Anda di halaman 1dari 7

Bacaan Doa Niat Sholat Tahajud

Ushallii sunnatat-tahajjudi rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah"

Tuntunan Dan Tata Cara Sholat Tahajud

Melaksanakan sholat malam ini sama halnya dengan mengerjakan sholat yang lain baik fardhu
atau sholat sunah , perbedaannya hanya terletak pada waktu pelaksanaan yang harus dilakukan
pada malam hari serta niat sholatnya saja

Berikut ini tata cara melaksanakan shalat tahajud yang benar :

1. Niat sholat Tahajud, Niat diucapkan dalam hati (bukan diucapkan dengan lisan) dilakukan
pada saat takbiratul Ihrom
2. Melakukan Takbir (Takbirotul Ihrom), ‘Allahu Akbar’ sambil mengangkat ke dua tangan
sejajar deangan bahu
3. Membaca surat Alfatihah, Alfatihah wajib hukumnya dibaca, kemudian dilanjutkan dengan
bacaan surat Al-qur’an yang sudah dihafal
4. Ruku’, Membungkuk sambil memegang ke dua lutut sehingga kepala dengan punggung rata
5. I’tidal, Berdiri tegak setelah selesai ruku’ (mebaca tasbih)
6. Lanjutkan seperti melaksanakan sholat pada umumnya

Bacaan Doa setelah shalat tahajud :


Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud dalam Bahasa Indonesia :

Allahumma lakal hamdu Anta nuurussamaawaati wal ardhi wa man fiihinna.

Walakal hamdu Anta Qoyyimussamaawaati wal ardhi wa man fihinna.


Walakal hamdu Anta robbussamaawaati wal ardhi wa man fiihinna

Walakal hamdu Anta mulkussamaawaati wal ardhi wa man fiihinna

Walakal hamdu Anta mulikussamaawaati wal ardhi

Walakal hamdu, Antal haqqu wa wa'dukal haqqu, wa qoulukal haqqu, wa liqoo ukal haqqu.

Waljannatu haqqun wannaaru haqqun

Wannabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun haqqun, wassaa 'atu haqqun.

Allahumma laka aslamtu. Wa 'alaika tawakkaltu. Wabika aamantu .

Wa ilaika aanabtu. Wabika Khooshomtu. Wa ilaika haakamtu.

Faghfirliiy maa qoddamtu wa maa akhkhortu. Wa maa asrortu wa maa a' lantu.

Antal muqoddimu wa Antal mu akhkhiru. Laa ilaa ha illaa anta

Anta ilaahii Laa ilaaha illaa Anta

Terjemahan Doa Setelah Sholat Tahajud :

"Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala
puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan
yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit
dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar,
bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya)
para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-Mu), peristiwa hari kiamat
adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku
beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada
orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena
itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan
mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak
ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau".

Setelah membaca doa sesudah sholat tahajjud diatas dianjurkan pula membaca Do'a keselamatan
Dunia Dan Akhirat :
َ َ‫سنَةً َو ِقنَا َعذ‬
ِ َّ‫اب الن‬
‫ار‬ َ ‫اخ َر ِة َح‬ ْ ‫سنَةً َو ِفى‬
ِ ‫ال َء‬ َ ‫َر َّبنَآ َءا ِتنَا ِفى الدُّ ْن َيا َح‬

Artinya : "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan
peliharalah kami dari siksa neraka".(QS, 2:201)

1. Keutamaan Shalat Tahajud di Dunia :


Orang yang menegakkan qiyamullail akan terpelihara dari gangguan setan, dan bangun di
pagi hari dalam keadan segar dan bersih jiwanya

"Suatu hari pernah diceritakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang orang
yang tidur semalam suntuk tanpa mengingat untuk sholat, maka beliau menyatakan: “Orang
tersebut telah dikencingi setan di kedua telinganya ” (Muttafaqun ‘alaih)

"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menceritakan: “Setan mengikat pada tengkuk
setiap orang diantara kalian dengan 3 ikatan (simpul) ketika kalian akan tidur. Setiap
simpulnya ditiupkanlah bisikannya (kepada orang yang tidur itu): “Bagimu malam yang
panjang, tidurlah dengan nyenyak.” Maka apabila (ternyata) ia bangun dan menyebut nama
Allah Ta’ala (berdoa) , maka terurailah (terlepas) satu simpul . Kemudian apabila ia
berwudhu , terurailah satu simpul lagi Dan kemudian apabila ia sholat , terurailah simpul
yang terakhir. Maka ia berpagi hari dalam keadaan segar dan bersih jiwanya . Jika tidak
(yakni tidak bangun sholat dan ibadah di malam hari), maka ia berpagi hari dalam keadaan
kotor jiwanya dan malas (beramal shalih)” (Muttafaqun ‘alaih)

