Anda di halaman 1dari 2

Epitelium transitionale: Epitil peralihan.

Jenis epitil ini terutama dimiliki oleh alat berongga yang


dapat mekar jika bertambah isi. Oleh karena itu bentuk sel berlapis yang kolumner dapat berubah
menjadi kuboid rendah jika alat penuh isi. Ciri khas epitil ini adalah bahwa lapisan permukaan yang
membatasi lumen dilengkapi dengan sel-sel khusus,berbentuk bulat,yang akan menjadi sel payung
jika alat mengembang. Contoh dijumpai pada ureter dan Vesika urinaria
Transisional epitel umumnya memiliki bentuk tampilan yang bergantung dengan lapisan dimana
epitel tersebut berada. Mulai dari lapisan berbentuk coboidal (kuboid) berlapis, atau menyerupai
kubus, hingga berbentuk menyerupai kolom atau kolumnar (columnar). Sementara itu pada lapisan
paling bawah mempunyai bentuk bervariasi dimana tampilan sel-sel transisional sangat bergantung
pada tingkatan distensi.

Perhatikan sel berbentuk kubah sepanjang tepi. Ini adalah epitel jaringan transisi (transisional) yang
bisa dilihat baik dalam kandung kemih maupun ureter.
Sebagai contoh yaitu saat organ kandung kemih dalam keadaan normal (tidak merenggang) maka
bentuk jaringan sel-sel transisional dari epitel ini akan tampak cuboidal dengan memiliki puncak
kubah menyerupai sel berbentuk payung. Sedangkan saat kandung kemih terisi penuh urine (terjadi
tingkat distensi dimana ada penumpukan zat) maka jaringan transisional akan berkontraksi dan
mengompres sehingga sel-sel tadi menjadi merenggang dan pipih/gepeng serta tidak teratur
bentuknya.

Fungsi Epitel Transisional

Jaringan epitel transisional berfungsi sebagai:

1. Mengakomodasi fluktuasi dari volume cairan pada organ dikarenakan memiliki


kemampuan merenggang dengan mudah.
2. Sebagai pembatas antara lumen atau pembatas di dalam ruangan cekung/berlubang
sebuah saluran dengan batas aliran darah.
3. Mencegah reabsorbsi limbah beracun serta patogen yang terbawa oleh aliran darah.
4. Membatasi membran sel dengan sel-sel lainnya sehingga zat lain tidak akan masuk
menembus jaringan ini.

Otot jantung

Ini adalah otot lurik yang membuat dinding jantung dan mereka secara kolektif membentuk
miokardium. Padahal, otot-otot ini tanpa sadar, mereka menyerupai otot rangka dalam
banyak hal. Keduanya sama berkaitan dengan penampilan, striasi dan sifat kontraksi.

Salah satu ciri khas dari otot lurik jantung adalah bahwa mereka bercabang, tidak seperti
otot rangka, yang cenderung linear. Mereka memiliki filamen protein (miosin) tebal dan tipis
(aktin) bergantian. Ini adalah filamen geser. Aktin dan miosin adalah dua protein utama yang
membangun serat otot ini yang disebut miofibril. Sub-unit miofibril disebut sarkomer. Setiap
sarkomer terdiri dari pita A dan pita I . Pita A dibagi oleh gariszona M dan H-, sementara
band I dibagi dengan sub z-cakram. Cabang-cabang miofibril dihubungkan oleh
persimpangan adherens yang membantu jantung dalam kontraksi kuat.

IDIOBLAS PADA DAUN MAGNOLIA


– Sel minyak pada daun Magnolia
– Fungsi sel ini yaitu memproduksi dan menyimpan minyak

Sel darah

Human blood cells Light micrograph of blood cells at a site of inflammation, showing red
blood cells (erythrocytes, red) surrounded by many granulocytes (blue), macrophages (with
lighter purple nuclei) and plasma cells (with darker purple nuclei) Granulocy

Palisade

Fungsi utama dari lapisan palisade pada daun adalah menjadi tuan rumah sebagian besar
kloroplas pada tumbuhan, yang mana proses fotosintesis terjadi. Lapisan palisade adalah
kumpulan sel berbentuk silindris tepat di bawah permukaan daun.
Fotosintesis adalah proses yang tanaman digunakan untuk mengkonversi energi dari cahaya
matahari menjadi energi yang dapat digunakan untuk sel-sel. Sinar matahari yang
dikombinasikan dengan air dan karbon dioksida pada kloroplas, yang kemudian menghasilkan
glukosa dan oksigen.

Parenkim

Sel-sel jaringan parenkim adalah sel yang berdinding tipis yang membentuk bagian dalam
banyak struktur tanaman non-kayu termasuk batang, akar, dan daun. Parenkim juga dikenal
untuk membentuk korteks, atau pengisi utama, batang, lapisan dalam sel dalam daun, bahan
endosperma yang memberi makan benih tumbuh, dan pulpa buah.