Anda di halaman 1dari 5

NAMA : DWI ASTUTI

NIM : 1301416006
ROMBEL : 01
MAKUL : BKP

TAHAPAN DAN PROSEDUR BKP SECARA OPERASIONAL

A. Tahapan Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Kelompok

TAHAP RINCIAN KEGIATAN CONTOH APLIKASI


Tahap Pembentukan Mengucapkan salam “Assalamualaikum wr.wb, selamat pagi,
salam sejahtera bagi kita semua”
Menerima secara terbuka dan “Ibu mengucapkan terimakasih atas
mengucapkan terima kasih kehadiran saudara-saudara yang telah
meluangkan waktunya untuk
melaksanakan kegiatan pada hari ini”
Memimpin do’a “Ya sebelum kita memulai kegiatan,
alangkah lebih baiknya jika kita berdo’a
terlebih dahulu, agar kegiatan yang kita
lakukan nanti dapat berjalan dengan lancar
serta bermanfaat. Berdo’a menurut agama
dan kepercayaan masing-masing
dipersilahkan”
Mengungkapkan pengertian “Sebelumnya apakah ada yang sudah
bimbingan kelompok pernah mengikuti kegiatan bimbingan
kelompok?” “Ya jadi ibu review kembali,
bahwa bimbingan kelompok yakni suatu
kegiatan konseling yang dilakukan secara
berkelompok dimana terdapat anggota dan
pemimpin kelompok, yang membahas isu-
isu terkini atau yang terupdate”
Menjelaskan tujuan “Adapun dari tujuan BKP sendiri yakni ialah
bimbingan untuk memperluas wawasan, melatih
kelompok kepercayaan diri, melatih untuk berani
berpendapat, dan juga melatih kita untuk
lebih mudah bersosialisasi dengan teman”
Menjelaskan cara pelaksanaan “Nah untuk pelaksanaannya sendiri disini
konseling kelompok nanti ibu akan memberikan suatu topik
yang akan kita bahas Bersama, dimana
nanti kita akan menentukan poin-poin
penting apa yang akan di bahas. Semuanya
bias berpendapat, dengan catatan harus
mengacungkan jari terlebih dahulu, dan
juga tidak memotong pembicaraan teman”
Saling memperkenalkan dan “Sebelum kita mulai alangkah lebih baik
mengungkapkan diri lagi kalua kita semua disini saling
mengenal, coba perkenalkan diri kalian
masing-masing”
Permainan penghangatan/ “Bagaimana? Sudah saling mengenal? Nah
pengakrab biar lebih ingat lagi coba kita perkenalan
dengan permainan. Dari mbaknya yang
ujung kanan sebutkan nama, asal,dan hobi,
lalu sampingnya menyebutkan ulang
ditambah dengan menyebutkan tentang
dirinya juga, begitu seterusnya hingga
selesai, begitu ya, faham?”
Tahap Peralihan Menjelaskan kegiatan yang “Oke bagaimana perasaannya? Senang ya
akan ditempuh pada tahap bias saling mengenal. Sebelumnya perlu
berikutnya ibu tekankan lagi bahwasannya BKP itu
proses pemberian bantuan kepada individu
dalam suasana kelompok dengan
memanfaatkan dinamika kelompok”
Mengenali suasana apabila Memperhatikan ekspresi setiap anggota
anggota secara keseluruhan kelompok sekiranya sudah menunjukkan
atau sebagian belum siap kesiapan untuk memasuki tahap
selanjutnya atau belum.
untuk memasuki tahap
berikutnya dan mengatasi
suasana tersebut
Menawarkan apakah para “Nah bagaimana, apakah kalian sudah siap
anggota sudah untuk ke sesi selanjutnya? Atau masih ada
siap menjalani kegiatan pada yang ingin ditanyakan tetang hal yang akan
tahap selanjutnya kita lakukan?”
Tahap Kegiatan Pemimpin kelompok “Nah pada kesempatan kali ini nanti kita
mengemukakan suatu akan membahas mengenai kasus Bulliying,
masalah atau topik dimana sekarang ini masih marak terjadi,
khususnya di kalangan pelajar”
Tanya jawab antara anggota “Baik dari topik tersebut kira-kira poin-poin
dan pemimpin kelompok penting apa yang dapat kita ambil untuk di
tentang hal-hal yang belum bahas? Coba kita ambil 5 poin penting, ada
jelas yang menyangkut yang mau berpendapat?”
masalah atau topik yang
dikemukakan pemimpin
kelompok
Anggota membahas masalah “Ya baik, sepertinya mbak D mau
atau topik tersebut secara berpendapat, silahkan”
mendalam dan tuntas Disini anggota di arahkan agar aktiv dalam
proses diskusi, diharapkan semua bias
berpendapat dengan percaya diri
Kegiatan selingan atau ice “Baik, sepertinya agak Lelah ya setelah
breaking membahas isu yang cukup penting ini. Ibu
ada permainan nih untuk merefresh pikiran
kalian (Konselor memberikan ice
breaking)”
Tahap Pengakhiran Menjelaskan bahwa “Wah tidak terasa waktu berjalan begitu
kegiatan konseling cepat ya, mungkin untuk BKP kali ini kita
kelompok akan diakhiri cukupkan sampai disini, lain kali kita bias
melakukan lagi dengan topik-topik lain
yang tidak kalah penting tentunya”
Anggota kelompok “Nah setelah melaksanakan kegiatan BKP
mengemukakan kesan dan seperti tadi, bagaimana perasaannya dan
menilai kemajuan yang manfaat apa yang kalian dapatkan?
dicapai masing-masing Silahkan ada yang mau berpendapat”
“Kemudian apa yang dapat kalian ambil
atau apa yang kalian fahami dari yang kita
bahas tadi?”
Konselor memberikan “Baik disini ibu mengambil kesimpulan
simpulan bahwasannya Bulliying itu merupakan
tindakan yang sangat merugikan, banyak
sekali bahayanya seperti menimbulkan
terasing, tidak percaya diri bahkan frustasi
dan berujung pada bunuh diri. Kemudian
kiat-kiat supaya terhindar dari Bulliying
yakni berteman dengan semua orang tidak
memilih-milih, tidak membeda-bedakan
teman, berani menolak ketika di bully”
Membahas kegiatan lanjutan “Ya, kita cukupkan saja untuk kegiatan kali
ini. Untuk kegiatan selanjutnya mau
dilaksanakan kapan, ada yang mau usul?”
Ucapan terima kasih “Ibu mengucapkan terimakasih
bahwasannya kalian sudah bersedia hadir,
mau terlibat dan aktiv dalam berdiskusi,
tentunya semoga kegiatan ini bermanfaat
bagi kalian”
Berdoa dan mengucap “Untuk mengakhiri kegiatan ini, marilah
salam kita berdo’a menurut agama dan
kepercayaan masing-masing, berdo’a
dipersilahkan”
“Baik terimakasih, akhirnya
wassalamualaikum wr.wb, selamat siang”
B. Prosedur Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Kelompok

