Anda di halaman 1dari 1

Pencegahan Hernia

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah hernia. Di antaranya adalah:

 Berhenti merokok, karena rokok memicu batuk kronis yang dapat meningkatkan risiko hernia.
 Menjaga berat badan ideal dengan berolahraga secara teratur.
 Mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah, sayuran, dan biji-bijian untuk menghindari
konstipasi.
 Hindari mengangkat beban berlebih atau di luar kemampuan.
 Konsultasi kepada dokter jika mengalami batuk atau bersin yang berlangsung terus-menerus.

Komplikasi Hernia
Jika tidak segera ditangani, hernia akan semakin membesar dan semakin menekan jaringan atau organ
di sekitarnya. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi yang dapat dialami pasien hernia. Komplikasi
tersebut di antaranya adalah:

 Hernia inkarserata (obstruksi hernia), yaitu kondisi ketika usus terjebak di dinding perut atau di
dalam kantung hernia (ingunal canal), sehingga mengganggu kerja usus.
 Hernia strangulata, yaitu kondisi ketika usus atau jaringan terjepit, sehingga aliran atau pasokan
darah terhambat. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat mengancam jiwa penderita. Hernia
strangulata biasanya terjadi ketika obstruksi hernia tidak segera ditangani. Tindakan operasi
harus segera dilakukan untuk mencegah kematian jaringan.

Komplikasi pasca operasi juga mungkin terjadi pada pasien. Di antaranya adalah:

 Hernia berulang.
 Infeksi.
 Nyeri jangka panjang.
 Cedera kandung kemih.

Anda mungkin juga menyukai