Anda di halaman 1dari 2

1.

(Yoga Pratama) Bagaimana Lingkungan Pemasaran Dapat Mempengaruhin Upaya


Pemasaran ?
Perusahaan harus melakukan analisis terhadap lingkungan pemasarannya untuk
menentukan berbagai ancaman yang mungkin dihadapi dan beberapa peluang yang
mungkin untuk dikelola. Disamping itu perusahaan juga harus melakukan analisis
terhadap kekuatan dan kelemahannya. Hasil analisis pemasaran ini merupakan informasi
penting yang digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan pada fungsi
perencanaan pemasaran, implementasi pemasaran, dan pengendalian pemasaran. Contoh
minuman dingin di daerah jambi yang tekenal panas dan menjual barang yang sama di
daerah dingin, dari contoh tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwa minuman dingin
akan lebih laku di jual di jambi. Dari contoh tersebut dapat kita paham bahwa lingkungan
pemasarn dapat mempengaruhi kegiatan pemasaran.

2. (Dede Rahmat) Apa Saja Yang Menjadi Dasar Pemilihan Auditor Dalam
Melakukan Audit Pemasaran ?
Pada dasarnya pelaksana audit pemasaran bisa berasal dari dalam perusahaan (suatu tim
yang dibentuk, biasanya terdiri atas beberapa pejabat yang berasal dari bagian di luar
wilayah yang diaudit) atau juga berasal dari luar perusahaan (konsultan atau akuntan
eksternal). Kedua kelompok pelaksana audit ini memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing. Audit yang dilaksanakan oleh pihak internal biasanya kurang independen
sehingga hasil auditnya kadang-kadang dianggap kurang objektif. Tetapi dibalik
kelemahan tersebut, audit yang dilakukan pihak internal relative lebih murah dari segi
biaya. Penyebabnya anatara lain: waktu audit yang cenderung lebih singkat karena
pelaksana audit sudah memiliki gambaran yang lengkap terhadap objek auditnya dan
komunikasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam audit dapat berjalan dengan lebih
lancar. Sementara jika audit dilakukan oleh pihak eksternal, dari segi objektivitas dan
independensi cukup mendapatkan pengakuan dari berbagai komponen pengguna asil
audit, karena auditor tidak memiliki kepentingan lain dari tugas audit. Akan tetapi audit
oleh kelompok ini cenderung membutuhkan biaya yang cukup besar. Karena audit harus
dilakukan secara independen, maka audit sebaiknya dilakukan oleh pihak eksternal yang
memiliki objektivitas dan independensi yang diperlukan, pengalaman luas dalam
berbagai industri, serta perhatian dan waktu yang penuh untuk melakukan audit.

3. (Ayu Azizah) Temuan Audit Apa Yang Paling Sering Ditemui Dalam Audit
Pemasarn Dan Bagaimana Tanggapan Saudara ?
Temuan yang sering ditemukan salah satunya adalah biaya iklan yang disampaikan lebih
tinngi daripada biaya iklan sesungguhnya. Jadi auditor harus jeli dalam memeriksa biaya
iklan dan sebaiknya auditor harus tau standar biaya iklan supaya auditor punya tolak ukur
dalam menili biaya iklan
4. (Khairunnisa) Bagaimana Audit Dalam Strategi Pemasaran Dapat Membantu
Perusahaan Dalam Meningkatkan Keakuratan Strategi Pemasaran ?
Audit terhadap strategi pemasaran bertujuan untuk menentukan bahwa perusahaan telah
menetapkan strategi yang selaras dengan tujuannya, sesuai dengan lingkungan yang
dihadapi. Sering terjadi bahwa tujuan dan strategi perusahaan tidak secara jelas
dinyatakan dan kemudian auditor harus menentukan pernyataan tujuan untuk kepentingan
pengevaluasiannya.

5. (Karni S Sihombing) Kondisi Yang Mendorong Manajemen Melakukan Audit


Pemasaran ?
Untuk mengidentifikasi ancaman-ancaman pemasaran yang dihadapi perusahaan dan
merencanakan perbaikan yang diperlukan untuk mengeleminasi ancaman tersebut. Hasil
audit dapat memberikan gambaran yang objektif tentang kinerja pemasaran perusahaan
dan berbagai kekurangan yang terjadi dalam pengelolaan upaya pemasaran yang masih
memerlukan perbaikan. Rekomendasi yang diberikan auditor dapat menjadi alternatif
solusi atas kekurangan yang terjadi sehingga perbaikan-perbaikan yang perlu segera
dapat dilakukan.

6. (Aspihani Ahyat) Bagaimana Menyikapi Trend Perkembangan Dalam Audit


Pemasaran ?
Untuk menyikapinya auditor hanya perlu menyesuikan diri dengan perkembangan di
dunia pemasaran. Contohnya auditor harus mengerti dan paham cara-cara pemasaran
yang dilakuakan secara online dan untuk cara melakukan audit tetap sama dengan cara
audit pada umumnya.