TAHAPAN RINCIAN KEGIATAN


a. Perencanaan Megidentifikasi topik yang akan dibahas dalam layanan
bimbingan kelompok,
Membentuk kelompok, kelompok yang terlalu kecil
(misalnya hanya 2-3 orang saja) tidak efektif untuk layanan
bimbingan kelompok karena kedalaman dan variasi
pembahasan menjadi kurang dan dampak layanan juga
menjadi terbatas. Sebaliknya kelompok yang terlalu besar
pun tidak evektif, karena akan mengurangi tingkat
partisipasi aktif individual atau kelompok. Kelompok juga
kurang efektif apabila jumlah anggotanya melebihi 10
orang. Kelompok ideal jumlah anggotanya antara 8-10
orang.
Menyusun jadwal kegiatan
Menetapkan prosedur layanan
Menetapkan fasilitas layanan
Menyiapkan kelengkapan administrasi
b. Pelaksanaan Mengomunikasikan rencana layanan bimbingan kelompok
Mengorganisasikan kegiatan layanan bimbingan kelompok
Menyelenggarakan kegiatan layanan bimbingan kelompok
melalui tahap-tahap :
 Pembentukan
 Peralihan
 Kegiatan, dan
 Pengakhiran
c. Evaluasi Menetapkan materi evaluasi (apa yang akan dievaluasi)
Menetapkan prosedur dan standar evaluasi
Menyusun instrumen evaluasi
Mengoptimalisasikan instrumen evaluasi
Mengolah hasil aplikasi instrumen
d. Analisis hasil Menetapkan norma atau standar analisis
evaluasi Melakukan analisis, dan
Menafsirkan hasil analisis
e. Tindak lanjut Menetapkan jenis dan arah tindak lanjut,
Mengomunikasian rencana tindak lanjut kepada pihak-pihak
yang terkait,
Melaksanakan rencana tindak lanjut
f. Laporan Menyusun laporan
Menyampaikan laporan kepada kepala sekolah atau
madrasah dan pihak-pihak yang terkait
Mendokumentasikan laporan layanan
Mengomunikasikan laporan layanan.

Sumber :
Astuti, Budi. 2012. MODUL KONSELING INDIVIDUAL. Yogyakarta : FIP UNY
Folastri, Sisca & Rangka, B. Itsar. 2016. PROSEDUR LAYANAN BIMBINGAN DAN
KONSELING KELOMPOK (Panduan Praktis Menyeluruh). Bandung : Mujahid Press