2. Mengetahui di malam hari itu ada 1/3 malam terakhir dimana Allah Subhanahu wa Ta ’ala
akan mengabulkan doa orang yang berdoa, memberi sesuatu bagi yang memintaa, dan
mengampuni yang memohon ampun pada-Nya

"Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Nabi bersabda: "Allah turun ke
langit dunia setiap malam pada 1/3 malam terakhir. Allah lalu berfirman, Siapa yang berdoa
kepada-Ku niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa
yang meminta ampun kepada- Ku tentu Aku ampuni. Demikianlah keadaannya hingga terbit
fajar "(HR. Bukhari no. 145 dan Muslim no. 758)
Rasulullah dalam sabda beliau:

"Di waktu malam terdapat satu saat dimana Allah akan mengabulkan doa setiap malam.”
(HR Muslim No. 757)

3. Ciri-ciri orang Shaleh dan Menjadikan sebab masuk surga.

"Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai sekalian manusia, sebarkanlah


salam, berilah makanan, sambunglah tali persaudaraan dan sholatlah ketika manusia
terlelap tidur pada waktu malam niscaya engkau akan masuk surga dengan selamat” (HR.
Ibnu Majah, dishohihkan oleh Al Albani)

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman surga dan di
mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan oleh Rabb mereka. Sesungguhnya
mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat kebaikan, (yakni) mereka
sedikit sekali tidur di waktu malam, dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun
(kepada Allah).” (Adz-Dzariyat: 15-18).

4. Jalan mendapatkan rahmat Allah …


Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Semoga Allah merahmati laki-laki
yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri
menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam,
lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di
wajahnya.” (HR. Abu Daud)

5. Sarana Pengabulan permohonan …


Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud
dengan ikhlas. Rasulullah Saw Bersabda,
“Dari Jabir berkata, bahwa nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya di malam hari , ada satu saat
yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya,
Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)
6. Penghapus dosa dan kesalahan …

Dari Abu Umamah al-Bahili berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Lakukanlah
Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus
dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)

7. Jalan mendapat tempat yang terpuji …


Allah berfirman,
“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu,
mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)

Keutamaan shalat tahajud di akhirat :

1. Bangkit Dari Kubur Dengan Wajah Berseri, Pada hari pembalasan kelak orang tersebut akan
dibangkitkan oleh Allah dari alam kubur dengan wajah yang tanpa berseri-seri, tanpa ada rasa
ketakutan dan kekhawatiran
2. Keringanan Dalam Hisab, Pada saat penghisaban (penghitunagn) amal baik dan buruk pada
hari kiamat kelak Allah akan memberikan keringanan
3. Mudah Menyeberang Shirotol Mustaqim, Allah juga akan memberikan kemudahan dan
kecepatan secepat kilat bagi mereka, saat menyeberang shirotol Mustaqim.
4. Amalnya Diberikan Dari Tangan Kanan, Segala amal perbuatannya di dunia akan diberikan
oleh Allah dari tangan kanan karena banyak kebaikan yang telah tercatat semasa hidupnya di
dunia

Waktu Pelaksanaan Shalat Tahajjud

Awal waktu shalat lail adalah setelah shalat isya dan akhir waktunya adalah setelah terbit fajar
kedua. Ini berdasarkan hadits Aisyah radhiallahu anha dia berkata,

“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam biasa mengerjakan shalat sebelas rakaat pada waktu
antara selesai shalat isya sampai subuh.” (HR. Muslim no. 736)

Juga berdasarkan hadits Ibnu Umar di atas. Karenanya Ibnu Nashr berkata dalam Mukhtashar
Qiyam Al-Lail hal. 119, “Yang disepakati oleh para ulama adalah: Antara shalat isya hingga
terbitnya fajar (shadiq/kedua) adalah waktu untuk mengerjakan witir.”

Karenanya jika ada orang yang shalat maghrib-isya dengan jama’ taqdim, maka dia sudah boleh
mengerjakan shalat lail walaupun waktu isya belum masuk. Sebaliknya, walaupun sudah jam 10
malam tapi jika dia belum shalat isya, maka dia belum diperbolehkan shalat lail.

Jumlah Rakaat shalat tahajjud

Shalat lail atau tahajjud minimal 2 rakaat dan paling banyak tidak terbatas. Ini berdasarkan hadits
Ibnu Umar di atas. Hanya saja, walaupun dibolehkan mengerjakan shalat lail tanpa ada batasan
rakaat (selama itu genap), akan tetapi sunnahnya dia hanya mengerjakan 8 rakaat (plus witir 3
rakaat) berdasarkan hadits Aisyah yang pertama di atas.