambil lebih besar dari 2 dan lebih kecil dari 10 berwarna merah?

Penyelesaian:

Misalkan:

C = Kejadian terambilnya kartu yang berwarna merah.

D = Kejadian terambilnya kartu yang lebih besar dari 2 dan lebih kecil dari
10
Kejadian terambilnya kartu yang lebih besar dari 2 dan lebih kecil dari
10 mempengaruhi kejadian terambilnya kartu yang berwarna merah. Peluang
dari kejadian terambilnya kartu yang lebih besar dari 2 dan lebih kecil
dari 10 yang berwarna merah didapat dengan cara:

P(C ∩ D) = P(C) . P(D|C)

… …
= ( )( )
… …


=


= …

Jadi, peluang terambilnya kartu yang lebih besar dari 2 dan lebih kecil
dari 10 yang berwarna merah adalah ...

Contoh 2:

Sebuah kotak berisi tiga bola merah dan dua bola biru. Pada pengambilan
dua kali berurutan tanpa pengembalian, tentukan peluang untuk mendapatkan
satu bola merah pada pengambilan pertama dan satu bola biru pada
pengambilan kedua.

Penyelesaian:

Misalkan:

A = Kejadian terambilnya bola merah pada pengambilan pertama.

P(A) =

Dalam hal ini dianggap yang terambil benar – benar bola merah. Karena
tanpa pengembalian, maka pada kotak tersebut tinggal 2 bola merah dan 2
bola biru.

Misalkan:

B = Kejadian terambilnya bola biru pada pengambilan kedua.

P(B|A) =

Jadi, peluang bahwa pada pengambilan bola pertama berwarna merah dan
pengambilan bola kedua berwarna biru pada pengambilan dua kali berurutan
tanpa pengembalian adalah:

P(A ∩ B) = P(A) . P(B|A) = . =


Kegiatan 1

Formasi manajemen dari 200 orang eksekutif suatu perusahaan ditunjukkan


sebagai berikut:

Pria (P) Wanita (W)


Eksekutif Puncak (EP) 18 2
Eksekutif Menengah (EM) 36 24
Eksekutif Bawah (EB) 24 96

a. Jika dari 200 eksekutif tersebut diambil secara acak seorang eksekutif,
berapa peluang terpilih eksekutif pria atau eksekutif puncak?
Penyelesaian:

Peluang terpilih eksekutif pria atau eksekutif puncak didapat dengan


cara:

P(P ᴜ EP) = P(P) + P(EP) – P(P ∩ EP)


78 20 …
= 200
+ 200
- …

= …

2
=
5

Jadi peluang terpilih eksekutif pria atau eksekutif puncak adalah ...

b. Dipilih 2 orang eksekutif secara acak, berapa peluangnya terpilih seorang


eksekutif pria dan seorang eksekutif wanita?

Penyelesaian:

Peluang terpi;ih seorang eksekutif pria dan seorang eksekutif wanita


dari pemilihan secara acak dua orang eksekutif didapat dengan cara:

P(P ∩ W) = P(P) . P(W)


78 …
= 200
. …

9516
= 40000

=

Jadi, peluang terpilih eksekutif pria dan seorang eksekutif wanita dari
pemilihan secara acak dua orang eksekutif adalah ...

c. Berapa peluang terpilih eksekutif pria pada pilihan pertama dan terpilih
eksekutif pria lagi pada pilihan kedua?

Penyelesaian:
Peluang terpilih eksekutif pria dari dua kali pemilihan berturut – turut
didapat dengan cara:

P(P1 ∩ P2 ) = P(P1 ) . P(P2 |P1)


78 …
= 200
. …

=

15
= 10

Jadi, peluang terpilih eksekutif pria dari dua kali pemilihan berturut
– turut adalah ...

Kegiatan 2

Sebuah kotak berisi 11 bola yang bernomor 1 sampai dengan 11. Dua bola
diambil dari kotak secara bergantian tanpa pengembalian. Tentukanlah peluang
terambilnya bola – bola tersebut bernomor bilangan berikut ini:

a. Genap, kemudian ganjil.


b. Kelipatan 3, kemudian nomor 8.
c. Kelipatan 4, kemudian nomor 11.

Penyelesaian:

a. Genap, kemudian ganjil.


Peluang terambil bola bernomor bilangan genap adalah:

P(genap) = 11
.

Mengingat pengambilan dilakukan tanpa pengembalian, jumlah bola di dalam


kotak tinggal 10 buah.

Peluang terambil bola bernomor bilangan ganjil adalah:



P(ganjil|genap) = 10
.

Jadi, P(bola bernomor bilangan genap kemudian ganjil) adalah:


… …
P(genap) . P(ganjil|genap) =… . …


= 110


= …
b. Kelipatan 3, kemudian nomor 8.
Peluang bola bernomor kelipatan 3 adalah:

P(kelipatan 3) = 11
.

Mengingat pengambilan dilakukan tanpa pengembalian, maka jumlah bola


yang tersedia di dalam kotak tinggal 10 buah.

Peluang terambil bola bernomor 8 adalah:



P(8 | kelipatan 3) = 10
.

Jadi, P(kelipatan 3 kemudian bomor 8) adalah:


… …
P (kelipatan 3) . P(8 | kelipatan 3) = …
. …


= …

c. Kelipatan 4, kemudian nomor 11.


Peluang bola bernomor kelipatan 4 adalah:

P (kelipatan 4) = …
.

Mengingat pengambilan dilakukan tanpa pengembalian, maka jumlah bola


yang ada di dalam kotak tinggal 10 buah.

Peluang terambilnya bola bernomor 11 adalah:



P(11 | kelipatan 4) = .

Jadi, P(kelipatan 4 kemudian nomor 11) adalah:


… …
P(kelipatan 4) . P(11 | kelipatan 4) = …
. …


= …


= …


=…
Tuliskan kesimpulan kalian tentang peluang bersyarat dan rumus menentukan
peluang bersyarat berdasarkan jawaban dari kegiatan di atas pada kotak di
bawah ini.

Setelah melakukan pengamatan dan percobaan pada kegiatan – kegiatan di atas,


bisakah kalian menyebutkan satu atau beberapa contoh lain yang berkaitan
dengan konsep peluang bersyarat serta alasan mengapa kejadian tersebut
merupakan kejadian bersyarat? Tuliskan contoh permasalahan lainnya yang
merupakan peluang kejadian bersyarat pada kotak di bawah ini.
Dalam sebuah kotak terdapat 8 bola merah dan 4 bola putih. Jika sebuah bola
diambil dalam kotak itu berturut – turut sebanyak dua kali tanpa
pengembalian, tentukan peluang yang terambil kedua – duanya bola merah.

Penyelesaian:

P(M1 ∩ M2 ) = P(M1 ) . P(M2 |M1)


… …
= …
. …

=


= …

Jadi, peluang terpilih bola merah dari dua kali pengambilan berturut – turut
adalah ...